Return Of God Emperor

Return Of God Emperor
Bab 91 - Kecurigaan Baru


__ADS_3

Mereka pergi ke beberapa


tempat, ada Mo Zu, Yao Zu, Shi Zu, Wu Zu, dan beberapa lainnya. Selama


perjalanan, Feng Wei tidak banyak berbicara, hanya dengan mengibas-ngibaskan


tangan sudah menghukum sekaum-kaum tanpa belas kasih. Feng Wei “masih ada lagi


?” kedua Zun menggeleng “apa yang kau temukan ?” Feng Wei memijat pelipisnya


“kembali ke Cai Hong gong…” bersama langsung kembali ke Cai Hong gong “kalian


beristirahatlah, Jin Shan, Huo Huang ikut denganku…” masuk ke ruang kerja. Hua


Zi, Gun Gun, dan Ling Ling tidak memaksa ikut, menuruti perkataan Feng Wei.


Selama 2 jam, Feng Wei berdiskusi dengan kedua Zun di dalam ruangan.


          Hua Zi masuk ke ruang kerja, menemukan Feng Wei yang sedang


menunduk dan melamun. Hua Zi duduk disamping Feng Wei, perlahan menariknya ke


dalam pelukan “Feng Wei, beristirahatlah…” Feng Wei mendongak “Hua Zi gege,


besok, Qing Yun akan membawa kalian berkeliling. 3 hari lagi ada acara


pertarungan para jenderal, Setelah pengangkatan para jenderal selesai, kita kembali


ke Si Hai Ba Huang” Hua Zi “semua menurutimu… oh besok kau juga ikut ?” Feng


Wei menggeleng, melirik gulungan-gulungan kertas di atas meja “aku harus


menyelesaikan ini semua haih… bersiaplah makan malam, aku mau berendam…” Hua Zi


berbinar “aku menemanimu…” Feng Wei menatapnya tak percaya, mendengar cekikikan


dari Hua Zi.


          Ditempat berendam yang tercium wangi tipis sangat


menenangkan “Feng Wei, apa ada masalah ?” Feng Wei “Hua Zi gege, ada aku, tidak


akan ada masalah” Hua Zi memeluk Feng Wei, bertumpukkan wajah di bahunya “Feng


Wei, Hei Ye…” Feng Wei menggeleng “bukan dia ! Hua Zi gege, walaupun seorang


dewa terkuat, juga hanya bisa membagi 4 bayangannya. Salah satu bagian harus


tetap melekat di tubuhnya. Aku sudah menghancurkan 2 bayangan Hei Ye, hanya


tersisa 2 bagian saja. Hei Ye tidak akan berani mengeluarkan salah satu


bayangan lagi, jika dia masih mau keluar dari segel itu. Aku sangat


mengenalnya, walau diambang kritispun, dia tidak akan mau dirinya digantikan Mo


lainnya. Jadi permainan seperti ini, sudah pasti Hei Ye tidak terlibat”


Hua


Zi mengangguk “lalu asap hitam itu ?” Feng Wei “beberapa iblis itu, ingin


menciptakan raja iblis baru. Zuan Bao Shi Dao sudah kusegel, jadi mereka tidak


dapat masuk kesana. Di Bing Yu Hai, tersimpan serpihan auraku, mereka mencoba


menghisapnya. Bayangan hitam yang terlihat di Tian Ling Dong itu bukan bayangan


yang kembali ke Hei Ye, melainkan mencari jalan untuk menghisap energi Hei Ye”


Hua Zi tersenyum “kau sangat teliti…” Feng Wei nyengir “tapi Hua Zi gege, kemungkinan


ada pihak luar yang ikut campur dan hal itu mungkin berhubungan dengan Si Hai


Ba Huang” Hua Zi tercengang “Si Hai Ba Huang ?” Feng Wei “saat ini belum pasti,


tapi kalau memikirkannya semakin besar kemungkinan Si Hai Ba Huang juga


terlibat” Hua Zi “siapa yang begitu berani !” Feng Wei “kita akan tahu nanti…


tidak masalah…”


Hua


Zi tersenyum “karena Fu Ren sudah mengatakan tidak masalah maka tidak masalah…”

