
Berbeda dengan Dong Hua
di istana Tai Chen, Feng Jiu sangat sibuk di Qing Qiu. dari pagi hingga siang,
Bai Yi terus meracaunya dengan persoalan Qing Qiu. Setelah terbebas dari Bai
Yi, Feng Jiu meladeni Yan Ci Wu dan Jie Lu. Setelah Yan Ci Wu pergi membantu
lainnya, Feng Jiu berbicara berdua Jie Lu “Jie Lu, setelah pernikahanku,
seminggu setelahnya, aku menunggumu di mulut Fan Yin Gu. Jangan memberitahu
siapapun, minta Xiao Yan membantumu sehari sebelumnya…” Jie Lu merasa aneh “Jiu
Ge, kenapa tidak memberitahu yang lain ?” Feng Jiu tersenyum manis “aku ingin
memberi kejutan pada mereka… haih, kau juga tahu ayahku selalu meremehkanku,
dengan membantumu, ayahku tidak akan meremehkanku lagi…” Jie Lu tersenyum “kau
ini, dengan ayah sendiri juga nakal…” Feng Jiu memeletkan lidahnya “setelah
mengatur kalian semua dengan baik, aku akan memberitahu mereka, jadi kau jangan
mengacaukan kejutanku…” Jie Lu masih ragu “tapi, aku membawa begitu banyak kaum
Biyiniao pergi tanpa memberitahu ayah dan keluargamu, bukannya kurang baik !”
Feng Jiu “tidak apa-apa, ada aku Qing Qiu Nu Jun yang bertanggung jawab…”
menyombongkan diri, setelah bercerita beberapa kata, mereka pun berpisah. Tanpa
mereka ketahui, ada seseorang yang mendengar semua pembicaraan mereka dengan
senyum menyeramkan. Sisa hari, Feng Jiu habiskan bersama Gun Gun. Bai Yi sangat
menyukai Gun Gun, ingin Gun Gun tinggal lebih lama di Qing Qiu.
Esok paginya, gua rubah sangat ramai, banyak tamu yang
sudah datang di gua rubah, ingin melihat iringan pengantin Dong Hua Di Jun.
Dong Hua Di Jun sendiri membawa iringan pengantinnya datang, ditemani semua Zun
Shen yang ada di Si Hai Ba Huang. Di dalam gua rubah, Feng Jiu mengikuti ritual
Qing Qiu hingga memakai penutup kepala dan dituntun Bai Yi keluar gua rubah.
Dong Hua membuat jalan dipenuhi fulinghua menuju Feng Jiu beserta hujan fuling
hua di sekitar gua rubah. Dong Hua pernah membuat hal ini di dunia mimpi Aranjo
dan Feng Jiu sangat menyukainya. Dong Hua perlahan berjalan kearah
pengantinnya, membawa hati yang berdebar-debar. Tangan Dong Hua gemetar saat
menerima tangan Feng Jiu dari Bai Yi, seperti menerima hidupnya kembali “Xiao
Bai, aku sudah datang” pengantin mengangguk “Dong Hua…”. Dong Hua melihat
pengantinnya dengan penuh kasih sayang dan pemujaan yang tidak ditutupi.
Perlahan menuntun pengantinnya ke tandu pengantin, dimana Gun Gun sudah menunggu
“Gun Gun, jaga baik-baik Niang Qin” Dong Hua memesani Gun Gun, mengecup tangan
pengantinnya. Iringan pengantin kembali ke Jiu Jong Tian.
