Return Of God Emperor

Return Of God Emperor
Bab 400 - Nakal


__ADS_3

Bab 400 –


          Shen Yao tersenyum “kalau begitu, kakek, aku keluar dulu…”


Kakek Li menahan “gadis kecil, kau mau kemana ?” Shen Yao “kakek, kau mau


mencambuk anak bodoh ini. Kalau aku disini, pasti akan melihat wajah


menyeramkannya yang ingin memakanku hiii…” menampilkan wajah ketakutannya.


Kakek Li cekikikan “baik-baik, pergilah istirahat tapi jangan pergi. Kakek


masih ingin berbincang denganmu” Shen Yao tersenyum manis “baik… rasakan anak


bodoh…” berdiri sambil tersenyum usil pada Li Suen.


          Shen Yao keluar dari kamar, melihat tabib yang mengikutinya


“Putri, anda sangat hebat. Selama hamba disini, tidak pernah melihat Kakek Li


seceria itu” Shen Yao “bagaimana kondisinya ? apa masih ada kemungkinan sembuh


?” Tabib menjelaskan “Putri, penyakit ini karena usianya. Jika dari Kakek Li


sendiri, mau merawat diri, hatinya senang dan memiliki semangat hidup. Beliau


masih bisa bertahan beberapa tahun lagi” Shen Yao mengangguk “selama beberapa


hari ini, apa yang terjadi ?” Tabib menjawab “Kakek Li sangat susah diberi


makan, beliau sering menolak dengan segala alasan ! obat yang diberikanpun,


jika tidak mengawasinya minum, pasti dibuang !” Shen Yao tersenyum miring


“kakek yang nakal… sudah menyusahkan tabib !” Tabib tersenyum “yah, kakek yang


nakal.”


          Tabib melihat Shen Yao “putri, wajah anda pucat, apa anda


sakit ?” Shen Yao menggeleng “hanya agak lelah saja !” Tabib meminta ijin


“Putri, meminta ijin memeriksa anda !” “ayo tabib, cepat periksa dia” Xi Juan


mengangkat tangan Shen Yao untuk diperiksa tabib. Tabib langsung memeriksa


“Putri, tubuh anda sangat kelelahan, anda tidak beristirahat dengan baik


beberapa hari ini !” Xi Juan “Tabib, bukakan obat untuknya…” Shen Yao protes


“Xi Juan jie…” Xi Juan “Shen Yao…” belum mengatakan apapun, Shen Yao tiba-tiba


menutup mata, jatuh tidak sadarkan diri.


          Hao Cun langsung menggendongnya “haih… dia terlalu memaksakan


dirinya.” Tian Guang “apa ada kamar untuknya beristirahat ?” Li Suen langsung


keluar “ada apa ? ayo, bawa Shen Yao beristirahat !” melihat Hao Cun menggendong


Shen Yao, segera memahami situasi. Hao Cun menggendong Shen Yao mengikuti Li


Suen. Xi Juan “tabib, periksa Shen Yao dengan baik… beberapa hari ini tubuhnya


sangat kelelahan. Dari kemarin malam, terus memacu kuda hingga tiba disini,


bahkan melewatkan sarapan dan makan siang.”

__ADS_1


          Tabib langsung mengikuti “Putri, jika Wang Jun mengetahui


hal ini, bagaimana baiknya ? Putri adalah Putri kesayangan Wang Jun, haih…”


setelah Shen Yao dibaringkan, Tabib segera melakukan pemeriksaan menyeluruh


“masih baik… masih baik… tidak ada luka… putri hanya kurang istirahat dan


terlalu lelah saja. Hamba akan menyiapkan ramuan untuk merawat tubuhnya” Hao


Cun menyela “tabib, siapkan untuk semua…” Tabib segera mengangguk dan pergi


bersiap-siap.


          Hao Cun melihat Li Suen “Li Suen, beberapa hari ini akan


mengganggumu. Jika tidak leluasa, kami akan mencari tempat lain” Li Suen


langsung tidak senang “Hao Cun, apa yang kau katakan ! aku bahkan berharap


selamanya bersama kalian. Selama kalian di Lu Guo, kalian harus tinggal disini.


Tidak ada yang tidak leluasa, kami sangat berharap kalian tinggal disini !” Mei


Gui “Hao Cun, Shen Yao seperti ini juga karena memperjuangkan kami. Jangan


seperti ini, kami bahkan memohon padanya untuk bisa tinggal disini. Dia ada


disini, adalah keberuntungan buat kami” Li Suen “sudah, hal ini tidak perlu


dibicarakan lagi. Semuanya juga sudah kelelahan, aku akan membawa kalian ke


kamar masing-masing.”


