Return Of God Emperor

Return Of God Emperor
Bab 302 - bermain ?


__ADS_3

Dong Hua langsung membawa Cai


Hong Huo Feng beristirahat “bagaimana ? sakit ?” Cai Hong Huo Feng tersenyum,


menggeleng “aku baik-baik saja…” mengalungkan tangannya ke pundak Dong Hua “Hua


Zi gege, sudah mengejutkanmu…” mencium kening Dong Hua “Hua Zi gege, siapa aku


?” Dong Hua tersenyum “Shen Zhu yang agung…” Cai Hong Huo Feng mengangguk “Hua


Zi gege, sebelum kelahiran kembali, aku tidak pernah berfikir akan ada


kehidupan berikutnya… karena aku sudah terlahir kembali dan berjanji padamu, maka


apapun yang terjadi aku akan menunaikan janjiku padamu… jangan merasa takut


ataupun cemas, sudah kukatakan sebelumnya ‘cinta kasihku adalah senjata


terkuatmu’. Kuatkan hatimu, yakinlah pada dirimu dan janjiku, kita akan bersama


selamanya…” Dong Hua berkaca-kaca “Feng Wei…” mengecup lembut bibirnya.


            Dong Hua menempelkan keningnya “Feng Wei, aku diciptakan


untukmu… kelahiranmu pun untukku… aku menginginkanmu seutuhnya… aku sangat


lemah dan sangat egois, aku menginginkanmu hanya untukku… Feng Wei, aku percaya


dan yakin padamu… tapi tidak merasakan keberadaanmu di sisiku, aku… aku bisa


gila… Feng Wei… aku akan selalu menjaga jiwa dan jantungmu… bisakah memberikan


ragamu juga untukku ? aku tidak mau kehilangan sedikitpun… Feng Wei…” Cai Hong


Huo Feng tersenyum “Dong Hua Zi Fu Shao Yang Jin Shen Jun, kau sangat serakah…”


Dong Hua mengangguk.


            Cai Hong Huo Feng membelai wajah Dong Hua “kau takut


ragaku tidak mampu menahan rintangan terakhir ?” Dong Hua mengangguk lagi. Cai


Hong Huo Feng tersenyum “jadi apa yang akan Dong Hua Shen Jun lakukan ?” Dong


Hua menatap Cai Hong Huo Feng intens, tidak tahu bagaimana menjawabnya, karena


mereka belum menemukan caranya. Cai Hong Huo Feng “hmm…” Dong Hua cemberut


“Feng Wei, kau pasti sudah menemukan caranya… katakan padaku…” merengek.


Cai


Hong Huo Feng “hmm Fu Jun-ku, entah kenapa aku bisa begitu mencintaimu… jangan


mengatakan Jin Shan dan Huo Huang yang kebingungan, akupun tidak dapat


memikirkan apapun…” Dong Hua tersenyum “Feng Wei, cinta sejati tidak memerlukan


alasan apapun… aku dulu juga tidak mengerti apa arti cinta. Setelah mengenalmu


dan jatuh cinta darimu, akupun masih tidak dapat mengartikan cinta. Yang


kutahu, kau sudah menjadi alasanku untuk tetap hidup… jika tidak ada dirimu,


sudah tidak ada artinya aku hidup… Dulu Meng Hao rela mengorbankan nyawanya


demi cinta… aku sudah mengerti sikapnya… saat tidak mengenal cinta, semua hanya


kehampaan… cinta adalah kehidupan… kehilangan cinta sama saja dengan kehilangan


kehidupan”.


