
Tidak ada ekspresi di mata Huo Feng, seakan-akan tidak ada
siapapun di hadapannya. Dong Hua mengecup kening Huo Feng, kedua pipi, hidung
dan bibirnya. Dong Hua menempelkan kedua kening mereka “Feng Wei, mau minum
arak ?” menawari Huo Feng. Huo Feng mengibaskan tangan, keduanya menghilang
dari lapangan Yu Ting.
Ling Ling langsung berdiri “kemana ? kemana Fu Qin Niang Qin ?”
Zhe Yan “mereka pergi minum arak ! dimana biasanya Huo Feng minum arak ?”
bertanya pada kedua Zun Wang. Zuo Zun menghela nafas “Bing Yu Hai…” semua
bergegas ke Bing Yu Hai. Qing Yun sudah membubarkan semua yang ada di lapangan
Yu Ting.
Dong Hua dan Huo Feng muncul di Bing Yu Hai. Di hadapan mereka,
muncul banyak kendi arak. Huo Feng tidak mengatakan apapun, duduk di
singgasananya, mulai membuka kendi arak dan meminumnya. Dong Hua berada di
dalam perlindungan Huo Feng, tidak merasa kedinginan. Dong Hua duduk di samping
Huo Feng, juga membuka kendi arak dan meminumnya.
Dong Hua minum sambil melihat Huo Feng yang tidak menggubrisnya,
hanya terus minum arak dan melamun. Huo Feng minum arak seperti minum air. Dong
Hua bersandar di satu sisi, perlahan meminum araknya sambil melihat Huo Feng.
Huo Feng bersandar di sisi lainnya, sambil menunduk dan meminum araknya dalam
diam.
Semua berdiri di luar Bing Yu Hai “dia minum lagi !” You Zun
menghela nafas. Xiong Xiong “tubuh Niang Qin saat ini masih lemah, apa bisa
mengatasi efek arak ? Niang Qin hanya berusia 30.000 tahun” Zuo Zun memeluk Xin
Xin “Xin er, kembalilah bersama yang lain ke Cai Hong gong, tunggu kami disana
!” Xin Xin mengerutkan kening, menatap Zuo Zun dan melihat kedalam Bing Yu Hai,
menghela nafas “baiklah… jangan minum terlalu banyak ! aku akan menyiapkan
ramuan penghilang mabuk !” Zuo Zun mengangguk, mengecup kening Xin Xin.
Zuo Zun melihat ketujuh kesayangan “kalian tidak usah ikut. Jika
mau berjaga disini, kalau tidak, ikut ke Cai Hong gong.” Ketujuh kesayangan
cemberut “Zhu Ren…” Qing Yun menepuk pundak Shanguang “bukan saat bermain !”
ketujuhnya menghela nafas “kami menunggu disini !” kedua Zun Wang mengangguk,
__ADS_1
melangkahkan kaki masuk Bing Yu Hai.
Keduanya menyihir tempat duduk di hadapan Huo Feng dan Dong Hua,
ikut duduk dan mulai mengambil arak “Huo Feng, ingin minum, minum bersama !”
You Zun mencoba memancing pembicaraan. Huo Feng tidak menggubris keduanya,
terus meminum araknya. Kedua Zun Wang dan Dong Hua santai meminum arak
masing-masing.
Wajah Huo Feng mulai memerah di kendi ke 3, tapi tidak berhenti
minum arak “Zu Zhong, anda berniat menghabiskan semua arak ini kah ?” Zuo Zun
memancing pembicaraan, saat melihat Huo Feng mulai merebahkan diri dan memegang
kepalanya “jangan bawel… tidak ada yang mengundangmu minum…” terdengar suara
Huo Feng. Dong Hua dan kedua Zun Wang tersenyum, Huo Feng sudah mau membuka
suara.
You Zun mengejek “kau selalu mencari cara minum sendiri, tidak
mengundang kami. Arak sebagus ini ! kau juga terlalu picik kan !” Huo Feng
memijat pelipisnya “buat arakmu sendiri !” You Zun membalas “hasil tangan kami
mana sebagus Shen Zhu !” Huo Feng dingin “satu kata ‘Shen Zhu’ keluar lagi, kau
tidak perlu disini lagi !”
sudah merah…” Dong Hua berbicara lembut “kenapa kalau merah ? kalian bawel
sekali… aku hanya mau dengan tenang minum arak… jangan bawel…” Huo Feng
berbicara ketus, terus minum arak. Sudah 5 kendi arak habis oleh Huo Feng,
kembali membuka kendi yang baru.