__ADS_1


merangkul mesra pinggang Feng Wei. Hua Zi “Feng Wei, apa yang tertulis di batu


jodoh ?” Feng Wei tersenyum “tidak memberitahumu…” Hua Zi menggelitik Feng Wei,


sehingga terdengar tawa Feng Wei. Hua Zi cemberut membalik tubuh Feng Wei


menghadap padanya “kau sangat nakal…” Feng Wei “haih semua harus kau jalani


sendiri, jika memberitahumu, bukankah tidak seru lagi…” Hua Zi menyombongkan


diri “kau tidak memberitahupun tak apa. aku sudah tahu, tertulis namaku dan


yang mulia Cai Hong Huo Feng di batu jodoh…” Feng Wei membulatkan mulutnya


“ooo… benarkah… siapa Cai Hong Huo Feng ?” bertanya dengan wajah nakal. Hua Zi


menggelitiknya “kau masih nakal, lihat kau nakal sampai mana” mengangkat Feng


Wei, langsung menembus intinya “ah… Hua Zi gege, apa yang kau lakukan ?” Hua Zi


nyengir “menghukum Shen Zhu yang nakal” menggempur Feng Wei sampai kelelahan.


3


hari berikutnya, 3 dewa dewi mengajak mereka yang dari Si Hai Ba Huang


berkeliling dan menjelaskan beberapa tempat-tempat penting di Yu Zhou Da Lu. Yu


Zhou Da Lu sangat teratur, tiap tindakan memiliki tempatnya sendiri. Semua


dikepalai oleh dewa dewi yang berkualitas, tidak ada hal yang krusial yang


membahayakan semesta, tidak akan disampaikan ke Shen Zhu. Jika seperti dewa


dewi sebelumnya yang membicarakan masalah sepele ke Shen Zhu, paling ringan


kultivasi dan diturunkan dari jabatan, paling berat dimusnahkan dianggap tidak


berguna, yang paling sering diturunkan jadi makhluk fana, selamanya tidak bisa


kembali menjadi dewa. Setiap beberapa puluhan ribu tahun, akan diadakan


pertarungan untuk mereformasi semua yang memegang posisi penting di Yu Zhou Da


Lu. Semua akan merasa posisinya tidak aman, mengharuskan mereka berusaha keras


Di


waktu senggang, mereka menghabiskan di ruang perpustakaan Cai Hong gong.


Perpustakaan Feng Wei sangat besar, ukurannya 4 kali perpustakaan Jiu Jong


Tian. Sou Wan “Yu Huang, ini berkali-kali lipat lebih banyak dibanding kitabmu.


Aku melihat kitabmu sampai kepalaku sakit, mungkin karena kebanyakan melaluinya


bersama. Tapi melihat kitab Hong Ling ini, jauh lebih menarik bahkan jika


dibandingkan dengan buku cerita Sie Ming.” Ling Ling “Fu Qin, alangkah baiknya


jika kita bisa bersama Niang Qin melalui saat-saat ini. Hidup Niang Qin


benar-benar sangat menderita, bahkan di setiap kehidupannya” Jin Cheng memegang


pundak Ling Ling “Ling Ling, tidak perlu bersedih. Sekarang ayi sudah bersama


kita, disaat-saat ini, kalian bisa menemani dan menghiburnya.” Gun Gun


tersenyum sedih “hanya sampai saat ini, selain menyusahkan Niang Qin, kita


tidak dapat berbuat apapun” Bai Yi “haih Gun Gun – Ling Ling,   waigong


juga menyesali perbuatan dulu terhadap Niang Qin-mu… tapi semua sudah berlalu,


walaupun menyesal juga tidak dapat berbuat apapun, yang bisa kita lakukan


sekarang adalah jalan kedepannya”.


Ling


Ling “3 hari ini, Niang Qin sangat sibuk, bahkan melewatkan waktu makannya.


