Return Of God Emperor

Return Of God Emperor
Bab 383 - Sekolah


__ADS_3

Bab 383 –


          Sang kaisar melihat antusias sang putri, membuatnya semakin


tertekan, semakin tidak ingin menyetujuinya “Yao er, kau ingin sekolah, Fu Wang


bisa memanggil guru terbaik, mengajarimu di istana, tidak perlu ke sekolah. Fu


Wang juga bisa mengundang Hui Sin Da Ren untuk menjadi gurumu di istana !” sang


putri menggeleng “tidak mau… Fu Wang, di istana, sudah tidak ada yang bisa


kumainkan ! aaa… Fu Wang… kau sudah janji padaku ! pokoknya aku mau sekolah !”


kesal, membalikkan badan, membuang muka, tidak mau melihat sang kaisar.


          Sang kaisar paling tidak bisa menghadapi putrinya


mengabaikannya “baik… baik… baik… Fu Wang menyetujuinya, sudah bisakan ? tapi


Yao er, kau harus memenuhi 3 syarat Fu Wang !” Putri Shen Yao segera berbinar


melihat sang kaisar “Fu Wang, apa syaratnya ?” Sang kaisar memegang sang putri,


sangat berat mengijinkannya ke sekolah “yang pertama, apapun yang terjadi di


sekolah, kau harus mengatakannya pada Fu Wang, hal terkecil apapun yang kau


temukan dan rasakan !” sang putri menepuk dadanya “hal ini tidak ada masalah !”


          Selama ini, sang putri sudah terbiasa mengatakan apapun


pada sang kaisar, jadi hal ini tidak akan menyusahkannya. Sang kaisar


melanjutkan “yang kedua, kau ke sekolah hanya untuk belajar, selain berteman


dengan cara biasa, kau tidak boleh memiliki hubungan mendalam dengan siapapun


!” sang putri mengerutkan kening “Wang Jun, Yao er masih kecil, masih


memikirkan permainan, tidak akan memiliki hal seperti itu. Mereka hanya akan


berteman, urusan hubungan lain, tunggu Yao er sudah cukup usia, kitalah yang


akan mencarikan yang terbaik untuknya” sang permaisuri membantu sang putri


berbicara.


          Putri Shen Yao menggeleng “Fu Wang, tenanglah, jika yang Fu


Wang maksud adalah hubungan pria dan wanita, Yao er tidak tertarik… Yao er,


masih ingin bersenang-senang, lagipula Fu Wang menikah saat usia 23, aku mah


tidak ingin menikah muda, aku masih ingin menikmati hidupku, ingin mengelilingi


kerajaan ini !” sang kaisar cemberut “kau tidak bisa kemanapun, kecuali bersama


Fu Wang !” Putri Shen Yao mengangguk -angguk “baik, nah bukankah Fu Wang juga


sudah memberiku janji lagi ?” sang kaisar mengangguk “saat kau libur, Fu Wang


akan membawamu berkeliling, bagaimana ?” sang putri langsung mengangguk dengan

__ADS_1


senyuman manis.


          Sang putri dengan matanya yang besar, menatap sang kaisar


“Fu Wang, kedua syaratmu sudah kusetujui, apa syarat ketiga ?” sang kaisar


menghela nafas “Fu Wang akan menyediakan semua keperluanmu di sekolah, kau


tidak boleh menerima apapun dari lainnya !” sang putri langsung menyetujui


“tentu saja, aku ini putri kaisar… mana ada putri kaisar menerima barang orang


lain, adanya akulah yang memberi barang” sang kaisar tersenyum lembut “Fu Wang,


ketiga syaratmu sudah kusetujui, sudah tidak ada masalah kan !” sang kaisar


cemberut “yang mulia masih tidak rela !” “aiya Fu Wang, aku janji, setelah


pulang sekolah, akan langsung mencarimu, sudah bisakan !” sang kaisar pasrah


“baiklah…”


          Sang putri langsung bersorak gembira “yey, aku tahu Fu Wang


paling menyayangiku !” mengecup pipi sang kaisar dan permaisuri, segera berlari


keluar dengan semangat membara. Sang kaisar segera memerintah memanggil


Pangeran Hao Cun dan Putri Xi Juan ke istana. Sang kaisar secara khusus


memerintah mereka menjaga Putri Shen Yao dan menjauhkannya dari semua terutama


lelaki. Pangeran Hao Cun dan Putri Xi Juan hanya bisa mengiyakan. Selama ini,


mereka berdua sudah menjadi sahabat Putri Shen Yao, sudah melihat perhatian


karena sang kaisar hanya memiliki satu putri jadi wajar jika sangat menyayangi.


