
Raja dan Permaisuri
mendengar berita penyerangan Yang Guang, mengirimkan obat-obatan dan makanan
bergizi ke Akademi Kerajaan. Ketujuh wakil sangat memperhatikan kesembuhan Yang
Guang, membantunya mengawasi kinerja para pelajar. Yang Guang hanya sesekali menampakkan
wajahnya, lebih banyak meneliti adanya petunjuk yang dilewatkannya. Seperti
yang sudah diprediksinya, hari berikutnya datang prajurit yang melaporkan
kematian para pembunuh. Huang Guang “Yang er, apa yang kau rencanakan untuk
mereka yang disini ?” Yang Guang “tidak ada, semuanya menunggu setelah
kelulusan. Sebagai pelajar, mereka tidak memiliki kesalahan. Setelah kelulusan,
kita akan bermain…”
Lu
Teng “bagaimana setelah kelulusan ? apa kau akan tetap menjadi Pengawas Akademi
Kerajaan ?” Yang Guang menggeleng “aku tidak tahu, sungguh merepotkan status
ini, tapi disini juga adalah tempat terbaik mengumpulkan informasi” Tian Ling
“menurutku, masih ada waktu setahun, kau bisa tetap menjadi Pengawas Akademi
Kerajaan. Tidak perlu mempedulikan para pengagum itu, kami akan selalu berada
disisimu” Ye Xing “Yang er, kau tidak perlu mempedulikan mereka… mau dimanapun
memang pesonamu selalu terpancar, tidak terhindarkan !” Yang Guang cekikikan
“yang kau katakan benar juga hahaha…” semua tertawa. Shui Lan “sudah sibuk
setahun, bukankah kita belum bersenang-senang di ibukota ! Bagaimana jika
setahun kedepan kita bersenang-senang ?” semua tersenyum dengan wajah jahil.
Waktu
10 hari sudah selesai, Yang Guang mengajar dan mengawasi sendiri di hari ke-10
“baik, saat ujian, lakukan semampu kalian !” “baik Pengawas…” bergegas keluar
Akademi menikmati waktu santai mereka sebelum ujian kelulusan. Sementara Yang
Guang dan tujuh temannya kembali ke istana “ah, aku ingin makan kue kacang
hijau… ah manisan plum…” Yang Guang mengoceh tidak jelas sambil
berbayang-bayang sendiri, lainnya menggelengkan kepala “aku bingung melihatmu,
sebenarnya darimana asalmu ? nafsu makanmu begitu besar tapi badanmu begitu
kecil, lari kemana semua makanan itu ?” Tian Ling mencibir. Yang Guang “bilang
saja kalau iri… tubuh kalian tidak sebagus diriku hahaha…” Shui Lan “eh Da Ren,
kenapa semakin lama, anda semakin narsis saja ?”
Jing
Guang tersenyum “ayo, kutemani mencari makanan mengisi perut kecilmu itu…” Dian
Lan “enak aja, kami juga ikut…” berjalan berdelapan menelusuri pasar malam
ibukota dan kembali menemui penghadang “haih… aku masih ingin menikmati
malamku, kenapa kalian datang lagi cih…” Yang Guang menggerutu “nikmati dalam
kuburanmu…” jawab salah satu pembunuh, yang segera menyerang mereka “ayo kita
olahraga menurunkan makanan tadi…” Huang Guang dengan senyum sinisnya. Yang
Guang masih tidak terima “ah… makanan enakku…” Jing Guang “nanti akan kubelikan
lebih banyak…” Yang Guang “cih, kalian tidak bisa melihatku senang sebentar
__ADS_1
saja… 10 menit waktu kalian…” segera melawan.
Semua
masyarakat sudah menyingkir, memberi mereka ruang pertarungan. Yang Guang
memasukkan 1 tusuk manisan plum ke mulutnya, bertarung dengan cantik. Tidak
sampai 10 menit, semua penyerang sudah mereka jatuhkan “Shui Lan…” mendengar
namanya disebut, Shui Lan segera memeriksa semua pembunuh dan mengeluarkan
racun yang tersimpan di mulut mereka sebelum sempat digunakan. Yang Guang
tersenyum menyeramkan “bukankah kalian sangat suka bermain ? sekarang saatnya
kami bermain bersama kalian. Prajurit bawa mereka ke pengadilan, jika ada salah
satu yang hilang maka nyawa kalian taruhannya” mendengar kata-kata dingin Yang
Guang dan aura menyeramkan yang dikeluarkannya, para prajurit segera mematuhi
perintah.
Kali
ini, Huang Guang, Ye Xing, Lu Teng dan Shui Lan mengikuti para prajurit.
Sementara lainnya menemani Yang Guang membereskan tempat pertarungan dan
membeli makanan lainnya. Disaat Yang Guang sampai di pengadilan, semua sudah
menunggunya bahkan beberapa hakimpun sudah berdiri disana “apa yang kalian
lakukan disini ?” Yang Guang melihat ke beberapa hakim “Da Ren…” “Huang er,
bawa mereka semua ke tahanan. Mulai besok, beri mereka latihan Ba Li !” Huang er “Laksanakan Da
Ren…” sebelum dibawa pergi, terjadi pembicaraan di antara penyerang dan Yang
Guang “kau tidak membunuh kami ?” “apa keuntunganku membunuh kalian ?” “kau
tidak bertanya apapun ?” “kalau yang mulia bertanya, apa kalian akan menjawab
waktuku melakukan hal yang tidak berguna !”
