
Bab 346 –
Dong Hua berdiri, memegang tangan Huo Feng “sekarang sudah
bisa katakan prediksimu kan !” bertanya dengan lembut. Huo Feng mengangguk “karena
kalian ingin mengetahuinya, maka yang mulia akan mengatakannya… Hua Zi gege
terlebih dirimu, sudah kukatakan kau adalah dewa terkuat… aku memberikanmu
tanggung jawab besar sebagai dewa yang kupilih berada disisiku… jangan
mengecewakanku !” tidak ada candaan dalam kata-kata Huo Feng. Dong Hua
mengangguk “aku akan memegang tanggung jawab ini !”
Huo Feng menyuruh Dong Hua duduk, sendiri berdiri di tengah
“rintangan terakhir ini, tidak akan seperti jalan kelahiran kembali.
Prediksiku, Supreme Emperor yang dikatakan penguasa tertinggi akan mengalami
rintangan tertinggi. Aku sudah melihat Zuan Bao Shi Dao, terdapat 3 bayangan
permata yang terpotong dan mulai mendekat. Dengan penglihatan ini, aku
memprediksi rintangan akan berjalan 3 kali lipat dari kelahiran kembali” “apa ?
3 x lipat ? maksud Niang Qin, 3.000 hari ?” semua terkejut, Ling Ling
mengutarakan keterkejutannya.
Huo Feng mengangguk “semua akan terjadi secara bertahap…
setiap menyelesaikan 1 tahap, akan ada ujian yang membarengi…” tersenyum mengejek
diri sendiri “yang kalian katakan kesucian… aku sendiri tidak tahu apa itu
kesucian ! karena tidak bisa memikirkan apapun tentang kesucian, maka ujian
yang bisa saja terjadi adalah diriku dan kehampaan itu sendiri.” Dong Hua
mengepalkan tangannya dengan badan gemetar.
Huo Feng “aku memilih Bing Yu Hai, menjadikan hal ini juga
sebagai rintangan Yu Zhou Da Lu…” Zuo Zun “kau bersiap melepaskan Yu Zhou Da
Lu…” Xin Xin “shushu, apa maksud semua ini ?” Zuo Zun memegang tangan Xin Xin,
dengan sedikit gemetar membuat Xin Xin terkejut “Xin Xin, Yu Zhou Da Lu adalah
ciptaan Shen Zhu, pusatnya adalah di Bing Yu Hai. Sebelumnya saat kelahiran
kembalinya, jika itu bukan kelahiran kembali maka Yu Zhou Da Lu dan semesta
sudah hancur dengan semua rintangan itu. Huo Feng akan menggunakan rintangannya
kali ini untuk menopang Yu Zhou Da Lu, agar bisa berdiri sendiri. Entah
rintangannya berhasil atau tidak, selanjutnya Yu Zhou Da Lu sudah bisa berdiri
sendiri !” Xin Xin melihat ke Huo Feng.
Xiong Xiong “apa maksudnya rintangan berhasil atau tidak ?”
You Zun “Xiong Xiong, rintangan terakhir adalah rintangan hidup mati ! Huo Feng
sudah mempersiapkan segala kemungkinan” Gun Gun menitikkan air mata “Niang
Qin…” Huo Feng tersenyum “Gun Gun, walau Niang Qin bukanlah Niang Qin yang baik
untuk kalian… kalian berkembang sendiri dari kecil… Niang Qin minta maaf pada
kalian atas ketidakbecusan menjadi Niang Qin kalian… apapun yang kalian
__ADS_1
lakukan, Niang Qin akan selalu mendukung dan bangga pada kalian”.
Ling Ling berdiri, memeluk Huo Feng “Niang Qin, anda adalah
Niang Qin terbaik yang kami miliki… kamilah yang belum mampu menjadi
kebanggaanmu…” air mata sudah menetes. Huo Feng melerai pelukan, menghapus air
mata Ling Ling “jangan menangis… semua akan baik-baik saja !”
“Zhu Ren, kami…” Shanguang menyela “kalian fokus menghadapi
rintangan kalian sendiri, terutama Gang Laba ! kau tahu rintanganmu,
berhati-hatilah !” Gang Laba mengangguk “aku akan berhati-hati…” “Zhu Ren tidak
perlu khawatir, kami akan mengawasinya !” Huo Feng mengangguk.
You Zun “Huo Feng…” Huo Feng mengangguk “baik… yang
pertama, para jenderal akan membantu mereka bertujuh… para arahat akan
mempertahankan Yu Zhou Da Lu, tidak terhisap oleh rintanganku… hal terakhir
adalah diriku sendiri… jika aku lepas kontrol, kalian tahu apa yang harus
dilakukan !” Zuo Zun dan You Zun memberi hormat “menaati perintah Shen Zhu…”
Huo Feng menepuk pundak keduanya “sudah sekian lama bersama… kalian sudah
melakukannya dengan sangat baik… suatu keberuntungan bisa bersama kalian !”
menundukkan kepala tanda menghormat.
