Return Of God Emperor

Return Of God Emperor
Bab 216 - Kencan Buta


__ADS_3

Dalam


100 tahun, Bai Feng Jiu tidak hanya berdiam diri di Huang Jing. Selain berguru


pada Budha, Bai Feng Jiu juga tetap mengurus Wu Huang dan beberapa kali


mengikuti Budha dan murid-muridnya turun kealam fana, merasakan 6 penderitaan


dunia. Setelah menjadi Shan Shen, Bai Feng Jiu membuktikan dirinya mampu


melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, bahkan jauh dari ekspektasi semua.


Satu-satunya yang membuat keluarga Bai khawatir terutama Bai Yi adalah masalah


jodoh Bai Feng Jiu. Sebelumnya mereka semua tahu, Bai Feng Jiu mengejar Dong


Hua Di Jun dan sudah menderita berkali-kali oleh karenanya. Semenjak Bai Feng


Jiu kealam fana, Bai Feng Jiu sudah berubah total, tidak lagi mengejar Dong Hua


Di Jun. Bai Feng Jiu berhubungan baik dengan beberapa dewa Shan Shen terutama


Wen Chang Di Jun, tapi tidak tahu sampai mana hubungan mereka. Bai Yi pun


merencanakan kencan buta untuk Bai Feng Jiu berkali-kali tapi selalu ditolak.


            Setelah menyelesaikan 100 tahun


pengajarannya bersama Budha, Bai Feng Jiu kembali ke Qing Qiu. Bai Yi memberi


saran kencan buta lagi untuk Bai Feng Jiu, Bai Feng Jiu yang sudah bosan dengan


ide Bai Yi akhirnya menyetujuinya “baik, tapi dimana dan bagaimana bentuk


kencannya, akulah yang menentukan. Adie bisa mengundang semua calon adie ke


Qing Qiu 3 hari lagi, setelah itu tidak perlu ikut campur lagi. Sudah, masalah


ini sampai disini, setelah ini aku tidak ingin lagi mendengar adie membicarakan


kencan buta” dengan tegas. Bai Yi protes “Xiao Jiu, kau juga sudah waktunya


menikah. Apa kau masih memikirkan yang di Jiu Jong Tian ?” Bai Feng Jiu melihat


Bai Yi acuh tak acuh “aku memikirkan atau tidak, itu adalah urusanku, aku sudah


bukan anak kecil lagi yang perlu adie atur setiap saat. Jika adie tidak


menyanggupi persyaratanku, kencan buta ini tidak usah dilaksanakan” berjalan


pergi dari hadapan Bai Yi. Bai Yi emosi “eh kau anak ini, sudah merasa hebat,


tidak mendengarkan orang tua lagi…” Bai Feng Jiu menoleh “bukankah adie yang


ingin aku berkembang ? ingin aku menjadi Nu Jun yang bertanggung jawab ? ingin


aku membanggakan Qing Qiu ? ingin aku berhenti bersifat kekanakan ? ingin aku


menjauhi Di Jun ? tolong katakan, yang mana yang belum kulakukan ? dari dulu


aku sudah menolak kencan buta, adie terus memaksa. Apakah adie tidak percaya pada


kemampuanku ? apakah Qing Qiu masih butuh berada dalam perlindungan orang lain


?” dengan dingin.


            Bai Yi tercengang, Bai Chen dan Zhe


Yan juga tercengang dengan sikap dan kata-kata Bai Feng Jiu ‘ya Bai Feng Jiu


sudah melakukan semua harapan mereka. Tidak mengecewakan mereka dalam bidang


apapun. Keluarga Bai yang terus memaksanya hingga menjadi seperti ini, belum


33.000 tahun tapi tanggung jawab yang dipikulnya sudah sangat berat’. Bai Yi

__ADS_1


“kau…” Bai Feng Jiu dengan dingin melihatnya “adie masih ingin memukulku ?” Bai


Yi terkejut dengan nada Bai Feng Jiu yang penuh penekanan, seperti sudah lama


menyimpan ketidakpuasan padanya. Bai Chen melihat situasi yang memanas segera


menengahi “kakak kedua, Xiao Jiu sudah menyetujui kencan buta, kau ikuti saja


persyaratannya. Jangan terlalu menekannya, Xiao Jiu baru kembali setelah


berlatih keras pasti sangat lelah…” Bai Feng Jiu memotong “jika tidak ada hal


lain, aku akan berkeliling melihat perbatasan” berlalu dari sana.


            Bai Yi merenungi kata-kata Bai Feng


Jiu dan yang sudah dilakukannya selama ini “Chen Chen, aku bukan ayah yang


baik…” Bai Chen menghibur “kakak kedua, kita selama ini terlalu memaksa Xiao


Jiu. Saat ini, dia harusnya sedang menikmati masa muda yang penuh kebahagiaan. Tidak


sampai 1.000 tahun, dia sudah memaksa merubah dirinya seperti keinginan kita.


