Return Of God Emperor

Return Of God Emperor
Bab 278 - Gua Pernyataan


__ADS_3

Cai Hong Huo Feng tersenyum dan


mengangguk, menatap Dong Hua. Dong Hua tersenyum dan membelai kepalanya “Jie


Cho, kau pasti sudah mendengar tentang cerita ‘Dunia Mimpi Aranjo’. Kau masih


ingat, bagaimana yang mulia membongkar dan menyelesaikan masalah !” Jie Cho “Di


Jun, Dunia Mimpi Aranjo adalah dunia yang diciptakan bayangan anda untuk


bayangan Di Hou. Anda memecahkan ‘Dunia Mimpi Aranjo’ setelah masuk dan


mengikuti cerita Shen Ye Da Ren didalam dunia itu” Dong Hua mengangguk “yang


kau tidak sebutkan adalah sebelum yang mulia menghancurkannya, yang mulia sudah


membuat ‘Cermin Miao Hua’ untuk mengerti hal yang terjadi di baliknya. Apa kali


ini, yang mulia juga perlu menggunakannya ?”.


            Cai Hong Huo Feng melirik Jie Cho yang menatapnya seperti


singa yang akan menerkam mangsanya, menatap Dong Hua kembali. “Di Jun…” Han


Wang yang menjadi pemimpin Bi Yi Niao Zhu memberi hormat. Dong Hua hanya


menatap acuh tak acuh “Han Wang, apa posisi Fan Yin Gu di Si Hai Ba Huang, anda


pasti mengetahuinya ! yang mulia bisa memberi Fan Yin Gu untuk dijaga Bi Yi


Niao Zhu, juga bisa mengambilnya kembali.” Han Wang bergetar “Han Wang, Jie Cho


Da Ren, jangan melupakan tempat kalian !” Gun Gun berkata dingin “yang kalian


lakukan sekarang hanya akan membawa kehancuran bagi Fan Yin Gu…”.


            Ling Ling “apa kalian tahu, kenapa dulu Jie Lu Nu Jun


meminta kembali ke Fan Yin Gu ?” keduanya mengangkat kepala melihat Ling Ling


“jika bukan Di Hou mengembalikan kalian ke Fan Yin Gu, sudah lama kaum kalian


musnah dari Si Hai Ba Huang… walau dengan buah bin po, bisa meningkatkan


kekuatan kalian, tapi diluar Fan Yin Gu, kalian tidak akan bertahan !” Long Nu


“jangan menyalahi aturan yang sudah dibuat, kalian akan lebih cepat musnah”


Dong Hua berdiri, menggenggam tangan Cai Hong Huo Feng “ayo…” berkata dengan


lembut dan senyum memanjakan.


            Mereka kembali ke lembah ular, melihat keempat raja ular


yang sudah kembali dan berdiam diri dalam lembah. Cai Hong Huo Feng bersama


Dong Hua masuk ke lembah ular. Keempat raja ular langsung bersimpuh di kaki Cai


Hong Huo Feng. Han Wang dan Jie Cho yang melihatnya terkejut dan ketakutan.


Mereka tidak dapat mendengar pembicaraan didalam, hanya terlihat Di Hou dan Di


Jun yang membelai kepala ular-ular itu “bu… bukankah Di Hou takut ular !” Han


Wang berbicara terbata-bata. Keempat pasangan tersenyum sinis melihat mereka,


tanpa ada yang menjawab.

__ADS_1


            Setelah selesai bersama keempat raja ular, Di Hou terbang


ke tempat pohon pin bo, membuat sihir di sekitarnya dan kembali turun ke Di


Jun, bersama keluar dari lembah ular. “bagaimana ? apa mau ke perayaan wanita


?” terdengar pembicaraan keduanya. Di Hou mengangguk antusias, Di Jun merangkul


dan tersenyum manis padanya. Kedua pemimpin Fan Yin Gu terbelalak melihatnya.


Dong Hua membawa Cai Hong Huo Feng melangkah tanpa mempedulikan mereka. Mereka


menikmati perayaan wanita dan berjalan-jalan di pasar malam.


Dong


Hua membawa Cai Hong Huo Feng ke gua, tempat Dong Hua menyatakan perasaannya


“aku akan membangun sebuah rumah kita disini, bagaimana ?” Cai Hong Huo Feng


menggeleng “biarkan begini saja ! apa yang akan kau lakukan pada Han Wang dan


Jie Cho ?” Dong Hua berbaring di pangkuan Cai Hong Huo Feng “Fu Ren ingin


bagaimana ?” Cai Hong Huo Feng menggeleng “mereka mengulang sejarah yang sama,


hanya kali ini melibatkan Jie Cho. Kali ini tidak ada Aranjo yang menjadi


kambing hitam.” Dong Hua “hmm biarkan saja, tidak perlu mempedulikan mereka !”