You Zun berbicara santai “gadis kecil, kau minum seperti itu…
besok pagi, kepalamu akan sakit lagi… Zhe Yan akan memberimu ramuan pahit lagi !”
Huo Feng berdecak “ck… tidak minum arak juga minum ramuan, minum arak juga
minum ramuan… sama saja, lebih baik aku meminum arak, tidak perlu selalu
merasakan bau ramuan di mulutku !” ketiganya cekikikan.
You Zun “kau sudah bergerak sepanjang hari, apa kau tidak lelah ?”
Huo Feng mengangguk-angguk “lelah…” Dong Hua bergeser, menaruh kepala Huo Feng
di pangkuannya “Feng Wei, kita pulang…” Huo Feng menggeleng “aku masih mau
minum arak-arak ini !”
Zuo Zun santai “gadis kecil, kenapa lari kesini minum arak ?” Huo
__ADS_1
Feng memainkan tangannya “aku tidak lari, aku menghilang dan muncul disini…”
dengan nada mabuk. You Zun “kenapa minum arak ?” Huo Feng menunjuk Dong Hua
“dia… dia yang menawariku minum arak !” Dong Hua tersenyum “sekarang sudah
minum arak, kita pulang !” membelai kepala Huo Feng. Huo Feng menggeleng
“disini adalah tempat yang kuciptakan, sama saja tempatku, tidak perlu pulang
lagi !”
You Zun “gadis kecil, dengan usiamu ini minum arak sebanyak ini,
kau akan mabuk berat… arak merusak tubuh, kita ganti dengan teh bagaimana ?” Huo
Feng menggeleng “emm tidak… tidak mau ganti…” Zuo Zun “mengapa ?” Huo Feng “aku
lebih suka arak saat ini !” Zuo Zun meneruskan “ada masalah ?” Huo Feng
menggeleng “kenapa kesini ?” “istirahat !” Huo Feng menjawab spontan.
Huo Feng yang mabuk, sangat polos seperti Bai Feng Jiu dulu.
Bagaimanapun, usianya masih 30.000 tahun. Belum mempunyai ketahanan yang cukup
untuk melawan efek arak. Dong Hua menatap “lelah ?” Huo Feng mengangguk “sangat
lelah…” ketiganya mengerutkan kening “apa lukamu sakit lagi ?” You Zun
bertanya, Huo Feng menggeleng.
Zuo Zun bertanya “kenapa lelah ?” Huo Feng menggerakkan kedua
bahunya “terasa sangat lelah…” kedua Zun Wang dan Dong Hua saling melihat, Zuo
Zun mengangguk, tercipta pemahaman di antara mereka. Dong Hua bertanya lembut
“Feng Wei ingin bagaimana ?” Huo Feng menggerakkan kedua bahunya “kita pergi
bermain bagaimana ? kita ke alam fana !” Dong Hua menawari, Huo Feng menggeleng
“tidak pergi !”
Dong Hua berdehem “emmm… Feng Wei ingin kemana ? Bi Hai Cang Ling
?” Huo Feng menggeleng “tidak… tidak ada yang menarik…” Zuo Zun “gadis kecil,
kau minum sebanyak ini, 3 hari saja belum tentu kau bisa bangun !” Huo Feng
“bangun kenapa ? tidak bangun juga kenapa ?” You Zun menebak “kau ingin tidur
selamanya ?” Huo Feng “ingin… tapi kalian sangat berisik !” ketiganya menelan
arak dengan susah payah.
Zuo Zun “hmm… kau belum
bermain ke Xing Shen Da Lu kan ! bukankah sudah lama tidak bermain dengan
peliharaanmu !” Huo Feng “mereka bukan peliharaan ! sudah pernah ke Xing Shen
__ADS_1
Da Lu, mereka bisa mengaturnya… tidak perlu kehadiranku…” Zuo Zun mengangguk
“mereka memang sudah belajar… tapi mereka juga masih sangat senang bermain !”