
Bab 356 –
Zhe Yan “dia sudah memikirkan jauh kedepannya ! bagaimana
kau yakin Huo Feng tidak bermain trik ?” Dong Hua “aku percaya pada
kata-katanya ! tapi…” Zhe Yan “tapi apa…” Dong Hua “dia tidak bisa membohongiku
lagi…” Zhe Yan mengerutkan kening “apa maksudmu ? kebohongan apa ?” Dong Hua
“Zhe Yan, tidak pernah ada yang melakukan Ikatan Tubuh Suci secara sepihak.
Dengan melakukannya, Feng Wei memberikanku kendali atas hidupnya, tapi dia
tidak mempunyai kendali apapun terhadap hidupku. Feng Wei sendiri juga tidak tahu
apa yang akan terjadi jika aku melakukannya.”
Zhe Yan “jadi maksudmu ?” Dong Hua “hanya ada 2
kemungkinan… kami berdua yuhua bersama dengan hancurnya kedua jantung atau
Ikatan Tubuh Suci akan terlepas” Zhe Yan “maksudmu Huo Feng akan berkorban
sendiri lagi ?” Dong Hua tidak menjawab ”tapi bukankah Huo Feng sudah
memberikan janjinya padamu ! lagipula apa tidak ada kemungkinan kalian berdua
selamat ?” Dong Hua “Zhe Yan, kau sendiri tadi mengatakan kondisi ketujuhnya.
Mereka mendapat bantuan Feng Wei, tapi Feng Wei…”.
Zhe Yan menghela nafas “jadi apa yang akan kau lakukan ?”
Dong Hua “yang harus kulakukan ! aku akan memastikan, kali ini apapun yang
terjadi akan bersama dengannya menghadapi segalanya ! di cincin-nya, aku sudah
membuat sihir, mengikat kedua jiwa kami bersama” Zhe Yan “Huo Feng tidak
mengetahuinya ?” Dong Hua langsung “tahu…” Zhe Yan menghela nafas “aku sungguh
berharap, kalian tidak perlu melakukannya !” Dong Hua mengangguk “ini adalah
jalan terakhir !”
Zhe Yan “sudah, kau sudah mengetahui kemungkinan
terburuknya. Masih ada kemungkinan terbaiknya, kalian bisa selamat dari semua
ini.” Dong Hua “aku akan merawatnya dan biguang bersama !” Zhe Yan “dengan luka
seperti itu, akan membutuhkan waktu puluhan bahkan ratusan ribu tahun.” Dong
Hua “tidak masalah… yang penting dia masih ada, aku tidak memiliki permintaan
lainnya” Zhe Yan mengangguk.
Zhe Yan “Dong Hua, sudah lama aku ingin bertanya padamu !
saat dulu berperang, apa kau pernah berfikir atau membayangkan memiliki
keluarga ?” Dong Hua mengangguk “sudah sekian lama, aku sudah melepas semua
itu…” Zhe Yan “kenapa Xiao Jiu ? wanita yang menyukaimu tidak terhitung
jumlahnya… kenapa Xiao Jiu ?” Dong Hua tersenyum “dia adalah satu-satunya yang
keluar melindungiku… hanya seekor rubah kecil itu yang mengerti diriku ! dia
__ADS_1
satu-satunya yang tidak menuntut bahkan meminta, hanya selalu memberi dan
menjaga… selalu memikirkan segalanya untukku, tidak mempertimbangkan dirinya
sendiri… dia yang seperti itu, bagaimana aku tidak jatuh cinta”.
Zhe Yan “Dong Hua, jika merubah posisi, saat ini yang
sedang menghadapi rintangan adalah dirimu, apa yang akan kau lakukan ?” Dong
Hua “aku akan menariknya bersama… Zhe Yan, aku sudah pernah mencoba
melakukannya sendiri, tapi aku tidak sanggup…” Zhe Yan “maksudmu Xing Guang
Jiejue ?” Dong Hua mengangguk. Dong Hua menatap Cai Hong Huo Feng “aku tidak
sekuat dirinya… dihadapannya, aku sangat lemah… sejak mengenalnya, semua yang
kutekan sebelumnya, keluar begitu saja bak air yang tak terbendung… dia bisa
menampung semuanya tanpa mengeluhkan apapun…”.
Zhe Yan “Dong Hua, apa yang kau inginkan ?” Dong Hua
menatap Zhe Yan “Zhe Yan, segala sesuatu yang telah kulakukan selama ini, tidak
berarti apapun untukku… hanya Feng Wei yang kuinginkan ! sebelumnya, dia
meminta untuk membiarkannya melalui rintangan ini sebagai dirinya sendiri !
semua mungkin tidak menyadarinya… Feng Wei sudah mengucapkan selamat tinggalnya
pada semua ! kembali menjadi dirinya sendiri, menjadi sebuah kehampaan, wujud
tak nyata di semesta ini !”
untuknya sangat besar… semua kemari dengan membawa harapan itu… berharap bisa
menariknya kembali dengan harapan itu !” Dong Hua mengangguk “seperti yang
dikatakannya, ini adalah rintangan terakhir. Bukan tidak ada rintangan
selanjutnya, tapi setelah ini, apapun rintangannya sudah tidak berarti lagi !
