Return Of God Emperor

Return Of God Emperor
Bab 202 - Ulang Tahun Xiao Shen Zhu


__ADS_3

Xiao


Huo Fengmemakan kue ulang


tahun, sambil menyaksikan pertunjukan Gun Gun, Ling Ling, Xiong Xiong, dan Xin


Xin. Keempat anak menggabungkan sihir mereka, mengangkat air dan bunga yang


menari dengan tiupan angin dan api yang membakar dari bawah, menghasilkan uap


dan embun yang terpancar sinar matahari menghasilkan pelangi. Xiao Huo Feng sangat


senang dan tidak menyangka keempatnya bisa berkolaborasi menghasilkan sesuatu


yang menakjubkan seperti ini. Xiao Huo Feng bertepuk tangan diikuti semuanya


“bagus… bagus… hebat… hebat sekali…”


            Muncul


empat unicorn yang terbang, menembus pelangi, masing-masing membawa tulisan


“‘Yi Jia’ ‘Yi Xin’ ‘Yongyuan’ ‘Zai yiqi’ (sekeluarga sehati bersama selamanya)”


semua berdiri tepuk tangan. Keempat anak berlari menghampiri dan berpelukan


bersama Dong Hua dan Xiao Huo Feng yang terbelalak “Niang Qin, kami mencintaimu…”.


Xiao Huo Feng cekikikan “nakal… baik, karena ini adalah niat baik kalian, yang


mulia memaafkan kalian…” semua menunduk “terima kasih Shen Zhu, tidak menghukum


kami…” tertawa bersama.


            Selanjutnya


adalah pertandingan musik, para peserta menghadap ke Wang Shen Hai dan


memainkan alat musiknya. Efek terbaik yang mempengaruhi air menjadi


pemenangnya. Semua adalah dewasa yang berubah tentu saja rata-rata mahir dalam


bermusik, yang memenangkan pertandingan adalah Lian Song karena paling


menguasai air. Xiao Huo Feng hanya menikmati semua pertunjukan dan pertandingan


pada hari pertama tanpa ikut serta didalamnya. Bai Yi Fu Ren dan Hu Hou


menyiapkan semua makanan kesukaan Xiao Huo Feng.


            Hari kedua,


pertandingan yang dibuat seperti versi alam fana dengan syarat, tidak boleh


menggunakan sihir, semua harus tenaga sendiri. Ada pertandingan sepak bola dan


tarik tambang. Tarik tambang kali ini perkeluarga, keluarga Dong Feng bersama


Xiong Xiong dan Xin Xin berempat. Gun Gun sekeluarga dan Ling Ling juga sekeluarga,


sedangkan kedua Zun Wang bersama Sie Ming yang tanpa pasangan. Pertandingan sepak


bola dimenangkan tim Dong Feng yang paling lincah dan kompak diantara semua


keluarga. Pertandingan tarik tambang, dimenangkan oleh keluarga Mo Yuan, karena


Sou Wan yang paling heboh berteriak.


            Selain


itu, pertunjukan hari kedua adalah dari semua, membuat fenomena alam dengan


menggunakan aura mereka. Semua berdiri berkelompok menurut aura mereka. Aura angin


membuat tornado, aura api membuat bola api meyerupai matahari, aula alam dan


tanah membuat monster batu raksasa, aura air membuat naga air raksasa, dan terakhir


Zuo Zun – You Zun membuat aurora pelangi. Bersama, mereka membuat atraksi naga


dengan raksasa batu yang mengendalikan bola api. Naga air bergerak dalam


pusaran tornado, terbang mengejar bola api. Percikan-percikannya berubah

__ADS_1


menjadi kembang api yang terlihat seperti bintang-bintang yang berkelap kelip. Semua


berbenturan menghasilkan sebuah pemandangan gunung salju dengan bayangan berlian


permata pelangi dan ketujuh telur warna warni. Xiao Huo Feng menonton tanpa


berkedip dengan senyuman manisnya dan tepuk tangan yang meriah. Dong Hua


tersenyum lembut melihat keceriaan Xiao Huo Feng.


            Pada


hari ketiga adalah pertandingan berburu, ada sirip naga, bulu phoenix, air mata


duyung, permata rubah, dan pil kekuatan. Semua sudah disembunyikan secara acak


di dalam hutan oleh Hu Di dan Bai Yi. Semua harus berburu mencari kelima benda,


yang berhasil mendapatkan paling banyaklah yang menang. Sesuai dengan


peraturan, tidak mengijinkan adanya penggunaan sihir. Semua diizinkan


memperebutkan benda-benda tersebut tapi harus bermain jujur, jika tidak akan


dikeluarkan. Semua masuk bersama keluarga masing-masing. Seperti sebelumnya,


keluarga Dong Feng bersama Xiong Xiong dan Xin Xin berempat sebagai 1 tim.


            Dengan


seluruh kemampuan, mereka memperebutkan kelima benda itu. Hasilnya keluarga Dong


Feng, berhasil mendapatkan air mata duyung dan permata rubah. Kelompok Zun Wang


dan Sie Ming mendapatkan bulu phoenix, keluarga Mo Yuan mendapatkan pil


kekuatan, dan keluarga Ling Ling mendapatkan sirip naga. Sementara keluarga


yang lain tidak mendapat apapun, selain kalah bersaing dengan lainnya, beberapa


juga terkena kejahilan Xiao Huo Feng. Beberapa juga tampak lebih sungkan dan


kalem dibanding lainnya yang mencari dengan menggebu-gebu. Mereka semua keluar


dari hutan dengan riang gembira dan belepotan lumpur dan tanah. Pasangan Hu Di


hutan, tersenyum menggeleng-gelengkan kepala.


