Return Of God Emperor

Return Of God Emperor
Bab 54 - Ditinggal ke Huangjing


__ADS_3

Zhe Yan “kudengar, kau


sering berlatih dengan Dong Hua di Tai Chen gong !” Feng Jiu mengangguk. Bai


Chen “Xiao Jiu, selama kau di Qing Qiu, xiao shu berlatih bersamamu” Feng Jiu


“baik… bagaimana selama ini perkembangan xiao shu ? lao feng huang ?” Bai Chen “kami


terus berlatih… saat kita berlatih, kau akan tahu…” Feng Jiu “baiklah… ehm…


makanan sudah habis… aku akan minum di dahan pohon… hmm… wangi ini betul-betul


memabukkan… xiao shu, lao feng huang, aku jalan…” membawa 3 botol arak masuk ke


kebun pohon Tao Hua. Bai Chen dan Zhe Yan hanya menggelengkan kepala “Zhe Yan,


aku akan ke gua rubah melihat Ling Ling, awasilah Xiao Jiu, kalau sudah mabuk,


berikan ramuanmu” Zhe Yan mengangguk.


          Feng Jiu bersantai di atas dahan pohon sambil meminum


anggur Zhe Yan, menikmati tiap tetesannya. Zhe Yan mengawasi dari jarak yang


tidak jauh, hingga Feng Jiu tertidur diatas dahan, ketika Bai Chen kembali


melihatnya “sudah tidur, tidak berulah ! kemampuan minumnya semakin baik. Hmm


jika dibanding dengan Qian Qian, siapa yang lebih kuat minum ya !” Zhe Yan “hihihi…


kalau Dong Hua tahu yatou mabuk, kau dan aku pasti dihukum hahaha…” Bai Chen


“eh menurutmu, Xiao Jiu dan Ling Ling, yang mana lebih penting untuk Di Jun ?”


Zhe Yan “apa masih perlu dipertanyakan ? sudah pasti Xiao Jiu. Dong Hua tidak


pernah mengenal cinta, begitu mencintai Xiao Jiu, dia menggunakan seluruh jiwa


dan hatinya untuk mencintai. Apa kau tidak ingat pertarungan dengan Nie Chu


Ying ? hanya mendengar Xiao Jiu yuhua, dia sudah langsung menggila. Hanya


berharap jangan ada sesuatu lagi terjadi pada Xiao Jiu, kalau tidak dengan


sifat Dong Hua, akan membuat 1 Si Hai Ba Huang menemani Xiao Jiu hancur”.


          Bai Chen “hmm Zhe Yan, entah hanya perasaanku, aku merasa


wajah Xiao Jiu tidak terlalu baik. Apa kau sudah memeriksanya ?” Zhe Yan


“belum, tunggu besok Xiao Jiu bangun saja. Selain kekuatannya, harusnya tidak


ada masalah, luka terakhir juga sudah sembuh” Bai Chen “periksa saja… entah


kenapa aku tidak tenang melihat Xiao Jiu…” Zhe Yan “perasaanmu ini, jangan


sampai di ketahui Dong Hua. Aku masih penasaran tujuan Xiao Jiu melatih kita


semua, tidak mungkin hanya karena kita yang ingin ikut berlatih.” Bai Chen


mengangguk “Xiao Jiu seperti sedang mempersiapkan kita untuk sesuatu” Zhe Yan


“haih yatou, apalagi yang akan terjadi ?” Bai Chen “walaupun tidak tahu apa


tujuannya, tapi aku akan giat berlatih… gadis ini selalu diam-diam berkorban,


jika bisa berdiri di sampingnya, berjuang bersama, aku akan melakukannya !”


