
Zhe Yan “kudengar, kau
sering berlatih dengan Dong Hua di Tai Chen gong !” Feng Jiu mengangguk. Bai
Chen “Xiao Jiu, selama kau di Qing Qiu, xiao shu berlatih bersamamu” Feng Jiu
“baik… bagaimana selama ini perkembangan xiao shu ? lao feng huang ?” Bai Chen “kami
terus berlatih… saat kita berlatih, kau akan tahu…” Feng Jiu “baiklah… ehm…
makanan sudah habis… aku akan minum di dahan pohon… hmm… wangi ini betul-betul
memabukkan… xiao shu, lao feng huang, aku jalan…” membawa 3 botol arak masuk ke
kebun pohon Tao Hua. Bai Chen dan Zhe Yan hanya menggelengkan kepala “Zhe Yan,
aku akan ke gua rubah melihat Ling Ling, awasilah Xiao Jiu, kalau sudah mabuk,
berikan ramuanmu” Zhe Yan mengangguk.
Feng Jiu bersantai di atas dahan pohon sambil meminum
anggur Zhe Yan, menikmati tiap tetesannya. Zhe Yan mengawasi dari jarak yang
tidak jauh, hingga Feng Jiu tertidur diatas dahan, ketika Bai Chen kembali
melihatnya “sudah tidur, tidak berulah ! kemampuan minumnya semakin baik. Hmm
jika dibanding dengan Qian Qian, siapa yang lebih kuat minum ya !” Zhe Yan “hihihi…
kalau Dong Hua tahu yatou mabuk, kau dan aku pasti dihukum hahaha…” Bai Chen
“eh menurutmu, Xiao Jiu dan Ling Ling, yang mana lebih penting untuk Di Jun ?”
Zhe Yan “apa masih perlu dipertanyakan ? sudah pasti Xiao Jiu. Dong Hua tidak
pernah mengenal cinta, begitu mencintai Xiao Jiu, dia menggunakan seluruh jiwa
dan hatinya untuk mencintai. Apa kau tidak ingat pertarungan dengan Nie Chu
Ying ? hanya mendengar Xiao Jiu yuhua, dia sudah langsung menggila. Hanya
berharap jangan ada sesuatu lagi terjadi pada Xiao Jiu, kalau tidak dengan
sifat Dong Hua, akan membuat 1 Si Hai Ba Huang menemani Xiao Jiu hancur”.
Bai Chen “hmm Zhe Yan, entah hanya perasaanku, aku merasa
wajah Xiao Jiu tidak terlalu baik. Apa kau sudah memeriksanya ?” Zhe Yan
“belum, tunggu besok Xiao Jiu bangun saja. Selain kekuatannya, harusnya tidak
ada masalah, luka terakhir juga sudah sembuh” Bai Chen “periksa saja… entah
kenapa aku tidak tenang melihat Xiao Jiu…” Zhe Yan “perasaanmu ini, jangan
sampai di ketahui Dong Hua. Aku masih penasaran tujuan Xiao Jiu melatih kita
semua, tidak mungkin hanya karena kita yang ingin ikut berlatih.” Bai Chen
mengangguk “Xiao Jiu seperti sedang mempersiapkan kita untuk sesuatu” Zhe Yan
“haih yatou, apalagi yang akan terjadi ?” Bai Chen “walaupun tidak tahu apa
tujuannya, tapi aku akan giat berlatih… gadis ini selalu diam-diam berkorban,
jika bisa berdiri di sampingnya, berjuang bersama, aku akan melakukannya !”