Cai


Hong Huo Feng membelai kepala Dong Hua “Fu Jun, aku sangat mencintaimu…” Dong


Hua mengecup bibir yang sudah menjadi candunya “aku juga sangat mencintaimu…


katakan padaku !” Cai Hong Huo Feng “Hua Zi gege, tujuanku berlatih di Bing Huo


Dao adalah menyiapkan tubuhku untuk Ikatan Tubuh Suci… setelah berhasil di Bing


Huo Dao, tubuhku memiliki ketahanan seperti dewi 200.000 – 250.000 tahun. Saat


kelahiran kembali, adalah jiwa suciku yang menghadapi rintangan sehingga

__ADS_1


menghasilkan tubuh baruku… demimu, aku akan bertahan…” Dong Hua mengecup


keningnya “terima kasih…”.


Cai


Hong Huo Feng “walau aku tidak tahu apa yang akan terjadi, tapi jiwaku sudah


menyatu padamu… tidak perlu khawatir, sama seperti sebelumnya, jika ragaku


hancur, suatu saat aku akan kembali dengan tubuh baru… hanya percaya pada


dirimu sendiri, aku akan selalu hidup dalam dirimu…” Dong Hua berkaca-kaca


“Feng Wei, aku akan menunggumu… apapun yang terjadi, aku akan menunggumu…


setelah melalui ini semua, jangan ada lagi… aku tidak sanggup menghadapinya…” Cai


Hong Huo Feng tersenyum, mengecup bibirnya.


Cai


Hong Huo Feng beristirahat setelah pergumulan mereka “Feng Wei, cinta sucimu


tidak perlu alasan apapun… aku tidak perlu alasan apapun untuk mencintaimu… semenjak


mengenalmu, kau sudah membawa masuk kehidupan dalam kehampaanku… aku mencintaimu,


ingin kau selalu aman dan bahagia di sisiku… demimu, aku bisa mengorbankan


apapun bahkan nyawaku… Feng Wei… Feng Wei-ku… inikali apapun yang terjadi, aku


akan mempercayaimu… aku tidak akan mengulang kesalahan dan membuat sihirmu


mengambil ingatanku lagi… Feng Wei, bertahanlah…” Dong Hua mengecup kening Cai


Hong Huo Feng.


Cai


Hong Huo Feng mendengarkan rencana Gun Gun dan Mo Yuan, tanpa memberi masukan.


Sebelum menjelaskan rencana yang disusun kepada Cai Hong Huo Feng, Gun Gun


pengaturannya. Cai Hong Huo Feng “kalian sudah siap… aku tidak akan melakukan


apapun sesuai permintaan kalian…” semua tersenyum manis. Dong Hua merangkulnya


“jangan bermain trik…” Cai Hong Huo Feng tersenyum mengangguk. Semua melihat


persetujuannya, tersenyum manis.


“Shen


Zhu…” Cai Hong Huo Feng melirik dingin pada Meng Hao yang langsung cemberut


“haih… maaf, shushu sudah keterlaluan…” Cai Hong Huo Feng memainkan bibirnya


dan santai “jangan sampai kehilangan kumis dan janggutmu di medan perang”.


berkata dingin. Cai Hong Huo Feng berdiri dan berjalan keluar aula, menatap


langit “turunlah…” berkata ringan. Beberapa cahaya menembus langit dan berubah,


berlutut di hadapan Cai Hong Huo Feng “ada apa ?” menatap yang datang dengan


dingin. “Zhu Ren…” Gang Laba hanya berkata dan langsung mendapat anggukan dari


Cai Hong Huo Feng “tidak perlu ikut campur… mereka mampu melakukannya…”.


Dong


Hua merangkulnya “ada yang bermain…” Cai Hong Huo Feng “ini ujian kalian…


sesuai permintaan, yang mulia hanya akan menjadi penonton…” Huo Fei berdiri


“kami bisa bermain ?” merajuk. Dong Hua menggeleng “tidak…” Shanguang “Shen


Jun…” merajuk. Dong Hua menggeleng “kalian sudah mendapatkan permainan kalian…


ini adalah urusan Si Hai Ba Huang, jadi biarkan kami yang bermain…” ketujuhnya


cemberut “Shen Jun, kami tidak ikut tapi buatkan kami ubi bakar…” Man Dong


dengan mata berbinar merengek.