          Dong Hua di huangjing, mencari Budha untuk mencari


informasi Bai Feng Jiu “Budha, kau sudah mengenal Xiao Bai sebelumnya kan !


siapa sebenarnya Xiao Bai ?” Budha tersenyum “Shao Yang, Zheng Zhu tidak


memberitahumu identitasnya berarti waktunya belum tiba… jika kalian berjodoh,

__ADS_1


suatu saat kau akan mengetahui identitasnya” Dong Hua mengkerutkan dahinya


“sekarang Xiao Bai sudah menjadi istriku.” Budha mengangguk “Shao Yang,


bukankah kau pernah bertanya pada dewa jodoh !” Dong Hua terkejut “aku akan


berpisah dari Xiao Bai ! tidak, aku tidak takut takdir, takdir tidak bisa


mengaturku” Budha tersenyum “bukan mengaturmu, tapi takdir Zheng Zhu jauh dari


bayanganmu” Dong Hua “Xiao Bai akan meninggalkanku ? apa yang sebenarnya akan


terjadi ?” Budha “Shao Yang, rahasia langit tidak boleh terbongkar. Shao Yang,


takdir langit sangat rumit, segala perubahan akan merubah takdir. Takdir Zheng


Zhu bahkan lebih rumit, satu-satunya yang tidak akan berubah hanya tanggung


jawab Zheng Zhu yang sangat berat”.


          Dong Hua berfikir “apa karena merubah takdir Zu Zhe ? siapa


Hei Ye ?” Budha “itu juga salah satunya. Hei Ye adalah rintangan terbesar yang


harus dilalui Zheng Zhu. Yang mulia rasa Zheng Zhu sudah memberitahumu siapa


Hei Ye !” Dong Hua mengangguk “Hei Ye adalah rintangan yang tumbuh oleh karena


Zheng Zhu, ada dan datang karenanya, hanya Zheng Zhu sendiri yang bisa


menyelesaikannya” “apa aku bisa membantunya ?” Budha menggeleng “kau akan


segera menemui takdirmu, tapi Zheng Zhu pasti membantumu… hahaha gadis itu


sangat keras kepala, hal yang sudah diputuskan olehnya, tidak akan bisa diubah”


Dong Hua “takdir ? Xiao Bai akan berkorban untukku lagi ?”


Budha


tersenyum “kudengar Zheng Zhu mengajari kalian sendiri !” Dong Hua mengangguk


“8.051.” Budha “hmm lumayan… pantas sebagai Tian Di Gong Zhu Si Hai Ba Huang”


Dong Hua “apa anda tahu Xiao Bai ditangga ke berapa ?” Budha “Zheng Zhu tidak


memberitahumu ?” Dong Hua “Xiao Bai hanya mengatakan permata pelangi !” Budha


“hihihi Zheng Zhu selalu nakal…” Dong Hua “ooo…” Budha “baik yang mulia akan


memberimu petunjuk. Apa yang kau lihat sebelum masuk ke dalam gua ‘Tangga


Energi’ ?” Dong Hua “gunung tertinggi, puncaknya tertutup awan… ehm tunggu…


cahaya di puncak itu !” Budha “kau sudah menyadarinya…” Dong Hua “tapi jika


energinya sekuat itu, apa masih ada masalah yang tidak bisa diselesaikannya ?”


Budha “Shao Yang, kau sudah tahu Zheng Zhu terluka sebelumnya kan ! apa Zheng


Zhu ada ikut naik ‘Tangga Energi’ ?” Dong Hua menggeleng “tapi Xiao Bai


mengatakan kekuatannya sudah kembali hingga 6 tingkat” Budha mengangguk “Bai


Feng Jiu tidak membohongimu, memang kekuatannya sudah kembali hingga 6 tingkat.


Shao Yang, yang mulia sudah banyak berbincang denganmu, kau fikirkanlah


sendiri. Shao Yang, jika kau ingin membantu, maka turuti saja semua kemauan


Zheng Zhu. Bagimu, bagi kalian, bagi Si Hai Ba Huang hanya akan membawa berkah”


pergi meninggalkan Dong Hua yang memikirkan semua sendiri.