Sesampai di Jiu Jong Tian, Dong Hua memapah Feng Jiu
melakukan semua prosesi pernikahan, hingga menuliskan kembali nama mereka di
buku jodoh Han Shen Chen Ren. Selesai menyelesaikan semua prosesi, Dong Hua
membuka penutup kepala Feng Jiu di depan semuanya. Menatap pengantin cantiknya,
perlahan mencium bibir merahnya dan menempelkan kening mereka “Fu Ren, akhirnya
kau menjadi milikku…” Feng Jiu tersenyum “Fu Jun…” Dong Hua segera membawa Feng
Jiu ke istana Tai Chen, ke kamar mereka “Fu Ren, lelahkah ?” Feng Jiu tersenyum
__ADS_1
manis “Fu Jun, cubitlah aku… aku merasa semua ini tidak nyata…” Dong Hua
tersenyum, sekali lagi mencium bibirnya “Fu Ren, kau bisa merasakanku ! Fu Ren,
aku mencintaimu, tidak ada yang lebih penting darimu… Fu Ren, kita akan selalu
bersama…” Feng Jiu berkaca-kaca melihat Dong Hua dan mengangguk ‘Dong Hua, bisa
menikah denganmu adalah keberuntunganku… aku sangat berharap dapat menemanimu
selamanya… aku mencintaimu, sangat mencintaimu…’. Dong Hua mengecup air mata
Feng Jiu, perlahan merebahkannya, menikmati penyatuan mereka “Fu Ren, kita
istirahat sebentar…” Feng Jiu yang kelelahan “tapi semua tamu…” Dong Hua “tidak
apa-apa, ada Chong Lin… Fu Ren, aku lelah…” Feng Jiu menegang “Dong Hua, apa
kau sakit ?” memeriksa Dong Hua. Dong Hua tersenyum dengan perhatian Feng Jiu,
memeluk erat “tidak sakit, terlalu merindukanmu, tidak bisa tidur semalam” Feng
Jiu tersenyum, menarik Dong Hua ke pelukannya “tidurlah, aku memelukmu…” Dong
Hua tersenyum, berada dalam pelukan Feng Jiu, berada dalam kehangatan dan
perlindungannya, membuat hatinya tenang, segera terlelap.
Pasangan pengantin kembali menyapa semua di petang hari,
itupun atas desakan Feng Jiu. Dong Hua hanya ingin menghabiskan waktu berdua,
ingin segera membawa Feng Jiu ke Bi Hai Cang Ling. Saat mereka keluar, yang
pertama menyapa adalah Sou Wan, yang sudah sangat penasaran dengan Feng Jiu.
Sou Wan memutari Feng Jiu, melihat dari atas kebawah, dari bawah keatas “gadis
kecil, kau memang cantik, apa sebenarnya yang sudah kau lakukan, membuat batu
ini tergerak ?” Dong Hua memeluk erat Feng Jiu dan memandang dingin Sou Wan “Mo
chuguang, akan mempengaruhi pemulihanmu…” Zhe Yan mendukung “yatou, kau benar
sekali…” Sou Wan protes “eh Qin Jie-ku menikah, mana mungkin aku tidak menghadirinya…
gadis kecil, katakan bagaimana kau menaklukkan batu ini ?” Feng Jiu tersenyum
‘Dong Hua, temanmu satu persatu sudah kembali bersamamu, akupun lebih tenang’ “Shizu,
kau salah bertanya, hal ini harusnya kau tanyakan pada Dong Hua…” Dong Hua
hanya melirik sinis.
Seorang lelaki gagah mendekati mereka “selamat pernikahan
anda berdua Di Jun Di Hou… semoga kalian bersama selamanya…” Feng Jiu tersenyum
manis, bersulang dengan lelaki itu, diikuti Dong Hua “terima kasih…” Feng Jiu
melihat ke Zhe Yan “lao feng huang, tolong periksa dia…” menunjuk ke lelaki
itu. Zhe Yan tidak faham tapi tetap membantu memeriksa “anda butuh biguang,
aura anda masih sangat lemah…” Feng Jiu mengangguk “shushu, dengarkan kata lao
feng huang… jangan berkeliaran lagi…” lelaki itu tersenyum “Di Jun, bisakah
berbicara berdua dengan Di Hou…” Feng Jiu mengangguk “baiklah, Dong Hua, aku
berbicara sejenak dengan shushu, segera kembali…” Dong Hua cemberut, Feng Jiu
cekikikan, mencium pipinya dan berlalu dengan lelaki itu.
