
Xiao
Huo Fengmemakan kue ulang
tahun, sambil menyaksikan pertunjukan Gun Gun, Ling Ling, Xiong Xiong, dan Xin
Xin. Keempat anak menggabungkan sihir mereka, mengangkat air dan bunga yang
menari dengan tiupan angin dan api yang membakar dari bawah, menghasilkan uap
dan embun yang terpancar sinar matahari menghasilkan pelangi. Xiao Huo Feng sangat
senang dan tidak menyangka keempatnya bisa berkolaborasi menghasilkan sesuatu
yang menakjubkan seperti ini. Xiao Huo Feng bertepuk tangan diikuti semuanya
“bagus… bagus… hebat… hebat sekali…”
Muncul
empat unicorn yang terbang, menembus pelangi, masing-masing membawa tulisan
“‘Yi Jia’ ‘Yi Xin’ ‘Yongyuan’ ‘Zai yiqi’ (sekeluarga sehati bersama selamanya)”
semua berdiri tepuk tangan. Keempat anak berlari menghampiri dan berpelukan
bersama Dong Hua dan Xiao Huo Feng yang terbelalak “Niang Qin, kami mencintaimu…”.
Xiao Huo Feng cekikikan “nakal… baik, karena ini adalah niat baik kalian, yang
mulia memaafkan kalian…” semua menunduk “terima kasih Shen Zhu, tidak menghukum
kami…” tertawa bersama.
Selanjutnya
adalah pertandingan musik, para peserta menghadap ke Wang Shen Hai dan
memainkan alat musiknya. Efek terbaik yang mempengaruhi air menjadi
pemenangnya. Semua adalah dewasa yang berubah tentu saja rata-rata mahir dalam
bermusik, yang memenangkan pertandingan adalah Lian Song karena paling
menguasai air. Xiao Huo Feng hanya menikmati semua pertunjukan dan pertandingan
pada hari pertama tanpa ikut serta didalamnya. Bai Yi Fu Ren dan Hu Hou
menyiapkan semua makanan kesukaan Xiao Huo Feng.
Hari kedua,
pertandingan yang dibuat seperti versi alam fana dengan syarat, tidak boleh
menggunakan sihir, semua harus tenaga sendiri. Ada pertandingan sepak bola dan
tarik tambang. Tarik tambang kali ini perkeluarga, keluarga Dong Feng bersama
Xiong Xiong dan Xin Xin berempat. Gun Gun sekeluarga dan Ling Ling juga sekeluarga,
sedangkan kedua Zun Wang bersama Sie Ming yang tanpa pasangan. Pertandingan sepak
bola dimenangkan tim Dong Feng yang paling lincah dan kompak diantara semua
keluarga. Pertandingan tarik tambang, dimenangkan oleh keluarga Mo Yuan, karena
Sou Wan yang paling heboh berteriak.
Selain
itu, pertunjukan hari kedua adalah dari semua, membuat fenomena alam dengan
menggunakan aura mereka. Semua berdiri berkelompok menurut aura mereka. Aura angin
membuat tornado, aura api membuat bola api meyerupai matahari, aula alam dan
tanah membuat monster batu raksasa, aura air membuat naga air raksasa, dan terakhir
Zuo Zun – You Zun membuat aurora pelangi. Bersama, mereka membuat atraksi naga
dengan raksasa batu yang mengendalikan bola api. Naga air bergerak dalam
pusaran tornado, terbang mengejar bola api. Percikan-percikannya berubah
__ADS_1
menjadi kembang api yang terlihat seperti bintang-bintang yang berkelap kelip. Semua
berbenturan menghasilkan sebuah pemandangan gunung salju dengan bayangan berlian
permata pelangi dan ketujuh telur warna warni. Xiao Huo Feng menonton tanpa
berkedip dengan senyuman manisnya dan tepuk tangan yang meriah. Dong Hua
tersenyum lembut melihat keceriaan Xiao Huo Feng.
Pada
hari ketiga adalah pertandingan berburu, ada sirip naga, bulu phoenix, air mata
duyung, permata rubah, dan pil kekuatan. Semua sudah disembunyikan secara acak
di dalam hutan oleh Hu Di dan Bai Yi. Semua harus berburu mencari kelima benda,
yang berhasil mendapatkan paling banyaklah yang menang. Sesuai dengan
peraturan, tidak mengijinkan adanya penggunaan sihir. Semua diizinkan
memperebutkan benda-benda tersebut tapi harus bermain jujur, jika tidak akan
dikeluarkan. Semua masuk bersama keluarga masing-masing. Seperti sebelumnya,
keluarga Dong Feng bersama Xiong Xiong dan Xin Xin berempat sebagai 1 tim.
Dengan
seluruh kemampuan, mereka memperebutkan kelima benda itu. Hasilnya keluarga Dong
Feng, berhasil mendapatkan air mata duyung dan permata rubah. Kelompok Zun Wang
dan Sie Ming mendapatkan bulu phoenix, keluarga Mo Yuan mendapatkan pil
kekuatan, dan keluarga Ling Ling mendapatkan sirip naga. Sementara keluarga
yang lain tidak mendapat apapun, selain kalah bersaing dengan lainnya, beberapa
juga terkena kejahilan Xiao Huo Feng. Beberapa juga tampak lebih sungkan dan
kalem dibanding lainnya yang mencari dengan menggebu-gebu. Mereka semua keluar
dari hutan dengan riang gembira dan belepotan lumpur dan tanah. Pasangan Hu Di
hutan, tersenyum menggeleng-gelengkan kepala.