Selama Huo Feng ada, tidak akan ada lagi yang tidak bisa ditanganinya !” Dong
Hua mengangguk “Selama Huo Feng ada !”
Sou Wan “begitu banyak petir dan bola api, dia bahkan tidak
berteriak kesakitan… hanya diam menerima semuanya ! seberapa kuat gadis kecil
itu !” menitikkan air mata. Mo Yuan memeluknya “Wan Wan, Huo Feng adalah
penguasa semesta jadi rintangan yang diterimanya juga tidak akan biasa…” Sou
Wan “Ayuan… adalah suatu keberuntungan Nu er bisa menjadi bagian dari
keluarganya ! dulu aku hanya berfikir ingin anak kita memiliki hubungan dengan
keluarga Dong Hua… entah itu Dong Hua maupun Huo Feng, aku tidak mau kehilangan
keduanya !” Mo Yuan “Wan Wan…”
Sou Wan “aku tahu… kali ini mereka sudah mengucapkan
selamat tinggal tapi aku tidak mau menerimanya… pasti akan ada keajaiban kan !”
Mo Yuan “Wan Wan, jika kukatakan akan ada sesuatu yang terjadi, apa kau percaya
__ADS_1
padaku ?” Sou Wan menatap Mo Yuan “Ayuan… maksudmu Huo Feng akan pergi sendiri
lagi ?” Mo Yuan mengangguk “tapi Dong Hua ? janjinya ?” Mo Yuan “Huo Feng akan
memenuhi janjinya… satu bagian jiwanya akan selalu menemani Dong Hua…” Sou Wan
“tapi… tapi…” Mo Yuan “Wan Wan…”
Sou Wan menggeleng “aku tidak mau… Ayuan, aku tidak mau…
jangan mengatakan Dong Hua, aku juga tidak mau kehilangan semua ini…” Mo Yuan
“Wan Wan… saat mendengar Long Nu mengatakan Huo Feng ingin menjadi dirinya
sendiri, kita sudah kehilangannya !” Sou Wan “itukah alasannya tidak mau menunggu
kita ! Dong Hua… bagaimana dengannya ?” Mo Yuan “Wan Wan… dengan adanya jiwa
Huo Feng, Dong Hua akan menunggu… hanya saja, kali ini sudah tidak ada bayangan
yang bisa menopangnya !”
Semua berkaca-kaca melihat ke arah Cai Hong Huo Feng.
Rintangan tahap kedua yang di terimanya, lebih mengerikan 2x lipat daripada
tahap pertama. Ling Ling menangis “Niang Qin, jika sakit, merintihlah… jangan
diam saja !” melihat tubuh gadis kecil yang hitam dan berantakan dimana saja.
Ching Ching “menerima petir Shan Shen Si Hai Ba Huang saja, jiwa sudah seperti
tercabik-cabik dan akan hancur… bagaimana nainai bisa menahan semua itu…” semua
merasa prihatin dengan Cai Hong Huo Feng.
Di hari ke-1.000 pada rintangan tahap kedua, petir dan bola
api belum berhenti menghantam tubuh Cai Hong Huo Feng. Lian Song “kenapa belum
berhenti juga ?” Chang Chang “tidak… ada yang beda dari petir ini !” semua
melihat dengan seksama. Selama 30 hari pertama, tidak terjadi apapun. Di hari
ke-31, Budha, Dewi Kwam In, Bie Sheng dan para arahat kembali datang. Para
hewan mistis yang masih tertinggal, mondar mandir tidak tenang.
Kedua Zun Wang sudah menghentikan meditasi, mengamati hal
yang terjadi “sesuatu akan datang…” Xin Xin “shushu, apa maksudmu ?” Xiong
Xiong “apa yang akan datang ?” Zuo Zun memegang Xin Xin “Xin Xin…” Xin Xin
menggeleng “apapun itu, baik atau buruk, aku tidak akan kemanapun !” Zuo Zun
tersenyum “kau memang anak ibumu… tidak salah jatuh cinta padamu !” membelai
kepala Xin Xin yang nyengir padanya.
You Zun terlihat cemas, memperingati “berhentilah
bermesraan… Jin Shan, bagaimana para hewan mistis ?” melihat para hewan mistis
yang bergerak-gerak dan mulai mengaum-ngaum tak nyaman. Zuo Zun “selain ketujuh
kesayangan, tidak ada yang dapat memindahkan mereka !” ikut melihat kearah para
hewan mistis.
__ADS_1