
Dong
Hua Di Jun yang menghilang langsung ke istana Tai Chen mencari Bai Feng Jiu,
menemukannya yang sedang didapur memasak “Jiu er, idemu sangat bagus…” Bai Feng
Jiu nyengir “membuat anda melihat lelucon… Di Jun, besok adalah hari terakhirku,
apa ada sesuatu yang anda ingin makan ? aku akan membuatkannya” tersenyum
manis. Dong Hua Di Jun terbengong melihat Bai Feng Jiu, Bai Feng Jiu tidak
mendapat jawaban pun merasa aneh, mengangkat kepala melihat Dong Hua Di Jun
yang melamun melihatnya “Di Jun… Di Jun…” Dong Hua Di Jun mendapat kesadarannya
kembali “aku tidak pemilih, apapun yang kau masak, aku suka…” Bai Feng Jiu
berfikir “ehm… baiklah, aku akan menyiapkannya…” tersenyum manis. Dong Hua Di
Jun melihat senyum manisnya, hampir tidak dapat bertahan untuk memeluk dan
menciumnya, berbalik keluar dari dapur.
Dong Hua Di Jun menurunkan perintah
untuk menutup gerbang istana Tai Chen 2 hari ini, tidak ingin ada yang datang
mengganggu waktu berduanya bersama Bai Feng Jiu. Setelah makan, mereka
bercengkrama “Jiu er, setelah dari sini, apa yang ingin kau lakukan ?” Dong Hua
Di Jun bertanya. Bai Feng Jiu “Di Jun, aku akan kembali ke Qing Qiu sebentar,
setelah itu akan ke klan putih…” sambil berfikir. Dong Hua Di Jun mendengar
klan putih, mengira Bai Feng Jiu merindukan Wen Chang Di Jun “Jiu er, kau dan
Wen Chang Di Jun ?” Bai Feng Jiu melihat Dong Hua Di Jun dan tersenyum “Di Jun,
Jiu er dan Wen Chang baik-baik saja…”.
Dong
Hua Di Jun berfikir ‘selama 100 tahun ini mereka berdua tidak bertemu, Bai Feng
Jiu juga tidak pernah mengungkit Wen Chang Di Jun. Jiu er…’ “kapan kau akan ke
klan putih ?” Bai Feng Jiu dengan santai menjawab “besok, aku hanya akan ke
Qing Qiu sebentar, langsung ke klan putih” Dong Hua Di Jun “Jiu er, apa kau
tidak beristirahat beberapa hari di Qing Qiu ?” Bai Feng Jiu cekikikan “Di Jun,
bagaimana aku bisa beristirahat ! ini saja untung anda menutup gerbang istana
Tai Chen, para tetua itu akan menghabisiku dengan banyak pertanyaan hihihi…”
Dong Hua Di Jun tersenyum mendengarnya “jadi kau ingin menyembunyikan diri di
klan putih ! kau bisa bersembunyi di istana Tai Chen…” Bai Feng Jiu cekikikan
“Di Jun, aku disini malah akan menyusahkan anda, lagipula aku sudah janji akan
berguru pada Wen Chang hihihi…”. Dong Hua Di Jun melihat Bai Feng Jiu “Jiu er,
apa ada sesuatu yang membuatmu begitu giat berlatih ?” Bai Feng Jiu acuh tak
acuh menjawab “Di Jun, pertanyaan ini keluar dari mulut anda sungguh aneh…”
Dong Hua Di Jun tidak mengerti “ooo, apa yang aneh ?” Bai Feng Jiu menghela
__ADS_1
nafas “haih… bukankah sebelumnya anda mengatakan aku sebagai Qing Qiu Nu Jun
bukanlah wanita sembarangan, harus bertanggung jawab untuk rakyatku… jika aku
tidak meningkatkan kemampuan bagaimana melindungi rakyatku ? melawan 1 Jin Nu
Sou saja aku tidak sanggup, tidak dapat menjaga diri sendiri bagaimana
melindungi Qing Qiu ? bagaimana melindungi Wu Huang ?” Dong Hua Di Jun
tersenyum sedih ‘ternyata akulah yang membuatmu seperti ini !’ “Jiu er, kau
melakukannya dengan sangat baik” Bai Feng Jiu tersenyum bangga, Dong Hua Di Jun
tidak tahan, menjulurkan tangannya membelai kepala Bai Feng Jiu.
Keesokan
paginya, saat Dong Hua Di Jun bangun, sudah tidak menemukan Bai Feng Jiu.
Diatas meja, ada 1 porsi makanan dan banyak toples kaca berisikan kue-kue dan
permen. Selain itu ada 1 kertas yang bertuliskan ‘Terima Kasih Di Jun – shifu
untuk 100 tahun ini. Ini sedikit yang bisa Jiu er berikan untuk anda, semoga
anda menikmatinya. Bai Feng Jiu’. Dong Hua Di Jun tersenyum sedih ‘Jiu er, apa
kau terburu-buru pergi karena sudah merindukan Wen Chang Di Jun ? aku…
bagaimana denganku ? kau sudah tidak menginginkanku ? haih… baik juga, aku
harus segera memeriksa Miao Yi Hui Ming Jin’ memakan sedikit sarapan dan
menyimpan dengan baik semua toples kaca.
