Return Of God Emperor

Return Of God Emperor
Bab 387 - Rencana Kabur


__ADS_3

Bab 387 –


          Shen Yao tertidur di pangkuan kaisar, permaisuri masuk


melihatnya “sudah tidur ?” kaisar mengangguk “rasa penasarannya sudah hilang…”


Permaisuri tersenyum “berikan padaku !” ingin mengambil Shen Yao. Kaisar


menahan “dia baru saja tidur, biarkan saja, tidak mengganggu sama sekali… Putri


kesayanganku bisa seperti ini, yang mulia sangat bahagia…” Permaisuri tersenyum


“anda terlalu memanjakannya !” Kaisar tersenyum “Yao er adalah cahaya hidupku,


memanjakannya pun masih tidak cukup !” Permaisuri tersenyum manis.


          Sudah 3 bulan, Shen Yao bersekolah. Semenjak tidak lagi


menyimpan rasa penasaran pada Hui Shi Da Ren, sifat usilnya muncul lagi.


Siswa-siswi yang pernah mengusilinya, mendapat balasan yang tidak bisa mereka


tangani bahkan hindari. Di sekolah, perlahan semua menjadi pengikutnya, Shen


Yao yang terkecil menjadi ketua siswa.


          “Shen Yao, dalam sebulan menundukkan semua siswa, lumayan


!” Hao Cun mengejek “haih… apa yang menundukkan ? aku hanya bermain-main dengan


mereka.” Shen Yao menjawab dengan malas. “Shen Yao, sebentar lagi akan masuk


musim dingin, apa yang akan kau lakukan di hari minggu ?” Xi Juan duduk santai


bersama mereka “Fu Wang sudah berjanji akan membawaku ke tanah perburuan… aku


ingin membawa kelimanya bersamaku !”


          Hao Cun “oh aku sudah mendengarnya ! apa membawa Hu Lu


bersama ?” Shen Yao mengangguk “kalian ada acara apa ? bagaimana dengan Bei


Fang Yin dan Lou Xin Qian ?” Xi Juan mengelak “ada apa dengan mereka ?” Shen


You mencibir “cih masih berpura-pura, walau aku tidak tertarik dengan hubungan


pria dan wanita tapi aku mengetahui tanda-tanda kalian” Hao Cun “leluhurku…


kita ini masih anak kecil, belum matang, semua hanya berteman !” Shen You


mengejek “Hao Cun ge, paman ketiga menikah di usia 17 tahun, kau saat ini sudah


14 tahun. Xi Juan jie juga sudah hampir 13 tahun”.


          Xi Juan menggoda “bagaimana denganmu ? kulihat Tian Guang


lumayan memperhatikanmu.” Shen Yao nyengir “siapa yang tidak memperhatikanku ?


aku begini sempurna, tentu saja selalu menjadi perhatian hahaha…” Hao Cun “kau


ini memang keturunan Wang Jun ! eh apa dihatimu sama sekali tidak memiliki


perasaan ?” Shen Yao menggeleng “ada Fu Wang -ku 1 yang manja, sudah cukup !


aku tidak mau terikat… akan ada suatu hari, aku ingin mengelilingi dunia ini


dengan kakiku sendiri” Xi Juan “kau tidak usah bermimpi, mana mungkin paman


mengijinkanmu !”


          Shen Yao cekikikan “kalian lihat saja ! hal yang

__ADS_1


kuinginkan, mana ada yang tidak terwujud !” Hao Cun “iya iya iya, Putri


Mahkota-ku yang terhebat ! percaya padamu…” Xi Juan “haih jika bisa, aku juga


ingin berkeliling… ibukota hanya seperti ini saja. Die mengatakan kehidupan


diluar sangat keras, tapi kalau tidak keluar, mana tahu apa yang ada diluar !”


          Shen Yao mencibir “ingin pergi, tidak takut ketika kembali


Bei Fang Ying sudah menjadi milik yang lain ?” Xi Juan acuh tak acuh “menjadi


milik yang lain ya biarkan saja, artinya kami tidak berjodoh !” Hao Cun


mengangguk “Shen Yao, jika sudah menentukan waktunya, beritahu kami. Kami akan


pergi bersamamu !” Shen Yao memajukan bibirnya “kalian betul mau pergi ?”


keduanya mengangguk mantap.


          Shen Yao “hmm… mengajak kalian juga tidak masalah… hanya


saja masih ada hal lain yang perlu diperhatikan !” Hao Cun tersenyum dingin


“masih ada beberapa bulan, tidak akan ada masalah !” Xi Juan “Shen Yao, masalah


ini tidak perlu kau khawatirkan… tidak akan ada masalah… aku sudah meminta


orang untuk memeriksa. Percaya, akan segera membuahkan hasil !” Shen Yao nyengir


“masalah seperti ini, tidak di periksa juga sudah mengetahuinya”. Hao Cun


memainkan matanya “iya iya iya, tidak ada yang terlepas dari putri yang


terhormat.”


