
Bab
332–
Dong Hua memeluknya kembali “Feng Wei, aku tidak akan
membiarkan apapun mendekatimu. Aku akan selalu berada disisimu. Apapun yang
terjadi, aku akan melindungimu. Jika harus mati, maka aku yang akan mati
terlebih dahulu. Aku tidak akan mengijinkanmu meninggalkanku lagi, mengerti !” Huo
Feng tersenyum mengangguk “Hua Zi gege, ada dirimu sungguh sangat baik.”
Dong Hua melerai pelukan “salah, ada dirimu maka semua
adalah hal baik. Feng Wei, aku mencintaimu” mencium bibir merah Huo Feng, melanjutkan
dengan makan Zi Shu Bing. Dong Hua mencurahkan semua ketakutannya dan
kekhawatirannya dalam Zi Shu Bing kali ini. Mereka melakukan berkali-kali tanpa
mempedulikan yang lain yang sedang menunggu diluar.
Dong Hua – Huo Feng keluar dari kamar menjelang makan
malam. Huo Feng masih murung, bukan karena hal bau darah, tapi karena badannya
yang sakit semua oleh Dong Hua. Dong Hua hanya nyengir dan melayaninya makan.
Selesai makan malam, mereka kembali tertidur. Huo Feng kelelahan karena
aktivitas bersama Dong Hua.
Esoknya, Huo Feng sudah ceria kembali membuat semua lega
melihatnya. Xin Xin dan Ling Ling segera memeluknya “Niang Qin, jangan seperti
itu lagi, membuat kami takut. Niang Qin, apapun yang terjadi, kami akan selalu
ada untuk Niang Qin. Niang Qin tidak sendiri lagi, ada kami disisi Niang Qin” Huo
Feng tersenyum lembut “putri-putriku sudah dewasa, sudah bisa mengkhawatirkan
Niang Qin” Ling Ling berdiri tegap “tentu saja. Akukan sudah Di Xian di Yu Zhou
Da Lu” diikuti Xin Xin yang tidak mau kalah “lihat saja sebentar lagi aku pun
akan naik peringkat Yu Zhou Da Lu” semua tertawa.
Semua mengikuti rapat di aula istana, Huo Feng
mereformasi pemerintahan, meningkatkan pertahanan, dan menghilangkan semua
kemungkinan pemberontakan untuk 200 tahun kedepan. Sekarang semua sangat
menghormati Wang Hou ini, mengakui kehebatan dan kepintarannya. Hanya dalam
beberapa bulan, kerajaan Ming sudah berubah menjadi kerajaan terkuat.
Dong Feng tidak berlama-lama memusingkan masalah
kerajaan. Mereka melanjutkan perjalanan mereka dan tujuan turun kealam fana.
Menemukan beberapa kultivasi dewa yang dihukum Dong Hua dan mempermainkan
mereka. Selalu membuat jenderal Ming pusing mencari mereka, Wang Jun dan Wang
Hou ini sangat jarang berada di istana. Selalu membuat jenderal Ming
terperanjat dengan tingkah mereka, terkadang sangat baik, terkadang sangat
__ADS_1
jahil, terkadang sangat berwibawa, terkadang sangat menyeramkan, terkadang
seperti anak kecil. Beberapa kali ikut mengawal perjalanan anggota kerajaan tetap
tidak membuat jenderal Ming memahami sifat para pemimpin kerajaan ini. Dua
tahun kemudian, saat jenderal Ming merasa sudah mulai memahami sifat para
pemimpin, dia dikejutkan lagi dengan perubahan sifat mereka kembali ke dua
tahun sebelumnya.
Setelah kembali ke Si Hai Ba Huang, diketahui ternyata
Lie Tai Sun dan ayahnya juga termasuk kultivasi dewa pengagum dan pemuja Huo Feng.
Dong Hua menambah hukumannya, selamanya tidak bisa menjadi dewa lagi. Sehari di
alam dewa, setahun di alam fana, mereka hanya meninggalkan Si Hai Ba Huang 2
hari. Huo Feng yang penasaran kisah yang ditulis Sie Ming bisa sampai
menghasilkan jenderal Lie dan Lie Tai Sun, pun mulai membaca tiap kisah
kultivasi para dewa.
Rencana awal yang akan kembali ke Yu Zhou Da Lu ditunda,
disebabkan akan adanya pengangkatan Ching Ching menjadi Qing Qiu Nu Jun. Selama
beberapa bulan kedepan, Ching Ching dan Ling Ling berada di Tai Chen gong,
mendapat pengajaran langsung dari Huo Feng. Ling Ling “Ching Ching, kau sangat
beruntung, bisa mendapat pengajaran langsung dari Niang Qin” dengan mata
berkaca-kaca melihat Huo Feng.
