Return Of God Emperor

Return Of God Emperor
Bab 62 - Tanda Lahir


__ADS_3

Gun Gun “Ling Ling, ini


pemuda yang gege ceritakan padamu… tidak sangka tanpa bantuan, kalian sudah


bertemu… “ Hua Zi pun lebih santai, segera Ling Ling dan Feng Wei menjadi akrab


karena sifat keduanya yang hampir sama. Bai Chen “wah sangat jarang melihat


Ling Ling begitu akrab dengan seseorang” Ling Ling cemberut “si shu gong, kau


menertawakanku… nona Feng jangan masukkan dalam hati” Feng Wei tersenyum “tidak


perlu begitu sungkan, kalian bisa memanggilku Hong Ling” Ling Ling “kalau


begitu, kau juga tidak perlu memanggilku Nu Jun, panggil Ling Ling saja,


panggil dia - Gun Gun. ingat jangan pake Nu Jun, jie, atau gege, seperti kami


sudah sangat tua saja” Zhe Yan mencibir “bukankah kau memang jauh lebih tua


yatou, paling tidak, usiamu sudah 2 x lipat dibanding mereka hahaha” Ling Ling


merengek ke Bai Chen “si shu gong, kau lihat Zhe Yan yeye terus menertawakanku…


si shu gong harus membalasnya untukku…” Feng Wei dan Hua Zi tersenyum melihat


perdebatan mereka.


          Gun Gun menggeleng “ehm Hong Ling, Hua Zi, jangan merasa


aneh, anak ini memang seperti ini, jika diluar menjadi Qing Qiu Nu Jun, didalam


keluarga menjadi gadis yang tidak pernah dewasa” Feng Wei dan Hua Zi hanya


mengangguk tersenyum ‘ini adalah kehidupan keluarga yang tidak pernah mereka


rasakan’. Zhe Yan “ehm karena semua sudah akrab, Hong Ling, Hua Zi, tanda di


kening kalian ?” Feng Wei memegang tanda fengwei hua di keningnya “oh ini


adalah tanda lahir” Bai Chen “ibu dan ayah kalian ?” Hua Zi “kami tidak


mempunyai ayah dan ibu…” semua mengira kedua orang tua mereka telah meninggal


“oh maaf…” Hua Zi “tidak perlu minta maaf, kami memiliki satu sama lain, itu


sudah cukup” menatap lembut Feng Wei. Ling Ling “kalian berdua ?” Hua Zi tanpa


malu “Hong Ling adalah calon istriku, saat kami dewasa, akan segera menikah”


Zhe Yan melirik Bai Chen ‘kenapa sifat tidak tahu malunya, sama persis seperti


Dong Hua !’ Ling Ling dan Gun Gun berooo ria “wah tidak menyangka, kalian sudah


mengenal cinta dari kecil… ehm begini saja, karena kalian tidak mempunyai orang


tua, bagaimana kalau saat menikah, kalian menikah di Qing Qiu ? kami akan


berperan menjadi keluarga kalian” Feng Wei terharu “terima kasih Ling Ling,


tapi itu masih lama, tidak perlu dibahas sekarang” Ling Ling menggeleng “tidak-tidak,


Hong Ling, kau harus berjanji padaku !” Feng Wei terbengong, karena tidak bisa


menolak, hanya bisa pasrah.


Walaupun


baru pertama bertemu, tapi karena keramahan dan keceriaan Feng Wei dan Ling


Ling membuat suasana canggung diantara mereka langsung hilang. Setelah larut,


mereka berpamitan, walaupun Ling Ling dan Gun Gun sudah menawari mereka untuk


tinggal di gua rubah tapi mereka tetap memilih kembali ke atas gunung. Hua Zi


menggandeng tangan Feng Wei berjalan ke atas gunung “Feng Wei, kenapa memakai


nama Feng Huo Cai Hong Ling ?” Feng Wei cekikikan “Feng Wei adalah nama pertama


yang kupilih karena tanda fengwei hua ini, selain Hua Zi gege, sudah tidak ada

__ADS_1


yang mengingat nama itu. Setelah aku menjadi Shan Shen, kupikir aku harus


memiliki satu nama yang bagus. Akupun memakai nama Feng Huo Cai Hong Ling, Feng


Huo dari Feng Huo Cang Ling dan fengwei hua sebagai marga, Cai Hong dari batu


permata, dan Ling dari Ling chi” Hua Zi berfikir “hmm kalau begitu, aku juga


harus mencari nama yang bagus untukku… biar Hua Zi hanya untukmu saja” Feng Wei


cekikikan “Feng Wei, pilihkan nama untukku…” Hua Zi merengek.


