Return Of God Emperor

Return Of God Emperor
Bab 69 - Biguang


__ADS_3

Dari Qing Qiu, mereka


mampir ke Bi Hai Cang Ling “Hua Zi gege, lihat pohon fengwei hua sudah tinggi…”


Hua Zi memeluk Feng Wei dari belakang “aku selalu memperhatikannya, setiap


beberapa ratus tahun akan kembali kesini menjaganya” Feng Wei cekikikan “kukira


kau tidak menyukainya…” Hua Zi membalikkan badan Feng Wei menghadapnya “aku


sangat menyukainya. Saat kita chuguang, pohon ini pasti sudah lebih tinggi


lagi. Feng Wei, seperti kedua pohon ini yang sudah bersama, kita juga akan


selalu bersama” Feng Wei tersenyum manis mengangguk, memeluk Hua Zi “Hua Zi


gege, akhirnya aku juga memiliki seseorang, sudah tidak sendirian lagi…” Hua Zi


tersenyum “Feng Wei, kita memiliki satu dengan yang lain. Kita akan memiliki


keluarga, semua menurutimu. Berapa banyak anak yang kau inginkan ? weifu akan


berusaha” wajah Feng Wei memerah “Hua Zi gege, kau mesum…” Hua Zi tersenyum


lembut “Feng Wei, aku tidak bisa tanpamu… jika kau tidak menginginkan anak,


kita tidak akan memilikinya… aku hanya menginginkanmu, hanya kau yang terpenting”


Feng Wei terharu “Hua Zi gege…” saling berpelukan.


          Mereka menghabiskan 3 hari di Bi Hai Cang Ling, segera ke


Feng Huo Cang Ling “Hua Zi gege, aku sudah memikirkannya, disini paling cocok


denganmu… Hua Zi gege biguang disini, aura dan Ling chi disini cocok untukmu”


Hua Zi melihat dan mengangguk “Feng Wei, kau… bagaimana denganmu ?” Feng Wei


menunjuk ke gua yang lain, tidak jauh dari sana “aku akan biguang disana…” Hua


Zi “baik, aku masih bisa melihat dari sini…” Feng Wei “Hua Zi gege, jika


chuguang duluan, bisa menungguku di shigong, ada banyak tanaman dan umbi-umbian


disana… Hua Zi gege juga bisa berlatih di arena=arena dalam gua… aku juga akan


menunggumu setelah chuguang” Hua Zi “baik, tidak boleh meninggalkanku, mengerti


!” Feng Wei cekikikan “sudah tahu…” menjinjitkan kakinya, mencium pipi Hua Zi


“Hua Zi gege, aku mencintaimu”


Hua


Zi tersenyum manis, sangat senang dengan tindakan Feng Wei, segera memeluknya


“Feng Wei, aku juga mencintaimu… berjanjilah padaku, setelah chuguang, kita


menikah !” Feng Wei cemberut “Hua Zi gege, aku masih kecil…” Hua Zi berfikir


“Feng Wei, kau ingin aku menikahimu di usia berapa ?” Feng Wei “30.000 tahun”


Hua Zi menggeleng “aku tidak bisa menunggu selama itu “27.000 tahun bagaimana


?” Feng Wei terbelalak dan berteriak “Hua Zi gege…” Hua Zi mengangguk “ehm


kalau begitu 26.000 tahun…” mata Feng Wei semakin membesar. Hua Zi cekikikan


“Feng Wei, dialam fana, gadis berusia 13 tahun sudah bisa menikah… kau saat ini


sudah seperti usia 13 tahun di alam fana, seharusnya kita menikah saat ini pun


sudah tidak masalah…” Feng Wei berbalik badan dan melipat kedua tangannya

__ADS_1


didepan dada, marah. Hua Zi cekikikan, memeluk Feng Wei dari belakang “Feng


Wei, kau tahu aku sangat mencintaimu… aku ingin kau menjadi milikku seutuhnya,


aku tidak mau kau meninggalkanku… kau begitu cantik, begitu baik, begitu


sempurna… dimanapun kau berjalan, selalu menarik perhatian sekeliling… aku


takut…” menunduk, memasukkan wajahnya ke bahu Feng Wei. Feng Wei pun mengerti


ketidaktenangan Hua Zi ‘mereka tidak mempunyai siapa-siapa. Keberadaan satu


dengan yang lain sangat penting’. Feng Wei berbalik, mengangkat wajah Hua Zi


“baik Hua Zi gege, kita menikah setelah chuguang… Hua Zi gege, sebenarnya aku


tidak mementingkan ini semua, yang penting dalam hati Hua Zi gege ada aku dan


bisa selalu bersama, itu sudah cukup…” Hua Zi tersenyum manis menggeleng “aku


ingin menikahimu, aku ingin kita memiliki status yang jelas… aku ingin mengakui


kepemilikanku atas dirimu… Feng Wei, aku sangat mencintaimu…” mencium bibir


Feng Wei.


Keduanya


pun biguang di Feng Huo Cang Ling. Mereka sangat mengerti kondisi mereka yang


sebatang kara, tanpa keluarga yang melindungi. Mereka harus memperkuat diri


sendiri agar bisa melindungi diri dan yang mau mereka lindungi. Selama biguang,


mereka fokus menempa diri, tidak berhenti sampai menerobos pencapaian baru.