          Xi Juan mengejek “eh, apa kau betul masih 12 tahun ? kenapa


memegang dagunya “hmm… yang mulia belum mengetahui bagaimana kedua anak itu


bisa menyukai kalian yang menyebalkan ini !” mengejek keduanya. Keduanya


memainkan mata jenuh “tidak bisa menang darimu cih…”


          Melihat kedua temannya sudah menemukan pasangan


masing-masing, Tian Guang juga menginginkannya. Selama beberapa bulan, Tian


Guang selalu memperhatikan Shen Yao. Tian Guang tidak menyatakan perasaannya,


tidak ingin memaksa, senang melihat Shen Yao yang hidup tanpa beban. Shen Yao


bisa sangat akrab tapi bisa juga sangat cuek, tergantung moodnya saja. Seperti


yang di katakan Li Suen, Shen Yao tidak menunjukkan rasa spesial pada semua,


termasuk Tian Guang.


          Shen Yao menjalankan semua rutinitasnya dengan riang gembira.


Hui Shi Da Ren yang sebelumnya pendiam, sudah berubah menjadi riang dan bawel


bersama Shen Yao. “shifu, apa kau ini kekurangan makanan ?” Shen Yao melihat


Hui Shi dengan kesal, karena mengambil kuenya tanpa permisi “Putri, jangan


begitu piciklah… makanan diluar mana ada yang seenak makanan istana !” Hui Shi


merampas kue Shen Yao. Shen Yao nyengir licik “shifu, kau sudah memakan kuenya,


bagaimana membalasku ?” Hui Shi mengambil sesuatu dan memberikannya pada Shen

__ADS_1


Yao “ini untukmu, ini adalah kesayanganku, bukankah aku sangat menghargaimu ! besok


bawakan aku kue lagi, jalan dulu !” meninggalkan Shen Yao.


          Hao Cun “Shen Yao, apa yang diberikan shifu ?” Shen Yao


membuka sebuah buku yang diberikan Hui Shi “hmm… memang buku langka… Shen Yao,


pinjamkan padaku, aku juga ingin mempelajarinya” Shen Yao menyimpan bukunya


“minta sendiri pada pencuri makanan itu !” Xi Juan “hanya padamu, dia seperti


itu ! apa dia juga menyukaimu ?” Shen Yao merinding “hi… disukai olehnya !


adanya aku bisa mati kelaparan. Ah kue-ku…” kesal.


          Tian Guang menggelengkan kepala “ini untukmu !” memberikan


kue yang sudah disiapkannya untuk Shen Yao. Shen Yao melihatnya “aku makan ini,


kau makan apa ?” Tian Guang acuh tak acuh “aku pria, lagipula aku tidak suka


makanan manis” Shen Yao mengambil sesuatu di bajunya “aku tidak suka berhutang.


Ini, ganti kuemu…” memberikan beberapa permen madu. Tian Guang menerimanya


dengan senyum manis “kau ini ! seperti ini sangat pilih kasih kan ! mana permen


untuk kami ?” Hao Cun protes “baik, mau permen madu yang mulia putri, apa yang


kalian berikan untukku ?” Shen Yao mengejek.


          Shen Yao duduk santai, makan kue Tian Guang, sambil membaca


buku yang diberikan Hui Shi padanya “bela diri-mu sudah tinggi, masih mau


belajar lagi ?” Tian Guang bertanya. Shen Yao tidak menjawab, Hao Cun


membantunya “dia ini berminat pada semua hal baru ! diatas langit masih ada


langit. Wang Jun juga tidak menahannya, siapa lagi yang bisa menahannya !”


“Shen Yao, kenapa ingin mempelajari begitu banyak hal ? bukankah sebagai


perempuan, hanya perlu menikah dan ada suami yang melindungi ?” Li Suen


bertanya. Xi Juan nyengir “Putri Mahkota ini tidak mempunyai fikiran untuk


menikah. Selain sifatnya seperti Wang Jun, dia juga adalah satu-satunya Putri


Mahkota. Dari kecil, gadis ini sudah menyadari tanggung jawabnya yang besar,


tidak mau bergantung pada siapapun”.


          Tian Guang tersenyum lembut melihat wajah Shen Yao yang


serius membaca buku “ini minumlah… makan begitu banyak kue, akan menyakiti


tenggorokanmu” memberikan minuman pada Shen Yao. Shen Yao minum tanpa bersuara,


pandangannya tidak beralih dari buku. Xin Qian menggeleng “mau mengatakan kau


seorang kutu buku juga tidak benar. Kau begitu nakal, aktif, dan ceria, tapi


bisa juga menjadi sangat serius seperti saat ini. Mengenalmu 10 bulan ini, aku


masih bingung dengan perubahan sikapmu” Hao Cun cekikikan “jangankan kalian


yang baru mengenalnya 10 bulan. Kami saja yang sudah hampir 13 tahun


mengenalnya juga kadang masih tidak faham”.

__ADS_1


__ADS_2