Bai
Feng Jiu yang keluar dari istana Tai Chen, langsung ke Shi Li Tao Ling “lao
sudah ribut… yow, ini bukankah Nu Jun kita yang terhebat !” Bai Feng Jiu
memberi kode diam “shuuu… lao feng huang jangan keras-keras… lao feng huang,
aku datang untuk bertanya ‘apa bisa menyambungkan kembali ekor rubahku yang
terpotong ?’” Zhe Yan “kau berbuat kenakalan apa lagi ? bersembunyi disini !
bisa saja, kau ingin menyambungkan ekormu kembali ?” Bai Feng Jiu “haih
bukankah para tetua itu yang terus mencariku, aku malas berurusan dengan mereka.
katakan bagaimana caranya !” Zhe Yan pun memberi tahu caranya, sebenarnya Zhe
Yan ingin membantunya tapi Bai Feng Jiu menolak, karena dia ingin segera pergi
dari Qing Qiu. Zhe Yan pun tidak berdaya, hanya bisa memberitahukan caranya dan
memberi obat-obatan. Bai Feng Jiu yang kembali ke Qing Qiu tidak menemui
keluarga Bai, hanya memutar ke perbatasan dan langsung ke klan putih.
Dong
Hua Di Jun memeriksa Miao Yi Hui Ming Jin, jiejue disana sudah hampir hancur.
Setelah melihat situasi, Dong Hua Di Jun ke Shi Li Tao Ling “Zhe Yan, apa Jiu
er ada kesini ?” Zhe Yan mengangguk “dia baru saja pergi, katanya mau melihat
perbatasan Qing Qiu sebelum pergi. Xiao Jiu menanyakan cara menyambungkan
__ADS_1
kembali ekor rubahnya” Dong Hua Di Jun mengangguk “kenapa kau tidak membantunya
?” Zhe Yan “haih kau kira aku tidak mau… Xiao Jiu yang tidak memberiku
kesempatan membantunya, katanya sedang melarikan diri dari para tetua di Jiu
Jong Tian. Tenang saja, Xiao Jiu sangat pintar, aku sudah memberitahu cara dan
obat-obatan untuk membantunya, Xiao Jiu akan baik-baik saja” Dong Hua Di Jun
tersenyum sedih “bagaimana ? kau sudah melihat Miao Yi Hui Ming Jin ?” Dong Hua
Di Jun “segera hancur, aku akan biguang” Zhe Yan “Dong Hua, beritahu padaku,
berapa persen keyakinanmu bisa kembali dengan selamat ?” Dong Hua Di Jun
menghela nafas “Zhe Yan, aku sudah hidup cukup lama, Miao Yi Hui Ming Jin
adalah hal terakhir yang bisa kulakukan untuk Si Hai Liu He Ba Huang” Zhe Yan
“kau… kau akan yuhua ? apa tidak ada cara untuk kembali ?” Dong Hua Di Jun
“sudah saatnya… jika bisa kembalipun itu akan memakan puluhan hingga ratusan
ribu tahun” Zhe Yan “apa yatou mengetahui hal ini ? yatou pasti bersedia
menunggumu” Dong Hua menggeleng “Zhe Yan, bantu aku menjaganya… semoga dia akan
mendapatkan seseorang yang betul-betul menyayangi dan mencintainya…” Zhe Yan
menggeleng “haih Dong Hua bukankah kaulah orang itu ! aku tidak tahu bagaimana
hubungan yatou dan Wen Chang Di Jun, tapi dari pengalamanku dengan suku rubah
‘saat mereka sudah menentukan pujaan hatinya, mereka tidak akan pernah
berpaling ke lain hati’”.
Dong
Hua Di Jun tersenyum sedih “tidak seharusnya dia menyukaiku… Zhe Yan, apapun
yang terjadi, lindungi Jiu er” Zhe Yan “haih Dong Hua, kau sendiri tahu
sifatnya… baiklah, aku berjanji padamu, selama aku bisa aku akan melindunginya…
kau tenang saja menghadapi Miao Luo… semoga ada jalan kembali untukmu, rubah
kecilmu menunggumu untuk menjaganya” Dong Hua Di Jun “terima kasih… berikan
arakmu 2 botol padaku…” Zhe Yan menghela nafas “haih… kalian ini semua…
sudahlah, ini ambillah…” memberikan 2 botol arak, Dong Hua Di Jun menerima dan
segera pergi.
Semenjak
Bai Feng Jiu pergi dari Shi Li Tao Ling, tidak ada lagi yang mendengar kabarnya.
Dong Hua Di Jun berusaha melihat dan mencari keberadaannya dari cermin Tong
Jing, tidak pernah dapat menemukannya. Menyimpan kerinduan dalam hatinya, Dong
Hua Di Jun terus memantau keadaan Miao Yi Hui Ming Jin. Dong Hua Di Jun juga memberi
arahan untuk menghadapi suku iblis yang memberontak menggunakan ide Bai Feng
Jiu. Disebabkan Mo Yuan dan Ye Hua yang belum pulih, sebagai mertua, Hu Di pun
mengambil alih menjadi panglima dalam pertempuran. Selain itu, ide strategi
__ADS_1
kali ini adalah strategi Bai Feng Jiu, membuat keluarga Bai mempunyai
kepercayaan diri bisa memenangkan pertempuran.