Sangat berharap dapat melakukan sesuatu untuk Niang Qin” Qing Yun masuk ke


perpustakaan “dianxia, jika ingin melakukan sesuatu untuk Shen Zhu, inilah

__ADS_1


saatnya” Ling Ling “Qing Yun jie…” Qing Yun “Shen Zhu saat ini sedang


beristirahat di ruang kerja, tampaknya pekerjaannya sudah selesai. Kudengar


kalian mengetahui makanan kesukaan Shen Zhu, bagaimana kalau kalian menyiapkan,


sekalian kami ingin meminta bantuan kalian untuk mengajari membuat masakan


kesukaan Shen Zhu” Wen Xin “baik, dimana dapurnya…” Hua Zi “aku akan melihat


Feng Wei di ruang kerja” beberapa pergi untuk membantu.


Hua


Zi masuk ke ruang kerja, melihat Feng Wei yang menumpuk kepalanya diatas lengan


diatas meja yang sudah rapi dengan gulungan-gulungan kertas ditiap sisinya. Hua


Zi perlahan mengangkat dan menggendong Feng Wei “aku membawamu beristirahat di


kamar”. Feng Wei mengangguk tanpa membuka mata, membiarkan Hua Zi


menggendongnya. Hua Zi menemani Feng Wei beristirahat ‘Feng Wei-ku sangat


hebat… baik sebagai xiao hu li, sebagai Feng Wei, ataupun sebagai Shen Zhu


sangat hebat… kepemimpinanmu adalah sesuatu yang bahkan aku Tian Di Gong Zhu


pun belum bisa melakukannya. Feng Wei, aku akan belajar dengan giat, aku ingin


bisa berdiri disisimu, berjuang bersamamu’.


Disaat


Feng Wei bangun, Hua Zi tidak ada disampingnya, tapi tercium wangi masakan dari


luar. Mencium bau wangi masakan, Feng Wei merasa perutnya berbunyi dan


kelaparan, segera keluar. “Feng Wei, sudah bangun…” Feng Wei tersenyum manis


“wah lapar sekali…” Wen Xin “Hong Ling, ayo… sudah menyiapkan makanan


kesukaanmu…” “wah Huo Feng, ada jatah kami kan !” Long Jin Shan mendekat. Hu


Hou “ada-ada, ayo kita makan bersama… Hong Ling, kau minum sup ini dulu, tidak


baik langsung makan yang berat…” Feng Wei menerima “terima kasih nainai…” Hu


Hou berkaca-kaca “tidak perlu sungkan, kau adalah cucuku…” Feng Wei tersenyum


manis. Semua duduk dan menikmati makanan, sebagai satu keluarga besar “wah


tidak pernah merasakan seperti ini… Huo Feng, akhirnya kau yang paling pertama


berkeluarga…” Feng Huo Huang mengejek, Feng Wei memainkan bibirnya sambil


memakan buah yang dikupaskan Hua Zi.


Ling


Ling “Niang Qin, tugasmu sudah selesai ?” Feng Wei mengangguk “sudah… besok


akan membawa kalian melihat pertarungan… bagaimana di Yu Zhou Da Lu ?” Sou Wan


“sangat besar… sangat banyak tempat menarik disini… oh Hong Ling, siapa yang


pernah dihukum di Bing Shan Dong ?” Feng Wei “ehm Bing Shan Dong, kalau tidak


salah yang terakhir 3 kakak beradik Ma Zu !” menatap ke Long Jin Shan dan Feng


Huo Huang yang mengangguk. Lian Song “kesalahan apa yang mereka perbuat ?” Long


Jin Shan “menyalahgunakan kekuasaan pada rakyat” Bai Ce “apa seberat itu


kesalahan mereka ?” Long Jin Shan menggeleng “mereka sial saja !” melirik Feng


Wei. Gun Gun “Niang Qin yang menghukum mereka ?” Feng Wei mengangguk. Feng Huo


Huang “Gun Gun, kalian belum mengenal keadilan Huo Feng… tapi kadang melakukan


seperti itu baik juga, dijadikan contoh buat yang lain… mereka sial saja,


secara langsung terlihat Shen Zhu kita ini…” Long Jin Shan “kudengar, bahkan


Xue Da Xiong saja tidak mau melahap mereka, jijik dengan darah kotornya” Lian

__ADS_1


Song “jadi apa yang terjadi pada mereka ?” Feng Huo Huang “oh… mereka dijadikan


bola mainan dan kayu bakar…” semua bergidik ngeri.


__ADS_2