Melihat
semua sudah keluar dngan tampang penuh kotoran, Xiao Huo Feng membuat hujan,
menambah keceriaan permainan. Semua tertawa bermain perang air di tengah hujan
yang mengguyur, membersihkan kotoran lumpur di tubuh mereka. Hu Di, Hu Hou, Bai
Yi, Wan Xin, Mi Gu, Mu Yun, dan Chong Lin, menyiapkan sup penghangat untuk
semua anak-anak nakal itu.
Selesai
makan siang, Zuo Zun dan You Zun yang membuat pertunjukan anak-anak dan hewan-hewan
yang didatangkan dari dunia ilusi. Mereka seperti bermain sirkus dipanggung
yang diciptakan Zuo Zun dan You Zun. Xiao Huo Feng yang awalnya hanya melihat
pertunjukan dengan seru, berdiri dan memanggil ketujuh anak hewannya ikut
bermain. Dong Hua pun menemaninya ikut dalam pertunjukan. Sesuai yang telah
diperkirakan semua, Xiao Shen Zhu inilah, yang mengambil alih pusat pertunjukan
yang mereka siapkan. Hewan-hewannya seperti sudah sangat terlatih mengikuti
semua langkah dan permainan dari Xiao Shen Zhu. Hewan-hewan dunia ilusi lainnya,
yang didatangkan Zuo Zun dan You Zun pun meninggalkan anak-anak lain dan
mengikuti Xiao Shen Zhu. Sebagai hasilnya, semua kembali ke tempat
masing-masing dan menyaksikan pertunjukan dadakan Xiao Shen Zhu bersama para
__ADS_1
hewan-hewan di angkasa. Sangat jelas terlihat, ketujuh anak hewan yang sangat
overprotektif pada Xiao Shen Zhu. Ketujuhnya mengelilingi Xiao Shen Zhu, hanya
mengijinkan hewan-hewan lainnya untuk mengikuti mereka dan bukan mengikuti Xiao
Shen Zhu.
Zuo Zun menggoda Dong Hua “lihat Di Jun, bukan hanya
anda yang over protektif pada Xiao Shen Zhu ini hahaha…” Dong Hua acuh tak acuh
“apapun itu, Feng Wei hanya milikku…” semua tertawa mendengarnya. Ching Ching “wah
nainai hebat sekali… yeye, Ching Ching ingin memiliki hewan seperti nainai…”
mendekati Dong Hua. Dong Hua membelai kepala Ching Ching “Ching Ching harus
berusaha menjadi kuat dulu dan mencari hewan untuk dijadikan sahabatmu” Ching
Ching mengangguk”alangkah baiknya jika nainai mau memberikan 1 hewan padaku…
yeye, bukankah nainai yang menghadiahkan Fu Qin dan gugu, unicorn. Bisakah meminta
unicorn untukku pada nainai…” Dong Hua menatap Ching Ching “nainai pasti akan
dengan senang hati memberikannya pada Ching Ching, tapi Ching Ching tidak boleh
menyusahkan nainai…” Ching Ching mengangguk antusias.
Chang Chang yang mendengar pun menginginkannya “waigong,
Chang Chang juga mau…” Dong Hua cemberut “anak kecil, urus anak-anak kalian,
jangan menyusahkan Fu Ren-ku…” Ling Ling dan Gun Gun cekikikan. Chang Chang
merengek “ah waigong pilih kasih… kenapa Ching Ching boleh, Chang Chang tidak
boleh… waigong…” Dong Hua menghela nafas kasar “haih Chang Chang – Ching Ching,
ini adalah ulang tahun Feng Wei… kalian meminta sesuatu padanya saat ini
bukankah tidak baik ? bukankah seharusnya cucu-cucu yang manis ini yang memberi
hadiah pada Feng Wei ?” Chang Chang cemberut melihat Ching Ching “baik waigong,
berarti saat Chang Chang ulang tahun, Chang Chang bisa meminta hadiah hewan
pada waipo kan ?” menatap Dong Hua penuh harap. Dong Hua pun pasrah, hanya bisa
mengangguk.
Selesai makan malam, mereka berbaring di hamparan
rumput, memandangi langit berbintang Qing Qiu. Segera Dong Hua memulai
permainan kembang api dengan tema, kebersamaan mereka dari awal kenal, pertemuan
di dapur istana Tai Chen, pertemuan dengan rubah kecil, pertemuan di Qing Qiu,
kebersamaan di Fan Yin Gu, pertarungan pedang calon Nu Jun, pernikahan Dong Hua
Di Jun – Qing Qiu Bai Feng Jiu, pertemuan Hua Zi dan Feng Wei, pernikahan Hua
Zi – Feng Wei, dan lain sebagainya. Selama 2 jam, kembang api terus menggelegar
di angkasa memutar kisah Dong Feng. Di saat terakhir, Xiao Huo Feng menembakkan
cahaya ke angkasa, sebuah kembang api raksasa meledak, membuat gambaran
kebersamaan semuanya.
Sambil menikmati langit berbintang Qing Qiu, Dong Hua
kecil memeluk Xiao Huo Feng “Feng Wei, apa kau bahagia ?” tidak mendapat
jawaban dari Xiao Huo Feng, Dong Hua melihat Xiao Huo Feng yang sudah tertidur
dengan senyum manis di bibir mungilnya. Dong Hua mencium seluruh wajah imut
Xiao Huo Feng “Selamat ulang tahun Feng Wei-ku, semoga kamu sebahagia ini
selamanya. Aku mencintaimu” berubah kembali dan membawa Xiao Huo Feng masuk
__ADS_1
beristirahat ke Dong Feng Yuan. Melihat Xiao Huo Feng yang sudah tertidur,
semua pun berubah kembali ke wujud semula.