Dong Hua di huangjing, mencari Budha untuk mencari
informasi Bai Feng Jiu “Budha, kau sudah mengenal Xiao Bai sebelumnya kan !
siapa sebenarnya Xiao Bai ?” Budha tersenyum “Shao Yang, Zheng Zhu tidak
memberitahumu identitasnya berarti waktunya belum tiba… jika kalian berjodoh,
__ADS_1
suatu saat kau akan mengetahui identitasnya” Dong Hua mengkerutkan dahinya
“sekarang Xiao Bai sudah menjadi istriku.” Budha mengangguk “Shao Yang,
bukankah kau pernah bertanya pada dewa jodoh !” Dong Hua terkejut “aku akan
berpisah dari Xiao Bai ! tidak, aku tidak takut takdir, takdir tidak bisa
mengaturku” Budha tersenyum “bukan mengaturmu, tapi takdir Zheng Zhu jauh dari
bayanganmu” Dong Hua “Xiao Bai akan meninggalkanku ? apa yang sebenarnya akan
terjadi ?” Budha “Shao Yang, rahasia langit tidak boleh terbongkar. Shao Yang,
takdir langit sangat rumit, segala perubahan akan merubah takdir. Takdir Zheng
Zhu bahkan lebih rumit, satu-satunya yang tidak akan berubah hanya tanggung
jawab Zheng Zhu yang sangat berat”.
Dong Hua berfikir “apa karena merubah takdir Zu Zhe ? siapa
Hei Ye ?” Budha “itu juga salah satunya. Hei Ye adalah rintangan terbesar yang
harus dilalui Zheng Zhu. Yang mulia rasa Zheng Zhu sudah memberitahumu siapa
Hei Ye !” Dong Hua mengangguk “Hei Ye adalah rintangan yang tumbuh oleh karena
Zheng Zhu, ada dan datang karenanya, hanya Zheng Zhu sendiri yang bisa
menyelesaikannya” “apa aku bisa membantunya ?” Budha menggeleng “kau akan
segera menemui takdirmu, tapi Zheng Zhu pasti membantumu… hahaha gadis itu
sangat keras kepala, hal yang sudah diputuskan olehnya, tidak akan bisa diubah”
Dong Hua “takdir ? Xiao Bai akan berkorban untukku lagi ?”
Budha
tersenyum “kudengar Zheng Zhu mengajari kalian sendiri !” Dong Hua mengangguk
“8.051.” Budha “hmm lumayan… pantas sebagai Tian Di Gong Zhu Si Hai Ba Huang”
Dong Hua “apa anda tahu Xiao Bai ditangga ke berapa ?” Budha “Zheng Zhu tidak
memberitahumu ?” Dong Hua “Xiao Bai hanya mengatakan permata pelangi !” Budha
“hihihi Zheng Zhu selalu nakal…” Dong Hua “ooo…” Budha “baik yang mulia akan
memberimu petunjuk. Apa yang kau lihat sebelum masuk ke dalam gua ‘Tangga
Energi’ ?” Dong Hua “gunung tertinggi, puncaknya tertutup awan… ehm tunggu…
cahaya di puncak itu !” Budha “kau sudah menyadarinya…” Dong Hua “tapi jika
energinya sekuat itu, apa masih ada masalah yang tidak bisa diselesaikannya ?”
Budha “Shao Yang, kau sudah tahu Zheng Zhu terluka sebelumnya kan ! apa Zheng
Zhu ada ikut naik ‘Tangga Energi’ ?” Dong Hua menggeleng “tapi Xiao Bai
mengatakan kekuatannya sudah kembali hingga 6 tingkat” Budha mengangguk “Bai
Feng Jiu tidak membohongimu, memang kekuatannya sudah kembali hingga 6 tingkat.
Shao Yang, yang mulia sudah banyak berbincang denganmu, kau fikirkanlah
sendiri. Shao Yang, jika kau ingin membantu, maka turuti saja semua kemauan
Zheng Zhu. Bagimu, bagi kalian, bagi Si Hai Ba Huang hanya akan membawa berkah”
pergi meninggalkan Dong Hua yang memikirkan semua sendiri.