Kedua Zun Wang dibuat berkaca-kaca “Huo Feng, adalah
keberuntungan untuk kami, memilikimu !” Huo Feng tersenyum manis. Xin Xin
“Niang Qin, tanggung jawab apa yang kau berikan pada Fu Qin ?” Huo Feng
tersenyum menatap Dong Hua yang menunduk, berjalan mendekati dan mengangkat
mengecupnya, tersenyum lembut “selama kau ada disisiku, aku akan baik-baik saja
!” Huo Feng memegang dada Dong Hua “aku selalu disini dan didalam dirimu !”
Dong Hua mengangguk.
Xiong Xiong terbata-bata “Niang… Niang Qin… kau… kau
meminta Fu Qin… untuk menghancurkan jantungnya ?” keenam dewa dewi terbelalak,
Zhe Yan menundukkan kepalanya. Setelah memahami karakter Huo Feng, Zhe Yan
sudah bisa memperkirakan semuanya. Zuo Zun memegang pundak Xiong Xiong “ini
adalah jalan terakhir. Jika… jika Huo Feng tidak dapat mengendalikan suasana
maka… Xiong Xiong, kami akan berusaha agar hal itu tidak terjadi…” menunduk.
You Zun “Xiong Xiong, Dong Hua memiliki jantung Huo Feng, hanya Dong Hua yang
bisa memastikan Huo Feng berhenti…” menghela nafas.
Long Nu memeluk Gun Gun, Jin Cheng memeluk Ling Ling. Xin
Xin gemetar, Zuo Zun memeganginya “baik-baik saja ?” air mata Xin Xin menetes
menatap Zuo Zun “shushu, setelah semua ini ! apa kami masih harus kehilangan
Niang Qin ?” Zuo Zun menariknya masuk ke pelukan “Xin Xin, jika ada jalan lain,
kami akan menjalaninya !” Xin Xin memeluk Zuo Zun, menangis tersedu-sedu
“shushu, aku tidak mau kehilangan Niang Qin lagi… hua… hua… hua…”
__ADS_1
Dong
Hua menitikkan air mata “Feng Wei, masih ada yang kau inginkan !” Huo Feng
tersenyum menggeleng “tunggu semua sudah selesai, aku akan membawamu
berkeliling di semesta ini !” Dong Hua tersenyum lembut, mengangguk “kau harus
menepatinya !” Huo Feng mengangguk. Dong Hua menariknya masuk ke dalam pelukan,
merapatkan tubuh mereka.
Xiong
Xiong “kapan ? Niang Qin, kapan hari itu tiba ?” Huo Feng “10 hari kemudian !
kalian bisa mengabarkannya ke Si Hai Ba Huang… sebenarnya tidak perlu mereka untuk
melihat, tapi karena aku sudah mengabulkannya, ikuti saja kemauannya !” Xiong
Xiong mengangguk “Fu Qin Niang Qin, besok aku akan ke Si Hai Ba Huang, akan
kembali 2 hari sebelum penerimaan rintangan Niang Qin !” Huo Feng mengangguk,
melirik You Zun yang mengangguk padanya “aku akan menemaninya !”
Sisa
hari, mereka bercengkrama langkah penjagaan bagi seluruh masyarakat Yu Zhou Da
Lu dan tamu dari Si Hai Ba Huang. Dong Hua tidak banyak berbicara, duduk
disamping Huo Feng, mendengarkan semua penuturannya. Budha “Shao Yang, tiba
saatnya, jangan ragu ! semakin kau memiliki keraguan, semakin menderita Shen
Zhu !” mengajak Dong Hua bicara berdua.
Dong
Hua menunduk “aku tidak akan ragu !” mengangkat kepalanya menatap Budha “apakah
ini tujuannya melakukan Ikatan Tubuh Suci ?” Budha menggeleng “Shen Zhu tulus
menyerahkan dirinya padamu… ini hanya salah satu yang ikut didalamnya ! Shao
Yang, yang mulia rasa, kau juga sudah memahami bagaimana karakter Shen Zhu !”
Dong Hua “apakah saat aku melakukannya, aku akan bersama dengannya ?” Budha
tersenyum “Shen Zhu sudah memberi janjinya untuk selalu bersamamu, jadi
yakinlah padanya !”
Dong
Hua menitikkan air mata “katakan yang sebenarnya padaku !” Budha menghela nafas
“Shao Yang, segala yang terjadi saat ini sudah diluar batas yang mulia… dari
kelahiran kembalinya, semua yang dilakukannya, sudah melampaui apa yang bisa
kupahami… tapi yang mulia percaya, apa yang dikatakannya akan dilakukannya !
entah bagaimana caranya, Shen Zhu akan selalu bersama denganmu dalam kehidupan
maupun kematianmu !”
Dong
Hua menggeleng “aku tidak mau hanya bersama serpihan jiwanya… aku menginginkan
seluruh dirinya… aku tidak akan ragu melakukan permintaannya… selama aku pun ikut
bersamanya, aku akan melakukan apapun untuknya.” ‘Feng Wei, jangan bermain trik
__ADS_1
denganku… jangan meninggalkanku sendiri lagi !’ Budha “Shao Yang, kau memiliki
jiwanya, dia akan selalu bersamamu !” menepuk pundak Dong Hua.