Return Of God Emperor

Return Of God Emperor
Bab 228 - Zi Hu


__ADS_3

Sesampai


di Qing Qiu, xiao Zheng Zhu tidak ke gua rubah melainkan ke Wang Sheng Hai. Bai


Qian bertanya “Xiao Jiu, kau ke Wang Sheng Hai untuk apa ?” xiao Zheng Zhu langsung


menjawab “mengambil kembali milikku…” berdiri di tepi Wang Sheng Hai. Wang Sheng


Hai yang awalnya tenang, bergejolak dengan kedatangan xiao Zheng Zhu. Xiao Zheng


Zhu tersenyum mengeluarkan kata “keluarlah…”. Sebuah cahaya ungu keluar dari


Wang Sheng Hai mengintari xiao Zheng Zhu berkali-kali. Xiao Zheng Zhu memijat


pelipisnya “kalian masih mau berulah berapa lama ?” cahaya itu berhenti di


hadapan xiao Zheng Zhu, seperti sedang mengamati gadis dihadapannya benar atau


tidak orang yang dikenalnya. Seketika itu cahaya ungu terpecah menjadi cahaya


merah dan cahaya biru, menjelma menjadi sepasang wanita dan pria berlutut


dihadapan xiao Zheng Zhu “Hong Hu / Lan Hu memberi hormat pada Zheng Zhu” xiao Zheng


Zhu “berdirilah…”


Wanita


yang menyebut diri Hong Hu segera memeluk xiao Zheng Zhu “Zhu Ren, akhirnya kau


kembali… Zhu Ren… kami sangat merindukanmu… Zhu Ren…” xiao Zheng Zhu mencibir


‘cih… sudah ada Lan Hu yang menemanimu, mana mengingatku !” keduanya merengek


“Zhu Ren, kami selalu merindukanmu…” cemberut. Xiao Zheng Zhu tersenyum nakal “haih…


lihat kalian seperti benar saja… sudah tertidur begini lama, masih mau


mengembara ?” keduanya bersama menjawab “mau… kami akan selalu menemani Zhu Ren


kemanapun…” akhirnya xiao Zheng Zhu tertawa “hahaha… kalian yakin bersedia


meninggalkan kedamaian kalian ?” “yakin… asal bersama Zhu Ren…” xiao Zheng Zhu


“benarkah ? pengembaraan pertama akan menghadapi gua hitam huangjing, masih


yakin ?” “yakin…” keduanya lebih bersemangat “Zhu Ren, kami sudah menunggu


begitu lama, kapan kita berangkat ?” xiao Zheng Zhu tersenyum “beberapa hari


lagi ! aku sudah lelah hari ini…” keduanya menampilkan wajah khawatir “Zhu Ren,


kau tidak apa-apakan ?” xiao Zheng Zhu menggeleng “hanya kelelahan…”.


Yang


lain yang mendengarnya menjadi cemas, terutama Dong Hua Di Jun. Dong Hua Di Jun


segera memapah xiao Zheng Zhu, tidak menerima penolakan segera menyuruh Zhe Yan


memeriksanya “Xiao Jiu, Zheng Zhu, kau harus banyak beristirahat…” sepasang


wanita pria itu terkejut dengan tindakan Dong Hua Di Jun, belum melawan sudah


melihat Zhe Yan yang memeriksa Zhu Ren mereka. Sudah sekian lama di Qing Qiu,


mereka tentu tahu siapa Dong Hua Di Jun dan Zhe Yan Shan Shen, juga tahu alasan


mereka melakukan hal ini. Xiao Zheng Zhu terkejut, belum protes sudah diperiksa

__ADS_1


Zhe Yan “terima kasih… urusanku disini sudah selesai, permisi dulu…” Dong Hua


Di Jun menahan tangannya “Jiu er harus istirahat…” belum protes, sudah dipotong


Bai Qian “Xiao Jiu, istirahat dulu di gua rubah…” Zheng Zhu menghela nafas


kelelahan “kalian ini sudah memutuskan untuk menahanku disini dengan cara apapun


ya !” semuanya tersenyum mengangguk “haih… sudahlah… mengalah pada kalian…”


Dong


Hua Di Jun segera menggendong xiao Zheng Zhu “tenang saja, yang mulia tidak


akan melakukan apapun padamu… Zheng Zhu bisa beristirahat dengan tenang…” xiao Zheng


Zhu sewot “kau ini sekali demi sekali mengambil keuntungan dariku, mau yang


mulia menghukummu…” Dong Hua Di Jun mengangguk “hukum aku untuk selalu


disampingmu dan menemanimu…” xiao Zheng Zhu terbelalak. Dong Hua Di Jun


cekikikan “sudah… istirahatlah… tidak usah memikirkan apapun… aku akan


membawamu ke gua rubah…” karena sudah lelah, juga percaya pada orang-orang ini


yang masih menganggapnya Bai Feng Jiu, akhirnya terlelap di gendongan Dong Hua


Di Jun. Dong Hua Di Jun tersenyum melihatnya dengan penuh kasih sayang, Hong Hu


dan Lan Hu mengikuti mereka dari belakang sebagai cahaya.