Sejak Hua Zi menemukan Feng Wei, selalu ingin melindunginya, jadi berjuang


keras untuk meningkatkan kemampuannya. Dengan pemikiran yang sama, mereka tidak


tersegel di permata mulai retak, sehingga mempengaruhi kemampuan mereka.


Kekuatan dari 2 kehidupan perlahan menyatu dalam tubuh mereka. Sekali biguang


mereka menghabiskan 6.000 tahun. Saat keluar, mereka sudah merupakan pemuda


gagah dan pemudi cantik. Wajah mereka bercahaya menandakan kemampuan mereka


yang sudah meningkat pesat.


Hua


Zi chuguang terlebih dahulu, hanya berbeda beberapa puluh tahun dari Feng Wei.


Hua Zi berlatih tidak jauh dari tempat biguang Feng Wei, menantikannya keluar.


Feng Wei yang chuguang, tersenyum melihat Hua Zi “Hua Zi gege…” mendengar


suara, Hua Zi menghentikan latihannya, mencari sumber suara. Hua Zi melihat


seorang gadis cantik yang tersenyum manis menatapnya, segera bibirnya terangkat


membentuk senyum. Hua Zi segera menghampiri dan menarik Feng Wei ke pelukannya


“Feng Wei, akhirnya kau keluar… aku sangat merindukanmu…” Feng Wei tersenyum


“aku juga merindukan Hua Zi gege, apa gege sudah lama menungguku ? kapan Hua Zi


gege chuguang ?” melerai pelukan, Hua Zi mengangguk “sudah 20 tahun yang lalu…


Feng Wei-ku semakin cantik…” mencium pipinya. Feng Wei mengamati penampilan Hua


Zi “Hua Zi gege, kau sangat tampan dan tinggi..” Hua Zi tersenyum manis “apa

__ADS_1


kau puas dengan aku yang seperti ini ?” Feng Wei mengangguk. Hua Zi kembali


memeluknya “Feng Wei… Feng Wei…” mencium bibirnya “lelah ?” Feng Wei mengangguk


“aku ingin mandi…” Hua ZI “ayo…” Feng Wei terbengong, Hua Zi cekikikan “Fu Ren,


aku menutup mataku seperti sebelumnya” berbisik di telinganya. Feng Wei


terbata-bata “kau… kau…” melarikan diri, Hua Zi segera mengejar.


“Hua


Zi gege tidak boleh mengintip…” Feng Wei menjauh dari Hua Zi di permandian. Hua


Zi cekikikan “Feng Wei, kau sudah berjanji setelah chuguang kita menikah.


Nantinya seluruh dirimu adalah milikku” Feng Wei “nanti ya nanti…” Hua Zi “baik


Fu Ren, weifu tidak akan mengintip… weifu akan memberikanmu malam pengantin


yang sempurna…” Feng Wei berenang kesana kemari “hah… nyaman sekali…” Hua Zi


hanya berdiam disana mendengar suara air “Feng Wei, kau baru chuguang, masih


perlu beristirahat…” Feng Wei menjawab sambil bermain air “Hua Zi gege,


bagaimana kalau beristirahat di Bi Hai Cang Ling ?” Hua Zi “baik…” Feng Wei


sangat suka bermain air, Hua Zi pun setia menemaninya.


Hua


Zi memeluk Feng Wei di ranjang “Feng Wei, setelah beristirahat apa yang ingin


kau lakukan ? apakah kita akan menikah di Qing Qiu ?” Feng Wei sambil menutup


mata di pelukan Hua Zi “aku sebenarnya tidak suka merepotkan mereka, tapi Ling


Ling memaksaku berjanji yang lalu. Tidak tahu bagaimana kabarnya saat ini. Hua


Zi gege, apa kau pernah ke Jiu Jong Tian ?”Hua Zi “belum, kau ingin kesana ?”


Feng Wei “aku hanya penasaran saja, tempat seperti apa Jiu Jong Tian” Hua Zi


“bukankah Gun Gun adalah pemilik Tai Chen gong, kita bisa mengunjunginya” Feng


Wei mengangguk. Hua Zi memeluk erat Feng Wei “Feng Wei, kita ke Bi Hai Cang


Ling untuk memberi waktu tubuhmu beristrahat. Setelah itu ke Qing Qiu,


melaksanakan pernikahan kita, kemudian ke Jiu Jong Tian. Setelahnya, kau ingin


kemanapun, aku akan menemanimu.” Feng Wei “setelahnya kita kealam fana saja,


sudah lama juga tidak kesana, tidak tahu ada permainan baru apa hihihi” Hua Zi


mencium keningnya “baik, alam fana, tidurlah…” Feng Wei segera terlelap.


3


hari kemudian, mereka ke Bi Hai Cang Ling, Hua Zi memperkuat jiejue. Selama


beberapa bulan, mereka menikmati waktu berdua di Bi Hai Cang Ling “Hua Zi gege,


apa kau tahu bermain catur ?” Hua Zi mengangguk “pernah mempelajarinya saat


berkelana mencarimu…” Feng Wei tersenyum “kita bermain ?” menyihir sebuah papan


catur dan bidak-bidaknya, mereka bermain. “wah gege, kemampuan bercaturmu bagus


juga…” Hua Zi “masih tidak dapat mengalahkanmu…” Feng Wei “ah aku harus memutar


otak untuk mengalahkanmu…”. Mereka bermain, bersantai, berlatih, semua dilakukan

__ADS_1


bersama-sama.


__ADS_2