Cai Hong Huo Feng mengangguk.


Dong


Hua memeluk Cai Hong Huo Feng “Feng Wei, Fan Yin Gu kembali berkatmu, aku ingin


menjaga tempat ini !” Cai Hong Huo Feng tersenyum “Hua Zi gege, dulu aku


diantara kami sudah impas.” Dong Hua “ingat, apapun yang ingin kau lakukan, kau


harus memberitahukannya padaku… apa kau tahu betapa putus asanya aku


kehilanganmu ? aku lebih baik yuhua daripada kehilanganmu !” Cai Hong Huo Feng


cekikikan “itu sudah masa lalu… kita sudah bersama saat ini !” Dong Hua


mengangguk, mengecup keningnya dan memeluk erat gadisnya “kita akan bersama


selamanya !”


Cai


Hong Huo Feng bangun “oh… saat kau cemburu pada Shen Ye, apa yang kau lakukan ?


kenapa berbasah-basahan ?” Dong Hua cemberut “kau memeluknya !” membuang


mukanya. Cai Hong Huo Feng “itukan hanya akting ! lagipula itu adalah


bayanganmu !” Dong Hua “walaupun hanya bayanganku juga tidak boleh… kau milikku


! tidak boleh ada yang menyentuhmu selain aku !” Cai Hong Huo Feng cekikikan


“begitu mencintaiku !” Dong Hua berbalik dan mengangguk “mencintaimu hingga


ingin memasukkanmu kedalam diriku… mencintaimu hingga melupakan diriku sendiri…


mencintaimu… sangat sangat mencintaimu… Feng Wei, kau tahu aku tidak tahu

__ADS_1


berkata-kata manis… aku tidak tahu bagaimana membuatmu mengerti perasaanku…


tapi aku sangat mencintaimu…”.


Dong


Hua memegang kedua tangan Cai Hong Huo Feng “Feng Wei, aku tidak bisa


mengatakan cintaku adalah cinta suci sepertimu… karena aku egois… aku


menginginkanmu hanya untuk diriku sendiri… Feng Wei, mencintaimu sudah menjadi


kemampuanku satu-satunya, alasanku untuk hidup di semesta ini… Feng Wei, aku


tahu kau sudah berjanji padaku, tapi hatiku masih sangat takut…” “takut apa ?”


Cai Hong Huo Feng menatap Dong Hua “aku takut kau meninggalkanku dan… dan aku


melupakanmu… Feng Wei…” Cai Hong Huo Feng tersenyum “kau tahu sihir di


cincinmu…” Dong Hua mengangguk.


Cai


Hong Huo Feng “Hua Zi gege, sihir itu tidak berarti apapun, hanya untuk


melindungimu… selama kau masih ada di semesta ini, maka aku akan selalu


menemanimu walaupun hanya tersisa nafas terakhir… aku sudah mengatakan ‘cintaku


adalah senjata terkuatmu’. Tidak usah takut, apapun yang terjadi, aku akan


selalu disisimu menemanimu” Dong Hua “hilangkan sihir dari cincin ini !” Cai


Hong Huo Feng tersenyum “cincin itu terikat dengan jantung kita berdua… apa kau


yakin mau aku melepasnya ?” Dong Hua menatap cincinnya, menggeleng “tidak,


biarkan saja !” ada senyuman di wajahnya “tapi kau tidak boleh menggunakan


sihir di dalamnya !” Cai Hong Huo Feng “jika cincin itu terlepas maka


menandakan di hatimu sudah tidak ada aku… sihir didalamnya hanya akan bekerja


jika kau mengalami kesedihan berlebihan dan putus asa karenaku… hmm… apa yang


akan membuatmu merasakan kesedihan itu jika aku selalu bersamamu ? yakin pada


dirimu sendiri, yakinlah pada cinta kita… aku tidak akan pernah mengingkari


janji yang sudah kubuat”.


Dong


Hua tersenyum “ini kau yang mengatakannya… yang mulia akan memegang kata-katamu


!” Cai Hong Huo Feng tersenyum manis. Dong Hua memeluk erat tubuh kecil Cai


Hong Huo Feng ‘Feng Wei, aku akan memegang kata-katamu, memegang janjimu,


memegang cintamu dengan erat… tidak akan membiarkan sihir itu bekerja… kau


adalah nyawaku… sihir itu hanya akan bekerja jika kau meninggalkanku… Feng Wei,


aku sangat yakin padamu… aku tidak yakin pada diriku sendiri… aku sangat takut


tidak dapat menggenggam erat dirimu… aku takut kau merasa diriku tidak cukup

__ADS_1


baik… Feng Wei, jika kau meninggalkanku, aku akan mati… seluruh diriku adalah


milikmu…’ “Feng Wei, aku mencintaimu… kau adalah cintaku satu-satunya…”.


__ADS_2