Return Of God Emperor

Return Of God Emperor
Bab 2 – Hilang ingatan


__ADS_3

        Bai Yi Fu Ren (Wen Xin) memeluk Feng Jiu “anakku, kau sudah menderita ?” Feng Jiu melihat


semua dengan pandangan kosong “siapa sebenarnya kalian ?” Zhe Yan menjelaskan


“yatou, aku adalah Zhe Yan, ini Bai Chen – si shu mu, ini Bai Yi – ayahmu, ini


Wen Xin - ibumu, ini Mi Gu - temanmu, ini Bai Gun Gun – putramu. Kami semua


adalah keluargamu. Kau adalah Bai Feng Jiu – Qing Qiu Nu Jun - Bai Feng Jiu” Feng


Jiu “Bai Feng Jiu ?” Zhe Yan mengangguk. Bai Chen “Xiao Jiu, apa kau tidak


mengingat apapun ?” Feng Jiu menggeleng “seperti ada seorang pria yang terus


memanggil ‘Xiao Bai’. Apa kalian tahu siapa ‘Xiao Bai’ ?” semua saling


memandang. Zhe Yan “apa kau tahu siapa pria itu ?” Feng Jiu menggeleng “aku


tidak bisa melihat rupanya, hanya terdengar suara” Gun Gun “Niang Qin, ‘Xiao


Bai’ adalah Niang Qin. Fu Qin sering memanggil Niang Qin ‘Xiao Bai’” Feng Jiu


“Fu Qin ? aku adalah ‘Xiao Bai’” menunjuk dirinya sendiri. Gun Gun mengangguk


“kalau begitu dimana Fu Qin-mu ?” Gun Gun “Fu Qin sedang biguang di Bi Hai Cang


Ling. Setelah Fu Qin chuguang, akan kesini menjemput kita” Feng Jiu “biguang ?


Bi Hai Cang Ling ?” memegang kepalanya.


            Bai Yi “Xiao Jiu, kau baru sadar, tidak perlu memaksakan


diri mengingatnya. Kau istirahat saja, jika tubuhmu pulih, pasti segera


mengingatnya” Bai Yi tidak ingin Bai Feng Jiu mengingat Dong Hua Di Jun, takut


Bai Feng Jiu berbuat yang tidak-tidak lagi. Bai Yi Fu Ren “Gun Gun, bawa ibumu


istirahat dulu, makanan akan segera siap” Gun Gun menurut, membawa Feng Jiu ke


kamarnya beristirahat. Gun Gun menceritakan yang dia tahu pada Feng Jiu.


            Bai Chen “Zhe Yan, ini bagaimana baiknya ? jika Di Jun


chuguang dan menemukan Xiao Jiu begini, apa lagi yang akan terjadi !” Zhe Yan


“haih, mereka ini pasangan yang menderita. Biarkan yatou merawat diri dulu,


semoga ingatannya cepat kembali. Dong Hua juga belum chuguang, masih ada waktu


mengembalikan ingatan yatou” Bai Yi “yang penting dia sehat-sehat”.


            Lian Song, Cheng Yu, Sie Ming, Chong Lin, dan Yan Ci Wu


juga akhirnya mengetahui kondisi Feng Jiu. Feng Jiu tidak mengingat mereka


semua, bersikap sungkan dan sopan pada semuanya. Semuanya tidak terbiasa dengan


sikap Feng Jiu yang seperti ini, selalu was-was pada mereka. Bahkan terhadap


Gun Gun pun, Feng Jiu belum mempercayainya sebagai putranya. Bai Feng Jiu masih


menyukai keramaian, bersikap ramah dan ceria seperti Bai Feng Jiu, hanya tidak


mengakrabkan diri. Selama dia belum mengingat, Bai Feng Jiu tidak mau sembarangan


mempercayai omongan yang lain. Setelah bangun, setiap hari Bai Feng Jiu


menyempatkan diri bermeditasi di Yan Hua Dong, keluar setelah Gun Gun pulang


sekolah.


            Bai Yi “Xiao Jiu, tubuhmu sudah membaik, ikutlah Gun Gun


bersekolah. Dulu kau sudah ketinggalan banyak pelajaran, sudah waktunya kau


menyelesaikan semuanya. Kau juga harus mulai mengurus semua persoalan di Qing


Qiu. Sebagai Qing Qiu Nu Jun, ini semua adalah tanggung jawabmu” Feng Jiu


“sekolah ? persoalan Qing Qiu ? baik, diedie bisa memberikannya padaku” Bai Yi


kaget segampang itu Feng Jiu menyetujuinya. Bai Chen pun terpana “Xiao Jiu, ini


ada beberapa, coba kau pelajari, ada yang tidak mengerti tanyakan pada si shu”


Feng Jiu mengangguk “baik, si shu…” mengambil laporan.