Dong Hua terus memperhatikan Feng Jiu yang sedang
berbicara bersama lelaki itu. Zhe Yan “Dong Hua, kau mengenalnya ? siapa dia ?
tampak akrab dengan yatou” Dong Hua “Meng Hao…” Mo Yuan “salah satu dari 72
jenderalmu ?” Zhe Yan “bukankah Meng Hao sudah yuhua ?” Dong Hua “selain
__ADS_1
kalian, jangan sampai ada yang mengetahui hal ini” ketiganya tidak faham tapi
tetap mengangguk. Dong Hua sempat melihat wajah serius lelaki itu ditengah
canda tawa Feng Jiu, sementara Feng Jiu tidak menampakkan perubahan wajah sama
sekali. Segera mereka kembali “Dong Hua, shushu mau mengatakan sesuatu, kita
masuk dulu !” Dong Hua mengangguk, menggandeng Feng Jiu masuk, diikuti Meng
Hao, Zhe Yan, Mo Yuan, dan Sou Wan. Banyak yang melihat dan bertanya-tanya tapi
tidak ada yang berani mengurusi urusan Di Jun.
Setelah sampai di ruang buku, Dong Hua memasang jiejue,
Meng Hao berubah kembali segera berlutut “Di Jun…” Dong Hua “berdirilah…” Zhe
Yan “Meng Hao, bukannya kau sudah yuhua, bagaimana bisa muncul disini ?” Meng
Hao cekikikan melirik Feng Jiu “Zhe Yan Shan Shen, ini ceritanya panjang, lain
waktu aku akan menceritakannya padamu. Di Jun, sebelum aku keluar dari Bai Shui
Shan, sempat melihat Ji Heng yang melampiaskan emosi. Dia sangat marah
mengetahui semua kumbang yang anda musnahkan. Setelah itu, dia sepertinya
akhir-akhir ini giat berlatih dan berhubungan dengan Suo Hun Yu. Oh ini, Di
Jun, ini adalah penawar Qiu Shui Du, aku mengambilnya tanpa sepengetahuannya” memberikan
sebuah botol pada Dong Hua. Dong Hua memberikannya pada Zhe Yan “periksa dan
pastikan…” Feng Jiu “Meng Hao shushu, setelah dari sini, mulailah biguang, tapi
kau akan kemana biguang ? jangan kembali lagi ke Bai Shui Shan” Meng Hao “Zheng
Zhu tenang saja, aku akan kembali ke Hei Feng Shan biguang” Dong Hua mengangguk
“baik juga, Xiao Bai, Meng Hao akan aman di Hei Feng Shan” Feng Jiu mengangguk.
Mereka kembali keluar, menikmati acara, Dong Hua – Feng
Jiu menyulangi beberapa kerabat dan teman. Meng Hao mengambil kesempatan
berbicara berdua Dong Hua, saat Feng Jiu sedang bercanda tawa dengan Jie Lu dan
Yan Ci Wu “Di Jun, apa akhir-akhir ini ada yang difikirkan xiao Di Hou ?” Dong
Hua tercengang “ada apa dengan Xiao Bai ?” Meng Hao “Di Jun, mungkin hanya
perasaanku saja…” menunduk. Dong Hua tidak tenang “apa Xiao Bai mengatakan
sesuatu padamu ?” Meng Hao menggeleng “xiao Di Hou memintaku melindungi anda
sebagai balasan jasanya padaku… katanya karena kesalahanku hingga anda terluka,
sekarang aku bisa menebusnya dengan menjaga anda…” Dong Hua juga merasa ada
yang aneh dengan kata-kata ini “Di Jun, aku merasa xiao Di Hou sedang
merencanakan sesuatu yang berbahaya… tapi mungkin saja aku salah, dari dulu
gadis kecil ini memang paling suka menantang bahaya, tanpa perencanaan apapun…
ah Di Jun, mungkin aku yang terlalu banyak berfikir, anda jangan masukkan ke
hati…” Dong Hua melihat Meng Hao “Meng Hao, kalau kau mau menebusku, bantulah
aku menjaga Xiao Bai. Jika memang terjadi sesuatu, aku ingin kau melindunginya”
Meng Hao mengangguk “walau anda tidak mengatakannya, aku juga akan
melakukannya… Di Jun, aku sudah tua. Semua juga mengira aku sudah yuhua,
keberadaanku hanya memiliki sedikit arti di Si Hai Ba Huang tapi xiao Di Hou
sangat dibutuhkan. Aku yakin, xiao Di Hou berjalan bersama anda akan membawa
kedamaian di Si Hai Liu He Ba Huang” semua mengobrol dengan akrab.
__ADS_1