
Berita pernikahan taizi
segera tersebar, keluarga Bai juga adalah keluarga ternama. Semua di
pemerintahan mengetahui, keluarga Bai memegang peranan penting dan sangat di
hormati Wang Jun. Mereka adalah penasehat di belakang Wang Jun, yang paling
terpecaya. Keluarga Bai selama ini menolak semua status dan pemberian Wang Jun,
mereka menyukai kebebasan. Dengan terjalinnya hubungan pernikahan taizi dan
putri keluarga Bai, memperkokoh kedudukan Song Xuan Ren dan semakin meyakinkan
rakyat akan kedamaian dan ketentraman Cheng Yu guo. Semua menantikan perubahan
yang akan dibawa pasangan Putra dan Putri Mahkota. Sudah terdengar berita
kuatnya pertahanan Desa Bai Ling, yang merupakan hasil karya dari calon Putri
Mahkota.
Disaat semua menyambut gembira berita bahagia ini, ada juga
yang benci mendengarnya. Song Xuan Ying membenci segalanya tentang Song Xuan
Ren, merasa keberuntungan selalu bersama adik satu-satunya itu. Wang Jun
memerintahkan pernikahan Song Xuan Ren – Bai Xiao Jiu digelar 2 minggu
kemudian. Semua orang di ibukota bersukacita menyambut berita ini. Mendengar
taizi Cheng Yu guo akan menikah, Chong An guo ingin memasukkan salah satu
putrinya ke istana Cheng Yu guo. Raja Chong An guo tahu, Cheng Yu guo hanya
memiliki 2 pangeran dan pangeran tertua sangat berambisi. Chong An guo menyusun
strategi untuk menyerang Cheng Yu guo dari dalam. Ingin mengirimkan putri untuk
mencuri Batu Ling Bi dan mempengaruhi pangeran tertua melakukan pemberontakan.
Tibalah hari pernikahan, Song Xuan Ren sendiri menjemput
pengantinnya di Kediaman Bai. Yang mengawal dari istana adalah Jenderal Besar
Ye Qing Ti dan pasukannya, bergabung dengan ketujuh saudara Bai Xiao Jiu dengan
kemampuan tinggi masing-masing. Song Xuan Ren turun dari kuda, menggendong Bai
Xiao Jiu ke tandu pengantin “kembali ke istana…” Song Xuan Ren memimpin
jalannya iringan pengantin. Kedua pengantin melakukan ritual penghormatan dan
serangkaian ritual pernikahan kerajaan. Senyum bahagia tidak hilang dari wajah
Song Xuan Ren di sepanjang acara. Selesai menjalankan segala ritual, Song Xuan
Ren dengan berat hati meninggalkan Bai Xiao Jiu di kamar pengantin mereka,
untuk menyambut para tamu.
Bai Xiao Jiu menunggu didalam kamar dengan kegugupan dan
kelaparan “ah semua sudah pergi… lapar sekali, untung aku sudah mempersiapkannya…”
mengeluarkan sebuah bungkusan dari lengan bajunya dan dengan santai memakan kue
asoka buatannya sendiri. Tidak berapa lama, seorang dayang datang menghampiri
“niangniang… sudah saatnya anda mandi dan berganti pakaian…” Xiao Jiu
melihatnya “ini taizi meminta hamba menghidangkan ini agar niangniang tidak
kelaparan…” Xiao Jiu tersenyum manis, segera menyantap hidangannya “niangniang,
hamba sudah menyiapkan air mandi anda… hamba melayani anda mandi…” Xiao Jiu
mengangguk “oh benar, siapa namamu ?” dayang memberi hormat “hamba Mu Yun,
khusus diatur taizi untuk melayani niangniang” Xiao Jiu segera menyukai dayang
kecil ini. Song Xuan Ren sengaja mengutus Mu Yun karena mengetahui kesetiannya
__ADS_1
pada Bai Xiao Jiu di kehidupan sebelumnya.
Mu Yun membantu Xiao Jiu membersihkan diri dan
mendandaninya untuk malam pengantin. Xiao Jiu menggunakan pakaian merah dan
tudung kepala pengantin, menunggu Song Xuan Ren. Song Xuan Ren datang tidak
lama setelah Xiao Jiu selesai membersihkan diri. Song Xuan Ren agak mabuk, berjalan
menghampiri Xiao Jiu. Dayang-dayang menyiapkan arak pengantin untuk mereka
berdua. Song Xuan Ren membuka tudung pengantin dan terpesona akan kecantikan
Xiao Jiu, memegang tanda fengwei hua hingga ke bibir Xiao Jiu. “taizi –
niangniang, silahkan…” menyerahkan 2 cawan arak pengantin. Keduanya saling
menyilangkan tangan dan meminum arak pengantinnya. Setelah menerima kedua
cawan, dayang-dayang keluar meninggalkan mereka dan menutup pintu.
Song Xuan Ren mengambil dan mengecup tangan Xiao Jiu “Xiao Jiu,
kau akhirnya menjadi milikku… apa kau tahu aku sangat menderita menunggu saat
ini ?” dengan mata berkaca-kaca menatap Xiao Jiu yang tersenyum manis padanya.
