Return Of God Emperor

Return Of God Emperor
Bab 116 - Gosip


__ADS_3

Mereka bertemu kembali di Jiu


Jong Tian. Kali ini keluarga Di Jun bersama memperlihatkan diri di aula. Banyak


yang terpesona pada ketampanan Hua Zi dan kecantikan Feng Wei. Berdiri bersama


Gun Gun dan Ling Ling, mereka tampak lebih bersinar dan lebih muda. Ling Ling


“Fu Qin Niang Qin, tampaknya pemuja kalian bertambah…” Long Nu “eh itukan Dewa


Chang Yi, dari awal dia terus melihat Hong Ling niang” Zu Zhe “benar Hong Ling,


kudengar Dewa Chang Yi masih menyimpan lukisan Bai Feng Jiu di ruangannya” mata


Hua Zi menajam.


      Feng


Wei “yang mulia begini cantik dan muda, tentu saja mempunyai banyak pengagum


hihihi” Hua Zi cemberut “kau sangat senang memiliki banyak pengagum !” ketus.


Feng Wei membalas “kadang-kadang bisa buat hiburan kan bagus !” tanpa melihat


wajah Hua Zi. Sou Wan “eh kudengar ya, Yuan Chen juga pernah menyukai dirimu


yang dialam fana…” Feng Wei mengingat-ingat “sepertinya aku tidak pernah


melihatnya” Zu Zhe “aku pernah melihatnya, saat turun melihatmu, aku melihat


Yuan Chen bersembunyi di gerbang istanamu mengintip kedalam” Feng Wei


menggeleng “tidak ada ingatan” Zu Zhe “tentu saja kau tidak mempunyai ingatan,


saat itu dimatamu hanya ada Di Jun, mana memperhatikan yang lain. Lagipula saat


itu, dia hanya anak 12 tahunan”.


      Sie


Ming “haih Di Hou, apa kau tahu begitu susah menjagamu di alam fana” Feng Wei


mengkerutkan kening, Sie Ming “begitu anda berubah kembali ke penampilan


perempuan, selain Ye Qing Ti, beberapa teman dalam barakmu juga langsung jatuh


cinta padamu… haih Di Hou, dengan turunmu saat itu mengacaukan banyak ceritaku,


akhirnya aku masih harus menghapus ingatan mereka” Feng Wei “owww aku tidak


mengetahuinya” Zu Zhe “eh kau ingat para dewa muda yang diaturkan kencan buta


denganmu saat itu ?” Feng Wei mengangguk “dengar-dengar banyak dari mereka yang


menyesal, tidak segera datang melamarmu…” Feng Wei mencibir “cih… dewa-dewa


berpenyakit itu…”.


      Sou


Wan “wah Hong Ling ternyata pengagummu sangat banyak…” Feng Wei


menggoyang-goyangkan tangannya “Shizu, jika anda mau, akan kuberikan semua pada


anda, bagaimana ?” dengan wajah nakalnya. Hua Zi “aku setuju…” Sou Wan “eh,


mereka mengagumimu bukan aku…” Feng Wei tertawa lepas, Hua Zi cemberut. Lian


Song “Yu Huang, hari ini banyak jun wang yang membawa serta putri-putri mereka.


Mereka bermaksud memasukkannya ke Tai Chen gong menjadi selirmu. Bagaimana


menurutmu ?” Feng Wei “wah san dianxia, kau betul-betul raja penggosip… jika


seperti itu, anda yang dulu terkenal sebagai playboy tentu juga mempunyai


banyak pemuja. Bagaimana Zu Zhe ?” mengedipkan mata pada Zu Zhe, Zu Zhe melirik

__ADS_1


sinis ke Lian Song yang salah tingkah.


      Feng


Wei cekikikan melihat tampang semuanya “ah tidak ada yang menarik disini… aku


ingin keluar menghirup udara segar… kalian para orang tua duduk saja disini,


mengawasi para pengagum kalian hahaha…” berdiri dan keluar ruangan. Hua Zi


mendampingi “Feng Wei, jangan dengarkan Lian Song, hanya ada kau untukku…” Feng


Wei “hihihi Hua Zi gege, semua hanya candaan…” ‘saat aku sudah tidak ada,


mungkin kau akan melupakanku… sampai saatnya apa kau akan jatuh cinta kepada


wanita lain haih… Hua Zi gege, walaupun sangat ingin dihatimu hanya ada aku,


jalanmu masih sangat panjang, akan bertemu banyak yang lain… jika suatu saat


kau mencintai wanita lain, aku berharap kau bisa lebih bahagia daripada saat


bersamaku… aku hanya membawa kesedihan untukmu haih… Hua Zi gege, waktuku sudah


tidak banyak, hanya ingin melakukan yang terbaik untukmu’.


      Hua


Zi “Feng Wei ingin kemana ?” Feng Wei “hmm…” “Di Hou… Di Hou…” berbalik,


melihat Hai Long Wang yang menghampiri mereka, menggendong bayi laki-laki. Feng


Wei “Long Wang…” Hai Long Wang “Di Jun Di Hou, pertama aku ingin menyampaikan


terima kasihku untuk kasus yang lalu” “Long Wang, tidak usah sungkan” Hai Long


Wang “Di Jun Di Hou, aku ingin bertanya untuk cicit hamba, apa masih ada bahaya


untuk kedepannya ?” Hua Zi “tidak ada, dia bisa memilih jalan hidupnya sendiri”


She “Di Hou, ini…” Feng Wei tersenyum “Long Wang, ini memang miliknya, yang


mulia sudah memurnikannya…” Hai Long Wang berterima kasih.