          Beberapa hari kemudian, ketiga putri dan pangeran masuk ke


sekolah kerajaan. Sekolah yang sama dengan Chen Tian Guang, Bei Fang Ying, dan


Lou Xin Qian. Saat masuk, karena pengetahuan yang sudah mereka ketahui


sebelumnya, sekolah membuatkan tes masuk, untuk menyesuaikan kelas dengan


tingkatan mereka. Keenamnya yang memiliki kepintaran diatas rata-rata,


berkumpul di satu kelas yang sama yaitu kelas Huang. Selain Song Shen Yao yang


cuek, kelimanya sudah mendapat kesan pertama terhadap pasangan masing-masing.


          Song Shen Yao tidak mudah mendapat ijin untuk sekolah, dia


tidak mau terjadi sesuatu yang menyebabkan ayahandanya itu mencabut ijinnya.


Lagipula, dia juga tidak berniat memiliki hubungan dengan para murid disana.


Bukan karena sombong tapi kebiasaan perjodohan yang ditentukan orang tua


apabila melihat kedekatan mereka. Song Shen Yao meminta ijin sekolah, bukan


semata-mata untuk sekolah, tapi mendapat kesempatan keluar istana. Yang diinginkan

__ADS_1


sebenarnya adalah hidup bebas sebebas-bebasnya, tanpa ada yang melarangnya.


          Pada dasarnya, semua memiliki sifat dingin dan cuek, sama


seperti sifat mereka di Shen Jie, bahkan sifat nakal dan usil Huo Feng pun


terbawa. Sebagai murid baru di sekolah, tentu banyak yang ingin membully


mereka. Semua memiliki status yang tinggi, jadi walau mereka adalah pangeran


dan putri-pun tidak menciutkan keinginan yang lain untuk mengusili dan


menundukkan mereka. Semua murid berada di antara usia 10 – 18 tahun, tentu saja


Shen Yao lah yang terkecil tapi juga yang terpintar. Hal ini pun hanya dalam


waktu 1 bulan, sudah tersebar dalam satu sekolah.


          Di kelas Huang hanya ada 7 anak, bertambah ketiga putri dan


pangeran menjadi 10 anak (4 perempuan dan 6 laki=laki). Walaupun putri dan


pangeran, ketiganya tidak merendahkan yang lain, bagaimanapun yang sekolah


disana kebanyakan memiliki status tinggi. Pada pertemuan pertama, Pangeran Hao


Cun sudah terkesan pada Lou Xin Qian, Putri Xi Juan dan Bei Feng Ying juga


memiliki kesan baik. Sementara Chen Tian Guang nampak acuh tak acuh, tapi sejak


awal pertemuan, diam-diam memperhatikan Putri Shen Yao.


          Semua sudah mendengar Putri Shen Yao adalah kesayangan


kaisar. Semua berfikir, putri Shen Yao adalah putri manja yang sombong, arogan,


dan semena-mena. Pada pertemuan pertama, Shen Yao sangat cuek dan dingin pada


semua tanpa kecuali. Sebenarnya ke-10 siswa-siswi kelas Huang ini memiliki


sifat cuek dan acuh tak acuh. Perkenalan semua pun hanya sepintas, sekedar


mengenalkan nama saja. Saat belajar, tidak ada yang berbicara, suasana kelas


menjadi dingin, hanya ada suara guru saja. Bukan karena semua sangat


memperhatikan pelajaran, mereka hanya acuh tak acuh mengikuti.


          Sistem mengajar di kelas Huang, berbeda dengan kelas


lainnya, di sebabkan semua siswa-siswi yang memiliki kepintaran diatas


rata-rata. Di kelas Huang, guru tidak otoriter, kebanyakan merupakan diskusi


dan debat pendapat. Walau sudah tahu, ketiga anggota kerajaan yang lulus tes


untuk masuk ke kelas Huang, tapi beberapa masih tidak terima. Tentu saja yang


menjadi perhatian utama adalah Putri Mahkota Song Shen Yao. Dimata mereka,


selain memiliki status tingga Song Shen Yao tidak bisa apapun, hanya gandis


manja yang beruntung. Hal ini juga disebabkan oleh Kaisar yang menutup semua akses

__ADS_1


berita Sang Putri Mahkota kesayangannya. Hanya beberapa pejabat tertinggi yang


pernah bertemu dengan Putri Shen Yao.


__ADS_2