Dong


Hua Di Jun menaruh xiao Zheng Zhu di gua rubah kamar Bai Feng Jiu “Zhe Yan,


bagaimana dengan Jiu er ?” Zhe Yan “tidak apa-apa… dia hanya kelelahan…


kenapa Xiao Jiu bisa menjadi Zheng Zhu ?” Lian Song “Bai Feng Jiu adalah


kultivasi Xiao Zheng Zhu ini… Dong Hua, kali ini apa rencanamu ?” Dong Hua Di


Jun melihat xiao Zheng Zhu “jaga dia sebentar untukku, jangan sampai dia pergi…


aku akan segera kembali…” menghilang dari gua rubah.


Dong


Hua Di Jun ke batu 3 kehidupan, memastikan tebakannya tidak salah, segera


menggerakkan batu mencari namanya. Sesuai dugaannya, nama yang kabur sebelumnya


sudah tertera dengan jelas ‘Cai Hong Huo Feng’ disamping ‘Dong Hua Zi Fu Shao


Yang Jin’. Dong Hua Di Jun tersenyum melihatnya ‘ternyata mau di kehidupan


manapun, kaulah jodohku… Jiu er, kali ini kita akan bersama… tampaknya Jiu er


masih menyimpan luka kultivasi tidak mau menerimaku…’ berfikir bagaimana bisa


bersama xiao Zheng Zhu. Dong Hua Di Jun segera kembali ke gua rubah, keluarga


Bai sedang berdiskusi tentang xiao Zheng Zhu. Sebuah cahaya muncul dari dalam


gua rubah, semuapun berlarian masuk, hanya menemukan secarik kertas, xiao Zheng


Zhu sudah menghilang ‘terima kasih atas keramahannya, sampai jumpa’.


Bai

__ADS_1


Qian “ini Xiao Jiu, pergi kemana lagi !” Ye Hua “Qian Qian, dia adalah Zheng


Zhu, menahannya disini, dia pasti merasa tidak nyaman…” Lian Song “Dong Hua,


tampaknya xiao Zheng Zhu ini tidak gampang ditangkap…” Dong Hua Di Jun berwajah


dingin, melihat surat dan ranjang yang kosong. Sie Ming “ingin mencari xiao


dianxia ! mungkin bisa mencarinya di Huang Jing” Lian Song “benar, Sie Ming


tidak sangka otakmu jalan juga… Dong Hua, bukankah xiao Zheng Zhu ini berjanji


akan menyelesaikan masalah gua hitam bersama Budha. Ingin mencarinya, ke Huang


Jing pasti dapat menemukannya !” Bai Chen “Xiao Jiu mau berbuat apa di


huangjing ? gua hitam apa ?” Dong Hua mengerutkan wajahnya “gua hitam…”


tercengang, matanya terbelalak “Jiu er…” Zhe Yan “ada apa Dong Hua ?” Dong Hua


“kalau aku tidak salah, gua hitam itu adalah gua kesesatan para mahkluk suci…”


Bai


Qian “apa yang mau dilakukan Xiao Jiu disana ?” Dong Hua “tampaknya Budha


meminta bantuannya untuk menyelesaikan gua hitam itu ! hanya spiritual murni


yang dapat memurnikan tempat itu… Jiu er adalah pencipta Si Hai Ba Huang


membuatnya menjadi aura termurni yang pernah ada !” Zhe Yan “bukankah kau dan


Budha juga aura murni ?” Dong Hua mengangguk “spiritualku belum cukup mampu


menetralisir efeknya… spiritual Budha tampaknya berada di posisi seimbang…” Bai


Qian “tidak bisa membiarkan Xiao Jiu menghadapi bahaya lagi… apapun


identitasnya, aku tidak mau Xiao Jiu menghadapi bahaya lagi…” Ye Hua “Qian Qian…


kita harus kembali ke Jiu Jong Tian…” Zhe Yan “Qian Qian, kembalilah dengan Ye


Hua, Ye Hua juga masih terluka, kau perlu merawatnya… aku akan pergi bersama


Dong Hua…”


Mo


Yuan “Qian Qian, dengarkan Zhe Yan… jika seperti yang dikatakan Dong Hua, Huang


Jing akan sangat berbahaya… kau pergi masih membutuhkan seseorang untuk


menjagamu… seperti sebelumnya, Xiao Jiu pasti akan lebih mementingkan


keselamatanmu daripada dirinya sendiri…” Bai Qian tercengang “aku akan menunggu


di Jiu Jong Tian… Di Jun, Zhe Yan, tolong bawa Xiao Jiu dengan selamat


kembali…” pinta Bai Qian. Zhe Yan “kami akan mengusahakan yang terbaik !”.


mendengar Bai Feng Jiu yang kembali sebagai Zheng Zhu, semua keluarga Bai


berkumpul di Qing Qiu. 2 hari kemudian Dong Hua, Zhe Yan, dan Bai Ce ke Huang


Jing. Mo Yuan terluka pada pertarungan dengan Qing Cang, tidak ingin


menyusahkan, lebih memilih merawat diri di gunung Kun Lun. Sementara lainnya,


bukanlah dewa dewi prasejarah, tidak ingin membebani lainnya jadi hanya bisa

__ADS_1


menunggu kabar dengan cemas di tempat masing-masing.


__ADS_2