            Melihat


semua sudah keluar dngan tampang penuh kotoran, Xiao Huo Feng membuat hujan,


menambah keceriaan permainan. Semua tertawa bermain perang air di tengah hujan


yang mengguyur, membersihkan kotoran lumpur di tubuh mereka. Hu Di, Hu Hou, Bai


Yi, Wan Xin, Mi Gu, Mu Yun, dan Chong Lin, menyiapkan sup penghangat untuk


semua anak-anak nakal itu.


            Selesai


makan siang, Zuo Zun dan You Zun yang membuat pertunjukan anak-anak dan hewan-hewan


yang didatangkan dari dunia ilusi. Mereka seperti bermain sirkus dipanggung


yang diciptakan Zuo Zun dan You Zun. Xiao Huo Feng yang awalnya hanya melihat


pertunjukan dengan seru, berdiri dan memanggil ketujuh anak hewannya ikut


bermain. Dong Hua pun menemaninya ikut dalam pertunjukan. Sesuai yang telah


diperkirakan semua, Xiao Shen Zhu inilah, yang mengambil alih pusat pertunjukan


yang mereka siapkan. Hewan-hewannya seperti sudah sangat terlatih mengikuti


semua langkah dan permainan dari Xiao Shen Zhu. Hewan-hewan dunia ilusi lainnya,


yang didatangkan Zuo Zun dan You Zun pun meninggalkan anak-anak lain dan


mengikuti Xiao Shen Zhu. Sebagai hasilnya, semua kembali ke tempat


masing-masing dan menyaksikan pertunjukan dadakan Xiao Shen Zhu bersama para

__ADS_1


hewan-hewan di angkasa. Sangat jelas terlihat, ketujuh anak hewan yang sangat


overprotektif pada Xiao Shen Zhu. Ketujuhnya mengelilingi Xiao Shen Zhu, hanya


mengijinkan hewan-hewan lainnya untuk mengikuti mereka dan bukan mengikuti Xiao


Shen Zhu.


Zuo Zun menggoda Dong Hua “lihat Di Jun, bukan hanya


anda yang over protektif pada Xiao Shen Zhu ini hahaha…” Dong Hua acuh tak acuh


“apapun itu, Feng Wei hanya milikku…” semua tertawa mendengarnya. Ching Ching “wah


nainai hebat sekali… yeye, Ching Ching ingin memiliki hewan seperti nainai…”


mendekati Dong Hua. Dong Hua membelai kepala Ching Ching “Ching Ching harus


berusaha menjadi kuat dulu dan mencari hewan untuk dijadikan sahabatmu” Ching


Ching mengangguk”alangkah baiknya jika nainai mau memberikan 1 hewan padaku…


yeye, bukankah nainai yang menghadiahkan Fu Qin dan gugu, unicorn. Bisakah meminta


unicorn untukku pada nainai…” Dong Hua menatap Ching Ching “nainai pasti akan


dengan senang hati memberikannya pada Ching Ching, tapi Ching Ching tidak boleh


menyusahkan nainai…” Ching Ching mengangguk antusias.


Chang Chang yang mendengar pun menginginkannya “waigong,


Chang Chang juga mau…” Dong Hua cemberut “anak kecil, urus anak-anak kalian,


jangan menyusahkan Fu Ren-ku…” Ling Ling dan Gun Gun cekikikan. Chang Chang


merengek “ah waigong pilih kasih… kenapa Ching Ching boleh, Chang Chang tidak


boleh… waigong…” Dong Hua menghela nafas kasar “haih Chang Chang – Ching Ching,


ini adalah ulang tahun Feng Wei… kalian meminta sesuatu padanya saat ini


bukankah tidak baik ? bukankah seharusnya cucu-cucu yang manis ini yang memberi


hadiah pada Feng Wei ?” Chang Chang cemberut melihat Ching Ching “baik waigong,


berarti saat Chang Chang ulang tahun, Chang Chang bisa meminta hadiah hewan


pada waipo kan ?” menatap Dong Hua penuh harap. Dong Hua pun pasrah, hanya bisa


mengangguk.


Selesai makan malam, mereka berbaring di hamparan


rumput, memandangi langit berbintang Qing Qiu. Segera Dong Hua memulai


permainan kembang api dengan tema, kebersamaan mereka dari awal kenal, pertemuan


di dapur istana Tai Chen, pertemuan dengan rubah kecil, pertemuan di Qing Qiu,


kebersamaan di Fan Yin Gu, pertarungan pedang calon Nu Jun, pernikahan Dong Hua


Di Jun – Qing Qiu Bai Feng Jiu, pertemuan Hua Zi dan Feng Wei, pernikahan Hua


Zi – Feng Wei, dan lain sebagainya. Selama 2 jam, kembang api terus menggelegar


di angkasa memutar kisah Dong Feng. Di saat terakhir, Xiao Huo Feng menembakkan


cahaya ke angkasa, sebuah kembang api raksasa meledak, membuat gambaran


kebersamaan semuanya.


Sambil menikmati langit berbintang Qing Qiu, Dong Hua


kecil memeluk Xiao Huo Feng “Feng Wei, apa kau bahagia ?” tidak mendapat


jawaban dari Xiao Huo Feng, Dong Hua melihat Xiao Huo Feng yang sudah tertidur


dengan senyum manis di bibir mungilnya. Dong Hua mencium seluruh wajah imut


Xiao Huo Feng “Selamat ulang tahun Feng Wei-ku, semoga kamu sebahagia ini


selamanya. Aku mencintaimu” berubah kembali dan membawa Xiao Huo Feng masuk

__ADS_1


beristirahat ke Dong Feng Yuan. Melihat Xiao Huo Feng yang sudah tertidur,


semua pun berubah kembali ke wujud semula.


__ADS_2