
Zuo Zun
“Huo Feng…” belum melengkapi kata-katanya, sudah menerima tatapan tajam dari
Huo Feng “apa nama yang mulia, bisa anda seorang Zun Wang sembarang menyebutnya
? baik, yang mulia memberi kalian pilihan, ingin ikut mereka, maka selamanya di
Si Hai Ba Huang.” Huo Feng mengatakannya dengan penuh amarah. Zuo Zun
tercengang, tidak sanggup mengatakan apapun.
Melihat
Zuo Zun tidak bergerak, aura mengintimidasi Huo Feng keluar “kenapa ? apa anda
fikir saat ini yang mulia terluka, sudah tidak mampu menghancurkanmu ?”
mengibaskan tangan, Zuo Zun langsung terhempas dan muntah darah. Semua
tercengang dengan tindakan Huo Feng.
Huo Feng
berbalik menatap semua “kalian adalah dewa dewi Si Hai Ba Huang, tidak perlu
berada di Yu Zhou Da Lu-ku” mengibaskan tangan, cincin dan liontin menghilang
dari diri Dong Hua dan keempat anak. Dong Hua terkejut “Feng Wei…” Huo Feng
menatap dingin Dong Hua “Dong Hua Di Jun, Feng Wei yang anda maksud itu sudah
yuhua, tidak berada di semesta ini lagi.” “Feng Wei, aku…” Dong Hua terpana.
Huo Feng
berbalik pada Dong Hua, mengerahkan sihir pada Dong Hua. Sebuah kobaran api
kecil keluar dari tubuh Dong Hua berada di dalam bola cahaya emas. Huo Feng
menghancurkan bola cahaya emas beserta kobaran api di dalamnya “anda bebas.
Qing Yun, bawa mereka kembali ke Si Hai Ba Huang. Dalam 2 jam, Yu Zhou Da Lu
akan tertutup.” Berbalik pergi, meninggalkan semua yang termangu melihatnya.
Xin Xin
memapah Zuo Zun “Long ge, bagaimana denganmu ?” Zuo Zun menggeleng “sudah
memancing kemarahannya…” Xiong Xiong “bagaimana Niang Qin bisa tiba-tiba sekuat
itu ?” You Zun “dia sudah berusaha untuk memenuhi semua keinginan kalian. Walau
mengorbankan dirinya, selalu berusaha kembali pada kalian. Keinginan keras
semua membuatnya dengan rela masuk dalam belenggu. Ah kita memang belum bisa
memahaminya. Sebaiknya kalian kembali dulu ke Si Hai Ba Huang. 2 jam lagi, Huo
Feng akan menutup Yu Zhou Da Lu”.
Dong Hua
menunduk “aku akan tetap disini !” Zuo Zun menatap Dong Hua “Dong Hua, kau
sudah tidak memiliki pelindung emas dan api abadi. Huo Feng juga sudah
mengambil cincin dan liontin kalian. Saat ini, bahkan kamipun tidak dapat
__ADS_1
sembarang keluar masuk Yu Zhou Da Lu.”
Dong Hua
menggeleng “semarah apapun Feng Wei, tubuhnya masih sangat lemah. Aku harus
disini merawatnya. Jiwa dan jantungnya masih ada padaku, ikatan tubuh suci akan
abadi bersama kesetiaan. Aku tidak perlu pelindung emas dan api abadi, aku
hanya perlu Feng Wei”. Shanguang “Shen Jun, bertahanlah… kalian semua
kembalilah… cukup Shen Jun yang disini ! aku yakin, semarah apapun Zhu Ren,
tidak akan melukai Shen Jun.”
Akhirnya,
selain Dong Hua, Xin Xin dan Xiong Xiong, semua kembali ke Si Hai Ba Huang.
Sesuai kata-kata Huo Feng, 2 jam berikutnya, Yu Zhou Da Lu tertutup. Tidak ada
yang bisa keluar masuk tanpa ijin Huo Feng. Huo Feng berada di Bing Yu Hai,
tertidur di depan istana kristal esnya. Tidak ada yang bisa masuk ke Bing Yu
Hai, termasuk kedua Zun Wang dan ketujuh kesayangan.
You Zun
“apa kalian tidak bisa masuk ?” bertanya pada tujuh kesayangan yang menggeleng
padanya. Di sekeliling Bing Yu Hai, ada jiejue pelangi yang melindungi, tidak
tertembus apapun. Xin Xin memegang Shanguang “apa kalian bisa merasakan, apa
yang terjadi pada Niang Qin ?” Shanguang “Zhu Ren menutup dirinya dari semua !