__ADS_1


            Feng Jiu hanya sebentar melihatnya, menyerahkan kembali


pada Bai Yi dan Bai Chen “diedie, si shu, yang ini……” dengan lancar


mengutarakan pendapatnya. Bai Yi dan Bai Chen terkejut, tidak dapat mengatakan


apapun, arahan Feng Jiu diluar pemikiran mereka. Bai Yi “Xiao Jiu, bagaimana


kau bisa memikirkan hal ini ?” Feng Jiu melihat Bai Yi aneh “diedie, bukankah


ini persoalan yang sangat mudah !” Bai Yi saling memandang bersama Bai Chen.


Bai Chen “Xiao Jiu, bagaimana kalau besok ikut dalam rapat ?” Feng Jiu langsung


menyetujui “baik…”.


            Sesuai permintaan Bai Yi, Feng Jiu mengikuti Gun Gun ke


sekolah. Dia bertemu banyak orang yang mengaku mengenalnya, tapi tidak mengenal


semuanya. Guru “Feng Jiu xiao dianxia, akhirnya kau kembali ke sekolah. Tubuhmu


sudah pulih ?” Feng Jiu memberi hormat “sudah guru, terima kasih atas perhatian


guru” Guru dan teman sekelas terkejut dengan sikap Bai Feng Jiu, guru salah


tingkah “baik… baik… duduklah… sudah waktunya kau mengejar ketinggalanmu” Feng


Jiu memberi hormat lagi dan duduk disamping Gun Gun, gurunya sampai terpana


salah tingkah.


            Feng Jiu awalnya mendengar dengan seksama, lama-kelamaan


dia tertidur. Guru dan teman sekelas yang melihat geleng-geleng, inilah Bai


Feng Jiu yang mereka kenal. Guru perlahan menghampiri “Feng Jiu xiao dianxia,


Feng Jiu xiao dianxia…” membangunkannya. Feng Jiu terbangun langsung berdiri


“iya guru, ada apa ?” semua menertawakannya, Feng Jiu mengendarkan pandangan


bingung pada semuanya. Gun Gun melihat Feng Jiu dengan cemas. Guru mengetesnya


“Feng Jiu xiao dianxia, pelajaran hari ini, apa sudah faham ?” Feng Jiu


itu karena tertangkap basah tertidur, dulu Feng Jiu tidak kurang melakukan hal


seperti ini.


        Guru mengetes “baik, kalau begitu Feng Jiu xiao dianxia, bisa mengulang yang tadi


guru sampaikan sekali lagi” Feng Jiu mengangguk mantap “baik… didunia... bla…


bla… bla..” menjelaskan ulang semua yang tadi diajari bahkan lebih jelas dan


lebih lengkap daripada yang dijelaskan guru sebelumnya. Semua terbelalak


melihat Feng Jiu, ini adalah ajaran Dhamma yang paling tidak disukai Feng Jiu


dulunya. Mereka yang sebelumnya tidak mengerti dengan penjelasan guru, malah


tercerahkan setelah mendengar penjelasan Feng Jiu. Guru mengangguk-angguk “Feng


Jiu xiao dianxia, bagus sudah banyak kemajuan. Kalau begitu…” mengetes hal


lainnya, dan seperti sebelumnya Feng Jiu menjawabnya dengan tepat.


        Sepulang dari sekolah, Bai Feng Jiu pun mengikuti rapat dengan para tetua di Qing Qiu.


Sama seperti di sekolah, awalnya Feng Jiu mendengarkan dengan serius, semakin


lama sikapnya semakin dingin. Para tetua merasa Feng Jiu hanya anak kecil yang


tidak mengerti apa-apa, apalagi sejarah Feng Jiu yang senang bermain. Setelah


mendengar semua laporan, Feng Jiu memberikan solusi dengan acuh tak acuh,


membuat semua kaget. Bai Yi dan Bai Chen pun terpana pada penuturan Feng Jiu


dan hanya duduk menemani mendengar semua arahan Feng Jiu.


        Bai Yi sudah mendapat kabar apa yang terjadi di sekolah, bahkan guru ingin


mengadakan ujian untuk Bai Feng Jiu. Bai Yi tentu saja senang Bai Feng Jiu ada


peningkatan dan menyetujui saran guru. Bai Yi lah yang paling senang dengan

__ADS_1


segala perubahan Bai Feng Jiu, hanya sikap Bai Feng Jiu yang selalu menjaga


jarak dengan merekalah yang menjadi kekhawatirannya.