Feng


Wei berfikir “Hua Zi gege berasal dari Bi Hai Cang Ling di Dong Huang, tapi


tidak bisa memakai nama Dong Hua” Hua Zi “kenapa ?” Feng Wei “dengar-dengar


dulu ada seorang Tian Di Gong Zhu bernama Dong Hua Di Jun, Dong Hua Zi Fu Shao


Yang Jun” Hua Zi mengangguk “jadi Feng Wei ingin memberiku nama apa ?” Feng Wei


“karena Hua Zi gege berasal dari Bi Hai Cang Ling, bagaimana kalau mengambil Bi


sebagai marga ?” Hua Zi berfikir “Feng Wei memakai Feng Huo, aku memakai Bi Huo”


Feng Wei mengangguk “terus namanya ?” Feng Wei berfikir bersama Hua Zi “Bi Huo


Zi Yu Huang bagaimana ?” Hua Zi mengangguk “baik, Fu Ren mengatakan apapun,


weifu akan menurut…” mencium keningnya, wajah Feng Wei memerah “kau… kau jangan


sembarang memanggil… siapa Fu Ren-mu !” Hua Zi memeluknya “tentu saja Feng Wei


kesayanganku ini ! Feng Wei, aku tidak sabar menjadi dewasa dan menjadikanmu


milikku seutuhnya…” wajah Feng Wei semakin memerah “kau… kau bicara lagi, aku


tidak mau mempedulikanmu lagi…” berlari pergi, Hua Zi segera mengejar dan


menggenggam tangannya.


Sementara


? apa kau yakin gadis itu mirip Xiao Jiu ?” Bai Chen “die, sifatnya, wajahnya,


tanda fengwei hua itu” Zhe Yan “Hua Zi pun sangat mirip Dong Hua, yang


membedakan hanya rambut hitam dan tanda fuling hua di keningnya” Bai Ce “apa


Ling Ling dan Gun Gun mengetahui hal ini ?” Bai Chen menggeleng “kami belum


memberitahu mereka, sebelum memastikannya, aku tidak mau melihat kekecewaan di


wajah mereka” Bai Ce mengangguk “dimana mereka saat ini ?” Zhe Yan “diatas gunung,


mereka akan di Qing Qiu sampai perayaan. Mereka tidak mengingat apapun, gadis


itu sangat pintar dan berhati-hati. oh dia adalah Dewi yang disebut-sebut Dewi


Hong Ling dan diusia muda mereka sudah menjadi Shan Shen” Bai Ce “sebaiknya


panggil Zu Zhe dan Mo Yuan, mungkin mereka bisa memastikan” Bai Chen tersenyum “walau


baru melihatnya, perasaanku mengatakan dia adalah Xiao Jiu, Xiao Jiu-ku sudah


kembali, bahkan lebih hebat dari sebelumnya”.


Ling


Ling “gege, aku merasa Hua Zi sangat mirip denganmu, wajah dan wataknya sangat


mirip…” Gun Gun “jangan sembarang bicara !” Ling Ling “aku tidak sembarang bicara


! aku sangat menyukai Hong Ling, dia memberikanku perasaan akrab…” Gun Gun


tidak berbicara ‘kenapa akupun merasa akrab dengan mereka ? dari saat pertama


melihat Hua Zi, kesan yang diberikannya padaku sangat akrab, seperti Fu Qin…


dan Hong Ling hari ini, mata itu, kesannya seperti Niang Qin… ada apa ini

__ADS_1


sebenarnya ? apa Fu Qin Niang Qin bisa terlahir kembali ?” melihat Ling Ling


‘Ling Ling hanya bersama Fu Qin - Niang Qin tidak 1.000 tahun, tidak mungkin


mengingat mereka. sebaiknya aku membicarakannya dengan Zhe Yan yeye dan tai lao


ye’ “Ling Ling, istirahatlah, sudah malam” tersenyum membelai kepala Ling Ling.