Huo Feng
tidak keluar dari Bing Yu Hai selama 2.000 tahun, tidak pernah terbangun dari
tidurnya. Yu Zhou Da Lu pun tertutup selama itu. Satu-satunya tempat yang bisa
di tuju hanya Xing Shen Da Lu oleh ketujuh kesayangan. Dong Hua selalu berdiri
di depan Bing Yu Hai melihat Huo Feng.
Huo Feng
kembali membuka mata dan melangkahkan kaki keluar Bing Yu Hai. Huo Feng tidak
mempedulikan Dong Hua yang mengikutinya “Qing Yun, aku mau berendam !” langsung
masuk ke kamarnya. Dong Hua pun ikut masuk langsung memeluk Huo Feng. Huo Feng
segera menghempaskan Dong Hua, menatap tajam “Feng Wei, aku sudah tahu salah !
jangan seperti ini ! aku salah, aku mengaku salah !” Dong Hua kembali memeluk
Huo Feng.
Huo Feng
menggerakkan tubuhnya, tidak senang dengan sentuhan Dong Hua. Huo Feng
bergerak, melepaskan diri dari pelukan Dong Hua “apa kau fikir yang mulia tidak
bisa memusnahkanmu ?” menghardik Dong Hua. Dong Hua tersenyum sedih “baik,
__ADS_1
musnahkan aku ! dengan begini, aku bisa selamanya bersamamu ! Feng Wei,
musnahkan aku !” Huo Feng menatap nanar Dong Hua.
Dong Hua
menarik Huo Feng ke pelukannya “Feng Wei, kau tahu betapa hancurnya aku, tidak
dapat bersamamu ! berkali-kali kau meninggalkanku, yang kuinginkan hanya bisa
pergi bersamamu. Pelindungmu, api abadimu, jiwamu, dan jantungmu, selalu
menahanku untuk tidak pergi bersamamu. Feng Wei, aku sudah tidak sanggup
menghadapi perpisahan denganmu. Musnahkan aku, aku akan lebih bahagia daripada
hidup tanpa dirimu. Feng Wei, aku sangat mencintaimu, jangan tinggalkan aku
lagi. Feng Wei, kumohon padamu, jika kau mau pergi, bawa aku bersamamu.
Kumohon, jangan tinggalkan aku !”
Huo Feng
berdiri mematung “Dong Hua Di Jun, yang lalu anda membebaskanku dari semua
janji. Sekarang, anda kembali meminta janji. Apa yang sebenarnya anda inginkan
?” Dong Hua terisak “Feng Wei, aku ingin manahanmu dengan janjimu… tapi aku
tidak tega, tidak sanggup melihatmu menderita… demiku, kau sudah sangat
menderita… aku rela menderita, asal kau baik-baik saja. Feng Wei, kau selalu
mengerti diriku… kau tahu bagaimana hancurnya aku mengatakan hal itu !”
Huo Feng
memijat pelipisnya “aku bisa gila !” Dong Hua melerai pelukannya “aku akan gila
bersamamu ! Feng Wei, jangan marah lagi. Kita berdamai, bagaimana ? bagaimana
kondisimu ?” Huo Feng melirik sinis Dong Hua. Dong Hua cemberut, memelas “Fu
Ren, maafkan aku !”
Huo Feng
menjulurkan tangannya pada Dong Hua, Dong Hua langsung memeriksa “Feng Wei…”
Huo Feng menatapnya dingin “membaik !” Dong Hua mengangguk, segera memeluk Huo
Feng kembali “Feng Wei, jangan tinggalkan aku !” Huo Feng menatapnya dengan
acuh tak acuh “banyak sekali permintaan !” Dong Hua merengek “Fu Ren…” Huo Feng
melirik malas “singkirkan tanganmu…” Dong Hua menggeleng “aku akan selalu
memelukmu !”
Huo Feng
acuh tak acuh “bukankah sudah melepasku ?” Dong Hua menggeleng “tidak lepas,
tidak akan kulepaskan… walaupun aku yuhua juga tidak akan kulepaskan…” Huo Feng
berdecak kesal “cih, malas meladenimu…” keluar dari kamar. Dong Hua mengejar,
langsung menggendongnya “sudah kukatakan, kau harus mendengarkanku !” berjalan
__ADS_1
ke permandian.