Return Of God Emperor

Return Of God Emperor
Bab 77 - Tai Chen Gong rata dengan tanah


__ADS_3

10 hari setelahnya, Feng


Wei sadar, perlahan membuka mata, terlihat pemuda berambut perak dengan tanda


fuling hua dikeningnya “Feng Wei, sudah bangun ! masih ada yang tidak sehat ?”


Feng Wei segera terduduk “kau… siapa kau ? Hua Zi gege, dimana Hua Zi gege ?”


Hua Zi terkejut “Feng Wei, kau tidak mengenaliku ?” Feng Wei memegang


kepalanya, segera berdiri “Hua Zi gege, Hua Zi gege…” berlari keluar. Diluar,


Feng Wei yang tidak memperhatikan jalan menabrak Ling Ling “Hong Ling, ada apa


? kenapa kau lari ?” Feng Wei melihat Ling Ling, segera memegang tangannya


“Ling Ling, mana Yu Huang ? dimana Yu Huang ?” Ling Ling kebingungan melihat


Hua Zi di belakangnya “Hong Ling, bukankah Yu Huang di belakangmu” Feng Wei


berbalik, menjauh, menggeleng “tidak, dia bukan Yu Huang… kalian !” segera


suaranya berubah dingin menunjuk semua “kukira kalian tulus padaku, tidak


menyangka kalian begitu jahat… anggap aku buta sebelumnya, memang seharusnya


aku tidak mempercayai siapapun… katakan dimana kalian menyembunyikan Yu Huang


?” dengan amarah dan aura pembunuh yang pekat, wajahnya sudah berubah dingin.


          Gun Gun masuk bersama Zhe Yan “Hong Ling, ada apa ini ?”


Feng Wei menatap sinis “kalian kira, kalian banyak, aku sudah tidak mampu


melawan kalian kah ?” cahaya merah keemasan muncul mengelilingi tubuhnya, hawa


pembunuhnya semakin pekat “kuberi 1 kali kesempatan lagi, dimana Yu Huang ?”


Hua Zi “Feng Wei, ini aku, aku Hua Zi gege-mu. Feng Wei…” Feng Wei menatap


dingin dan sinis “kau tidak pantas mengaku sebagai dirinya… karena kalian tidak


mau mengatakannya, aku akan mencarinya sendiri” sebuah sihir keluar menghantam


Tai Chen gong, Feng Wei menghilang “Feng Wei…” Hua Zi berteriak, segera


menghilang. Tertinggal Ling Ling, Gun Gun, Zhe Yan dan Chong Lin yang menatap


Tai Chen gong yang rata dengan tanah.


          Lainnya pun datang melihat kondisi Tai Chen gong “Di Hou


yang marah sangat mengerikan” Lian Song menggelengkan kepala. Ling Ling dan Gun


Gun cemas “apa Fu Qin berhasil mengikuti Niang Qin ? bagaimana ini ? kenapa


Niang Qin tidak mengenali Fu Qin ?” Gun Gun “mungkin karena rambut Fu Qin yang


berubah… Niang Qin baru bangun, dalam kondisi setengah sadar hanya


mengkhawatirkan Fu Qin. Melihat Fu Qin yang berbeda penampilan, untuk sesaat


tidak bisa menerima. Haih…” Ling Ling “tapi tadi kemarahan Niang Qin sangat


menakutkan, matanya yang penuh dengan kebencian itu… aku tidak mau Niang Qin

__ADS_1


sampai membenciku, gege bagaimana ini ?” Zhe Yan “haih semoga saja Yu Huang


berhasil membujuknya”. Gun Gun dan lainnya mulai membenahi Tai Chen gong.


          Feng Wei yang keluar dari Tai Chen gong, menuju Bi Hai Cang


Ling, tapi karena tubuhnya masih lemah pun terjatuh. Disaat akan menyentuh


tanah, sepasang tangan segera memeluknya “Feng Wei, tenanglah… tubuhmu masih


lemah… Feng Wei…” Feng Wei meronta “jangan sentuh aku… kalian semua jahat…” Hua


Zi semakin mengeratkan pelukannya “Feng Wei, tenang… tenanglah… lihat


baik-baik, siapa aku… Feng Wei…” Feng Wei berhenti meronta, melihat jelas


pemuda di hadapannya “Feng Wei, lihat baik-baik…” mengangkat tangan Feng Wei,


menaruhnya di keningnya “Feng Wei, aku Hua Zi… aku Hua Zi-mu… Feng Wei… ini


aku…” Feng Wei memegang tanda fuling hua, beralih ke rambutnya “rambutmu…” Hua


Zi tersenyum “sudah berubah, rambutmu juga berubah…” berkata dengan lembut.


