Return Of God Emperor

Return Of God Emperor
Bab 139 - Shen Zhu kembali


__ADS_3

“Orangku, kalian juga berani


! Dari semenjak terlahir kembali, aku belum mempraktekkan kekuatanku, tampaknya


hari ini kalian bisa merasakannya” bersama suara, 1 kilatan pelangi melesat


masuk. 1 gadis cilik yang sangat cantik dengan bunga Feng Wei dan setengah


lingkaran pelangi bermahkotakan permata berlian pelangi, berdiri di tengah


ruangan. Matanya sangat tajam dan menyeramkan, auranya sangat mendominasi


membuat semua berlutut seketika “Shen… Shen Zhu…” terdengar di seluruh aula.


Ada yang menangis, ada yang berkaca-kaca, ada yang bahagia, dan ada yang


ketakutan.


          Feng Wei cilik perlahan berjalan ke arah Jun Wang yang tadi


menunjuk Qing Yun. Feng Wei hanya menatap dan Jun Wang itu musnah dengan


ketakutan yang mengerikan di wajahnya. Melirik ke beberapa jenderal dan Jun


Wang yang tadi memojokkan. Satu persatu muntah darah seketika “mohon ampun Shen


Zhu, kami… kami tidak berani lagi” Feng Wei dengan suara menyeramkan “Yu Zhou


Da Lu tidak menyimpan pengecut seperti kalian”. Selesai berbicara, semua yang


terserang dan muntah darah, musnah dengan wajah yang sangat ketakutan. Zuo Zun


melirik Hua Zi, mengirimkan pesan suara “Di Jun, inilah Huo Feng. Orangnya,


tidak ada yang boleh menyentuh selain dirinya. Shen Zhu tidak menoleransi


apapun”.


          Feng Wei dengan dingin menatap


semuanya “ada lagi ?” “Feng er, Feng er, kamu kembali…” salah satu jenderal


berlari maju, ingin memeluk Feng Wei. Feng Wei menghindar dan berkata dingin


acuh tak acuh “Jenderal Xia, perhatikan sikapmu”. You Zun mengirim pesan pada


Hua Zi “Di Jun, itu adalah salah satu pengagum Huo Feng, Jenderal Xia Che Ming.


Tampan, berkharisma, dan setia, salah satu sainganmu hahaha…” mata Hua Zi


sangat mengerikan, menatap dingin Jenderal Xia Che Ming. Hao Lum tersenyum


jahil “Mei Shang, ayo taruhan ! berapa banyak pemuja yang maju hari ini


hihihi…!” Mei Shang mencibir “kau lupa Shen Zhu tidak sendiri…” Qing Yun


“diamlah kalian…” menegur.


          Selama


mereka berbicara, Jenderal lainnya juga maju berlutut di hadapan Feng Wei,


dengan linangan air mata “Shen Zhu, aku tahu kamu belum pergi. Aku tahu kamu


tidak akan tega meninggalkanku. Huo Feng, mulai saat ini, kita tidak akan


berpisah” mengulurkan tangan, ingin meraih tangan Feng Wei.


          Sebuah


bayangan menghalangi dan menepis tangan sang jenderal “grrr… grrr… grrr…” Bai


Jin sudah berdiri di hadapan Feng Wei dengan tampang garangnya, menatap semua. “Qin


Lin… bagaimana ?” sang jenderal mengenali Bai Jin. “tidak, dia bukan Qin Lin,


bulu Qin Lin berwana merah kehitaman… Dia…” semua terbelalak menatap Feng Wei. Feng


Wei tersenyum lembut, mengelus bulu Bai Jin “sudah… jangan berlebihan… aku


tidak mempunyai begitu banyak kesabaran menghadapimu jika tersesat lagi” Bai


Jin berbalik, menjadi kirin jinak ber-eng-eng di hadapan Feng Wei. Semua yang


mendengar bergidik ngeri, segera menyadari kirin putih kecil di hadapan mereka

__ADS_1


adalah ‘Hei Ye’.


          Feng


Wei yang tersenyum lembut terlihat lebih imut “Shen Zhu…” semuapun ikut


tersenyum lembut melihatnya. Feng Wei tidak mempedulikan lainnya, menopang


tangan di belakang, berjalan bersama Bai Jin ke singgasananya. Hua Zi yang


cemberut melihat Feng Wei, membuat Zuo Zun, You Zun, 3 asisten, dan yang datang


dari Si Hai Ba Huang tertawa jahil. Feng Wei duduk di singgasananya sambil


membelai bulu Bai Jin yang berdiri disampingnya. Semua yang melihat langsung


menjaga sikap, termasuk jenderal Xia Che Ming dan pemuja lainnya.


          Selanjutnya


para tetua, Jun Wang dan jenderal melaporkan kondisi dan masalah di Yu Zhou Da


Lu. Melihat Shen Zhu, semua seperti mendapat energi baru. Feng Wei hanya melihat


mereka acuh tak acuh sambil memainkan bulu Bai Jin. Salah satu jenderal


bertanya “Shen Zhu, bagaimana dengan unicorn Shanguang, harimau Bai Yin, dan kelima


hewan anda lainnya ?” Feng Wei langsung terduduk tegap dengan dingin bertanya


“Dimana mereka ?” Para jenderal memberi tahu posisi masing-masing hewan, semua


menjaga tempat bermasalah.


          Feng


Wei berdiri “masih ada yang ingin dikatakan ?” para jenderal saling menatap dan


geleng-geleng kepala “tidak ada Shen Zhu, kami akan kembali dan memastikan


semua berjalan dengan baik”. Feng Wei kecil mengangguk “bagus, aku akan


mengunjungi kesayangan-kesayanganku” Feng Wei Bersama Bai Jin menghilang. Hua


Zi panik. Qing Yun menenangkan “jangan khawatir, Shen Zhu pergi memanggil para


bersama. Hua Zi tidak sabar bertanya “dimana ?” ketiganya bersamaan menjawab


“Bing Yu Hai”.