Jika salah, kita semua sudah bersalah pada Xiao Jiu, senang melihat


perubahannya tapi lupa akan penderitaannya. Kakak kedua, apapun yang terjadi


pada kencan buta, jangan lagi memaksa Xiao Jiu. Aku sungguh merindukan dirinya


yang lincah dan ceria, selalu tersenyum, dan sepanjang hari mengikutiku


merengek untuk sesuatu.” Zhe Yan “Chen Chen benar, sudah lama tidak melihat


Xiao Jiu yang lincah dan ceria. Tiap kali pulang, hanya tugas dan tanggung


jawab yang menantinya. Dia sudah lama tidak ke Shi Li Tao Ling, sibuk mengurus


Wu Huang dan meningkatkan kemampuan. Jika Xiao Jiu tidak mengatakannya hari


            Selama 3 hari Bai Feng Jiu memeriksa


perbatasan dan menyelesaikan laporan-laporan Wu Huang. Bai Yi mengumumkan


kencan buta Bai Feng Jiu, mengundang para pemuda yang belum beristri. Banyak


yang sudah mendengar pencapaian dan kecantikan Bai Feng Jiu, tidak


menyia-nyiakan kesempatan pun datang ke Qing Qiu. Berita Qing Qiu yang


mengadakan kencan buta untuk Bai Feng Jiu pun terdengar hingga Jiu Jong Tian.


Tentunya 3 raja gosip tidak akan melewatkan pertunjukan yang langka ini. Lian


Song “kalau Dong Hua tahu, Feng Jiu kencan buta tidak tahu bagaimana reaksinya


hahaha” Sie Ming “Di Jun tidak tahu kapan akan chuguang. Kudengar Bai Yi Shan


Shen sudah mengajukan kencan buta berkali-kali pada xiao dianxia. Setelah jenuh


mendengar, akhirnya xiao dianxia mengijinkan mengadakan kencan buta tapi tempat


dan bagaimana kencan berlangsung, xiao dianxia yang akan memutuskannya” Cheng


Yu “Feng Jiu sekarang sudah berbeda, dia sungguh sangat berwibawa sekarang.


Jika saja dia seorang pria, aku yang pertama mengikuti kencan butanya”.


            Lian Song tersenyum pasrah “dengar-dengar


Feng Jiu selama 100 tahun ini berguru pada Budha, tidak tahu bagaimana


kemampuannya saat ini” Sie Ming “san dianxia, anda benar, semenjak xiao dianxia


menjadi Shan Xian, ilmu apapun dapat dipelajarinya dengan mudah. Dia sudah

__ADS_1


hebat sekarang” Cheng Yu “bukan hanya hebat, dia juga sangat pintar. Lihat


perang sebelumnya, dengan mudah mengalahkan semua prajurit musuh” Sie Ming “ayo


cepat, lama lagi, kita akan ketinggalan kencan buta xiao dianxia…” “Sie Ming…”


sebuah suara dingin memanggilnya.


            Mereka bersama mencari sumber suara


dan melihat dewa berbaju ungu dan berambut perak sedang berjalan mendekati


mereka “kalian terburu-buru akan kemana ?” Lian Song “melihat kencan buta Feng


Jiu…” Sie Ming dan Cheng Yu melirik Lian Song, mereka sudah merinding, Lian


Song dengan santainya menjawab Dong Hua Di Jun. Lian Song memanasi “Dong Hua,


apa kau tidak mau melihatnya ? kudengar semua pemuda Si Hai Ba Huang yang


memiliki status dan belum menikah menghadiri kencan buta ini. oh tempat dan


cara kencannya ditentukan sendiri oleh Feng Jiu. ayo cepat, kita sudah


terlambat…” mengajak semua pergi. Dong Hua Di Jun terkejut mendengar Bai Feng


Jiu yang akan kencan buta, tanpa banyak berfikir, langsung ke Qing Qiu.


            Di Qing Qiu, sudah banyak pemuda


yang datang dari pagi, Bai Feng Jiu perlahan berjalan keluar. Bai Feng Jiu


memandang semua dengan senyum sinis awalnya kemudian berubah wajah senyum palsu


“terima kasih atas kedatangan kalian. Yang mulia sudah menyiapkan 3 tahapan,


yang lolos tahap pertama akan masuk tahap kedua, yang lolos tahap kedua, akan


masuk tahap ketiga. Yang mulia adalah Qing Qiu Nu Jun memiliki tanggung jawab


pada Qing Qiu dan Wu Huang, sehingga yang menjadi suamiku juga tentu harus bisa


diandalkan.” Bai Feng Jiu membuat sihir, satu taman bunga yang besar terbentuk


di luar gua rubah “ini adalah permainan kecil, dewa-dewa sekalian, silahkan


masuk, yang berhasil keluar dalam waktu 90 menit, akan masuk ke tahap kedua”.


Tahap pertama Bai Feng Jiu adalah sebuah taman bunga labirin, tidak ada yang


bisa melihat bentuk labirin itu dari luar. Semua pun masuk kedalamnya dan


mencoba mencari jalan keluar yang tepat.


            Semua keluarga Bai melihat taman


bunga Bai Feng Jiu, kagum pada peningkatan spiritual Bai Feng Jiu. Zhe Yan


“Xiao Jiu, sebelumnya kau pernah melakukan ini pada siapa ?” Bai Feng Jiu “lao


feng huang, ini hanya permainan kecil dialam fana...” Bai Chen “Xiao Jiu, apa


yang istimewa dengan taman bunga ini ?” Bai Feng Jiu “di alam fana mereka


mengatakan ini taman kesesatan. Aku hanya merubahnya sedikit menjadi lebih


menarik, tidak ada rintangan apapun didalam sudah bagus untuk mereka. Mereka


hanya perlu berjalan mencari jalan keluar saja” Zhe Yan “sebelumnya, apa ada


yang berhasil keluar dari taman bunga ini ?” Bai Feng Jiu acuh tak acuh “aku


keluar dalam 20 menit, Wen Chang keluar dalam 60 menit, Hua Hua keluar dalam 90


menit, para arahat berjalan keluar dalam 90 – 180 menit” sambil memakan kacang

__ADS_1


melihat taman bunga.


__ADS_2