Feng Wei tercengang, melihat rambutnya sendiri yang berwarna merah keemasan dan


beberapa helai keperakan. Feng Wei kembali melihat Hua Zi, menyentuh wajahnya


“Hua Zi gege…” Hua Zi mengangguk “Feng Wei, ini aku, aku Hua Zi…” Feng Wei


menangis memeluk Hua Zi “Hua Zi gege… hua… hua… kukira… kukira kau


meninggalkanku… Hua Zi gege… aku sangat takut… hua… Hua Zi gege…” Hua Zi


meninggalkanmu… Feng Wei, tidak masalah, sudah tidak ada masalah…” menenangkan


Feng Wei.


          Setelah Feng Wei tenang, mereka duduk di tepi danau “Hua Zi


gege, apa yang terjadi ?” Hua Zi “apa kau tidak ingat apapun ?” Feng Wei


memegang kepalanya “di kepalaku, ada banyak gambaran… aku ingat kita menemani


Gun Gun melihat Chang Gu di Tai Chen gong, kemudian ada pedang yang menyerang


kita. Kekuatannya sangat besar hingga kita tidak mampu menahannya, kemudian


petir dan bola api itu. Aku tidak ingat lagi apa yang terjadi setelahnya” Hua


Zi mengangguk “setelahnya kita terluka dan tertidur selama 3 bulan” Feng Wei


memegang kepalanya dan memucat, Hua Zi khawatir “Feng Wei, ada apa ? dimana


yang sakit ?” Feng Wei “kepalaku pusing… Hua Zi gege… Dong Hua…” Hua Zi


terkejut “Feng Wei…” Feng Wei “Gun Gun, Ling Ling… ah kepalaku sakit…” “Feng


Wei…” segera mengalirkan energi ke kepala Feng Wei. Feng Wei kembali tidak


sadarkan diri “tubuhmu masih sangat lemah, Zhe Yan ada di Tai Chen gong” segera


kembali ke Tai Chen gong.


          Hua Zi datang menggendong Feng Wei “Zhe Yan…” Zhe Yan

__ADS_1


segera memeriksa “dia masuk angin… haih anak ini, kenapa setelah terlahir


kembali tetap saja sama sembrononya…” “masuk angin ?” Hua Zi khawatir. Zhe Yan


mengangguk “tidak apa, berikan sup ginseng saja, 2 hari akan sembuh. Haih Hong


Ling baik-baik saja, kau lebih baik lebih memperhatikan Tai Chen gong-mu ini”


Hua Zi akhirnya melihat Tai Chen gong yang hancur lebur dan rata oleh tanah.


Hua Zi tersenyum, menggeleng melihat Feng Wei “Fu Qin, bagaimana Niang Qin ?”


Gun Gun dan Ling Ling mendekat “tidak apa, hanya masih lelah saja… Chong Lin…”


Chong Lin segera mendekat “Chong Lin, bangun kembali sesuai dengan gambar yang


sudah pernah kubuat sebelumnya” Chong Lin “gambar ?” sebuah gulungan muncul di


tangan Chong Lin. Chong Lin pun membuka dan segera menyadari ada yang tidak


benar. Itu adalah gambar denah Tai Chen gong baru yang pernah digambar Dong


Hua, untuk memberi kejutan pada Di Hou.


          Hua Zi berbalik dan melangkah “Fu Qin, kau akan kemana ?”


Hua Zi melihat Gun Gun “Bi Hai Cang Ling… tidak ada hal penting jangan mencari


kami…” menghilang, Zhe Yan menggeleng “haih… sifatnya sama saja…” Chong Lin


masih kebingungan “Gun Gun dianxia, ini…” Gun Gun melihat Chong Lin, menghela


nafas “Chong Lin shushu, Yu Huang dan Hong Ling adalah kelahiran kembali Fu Qin


Niang Qin…” Chong Lin terbelalak “Di Jun Di Hou ?” Ling Ling mengangguk “Chong


Lin shushu, hal ini tidak perlu disebarluaskan, Niang Qin belum tentu mengingat


kehidupan sebelumnya. Fu Qin tidak mau membebani Niang Qin” Chong Lin segera


faham.


          Segera berita ratanya Tai Chen gong tersebar di Jiu Jong


Tian. Chong Lin dan Gun Gun mulai membangun kembali Tai Chen gong. Banyak yang


mengira Gun Gun xiao Di Jun ingin melupakan hal menyedihkan kehilangan Di Jun


Di Hou. Adapun rumor yang mengatakan seorang dewi yang marah meluluhlantakkan


Tai Chen gong. Chong Lin mendatangkan pembangun terbaik di Si Hai Ba Huang dan


mengawasi setiap pembangunannya. Mengetahui Di Jun Di Hou yang terlahir


kembali, Chong Lin sangat senang dan melakukan yang terbaik untuk memuaskan Di


Jun. Sebelumnya, Di Jun sudah pernah memberitahunya setiap detail dari denah


itu. Sebenarnya setelah kelahiran Ling Ling, Di Jun sudah berencana merombak


denah Tai Chen gong. Hal ini sudah tertunda begini lama, karena Di Jun Di Hou


yuhua. Chong Lin mengingat semua kesukaan Dong Hua – Feng Jiu, membuat Tai Chen


gong baru yang sesuai dengan kesukaan mereka.

__ADS_1


__ADS_2