Selama

__ADS_1


Feng Jiu di Qing Qiu, Bai Ce dan Bai Yi mengakhiri liburannya dan kembali


berlatih dengannya, bahkan Sou Wan, Mo Yuan, Gun Gun, Ali, Xiao Long Nu,


Asiang, Bai Qian, Lian Song, Zu Zhe, Yan Ci Wu, Meng Hao dan Mu Rong pun


datang. Mereka datang setelah mengetahui Dong Hua ke Huangjing, karena mereka


tidak akan mendapat kesempatan dilatih Feng Jiu kalau ada Dong Hua. Hari-hari


Feng Jiu di Qing Qiu menjadi sangat sibuk, berlatih dengan begitu banyak dewa


dewi. Setiap hari dilaluinya dengan kelelahan tapi tidak pernah ditunjukkan di


wajahnya. Feng Jiu menghadapi semuanya dengan senyuman manis terutama terhadap


Gun Gun “Gun Gun, jika seperti ini, tidak sampai 10.000 tahun, Gun Gun akan


menjadi Shan Xian” membelai kepala Gun Gun.


Meng


Hao “Zheng Zhu, sudah lama mencari kesempatan berlatih denganmu. Oh bagaimana


kekuatanmu ?” Feng Jiu “baik-baik saja, masih bisa memotong tanduk nagamu


hahaha…” Meng Hao memelas “Zheng Zhu, kau lepaskanlah aku dewa tua ini…”


tampangnya membuat Feng Jiu tertawa terbahak-bahak. Sou Wan “bisa juga batu es


itu meninggalkanmu demikian lama !” Feng Jiu “Shizu, jika Dong Hua


mendengarnya, hati-hati dia akan mengambil kembali Gun Gun darimu hahaha…” Sou


Wan “oh… eh aku dengar Dong Hua batu es itu sering membawa kabur putrinya saat


san dianxia membawa Jin Cheng” Feng Jiu mengangguk “Dong Hua menjaga Ling Ling,


agar tidak ada yang mengambil kesayangannya hahaha…” Gun Gun yang menggendong


Ling Ling duduk disamping Feng Jiu. Ali, Asiang, Xiao Long Nu, dan Lian Jin


Cheng juga ikut bergabung dengannya. Lian Song menggerakkan kipasnya “Feng Jiu,


anakmu ini, sudah kuikat jadi menantuku” semua tertawa.


Semua


bersenang-senang tanpa tahu takdir yang sebentar lagi menghampiri mereka.


Kekuatan Bai Feng Jiu telah kembali sampai 6 tingkat tapi bukanlah kekuatan


Zheng Zhu. Bai Feng Jiu disini hanyalah seorang Shan Shen, walaupun kekuatannya


tidak bisa dianggap remeh, tapi hanya dengan 6 tingkat kekuatan tidak mampu


menghadapi hal yang akan datang itu. Takdir Dong Hua yang seharusnya yuhua di


Xing Guang Jiejue, diselamatkan Bai Feng Jiu. Dong Hua sudah waktunya


berevolusi kembali. Oleh karena itu, takdir sudah menyiapkan hal lain untuknya.


Untuk hal inilah, Feng Jiu mengajari semua, agar dampaknya tidak sampai


menghancurkan Si Hai Ba Huang. Feng Jiu pun akan memenuhi janjinya untuk selalu


menemani Dong Hua bahkan saat Dong Hua menemui takdirnya berevokusi.


Tidak


ada yang menyadari luka Zheng Zhu karena ketelitian mereka sangat minim dibanding


Feng Jiu. Awalnya Zhe Yan sudah bisa mendeteksi adanya luka pada jiwa dan raga


Zheng Zhu, tapi terlupakan begitu saja hanya karena kata-kata ringan Feng Jiu.

__ADS_1


Tiap kali lukanya kambuh, Feng Jiu akan memberi Dong Hua sihir tidur dan pergi


ke suatu tempat untuk mengobati dirinya sendiri.


__ADS_2