        Beberapa minggu kemudian, di Qing Qiu di gelar ujian kelulusan besar-besaran. Tujuan


ujian ini sebenarnya untuk Bai Feng Jiu, tapi karena beberapa murid juga sudah


waktunya ujian, jadi sekalian. Dalam ujian kali ini, Bai Feng Jiu paling cepat


menyelesaikan semua soal yang diberikan. Bai Zhi Di Jun dan Bai Yi sampai ikut


memberikan soal untuk mengujinya. Yang tidak mereka sangka, Bai Feng Jiu


berhasil lulus dengan nilai sempurna. Jawaban yang diberikannya jauh melebihi


ekspektasi dan pemahaman semua. Tidak jauh dari sana, sepasang mata terus


menatap Bai Feng Jiu dengan senyum memanjakan.


        Selesai ujian tertulis, Bai Feng Jiu diuji secara lisan. Para tetuapun ikut bergabung


memberi pertanyaan-pertanyaan padanya. Bai Feng Jiu sudah merasa kesal, karena


banyaknya pertanyaan sepele yang dilontarkan padanya. Semua sudah melihat raut


wajah Bai Feng Jiu yang semakin dingin. Dari tubuhnya mengeluarkan aura dingin


yang menakutkan sekitarnya, membuat para tetua itu takut.


        Bai Ce Di Jun, Bai Yi, Bai Chen, dan Zhe Yan pun dalam hati merasa was-was dengan


aura yang dikeluarkan Bai Feng Jiu. Bai Feng Jiu dengan dingin “masih ada


berapa banyak lagi pertanyaan yang ingin kalian ajukan ?” semua terdiam. Bai


Feng Jiu menatap sinis semua yang bertanya padanya “jika tidak ada yang ditanyakan


lagi, yang mulia permisi” berbalik hendak berjalan. Sebuah suara mematahkannya


“Nu Jun, tunggu sebentar” Bai Feng Jiu berbalik mencari arah suara, melihat


seorang pria berjubah ungu berambut perak yang berjalan kearahnya “Nu Jun, yang


mulia Di Jun kagum dengan semua jawaban anda sebelumnya. Yang mulia Di Jun


mempunyai sebuah masalah dengan penyeduhan teh, ingin meminta petunjuk Nu Jun”


Bai Feng Jiu melihatnya dengan seksama, dia seperti mengenal pria ini tapi


karena sebelumnya sudah kesal pada yang lain membuat moodnya jelek, diapun


tidak merubah tatapannya, mengira orang dihadapannya adalah salah satu tetua


Qing Qiu. Bai Feng Jiu dengan wajah kesal mempersila “silahkan, yang mulia


harap ini adalah pertanyaan terakhir” semua saling memandang, mau memberi hormat


tapi ditahan pria berjubah ungu.


        Dong Hua terkejut dengan sorot mata tajam Feng Jiu yang melihatnya sebagai orang


asing. Dong Hua tersenyum lembut “baik, yang mulia Di Jun mempunyai teh Bi Fu


Chun tapi tidak tahu menyeduhnya, ingin meminta petunjuk Nu Jun” Bai Feng Jiu


mencibir “hanya itu ? tidak ada lainnya lagi ?” Dong Hua tersenyum “hanya itu”


Bai Feng Jiu “baik, Bi Fu Chun adalah tanaman yang mekar 3.000 tahun sekali, Bi


Fu Chun memerlukan gabungan hawa yin laut dan hawa yang daratan. Oleh karena


itu Bi Fu Chun hanya bisa hidup di wilayah barat. Bi Fu Chun memiliki waktu


terbaik saat matahari terbit. Untuk menyeduhnya paling baik menggunakan embun


pagi diantara jam 3-5 subuh. Seduh dengan embun pagi yang segar, jangan


dimasak, setelah sejam wangi teh akan keluar. Langsung diminum akan menyegarkan


tenggorokan dan tubuh. Masih ada pertanyaan ?” Dong Hua dan lainnya tercengang,


Feng Jiu menjelaskan secara detail, bahkan dengan cara yang mereka tidak tahu


sebelumnya. Yang paling tercengang adalah Dong Hua dan Zhe Yan karena paling


mengerti teh. Bai Feng Jiu melihat semuanya yang tidak bersuara, berbalik dan

__ADS_1


pergi dari sana.


__ADS_2