“Putriku,
apa yang ingin kau lakukan ?” Raja bertanya begitu Yang Guang masuk ke istana.
Yang Guang acuh tak acuh “aiyo die, kau memanggilku datang hanya untuk bertanya
hal tidak penting begini !” Sang Raja tersenyum “ini bukankah die merindukan
masakanmu !” Yang Guang mencibir “cih, tidak masak hingga selesai kelulusan”
Sang Raja berkaca-kaca “aiyo putriku yang baik, kau lihat die sudah mengurus
menunggu masakanmu…” “ini buatmu…” Yang Guang memberi 1 bungkusan kue ke Raja.
Raja melihatnya dan menghela nafas “haih yang mulia terpaksa menerimanya”
sambil mulai memakan kue di tangannya.
“ayo
katakan, apa yang mau kau lakukan ?” Sang Raja bertanya santai. Yang Guang
minum tehnya dengan santai “hanya bersenang-senang… sudah selesai di Akademi
Kerajaan, waktunya aku bersenang-senang…” Sang Raja mengangguk “apa rencanamu
untuk Akademi Kerajaan ?” Yang Guang “selama masih pelajar di Akademi
Kerajaan, mereka tidak bersalah. Yang
bersalah adalah status mereka diluar. Aku belum memulai, mereka sudah tidak
sabar. Jadi biarkan saja mereka masuk ke tanganku” Sang Raja mengangguk “tapi
orang tua, bukankah kau juga keterlaluan !” Sang Raja mengerutkan kening
__ADS_1
mendengar hardikan Yang Guang “itu semua bukanlah keinginanku Tuan Putriku…”
Yang Guang berdecak kesal “bukan keinginanmu tapi kau tetap mengizinkannya.
Jika tidak mau ya tolak saja, untuk apa peduli lainnya. Sekarang menghancurkan
berapa banyak, itu juga semua tidak lepas dari tanggung jawabmu…” Sang Raja
cemberut “aku sudah tahu salah Tuan Putri”
Permaisuri
tersenyum mendengar pembicaraan ayah dan anak “Yang Guang, jika saja kau lahir
lebih awal dan seorang pria, niang pasti menikahimu. Orang tua ini hanya punya
taring tapi tidak punya nyali…” “Rui er…” Sang Raja membelalakkan matanya
mendengar sindiran Permaisuri yang sedang cekikikan. Yang Guang “dengar itu
orang tua, pesonamu bahkan kalah olehku…” Sang Raja protes “eh, pesonamu ini
datangnya dariku dan ibumu.” Yang Guang mencibir “cih, apa yang kau berikan
padaku selain masalahmu ?” Sang Raja cemberut kembali “maaf Tuan Putri…” Yang
Guang “anda menyusun segala pengajaran seperti itu untukku, kenapa anda tidak
mencobanya sendiri ? mungkin saja bisa meningkatkan sedikit nyali kecilmu itu
hahaha…” Sang Raja “Rui er, ajari putrimu ini…” Permaisuri “yang dikatakan
putriku sangat benar, kau harusnya menjalani pengajaranmu sendiri !” Sang Raja
semakin cemberut melihat ibu dan anak yang menertawakannya.
Yang
Guang lembali ke Yue Xing gong “Yang er, kapan mempersiapkan hutan kerajaan ?”
“aku sudah melihatnya 2 kali, tidak perlu melihat lagi” Yang Guang menjawab
acuh tak acuh “Da Ren, yang lain libur mempersiapkan diri. Kami malah harus
mengawasi latihan Ba Li” Tian Ling protes. “kalau kalian tidak bersedia juga
tidak masalah… aku yang akan mengawasi sendiri… lagipula aku malas keluar,
lalat-lalat itu tidak berhenti berisik di telingaku… aku ingin bersantai
sejenak dari kebisingan…” Jing Guang “aku menemani Yang er, aku juga malas
keluar… lagipula sudah lama tidak berlatih, aku ingin menyegarkan tubuhku
sebelum ujian…” Huang Guang “aku juga menemani Yang er, kalian pergilah
bersenang-senang, kami akan bersenang-senang di tempat latihan” Shui Lan “yah
aku juga mau bersantai, menyegarkan fikiran…” Dian Lan “lagipula setelah ini,
kita tidak akan kurang bersenang-senang. Aku juga ingin ikut latihan,
merenggangkan otot” Lu Teng “Yang er, kami semua bersamamu… sebaiknya kita
mencari tempat sendiri 3 hari ini…” Yang Guang “aku sudah mempunyai tempatnya…”
tersenyum penuh arti, yang lain pun tersenyum.
Hi... hi...
mulai minggu ini, othor tambahkan update 2 bab di hari minggu.
selama tidak ada halangan, othor usahakan update tiap hari ya !
Btw anyway busway, othor minta ide nih, Feng Wei imut kita kultivasi 7 x...
Othor hanya berniat membuat cerita 1 kultivasi, apa ada yang penasaran cerita kultivasi lainnya ?
komen dikolom komentar ya !
__ADS_1
luv u readers.