          Segera


terdengar alunan musik merdu dari luar. Zuo Zun dan You Zun saling menatap dan


tersenyum. Semua segera keluar dari aula mencari sumber suara dan menemukan


Feng Wei kecil sedang berdiri diatas puncak tertinggi istana kristal es dalam


kemilau cahaya pelangi memainkan seruling. Semua warga Yu Zhou Da Lu keluar


mendengar musik, berlutut, memberi hormat kearah Bing Yu Hai “menyambut Shen Zhu


kembali”.


          Segera


terdengar suara-suara hewan mistis saling bersahut-sahutan mengiringi musik


Feng Wei kecil. Diikuti oleh para pemilik suara mengelilingi Bing Yu Hai.


Pemandangan Bing Yu Hai sangat indah, aurora pelangi berpendar dimana-mana,


para hewan mistis bernyanyi dan menari mengelilingi, diikuti hujan bunga Feng


Wei. Radius 2km tidak ada yang berani mendekat. Didalam radius itu Feng Weu


cilik berkumpul bersama semua hewan mistisnya. Semuanya menikmati pemandangan


ini, terutama yang dari Si Hai Ba Huang, pengalaman tak terlupakan dalam hidup


mereka. Pengalaman ini tidak akan pernah mereka temui di Si Hai Ba Huang.


          Yang


paling terakhir datang suara ‘kiikkk kiikkk groarr groarr’ milik unicorn dan kirin,

__ADS_1


hewan mistis kesayangan Feng Wei. Feng Wei tersenyum melihat kedatangan mereka.


Keduanya berhenti di hadapan Feng Wei cilik dengan linangan air mata, menunduk


dan memberi hormat. Feng Wei menghentikan permainan serulingnya, menatap lembut


pada semua hewan mistis.


          Semua


turun ke daratan, menundukkan badan memberi hormat pada Feng Wei. Feng Weu


membuka tangannya, keluar cahaya pelangi menyelimuti para hewan mistis. Mereka


seperti dipeluk oleh Feng Wei sendiri. Feng Wei cilik memeluk langsung unicorn


dan kirin di hadapannya. Keduanya menjilat-jilat Feng Wei cilik tanda sayang.


Feng Wei cilik tertawa geli dengan wajah penuh air liur ‘hahaha… hahaha…


hahahahaha… sudah… sudah… aku basah semua…’, Beberapa hewan mistispun maju


melakukan hal yang sama. Tidak lama, mereka mengangkat Feng Wei dan


memantul-mantulkannya ke langit. Feng Wei tertawa riang tak berhenti, suara


tawanya terdengar di seluruh Bing Yu Hai bahkan dipantulkan ke Yu Zhou Da Lu.


          Zuo


Zun dan You Zun tersenyum senang “kalian lihat, inilah Huo Feng. Di satu sisi,


dia adalah aturan hidup, tidak bisa dibantah. Di sisi lain, kasih sayangnya


tanpa batas.” Hua Zi, Gun Gun, Ling Ling, Xiong Xiong, dan Xin Xin melihat Feng


Jiu dengan penuh kasih sayang. Sisanya melihat Feng Jiu dengan kekaguman.


          Feng


Wei yang sudah diturunkan “iuh, badanku lengket semua” memegang lendir-lendir


hewan yang lengket di tubuhnya dengan cemberut. Para hewan malah tambah senang


menggodanya, terus menjilatinya. Feng Wei cilik berteriak-teriak berlarian


menghindar “sudah… sudah… sudah… badanku sudah basah semua… hiii… lengket…” dia


bermain bersama hewan-hewan itu 2 jaman didalam Bing Yu Hai hingga terjatuh di


pelukan beruang kutub “hahahahaha… sudah… sudah… aku sudah lelah..” beruang


kutub mengangkatnya dan menciumnya. Semua merendahkan diri berkumpul


mengelilinginya. “Sudah… sudah… huh… aku lelah… sudah lama tidak bermain


bersama kalian… belakangan ini sudah menyusahkan kalian” unicorn menciumnya


seperti mengatakan ‘tidak apa-apa, demi dirimu semua kami lakukan dengan senang


hati’ Feng Wei cilik memegang dan mencium unicorn “terima kasih, kalian bisa


kembali ke langit ilusi sekarang. Istirahatlah, 2 hari lagi aku akan membantu


evolusi kalian bertujuh” Semua menyahut gembira, berdiri, memberi hormat, dan


pergi. Beruang kutub menaruh Feng Wei kecil di punggung Bai Jin, memberi hormat


dan pergi.


          Feng


Wei melihat semua hewan mistis menghilang ke langit ilusi. Bai Jin mengantar


Feng Wei kecil ke hadapan Hua Zi. Hua Zi mengambil dan menggendong Feng Wei


kecil. Bai Jin memberi hormat “jiejie, aku menunggumu di Zuan Bao Shi Dao” Feng


Wei mengangguk, Bai Jin berbalik dan pergi. Xin Xin menarik tangan Feng Wei


“Niang Qin, Niang Qin, Xin Xin mau naik unicorn itu” Feng Wei tersenyum “saat


ini belum boleh, mereka sedang bersiap evolusi. Xin Xin harus memanggil Hong


Ling jika diluar” Xin Xin memberi hormat jahil “perintah dipatuhi Shen Zhu”

__ADS_1


Feng Wei cemberut “Hua Zi gege, atur anakmu itu. Ah, badanku lengket dan bau,


aku mau mandi…”


__ADS_2