Return Of God Emperor

Return Of God Emperor
extra Bab 18


__ADS_3

Zuo Zun


“Huo Feng…” belum melengkapi kata-katanya, sudah menerima tatapan tajam dari


Huo Feng “apa nama yang mulia, bisa anda seorang Zun Wang sembarang menyebutnya


? baik, yang mulia memberi kalian pilihan, ingin ikut mereka, maka selamanya di


Si Hai Ba Huang.” Huo Feng mengatakannya dengan penuh amarah. Zuo Zun


tercengang, tidak sanggup mengatakan apapun.


Melihat


Zuo Zun tidak bergerak, aura mengintimidasi Huo Feng keluar “kenapa ? apa anda


fikir saat ini yang mulia terluka, sudah tidak mampu menghancurkanmu ?”


mengibaskan tangan, Zuo Zun langsung terhempas dan muntah darah. Semua


tercengang dengan tindakan Huo Feng.


Huo Feng


berbalik menatap semua “kalian adalah dewa dewi Si Hai Ba Huang, tidak perlu


berada di Yu Zhou Da Lu-ku” mengibaskan tangan, cincin dan liontin menghilang


dari diri Dong Hua dan keempat anak. Dong Hua terkejut “Feng Wei…” Huo Feng


menatap dingin Dong Hua “Dong Hua Di Jun, Feng Wei yang anda maksud itu sudah


yuhua, tidak berada di semesta ini lagi.” “Feng Wei, aku…” Dong Hua terpana.


Huo Feng


berbalik pada Dong Hua, mengerahkan sihir pada Dong Hua. Sebuah kobaran api


kecil keluar dari tubuh Dong Hua berada di dalam bola cahaya emas. Huo Feng


menghancurkan bola cahaya emas beserta kobaran api di dalamnya “anda bebas.


Qing Yun, bawa mereka kembali ke Si Hai Ba Huang. Dalam 2 jam, Yu Zhou Da Lu


akan tertutup.” Berbalik pergi, meninggalkan semua yang termangu melihatnya.


Xin Xin


memapah Zuo Zun “Long ge, bagaimana denganmu ?” Zuo Zun menggeleng “sudah


memancing kemarahannya…” Xiong Xiong “bagaimana Niang Qin bisa tiba-tiba sekuat


itu ?” You Zun “dia sudah berusaha untuk memenuhi semua keinginan kalian. Walau


mengorbankan dirinya, selalu berusaha kembali pada kalian. Keinginan keras


semua membuatnya dengan rela masuk dalam belenggu. Ah kita memang belum bisa


memahaminya. Sebaiknya kalian kembali dulu ke Si Hai Ba Huang. 2 jam lagi, Huo


Feng akan menutup Yu Zhou Da Lu”.


Dong Hua


menunduk “aku akan tetap disini !” Zuo Zun menatap Dong Hua “Dong Hua, kau


sudah tidak memiliki pelindung emas dan api abadi. Huo Feng juga sudah


mengambil cincin dan liontin kalian. Saat ini, bahkan kamipun tidak dapat

__ADS_1


sembarang keluar masuk Yu Zhou Da Lu.”


Dong Hua


menggeleng “semarah apapun Feng Wei, tubuhnya masih sangat lemah. Aku harus


disini merawatnya. Jiwa dan jantungnya masih ada padaku, ikatan tubuh suci akan


abadi bersama kesetiaan. Aku tidak perlu pelindung emas dan api abadi, aku


hanya perlu Feng Wei”. Shanguang “Shen Jun, bertahanlah… kalian semua


kembalilah… cukup Shen Jun yang disini ! aku yakin, semarah apapun Zhu Ren,


tidak akan melukai Shen Jun.”


Akhirnya,


selain Dong Hua, Xin Xin dan Xiong Xiong, semua kembali ke Si Hai Ba Huang.


Sesuai kata-kata Huo Feng, 2 jam berikutnya, Yu Zhou Da Lu tertutup. Tidak ada


yang bisa keluar masuk tanpa ijin Huo Feng. Huo Feng berada di Bing Yu Hai,


tertidur di depan istana kristal esnya. Tidak ada yang bisa masuk ke Bing Yu


Hai, termasuk kedua Zun Wang dan ketujuh kesayangan.


You Zun


“apa kalian tidak bisa masuk ?” bertanya pada tujuh kesayangan yang menggeleng


padanya. Di sekeliling Bing Yu Hai, ada jiejue pelangi yang melindungi, tidak


tertembus apapun. Xin Xin memegang Shanguang “apa kalian bisa merasakan, apa


yang terjadi pada Niang Qin ?” Shanguang “Zhu Ren menutup dirinya dari semua !


