Return Of God Emperor

Return Of God Emperor
Bab 360 - Menghilang


__ADS_3

Bab 360 –


          Xin Xin “Niang Qin masih hidup ?” Zhe Yan “detakannya


semakin melemah… lihat dadanya…” menunjuk cahaya di dada Cai Hong Huo Feng yang


meredup dan akhirnya menghilang. Zhe Yan segera memeriksa “hilang… hanya


tinggal 1 detakan… lemah tapi stabil… lukanya… jantungnya tidak terluka…”


memberitahu semua. Zuo Zun “Huo Feng, apakah ini berarti Ikatan Tubuh Suci yang


kau lakukan untuk melindungi Dong Hua sudah terlepas ?”


          You Zun terjatuh “tidak… Ikatan Tubuh Suci tidak bisa


terlepas…” mengeluarkan sebuah buku dari bajunya. Xiong Xiong “ayi, apa ini ?” Zuo


Zun “apa Huo Feng mengetahui ini ?” You Zun menatap Zuo Zun. Zuo Zun melihat


Dong Hua “Huo Feng, kebaikan apa yang ada pada dirimu ?” memandang Bing Yu Hai.


Mo Yuan


“bagaimana sekarang ? Yu Zhou Da Lu sudah hancur !” Zuo Zun melihat kondisi,


menghela nafas “kalian bisa kembali ke Si Hai Ba Huang… kami akan menemaninya


menyelesaikan semua jalan ini !” Xin Xin “Niang Qin pergi, masih menerima


rintangan ?” Zuo Zun “Xin Xin, entah apa yang akan terjadi !” Xiong Xiong “apa


ini terhitung seluruh ujian sudah selesai ?” You Zun “akan selesai saat


semuanya hancur’.


Bai


Chen “tidak, kami akan menemaninya berjalan di jalan terakhir ini !” ketujuh


kesayangan duduk bersila, mengikuti para arahat, melantunkan mantra-mantra Dhamma.


Ling Ling “mereka ?” Zuo Zun “hanya ini yang bisa kita lakukan untuknya” You


Zun mengangguk, mengikuti ketujuhnya, melantunkan mantra-mantra Dhamma.


Xin Xin


“shushu, apa yang mereka lakukan ?” Zuo Zun membelai kepala Xin Xin


“mengantar…” Xin Xin berkaca-kaca “Xin Xin, jangan menangis… Huo Feng akan


menerima seluruh rintangannya.” Xin Xin “shushu, Yu Zhou Da Lu sudah hancur,


selanjutnya bagaimana ?” Zuo Zun menggeleng “Xin Xin, semuanya belum selesai…


walaupun hanya hamparan, Yu Zhou Da Lu masih ada !”


Dong


Hua tidak sadar selama 7 hari, Zhe Yan mengobati luka luarnya. Saat Dong Hua


sadar, yang pertama dilakukannya langsung kembali ke Bing Yu Hai melihat Cai


Hong Huo Feng. Kelompok Budha dan ketujuh kesayangan, tidak berhenti


melantunkan mantra-mantra Dhamma.


Dong


Hua “Zhe Yan, apa yang terjadi ? jantung Feng Wei ?” Zhe Yan “Dong Hua, setelah

__ADS_1


kau tidak sadarkan diri, terdapat 2 detakan dalam dirimu… cahaya di dada Huo


Feng, meredup dan menghilang, seiring detakanmu yang tinggal 1. Tapi Ikatan


Tubuh Suci tidak terlepas…” Zhe Yan memberikan buku yang sebelumnya dikeluarkan


You Zun ke Dong Hua.


Didalam


buku tertulis ‘Ikatan tubuh suci dilakukan dengan menggabungkan kedua jantung


dan jiwa. Pengkhiatan penghancur Ikatan Tubuh Suci. Kesetiaan akan mempererat


Ikatan Tubuh Suci. Kematian tidak mempengaruhi, Ikatan Tubuh Suci abadi dalam


kesetiaan’. Zhe Yan “Dong Hua, Huo Feng akan selalu menemanimu !” Dong Hua


memegang buku dengan mata berkaca-kaca “Feng Wei, kau melindungiku dengan baik…


bahkan jalan untuk bersamamu pun sudah kau berikan… aku masih tidak rela apa…


tapi yang kuinginkan tidak hanya ini ! aku sangat egois, seperti katamu ambisi


dan keinginanku hanya 1, aku menginginkan dirimu yang utuh di sisiku… Feng


Wei…” air mata mengalir di wajah Dong Hua.