__ADS_1


Cai


Hong Huo Feng cemberut “yang mulia belum membuat perhitungan masalah ubi bakar


yang dulu, sekarang minta lagi… minta dihajar…” Bai Yin


menggoyang-goyangkan  tangan Cai Hong Huo


Feng “Zhu Ren… kami menyukainya… ubi bakar… wangi… lembut… manis… Zhu Ren…”


sambil membayangkan, liur ketujuhnya sudah hampir menetes. Dong Hua cekikikan


“baiklah… kalian akan mendapatkan ubi bakar…” Cai Hong Huo Feng cemberut,


membuang muka, ketujuhnya mendekati Dong Hua “Shen Jun yang banyak ya ya ya…


yang banyak…” merajuk seperti anak kecil. Dong Hua cekikikan “yang mulia pernah


menjanjikan kalian, jadi kali ini yang mulia akan membakarkannya. Selanjutnya


jika menginginkan sesuatu, mintalah pada Chong Lin…” “yey ubi bakar… ubi


bakar…” ketujuhnya bersorak, Dong Hua menggelengkan kepalanya.


Dong


Hua merangkul istrinya “Feng Wei, sebelumnya, apa mereka seperti ini ?” Cai


Hong Huo Feng menggeleng, tersenyum “mereka masih anak-anak di tubuh ini…


biarkan mereka menikmati masa bahagianya…” Dong Hua “kau juga… Feng Wei, tidak


hanya mereka… di kehidupanmu ini, aku akan mengisinya dengan kebahagiaan…” Cai


Hong Huo Feng tersenyum mengangguk “Hua Zi gege akan ikut dalam perang ini !”


Dong Hua “bukankah mereka datang bermain karenaku dan anak-anak ! mana mungkin


perang ini kekurangan diriku !” Cai Hong Huo Feng tersenyum “kalau begitu, aku


akan melihatmu sambil memakan ubi bakar…” Dong Hua mengangguk.


“Zhu


Ren, bagaimana lukamu ?” Hui Sheng bertanya “tidak masalah…” Cai Hong Huo Feng


menepuk pundak Hui Sheng “kau yang menyerang terlebih dahulu !” Hui Sheng


cekikikan sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal. Cai Hong Huo Feng


nyengir “sudah semakin pintar…” Tian Xing “Zhu Ren, luka rintanganmu ?” Cai


Hong Huo Feng “sudah menutup sempurna…” Gang Laba “saat anda kembali, apa anda


tahu Shen Jun akan menjalani rintangan Shan Shen ?” Cai Hong Huo Feng


menggeleng “aku bahkan tidak sadar menerima rintangan di ruang hampa… jika bukan


luka dan rasa sakit itu, jiwaku masih tertidur…” Bai Yin “Zhu Ren, kita ke


dunia ilusi !” Dong Hua mengerutkan kening “sebenarnya ada apa di dunia ilusi


?” ketujuhnya saling melihat.


Cai


Hong Huo Feng memegang tangan Dong Hua “Hua Zi gege, mereka bertujuh pemilik


setiap aura dari Zuan Bao Shi Dao… di dunia ilusi, ada rumah mereka


masing-masing yang sudah dipenuhi aura mereka. Masih ingat tempat mereka


menunggu saat evolusi ?” Dong Hua mengangguk “itu adalah titik dimana semua


aura mereka berkumpul menjadi satu. Memanfaatkan aura itu, ketahanan tubuhku


akan lebih cepat meningkat” Dong Hua “jadi saat itu mereka terus menawarkan


rumah mereka, untukmu beristirahat dan memulihkan diri ?” Cai Hong Huo Feng


mengangguk “saat itu aku tidak bisa ke dunia ilusi… bukan hanya karena tidak


mau meninggalkanmu, tapi juga karena jiwaku sedang sakit dan tercabik-cabik…


aku tidak akan kuat sampai ke tempat itu.”

__ADS_1


__ADS_2