          Xi Juan menyela “Li Suen, Mei Gui, kami sangat berterima


kasih. Aku akan sekamar dengan Shen Yao, siapkan untuk yang lain saja.” Hao Cun


kata-kataku menyinggung. Sebaiknya jangan beritahu kakekmu, jangan sampai


membuatnya orang tua cemas” Li Suen mengangguk “aku tahu yang harus kulakukan


!”


          Demi tidak membuat khawatir satu dengan yang lain, semua


langsung beristirahat. Mereka kembali berkumpul di saat makan malam “masih


belum bangun ?” Hao Cun bertanya, setelah melihat Shen Yao yang masih


berbaring. Xi Juan “biarkan saja dia tidur dan bangun dengan sendirinya.” Hui


Shi “tapi Shen Yao belum makan seharian. Sebaiknya bangunkan dia, dia


memerlukan asupan makanan. Jika menunggunya bangun sendiri, takutnya ini malam,


dia tidak akan dapat tidur kembali” Xin Qian mengangguk “aku setuju ide Hui


Shi. Dia sudah melewatkan 2x makan.”


          Hao Cun “bangunkan saja !” Xi Juan mengangguk, dengan


perlahan membangunkan Shen Yao “Shen Yao… Shen Yao… ayo bangunlah, waktunya


makan malam…” gadis di ranjang, bergoyang-goyang “eng… jangan ribut…” berbalik


membelakangi mereka. Xi Juan tersenyum “ayo gadis cilik… kalau tidak makan, kau

__ADS_1


akan sakit… jika sampai sakit, harus minum obat pahit dan tidak jadi


berkeliling” berbisik di telinganya. Shen Yao mengerucutkan bibirnya “hanya


tahu menindasku… aku akan meminta Fu Wang menghukum kalian !” masih tidak mau


membuka mata.


          Hao Cun “gadis nakal, ayahmu itu jauh dari sini. sebelum


ayahmu itu menghukum kami, kami akan memberimu obat pahit yang banyak” Shen Yao


ngambek “ah kalian ribut sekali !” semua cekikikan. Tian Guang dengan lembut


“Putriku yang manis… ayo bangun… Li Suen sudah menyiapkan Kue Ango yang khas


dari Lu Guo. Kita akan susah menemukannya diluar tempat ini, apa tidak mau


mencicipinya ?” Hui Shi “ah kalau begitu jatahmu untukku saja !” Shen Yao


membuka mata, terduduk dengan wajah cemberut “kalian hanya tahu menindasku !”


semua cekikikan. Bersama-sama keluar, menuju ruang makan., sudah ada tabib,


Kakek Li, Li Suen, dan Mei Gui menunggu mereka.


          Shen Yao duduk bersama lainnya “eh… kenapa kalian semua


belum berganti baju ?” Kakek Li bertanya, setelah melihat penampilan semua. Mei


Gui cekikikan “kakek ingin melihat rupa kalian dalam pakaian gadis !” Shen Yao


menggoda “kakek, ingin melihat tampang putri cantik ini, bisa saja ! tapi malam


ini kakek harus makan 2 mangkok dan minum obat sendiri, bagaimana ?” Kakek Li


cemberut “gadis cilik, kenapa berganti kau yang menindas kakek !” Xi Juan “eh


ini ide yang bagus, Kakek Li meminum obatnya, kau juga harus meminum ramuanmu


tanpa rewelan” Shen Yao langsung tercengang, cemberut “ah aku menggali lubangku


sendiri” semua cekikikan.


          Kakek Li sudah tahu masalah Shen Yao, makanya memaksakan


diri keluar, menjamu semua “ah baik, gadis kecil, kakek akan menemanimu minum


obat.” Shen Yao mencibir “Kakek Li, sudah belajar nakal pada cucu bodohmu”


Kakek Li cekikikan. Mei Gui mempersila “ayo, ayo, kita makan malam. Shen Yao,


ini cicipilah, makanan-makanan ini adalah makanan khas keluarga Li, semoga


sesuai dengan seleramu” Shen Yao melihat macam-macam makanan di atas meja “ehm…


yang mana Kue Ango ?” Mei Gui mengambil sebuah piring kue, menaruhnya di


hadapan Shen Yao “nah ini Kue Ango, kue khas dari Lu Guo. Cicipilah…”


          Shen Yao mengambil 1 dan langsung mencicipinya “hmm… apa


memang rasanya seperti ini ?” Kakek Li menjelaskan “sebenarnya ini sudah


berbeda dengan rasa aslinya. Semenjak Nenek Ango meninggal, tidak ada lagi yang


bisa membuat Kue Ango selezat buatannya” Li Suen “kenapa ? tidak sesuai dengan

__ADS_1


seleramu ?” Shen Yao menggeleng “seperti ada yang kurang dengan kue ini. Ayo


kalian cicipilah !” semua mencicipi tapi tidak mengerti apa yang kurang.


__ADS_2