Feng


Wei berbaring bersama Hua Zi di ranjang yang disihir Hua Zi “Hua Zi gege,


memiliki keluarga sungguh sangat baik…” Hua Zi memeluknya “Feng Wei, kau sedih


melihat Ling Ling ?” Feng Wei menggeleng “entah kenapa, sejak pertama kali


bertemu mereka, aku merasakan perasaan hangat di dada ini. Ling Ling, Gun Gun.


Bai Chen shushu. Zhe Yan shushu, aku seperti sudah mengenal mereka sebelumnya”


Hua Zi mengangguk “akupun merasakan hal yang sama, tapi selain Gun Gun, aku


baru pertama bertemu lainnya hari ini” Feng Wei “ah sudahlah, tidak perlu


difikirkan… Hua Zi gege, perayaan masih 2 minggu lagi, bagaimana kalau besok


kita berjalan-jalan ke tempat lain ? kita bisa kembali kemari 3 hari sebelum


perayaan, bagaimana ?” Hua Zi “baik, Feng Wei, apapun yang kau inginkan, aku


akan berusaha mewujudkannya” memeluk erat Feng Wei. Feng Wei tersenyum “Hua Zi


gege, aku menyukaimu, dari pertama melihatmu sudah menyukaimu” Hua Zi


mengangkat wajah Feng Wei, matanya penuh kasih “Feng Wei, aku juga menyukaimu,


dari pertama melihatmu” mengecup singkat bibirnya.


Feng


Wei tercengang, matanya membola, tangannya menutup bibirnya “Hua Zi gege, kenapa


kau begini ? itu… itu ciuman pertamaku…” Hua Zi mengambil tangan Feng Wei,


menurunkannya dari bibir merah Feng Wei “Feng Wei, itu juga ciuman pertamaku…


aku ingin merasakan semua yang pertama denganmu” sekali lagi mencium bibir Feng


Wei, lebih lama dari sebelumnya. Feng Wei tidak berani bergerak, Hua Zi


tersenyum, menambah ciumannya, menuntun Feng Wei untuk membalasnya. Perlahan


Feng Wei membalas ciuman Hua Zi dengan wajah memerah hingga hampir kehabisan


nafas “huh… huh… Hua Zi gege… huh…” Hua Zi tersenyum lembut, mencium kening


Feng Wei dan menariknya masuk ke pelukannya “Feng Wei, aku mencintaimu…”.


Setelah


mengatur nafasnya, Feng Wei tersenyum “benarkah ? kukira Hua Zi gege tidak


menyukaiku, menganggapku pengganggu” Hua Zi cemberut, melerai pelukan “Feng


Wei, aku tidak pernah menganggapmu pengganggu. Apakah itu alasannya kau pergi


meninggalkanku di Bi Hai Cang Ling ?” Feng Wei mengangguk “sebelum aku banyak


berharap, sebaiknya aku pergi, aku tidak mau mengganggumu” Hua Zi memeluk Feng


Wei “Feng Wei, selanjutnya jangan pernah meninggalkanku lagi. kau tidak tahu


ribuan tahun ini, aku sangat merindukanmu. Saat kau ke Bi Hai Cang Ling menanam


pohon fengwei hua, aku sedang keluar mencarimu. Aku berusaha mencari kabarmu


dan keberadaan Feng Huo Cang Ling” Feng Wei terkejut “benarkah ?” Hua Zi


mengangguk “Hua Zi gege, aku akan membawamu ke Feng Huo Cang Ling besok” Hua Zi


mengecup kening Feng Wei “baik, sudah lelahkan ? tidurlah…” Feng Wei tersenyum

__ADS_1


manis, masuk ke pelukan Hua Zi. Hua Zi tersenyum lembut melihatnya, memejamkan


mata dan tertidur.


__ADS_2