Huo Feng membelai kepala Ling Ling “kau sudah
mengajari kalian secara langsung, Dong Feng Yue Ling gong zhu…” tersenyum
lembut. Ling Ling mengangguk “Niang Qin harus menepati kata-kata Niang Qin…”
Huo Feng mengangguk. Huo Feng melihat Ching Ching “senjata-mu sudah siap ?”
Ching Ching mengangguk, mengeluarkan sebuah kotak kecil “hmm… pedang lentur ?”
Huo Feng melihat isinya yang seperti sabuk pedang yang dipakainya di alam fana
sebelumnya.
Ching Ching mengangguk “aku memberinya nama Wang Ling
Jian…” Huo Feng memainkan alisnya “hmm… kau sudah siap…” Ling Ling “masih 15
hari lagi menuju pengangkatan. Ching Ching, kau bisa mempersiapkan semuanya…
gugu yakin dengan penguasaan kekuatanmu, tidak akan ada yang menyusahkanmu !”
Ching Ching mengangguk mantap. Huo Feng “berhati-hati pada tantangan yang
muncul !” Ling Ling “semenjak kasus Nie Chu Ying terdahulu, tai lao ye sudah
mengembalikan semua peraturan seperti semula” Huo Feng “cukup lakukan semampumu
!” Ching Ching “terima kasih nasihat nainai dan gugu, ching ching akan selalu
ingat !” keduanya tersenyum lembut.
Dong Hua masuk, duduk disamping Huo Feng “Feng Wei,
__ADS_1
sudah selesai ?” Huo Feng mengangguk “Ching Ching sudah siap…” Dong Hua
tersenyum manis “bagus sekali…” Ling Ling mencibir “Fu Qin, kau bukan datang
kemari untuk merebut Niang Qin kan !” Dong Hua “Feng Wei adalah milikku… kalian
yang datang mengganggu !” Ling Ling berdecak kesal “cih…” Ching Ching cekikikan
“jika suatu hari aku memiliki pasangan, aku ingin seperti nainai dan yeye…” Huo
Feng tersenyum membelai kepala Ching Ching “setiap orang memiliki kisahnya
sendiri, Ching Ching akan menemukan yang sesuai dengan hatimu…” Ching Ching
mengangguk, semua tersenyum lembut melihatnya.
Beberapa hari sebelum pengangkatan, seluruh keluarga
Dong Feng sudah berada di Dong Feng yuan. Mengetahui seluruh keluarga Dong Feng
akan hadir pada saat acara pengangkatan, hampir seluruh dewa dewi Si Hai Ba
Huang menyempatkan diri untuk menghadirinya. Aturan Qing Qiu yang mengizinkan
semua datang tanpa menyebar undangan, menjadi pelancar jalan bagi semua dewa
dewi yang penasaran itu.
Dong Hua dan Huo Feng duduk di tempat tertinggi, dibawah
mereka duduk Hu Di dan Ling Ling. Dong Hua menunjukkan keposesifannya, dengan
memeluk Huo Feng, menikmati permen madu rubah merahnya. Huo Feng “tidak
menyangka, suatu hari aku kembali menghadiri acara pengangkatan Qing Qiu Nu Jun
ini ! masih teringat saat dulu Hua Zi gege membantu menangani Nie Chu Ying !”
Dong Hua membelai kepalanya “hmm… kedatangan Nie Chu Ying membantu mengumumkan
hubungan kita !”
Huo Feng “wah Hua Zi gege, kau dewa yang licik… hmm…
bukannya saat itu kau bersiap-siap meninggalkanku !” Dong Hua mengecup kening
Huo Feng “Feng Wei, saat itu aku sungguh berfikir akan selamanya bersamamu !
kupikir bisa menyelesaikan segalanya sendiri, dan memberikan kehidupan bahagia
untukmu !” Huo Feng mencibir “kau juga menutupi lukamu dariku !” Dong Hua
memelas “aku tidak akan melakukannya lagi Fu Ren… Fu Ren pun tidak boleh
menutupi apapun dariku lagi… kita sudah impas, bagaimana ?” Huo Feng “hmm… yang
mulia dengan berat hati mengabulkan permintaan anda!” terkesan acuh tak acuh.
Dong Hua mengeratkan pelukannya “kalau begitu yang mulia Di Jun berterima kasih
pada Shen Zhu yang agung…” Huo Feng cekikikan, Dong Hua tersenyum manis.
Sou Wan mencibir “dimanapun tempatnya, mereka tidak lupa
mengumbar kemesraan !” Lian Song menambahkan “Dong Hua bahkan ingin berbuat
lebih dari pada itu hihihi…” Zu Zhe “setelah acara, mereka akan segera ke Yu
Zhou Da Lu. Entah kapan bisa bertemu mereka lagi !” murung. Lian Song “keberuntungan
berpihak pada semua dewa dewi itu, kali ini Dong Hua tidak menurunkan hukuman !
__ADS_1
Sie Ming bisa bernafas lega hihihi…” Sou Wan “haih… aku akan sangat merindukan
mereka…”