
Dari Qing Qiu, mereka
mampir ke Bi Hai Cang Ling “Hua Zi gege, lihat pohon fengwei hua sudah tinggi…”
Hua Zi memeluk Feng Wei dari belakang “aku selalu memperhatikannya, setiap
beberapa ratus tahun akan kembali kesini menjaganya” Feng Wei cekikikan “kukira
kau tidak menyukainya…” Hua Zi membalikkan badan Feng Wei menghadapnya “aku
sangat menyukainya. Saat kita chuguang, pohon ini pasti sudah lebih tinggi
lagi. Feng Wei, seperti kedua pohon ini yang sudah bersama, kita juga akan
selalu bersama” Feng Wei tersenyum manis mengangguk, memeluk Hua Zi “Hua Zi
gege, akhirnya aku juga memiliki seseorang, sudah tidak sendirian lagi…” Hua Zi
tersenyum “Feng Wei, kita memiliki satu dengan yang lain. Kita akan memiliki
keluarga, semua menurutimu. Berapa banyak anak yang kau inginkan ? weifu akan
berusaha” wajah Feng Wei memerah “Hua Zi gege, kau mesum…” Hua Zi tersenyum
lembut “Feng Wei, aku tidak bisa tanpamu… jika kau tidak menginginkan anak,
kita tidak akan memilikinya… aku hanya menginginkanmu, hanya kau yang terpenting”
Feng Wei terharu “Hua Zi gege…” saling berpelukan.
Mereka menghabiskan 3 hari di Bi Hai Cang Ling, segera ke
Feng Huo Cang Ling “Hua Zi gege, aku sudah memikirkannya, disini paling cocok
denganmu… Hua Zi gege biguang disini, aura dan Ling chi disini cocok untukmu”
Hua Zi melihat dan mengangguk “Feng Wei, kau… bagaimana denganmu ?” Feng Wei
menunjuk ke gua yang lain, tidak jauh dari sana “aku akan biguang disana…” Hua
Zi “baik, aku masih bisa melihat dari sini…” Feng Wei “Hua Zi gege, jika
chuguang duluan, bisa menungguku di shigong, ada banyak tanaman dan umbi-umbian
disana… Hua Zi gege juga bisa berlatih di arena=arena dalam gua… aku juga akan
menunggumu setelah chuguang” Hua Zi “baik, tidak boleh meninggalkanku, mengerti
!” Feng Wei cekikikan “sudah tahu…” menjinjitkan kakinya, mencium pipi Hua Zi
“Hua Zi gege, aku mencintaimu”
Hua
Zi tersenyum manis, sangat senang dengan tindakan Feng Wei, segera memeluknya
“Feng Wei, aku juga mencintaimu… berjanjilah padaku, setelah chuguang, kita
menikah !” Feng Wei cemberut “Hua Zi gege, aku masih kecil…” Hua Zi berfikir
“Feng Wei, kau ingin aku menikahimu di usia berapa ?” Feng Wei “30.000 tahun”
Hua Zi menggeleng “aku tidak bisa menunggu selama itu “27.000 tahun bagaimana
?” Feng Wei terbelalak dan berteriak “Hua Zi gege…” Hua Zi mengangguk “ehm
kalau begitu 26.000 tahun…” mata Feng Wei semakin membesar. Hua Zi cekikikan
“Feng Wei, dialam fana, gadis berusia 13 tahun sudah bisa menikah… kau saat ini
sudah seperti usia 13 tahun di alam fana, seharusnya kita menikah saat ini pun
sudah tidak masalah…” Feng Wei berbalik badan dan melipat kedua tangannya
__ADS_1
didepan dada, marah. Hua Zi cekikikan, memeluk Feng Wei dari belakang “Feng
Wei, kau tahu aku sangat mencintaimu… aku ingin kau menjadi milikku seutuhnya,
aku tidak mau kau meninggalkanku… kau begitu cantik, begitu baik, begitu
sempurna… dimanapun kau berjalan, selalu menarik perhatian sekeliling… aku
takut…” menunduk, memasukkan wajahnya ke bahu Feng Wei. Feng Wei pun mengerti
ketidaktenangan Hua Zi ‘mereka tidak mempunyai siapa-siapa. Keberadaan satu
dengan yang lain sangat penting’. Feng Wei berbalik, mengangkat wajah Hua Zi
“baik Hua Zi gege, kita menikah setelah chuguang… Hua Zi gege, sebenarnya aku
tidak mementingkan ini semua, yang penting dalam hati Hua Zi gege ada aku dan
bisa selalu bersama, itu sudah cukup…” Hua Zi tersenyum manis menggeleng “aku
ingin menikahimu, aku ingin kita memiliki status yang jelas… aku ingin mengakui
kepemilikanku atas dirimu… Feng Wei, aku sangat mencintaimu…” mencium bibir
Feng Wei.
Keduanya
pun biguang di Feng Huo Cang Ling. Mereka sangat mengerti kondisi mereka yang
sebatang kara, tanpa keluarga yang melindungi. Mereka harus memperkuat diri
sendiri agar bisa melindungi diri dan yang mau mereka lindungi. Selama biguang,
mereka fokus menempa diri, tidak berhenti sampai menerobos pencapaian baru.