Huo Feng


tidak keluar dari Bing Yu Hai selama 2.000 tahun, tidak pernah terbangun dari


tidurnya. Yu Zhou Da Lu pun tertutup selama itu. Satu-satunya tempat yang bisa


di tuju hanya Xing Shen Da Lu oleh ketujuh kesayangan. Dong Hua selalu berdiri


di depan Bing Yu Hai melihat Huo Feng.


Huo Feng


kembali membuka mata dan melangkahkan kaki keluar Bing Yu Hai. Huo Feng tidak


mempedulikan Dong Hua yang mengikutinya “Qing Yun, aku mau berendam !” langsung


masuk ke kamarnya. Dong Hua pun ikut masuk langsung memeluk Huo Feng. Huo Feng


segera menghempaskan Dong Hua, menatap tajam “Feng Wei, aku sudah tahu salah !


jangan seperti ini ! aku salah, aku mengaku salah !” Dong Hua kembali memeluk


Huo Feng.


Huo Feng


menggerakkan tubuhnya, tidak senang dengan sentuhan Dong Hua. Huo Feng


bergerak, melepaskan diri dari pelukan Dong Hua “apa kau fikir yang mulia tidak


bisa memusnahkanmu ?” menghardik Dong Hua. Dong Hua tersenyum sedih “baik,

__ADS_1


musnahkan aku ! dengan begini, aku bisa selamanya bersamamu ! Feng Wei,


musnahkan aku !” Huo Feng menatap nanar Dong Hua.


Dong Hua


menarik Huo Feng ke pelukannya “Feng Wei, kau tahu betapa hancurnya aku, tidak


dapat bersamamu ! berkali-kali kau meninggalkanku, yang kuinginkan hanya bisa


pergi bersamamu. Pelindungmu, api abadimu, jiwamu, dan jantungmu, selalu


menahanku untuk tidak pergi bersamamu. Feng Wei, aku sudah tidak sanggup


menghadapi perpisahan denganmu. Musnahkan aku, aku akan lebih bahagia daripada


hidup tanpa dirimu. Feng Wei, aku sangat mencintaimu, jangan tinggalkan aku


lagi. Feng Wei, kumohon padamu, jika kau mau pergi, bawa aku bersamamu.


Kumohon, jangan tinggalkan aku !”


Huo Feng


berdiri mematung “Dong Hua Di Jun, yang lalu anda membebaskanku dari semua


janji. Sekarang, anda kembali meminta janji. Apa yang sebenarnya anda inginkan


?” Dong Hua terisak “Feng Wei, aku ingin manahanmu dengan janjimu… tapi aku


tidak tega, tidak sanggup melihatmu menderita… demiku, kau sudah sangat


menderita… aku rela menderita, asal kau baik-baik saja. Feng Wei, kau selalu


mengerti diriku… kau tahu bagaimana hancurnya aku mengatakan hal itu !”


Huo Feng


memijat pelipisnya “aku bisa gila !” Dong Hua melerai pelukannya “aku akan gila


bersamamu ! Feng Wei, jangan marah lagi. Kita berdamai, bagaimana ? bagaimana


kondisimu ?” Huo Feng melirik sinis Dong Hua. Dong Hua cemberut, memelas “Fu


Ren, maafkan aku !”


Huo Feng


menjulurkan tangannya pada Dong Hua, Dong Hua langsung memeriksa “Feng Wei…”


Huo Feng menatapnya dingin “membaik !” Dong Hua mengangguk, segera memeluk Huo


Feng kembali “Feng Wei, jangan tinggalkan aku !” Huo Feng menatapnya dengan


acuh tak acuh “banyak sekali permintaan !” Dong Hua merengek “Fu Ren…” Huo Feng


melirik malas “singkirkan tanganmu…” Dong Hua menggeleng “aku akan selalu


memelukmu !”


Huo Feng


acuh tak acuh “bukankah sudah melepasku ?” Dong Hua menggeleng “tidak lepas,


tidak akan kulepaskan… walaupun aku yuhua juga tidak akan kulepaskan…” Huo Feng


berdecak kesal “cih, malas meladenimu…” keluar dari kamar. Dong Hua mengejar,


langsung menggendongnya “sudah kukatakan, kau harus mendengarkanku !” berjalan

__ADS_1


ke permandian.


__ADS_2