      Hai


Long Wang “Di Jun Di Hou, Yuan Chen ?” Hua Zi “Long Wang, nasib setiap orang


ada ditangannya masing-masing… walaupun ada kutukan juga tidak akan langsung


mengambil nyawanya… jalani saja seperti biasa” Hai Long Wang “terima kasih atas


petunjuk Di Jun Di Hou”. Hua Zi melihat punggung Hai Long Wang yang menjauh


“Feng Wei, sebenarnya ada cara menghilangkan kutukan mereka kan !” Feng Wei


tersenyum “menurut Hua Zi gege, cara apa bisa menghilangkan kutukannya ?” Hua


Zi tersenyum “pengalaman yang mulia tidak sebanyak Shen Zhu, mohon petunjuk


Shen Zhu” Feng Wei cemberut “Hua Zi gege, bisa tidak jangan membawa Shen Zhu


Shen Zhu…”


      Hua


Zi “baik, salahku… jadi Fu Ren, bagaimana caranya ?” Feng Wei “hmm… Hua Zi


gege, kutukan mereka karena adanya ikatan darah… menurutmu bagaimana


menghilangkannya ?” Hua Zi mengkerutkan kening. Feng Wei cekikikan “hihihi… Hua


Zi gege, sebenarnya kutukan mereka bukan dimulai hanya karena kasus Ba She.


Semenjak mereka menggunakan darah Zhizhu wang, kutukan itu sudah ada, selalu


bersemanyam di tubuh mereka.” Hua Zi “jadi kenapa mereka baru mengetahuinya

__ADS_1


saat ini ?” Feng Wei tersenyum.


      Hua


Zi penasaran “kenapa mereka tidak pernah merasakannya ?” Feng Wei “bukan tidak


merasakan hanya tidak menyadari… memberitahu mereka saat itu lebih ke alasan


lain ! Hua Zi gege, Meng Hao shushu sudah memberitahumu ada pengkhianat di klan


langit kan !” Hua Zi “jadi kau melakukan ini, untuk memancing pengkhianat itu


keluar ?” Feng Wei mengangguk “Hua Zi gege, apa kau sudah mengetahui siapa


pengkhianat itu ?” Hua Zi “tapi masih ada pelaku lain di belakangnya kan !”


Feng Wei “tampaknya Di Jun sudah semakin pintar” Hua Zi tersenyum “weifu


mempunyai istri yang begitu pintar, tentu harus belajar dengan giat” Feng Wei


cekikikan.


      Hua


Zi “Feng Wei, siapa pelaku sebenarnya ?” Feng Wei “seseorang dari masa lalu


kalian yang sangat berambisi” Hua Zi “berhubungan dengan kami semua ?” Feng Wei


mengangguk “Hua Zi gege, semua memiliki jalannya sendiri… mempunyai prinsip


yang baik adalah sesuatu yang baik, tapi mempertahankannya adalah sesuatu yang


sulit… aku sudah menjumpai banyak dewa dewi yang tidak dapat bertahan…” Hua Zi


mengangguk “tidak perlu pedulikan mereka. Feng Wei, semua bisa berubah, tapi


perasaanku padamu tidak akan pernah berubah…” Feng Wei tersenyum dan memeluk


Hua Zi ‘Feng Wei, terlahir berapa kalipun, aku akan selalu mencintaimu… Feng


Wei, tiga macam kehidupan, kelahiran kembali, kultivasi, hanya ada dirimu… Feng


Wei, entah kenapa, aku merasakan ketakutan yang sangat… aku merasa akan


kehilanganmu, Feng Wei…’ memeluk erat Feng Wei.


      Mereka


berjalan bergandengan tangan hingga sampai di air terjun cermin Miao Hua,


kemudian ke Chen Tian Tha “Hua Zi gege, masih ingat saat itu kau datang


menyelamatkanku disini. Saat itu aku berfikir takdir mempermainkanku. Setelah


dari alam fana, aku sudah berusaha melepas perasaanku padamu, kita kembali


bertemu lagi dan lagi. Aku bahkan tidak tahu harus bagaimana !” Hua Zi


tersenyum “kata-katamu saat itu, selalu terbayang di benakku… Feng Wei, kita


pasti akan bertemu. Disetiap kehidupan, baik kultivasi alam fana, bayangan di


Fan Yin Gu, Dong Hua Di Jun, maupun Hua Zi, yang sangat kucintai selalu dirimu”


Feng Wei melamun “Hua Zi gege, alangkah baiknya jika saat itu kita tidak


bertemu…” Hua Zi terbelalak “kau tidak akan menderita karenaku…” Hua Zi memeluk


erat Feng Wei “jangan berkata seperti itu… semua kebahagiaanku datang karenamu…


Feng Wei, jika tidak mengenalmu, aku tidak akan pernah merasakan kebahagiaan…


Feng Wei, jangan mengatakan hal seperti itu lagi, aku sangat takut


mendengarnya… Feng Wei, Hua Zi gege mohon padamu !” bergetar menitikkan air


mata. Feng Wei ‘Hua Zi gege, aku harus bagaimana padamu !’ menghela nafas.

__ADS_1


__ADS_2