Selama
__ADS_1
Feng Jiu di Qing Qiu, Bai Ce dan Bai Yi mengakhiri liburannya dan kembali
berlatih dengannya, bahkan Sou Wan, Mo Yuan, Gun Gun, Ali, Xiao Long Nu,
Asiang, Bai Qian, Lian Song, Zu Zhe, Yan Ci Wu, Meng Hao dan Mu Rong pun
datang. Mereka datang setelah mengetahui Dong Hua ke Huangjing, karena mereka
tidak akan mendapat kesempatan dilatih Feng Jiu kalau ada Dong Hua. Hari-hari
Feng Jiu di Qing Qiu menjadi sangat sibuk, berlatih dengan begitu banyak dewa
dewi. Setiap hari dilaluinya dengan kelelahan tapi tidak pernah ditunjukkan di
wajahnya. Feng Jiu menghadapi semuanya dengan senyuman manis terutama terhadap
Gun Gun “Gun Gun, jika seperti ini, tidak sampai 10.000 tahun, Gun Gun akan
menjadi Shan Xian” membelai kepala Gun Gun.
Meng
Hao “Zheng Zhu, sudah lama mencari kesempatan berlatih denganmu. Oh bagaimana
kekuatanmu ?” Feng Jiu “baik-baik saja, masih bisa memotong tanduk nagamu
hahaha…” Meng Hao memelas “Zheng Zhu, kau lepaskanlah aku dewa tua ini…”
tampangnya membuat Feng Jiu tertawa terbahak-bahak. Sou Wan “bisa juga batu es
itu meninggalkanmu demikian lama !” Feng Jiu “Shizu, jika Dong Hua
mendengarnya, hati-hati dia akan mengambil kembali Gun Gun darimu hahaha…” Sou
Wan “oh… eh aku dengar Dong Hua batu es itu sering membawa kabur putrinya saat
san dianxia membawa Jin Cheng” Feng Jiu mengangguk “Dong Hua menjaga Ling Ling,
agar tidak ada yang mengambil kesayangannya hahaha…” Gun Gun yang menggendong
Ling Ling duduk disamping Feng Jiu. Ali, Asiang, Xiao Long Nu, dan Lian Jin
Cheng juga ikut bergabung dengannya. Lian Song menggerakkan kipasnya “Feng Jiu,
anakmu ini, sudah kuikat jadi menantuku” semua tertawa.
Semua
bersenang-senang tanpa tahu takdir yang sebentar lagi menghampiri mereka.
Kekuatan Bai Feng Jiu telah kembali sampai 6 tingkat tapi bukanlah kekuatan
Zheng Zhu. Bai Feng Jiu disini hanyalah seorang Shan Shen, walaupun kekuatannya
tidak bisa dianggap remeh, tapi hanya dengan 6 tingkat kekuatan tidak mampu
menghadapi hal yang akan datang itu. Takdir Dong Hua yang seharusnya yuhua di
Xing Guang Jiejue, diselamatkan Bai Feng Jiu. Dong Hua sudah waktunya
berevolusi kembali. Oleh karena itu, takdir sudah menyiapkan hal lain untuknya.
Untuk hal inilah, Feng Jiu mengajari semua, agar dampaknya tidak sampai
menghancurkan Si Hai Ba Huang. Feng Jiu pun akan memenuhi janjinya untuk selalu
menemani Dong Hua bahkan saat Dong Hua menemui takdirnya berevokusi.
Tidak
ada yang menyadari luka Zheng Zhu karena ketelitian mereka sangat minim dibanding
Feng Jiu. Awalnya Zhe Yan sudah bisa mendeteksi adanya luka pada jiwa dan raga
Zheng Zhu, tapi terlupakan begitu saja hanya karena kata-kata ringan Feng Jiu.
__ADS_1
Tiap kali lukanya kambuh, Feng Jiu akan memberi Dong Hua sihir tidur dan pergi
ke suatu tempat untuk mengobati dirinya sendiri.