Di hari


ke-1.000 rintangan ke-3, Bing Yu Hai meledak-ledak, langit berputar


mengeluarkan cahaya pelangi, menerangi Yu Zhou Da Lu. Perlahan Yu Zhou Da Lu


yang baru dan lebih megah dari sebelumnya terbentuk. Istana megah merah


kehitaman di Bing Yu Hai, mendapat penyinaran dari cahaya pelangi. Warnanya


seakan-akan luntur, berubah menjadi istana kristal es pelangi.


penghuni Yu Zhou Da Lu berbondong-bondong datang ke hadapan Bing Yu Hai, ingin


mengantar kepergian Shen Zhu. Mereka tidak pernah menyangka, sekali lagi dapat


melihat keajaiban penciptaan. Semua terkejut dan tercengang melihat pemandangan


di hadapan, sementara tubuh Cai Hong Huo Feng perlahan mengabur seiring


terciptanya kembali Yu Zhou Da Lu.


Zuo Zun


“dia melakukannya ! Huo Feng melakukan kata-katanya, memberi Yu Zhou Da Lu


kesempatan berdiri sendiri !” berkaca-kaca, menekuk lutut dan berlutut di


hadapan Bing Yu Hai. You Zun pun mengikuti “Shen Zhu, anda mengatakan di hati


kami semua tersimpan satu bagian yang tidak tergoyahkan. Itu adalah tempat


anda, suatu kehormatan, aku Feng Huo Huang bisa bertemu dan berjalan bersama


anda” mengetukkan kepala 3 kali sebagai penghormatan.


Diikuti


ketujuh kesayangan “Zhu Ren… dari awal hingga saat ini, tidak ada yang pernah


memperhatikan kami seperti diri anda. Hewan liar yang buas… semua yang bertemu


kami, akan selalu mencari cara untuk membunuh kami… hanya anda yang tidak

__ADS_1


keberatan dengan kami, menjaga dan merawat kami, disaat kami bahkan memiliki


keinginan untuk membunuh anda… Zhu Ren, anda memberikan kami sebuah semesta


yang baru dimana kami bisa mengangkat kepala untuk berjalan… Zhu Ren, kami akan


selalu berjalan di jalan anda…” mengetukkan kepala 3 kali.


Di saat


Yu Zhou Da Lu sudah kembali utuh dan Bing Yu Hai sudah kembali terbentuk dengan


kemegahan yang berkali-kali lipat dari sebelumnya. Di hadapan mereka, terdapat


pusaran angin yang mengeluarkan hewan-hewan mistis yang sebelumnya dimusnahkan.


Terdapat bayangan dewi raksasa di belakang tubuh Cai Hong Huo Feng yang masih


menerima mega petir. Semuanya berlutut di hadapan bayangan tanpa mengeluarkan


kata-kata.


Pusaran


di langit perlahan menghilang, mengembalikan langit yang cerah dengan aurora


lembayung dan cahaya pelangi yang lembut. Perlahan tubuh Cai Hong Huo Feng


terbalik ke posisi berdiri. Langit terbuka memperlihatkan Zuan Bao Shi Dao,


dunia ilusi, Si Hai Ba Huang, dan beberapa dunia lainnya, berjejeran. Lian Song


“Huo Feng mengembalikan seluruhnya…” Mo Yuan “tidak, beliau memperbaharui


semuanya… memperkuat semua, tidak terpengaruh oleh kepergiannya”.


Dari


langit mengeluarkan 7 aura yang lembut ke Yu Zhou Da Lu, menari-nari di


angkasa. Tubuh Cai Hong Huo Feng memudar, akhirnya meledak, mengeluarkan


fengwei hua yang jatuh bak kembang api dan menghilang “terima kasih The Supreme


Emperor…” terdengar di seantero Yu Zhou Da Lu. Air mata bercucuran di mata


semua, membuka mata sebesar-besarnya, ingin menyimpan momen-momen ini di


ingatan dan hati mereka.


          Sebuah kelopak feng wei hua terbang dan mendarat di telapak


tangan Dong Hus. Dong Hua melihat kelopak feng wei hua dengan cucuran air mata,


menggenggamnya erat “Feng Wei… Feng Wei-ku… aku akan menjagamu dengan baik,


menunggumu kembali ke sisiku !” “Niang Qin… kami akan menunggumu… menunggumu


kembali bersama kami…” keempat anak berlutut memberi hormat.


          Bayangan dewi tersenyum lembut, terpancar cahaya pelangi


yang terang benderang. Angin berhembus, menghapus seluruh air mata, membuat


semua mendongakkan kepala. Bayangan sang dewi mendongakkan kepala, mengangkat


wajah melihat ke kumpulan Budha, menganggukkan kepala dengan senyuman. Budha


dan para arahat menghentikan lantunan mantra-mantra Dhamma, berdiri dengan


sikap anjali, membungkukkan tubuh mereka bersama “Selamat atas keberhasilan

__ADS_1


Supreme Emperor of all realms”. Bayangan sang dewi mengedipkan mata perlahan


tanda menerima hormat.


__ADS_2