Sejak Hua Zi menemukan Feng Wei, selalu ingin melindunginya, jadi berjuang
keras untuk meningkatkan kemampuannya. Dengan pemikiran yang sama, mereka tidak
tersegel di permata mulai retak, sehingga mempengaruhi kemampuan mereka.
Kekuatan dari 2 kehidupan perlahan menyatu dalam tubuh mereka. Sekali biguang
mereka menghabiskan 6.000 tahun. Saat keluar, mereka sudah merupakan pemuda
gagah dan pemudi cantik. Wajah mereka bercahaya menandakan kemampuan mereka
yang sudah meningkat pesat.
Hua
Zi chuguang terlebih dahulu, hanya berbeda beberapa puluh tahun dari Feng Wei.
Hua Zi berlatih tidak jauh dari tempat biguang Feng Wei, menantikannya keluar.
Feng Wei yang chuguang, tersenyum melihat Hua Zi “Hua Zi gege…” mendengar
suara, Hua Zi menghentikan latihannya, mencari sumber suara. Hua Zi melihat
seorang gadis cantik yang tersenyum manis menatapnya, segera bibirnya terangkat
membentuk senyum. Hua Zi segera menghampiri dan menarik Feng Wei ke pelukannya
“Feng Wei, akhirnya kau keluar… aku sangat merindukanmu…” Feng Wei tersenyum
“aku juga merindukan Hua Zi gege, apa gege sudah lama menungguku ? kapan Hua Zi
gege chuguang ?” melerai pelukan, Hua Zi mengangguk “sudah 20 tahun yang lalu…
Feng Wei-ku semakin cantik…” mencium pipinya. Feng Wei mengamati penampilan Hua
Zi “Hua Zi gege, kau sangat tampan dan tinggi..” Hua Zi tersenyum manis “apa
__ADS_1
kau puas dengan aku yang seperti ini ?” Feng Wei mengangguk. Hua Zi kembali
memeluknya “Feng Wei… Feng Wei…” mencium bibirnya “lelah ?” Feng Wei mengangguk
“aku ingin mandi…” Hua ZI “ayo…” Feng Wei terbengong, Hua Zi cekikikan “Fu Ren,
aku menutup mataku seperti sebelumnya” berbisik di telinganya. Feng Wei
terbata-bata “kau… kau…” melarikan diri, Hua Zi segera mengejar.
“Hua
Zi gege tidak boleh mengintip…” Feng Wei menjauh dari Hua Zi di permandian. Hua
Zi cekikikan “Feng Wei, kau sudah berjanji setelah chuguang kita menikah.
Nantinya seluruh dirimu adalah milikku” Feng Wei “nanti ya nanti…” Hua Zi “baik
Fu Ren, weifu tidak akan mengintip… weifu akan memberikanmu malam pengantin
yang sempurna…” Feng Wei berenang kesana kemari “hah… nyaman sekali…” Hua Zi
hanya berdiam disana mendengar suara air “Feng Wei, kau baru chuguang, masih
perlu beristirahat…” Feng Wei menjawab sambil bermain air “Hua Zi gege,
bagaimana kalau beristirahat di Bi Hai Cang Ling ?” Hua Zi “baik…” Feng Wei
sangat suka bermain air, Hua Zi pun setia menemaninya.
Hua
Zi memeluk Feng Wei di ranjang “Feng Wei, setelah beristirahat apa yang ingin
kau lakukan ? apakah kita akan menikah di Qing Qiu ?” Feng Wei sambil menutup
mata di pelukan Hua Zi “aku sebenarnya tidak suka merepotkan mereka, tapi Ling
Ling memaksaku berjanji yang lalu. Tidak tahu bagaimana kabarnya saat ini. Hua
Zi gege, apa kau pernah ke Jiu Jong Tian ?”Hua Zi “belum, kau ingin kesana ?”
Feng Wei “aku hanya penasaran saja, tempat seperti apa Jiu Jong Tian” Hua Zi
“bukankah Gun Gun adalah pemilik Tai Chen gong, kita bisa mengunjunginya” Feng
Wei mengangguk. Hua Zi memeluk erat Feng Wei “Feng Wei, kita ke Bi Hai Cang
Ling untuk memberi waktu tubuhmu beristrahat. Setelah itu ke Qing Qiu,
melaksanakan pernikahan kita, kemudian ke Jiu Jong Tian. Setelahnya, kau ingin
kemanapun, aku akan menemanimu.” Feng Wei “setelahnya kita kealam fana saja,
sudah lama juga tidak kesana, tidak tahu ada permainan baru apa hihihi” Hua Zi
mencium keningnya “baik, alam fana, tidurlah…” Feng Wei segera terlelap.
3
hari kemudian, mereka ke Bi Hai Cang Ling, Hua Zi memperkuat jiejue. Selama
beberapa bulan, mereka menikmati waktu berdua di Bi Hai Cang Ling “Hua Zi gege,
apa kau tahu bermain catur ?” Hua Zi mengangguk “pernah mempelajarinya saat
berkelana mencarimu…” Feng Wei tersenyum “kita bermain ?” menyihir sebuah papan
catur dan bidak-bidaknya, mereka bermain. “wah gege, kemampuan bercaturmu bagus
juga…” Hua Zi “masih tidak dapat mengalahkanmu…” Feng Wei “ah aku harus memutar
otak untuk mengalahkanmu…”. Mereka bermain, bersantai, berlatih, semua dilakukan
__ADS_1
bersama-sama.