Song Xuan Ren memeluk erat Xiao Jiu “jangan pernah meninggalkanku…” Xiao Jiu
mengangguk “Fu Jun…” Song Xuan Ren tersenyum mendengar panggilan Xiao Jiu “Fu
Ren…” perlahan mencium bibir merah mudanya. Song Xuan Ren membaringkan Xiao Jiu
dengan lembut “aku akan perlahan melakukannya…” Xiao Jiu mengangguk dengan
gugup. Song Xuan Ren yang mendapat persetujuan dari Xiao Jiu, perlahan mencium
seluruh tubuh Xiao Jiu dan mencium bibirnya saat penyatuan pertama mereka.
Sebulir air mata menetes dari mata Xiao Jiu “maaf Xiao Jiu, aku menyakitimu…
bertahanlah, sebentar lagi sudah tidak sakit…” darah terpercik di alas putih
Song
Xuan Ren tersenyum manis melihat darah kemurnian Xiao Jiu “Xiao Jiu, terima
kasih, ini juga pertama kalinya untukku…” melakukan semuanya dengan hati-hati
dan kelembutan. Kesakitan berubah menjadi kenikmatan, hingga mencapai puncak
dunia bersama. Song Xuan Ren ambruk diatas tubuh polos Xiao Jiu “Fu Ren… aku
mencintaimu…” memeluk erat Xiao Jiu “masih sakit ?” Xiao Jiu mengangguk, Song
Xuan Ren mengecup keningnya “Fu Ren, aku masih menginginkannya, bisakah ?
sekali lagi…” Xiao Jiu tidak mengangguk juga tidak menggeleng, membiarkan Song
Xuan Ren menguasai tubuhnya sekali lagi. Setelahnya Xiao Jiu langsung tertidur
kelelahan “terima kasih Fu Ren, tidurlah, aku mencintaimu…” ikut tertidur
memeluk Xiao Jiu.
Selama
3 hari, mereka tidak meninggalkan kamar, hanya dayang-dayang yang lalu lalang,
membawakan makanan dan menyiapkan keperluan mereka. Alas putih dengan noda
darah telah sampai ditangan Wang Hou yang tersenyum puas “yang mulia, kurasa
sebentar lagi, kita akan memiliki cucu yang lucu-lucu…” Wang Jun tersenyum “hal
seperti ini, kau masih melakukannya…” Wang Hou tersenyum manis “tentu saja, Ren
er harus mendapatkan yang terbaik…” Wang Jun menghela nafas puas “bisa menikahi
Bai Xiao Jiu, adalah keberuntungan Ren er. Aku sudah lama mendengar nama besar
anak itu, tidak menyangka Ren er bisa seberuntung itu mendapatkannya.” Wang Hou
__ADS_1
“Ren er kita juga sangat luar biasa…” Wang Jun mengangguk.
Wang
Jun “besok mereka akan menghadiri pertemuan, aku akan memberikan Bai Xiao Jiu
plakat emas” Wang Hou agak tercengang “apa anda sudah memikirkannya dengan baik
? apa anak itu layak ?” Wang Jun mengangguk “sangat layak…kurasa kau juga sudah
melihat cahaya di matanya !” Wang Hou mengangguk. “saat melihat cahaya itu,
entah kenapa hatiku terasa hangat, seperti selama ada anak itu, segalanya akan
berjalan dengan baik” Wang Hou tersenyum “yang mulia, sebenarnya hamba pun
merasakan hal yang sama, melihatnya hati terasa hangat, melihat senyumannya,
sangat menyejukkan hati” Wang Jun mengangguk “gadis yang seperti ini berada di
samping Ren er, Cheng Yu guo akan berjaya” Wang Hou “kalau anda sudah yakin,
hamba juga mendukung anda…” Wang Jun mengangguk.
Di
aula pertemuan, Wang Jun memberikan plakat emas pada Bai Xiao Jiu, 7 plakat perak
pada ketujuh saudaranya. Tidak ada yang memberikan kalimat menentang, nama
besar kedelapan anak keluarga Bai sudah tersebar kemana-mana. Kemampuan 8 anak,
sama dengan ratusan prajurit. 7 saudara dibawah kepemimpinan saudari terkecil
mereka bisa menggemparkan semua musuh hanya dengan mendengar namanya. Wang Jun
memanfaatkan momen ini, merangkul seluruh keluarga Bai kedalam pemerintahan.
Bai Liu Dong menggelengkan kepala melihat tingkah Wang Jun, tapi juga tidak
protes, mengingat kedelapan anak yang tidak terpisahkan. Mereka ada untuk satu
sama lain. Disaat Xiao Jiu setuju menikah, semua sudah memutuskan pindah ke
ibukota untuk tetap berada dekat dengannya.
Xiao
Jiu awalnya ingin menolak, tapi ini adalah hadiah pernikahan dari Wang Jun jadi
diapun menerima. Plakat emas adalah plakat tertinggi, yang memegangnya memiliki
kehormatan seperti sang raja sendiri bahkan lebih tinggi. Yang memegang plakat
emas, bisa menurunkan seorang raja jika dianggap tidak layak. Otoritas dan
kehormatan tertinggi dipegang pemilik plakat emas. Sepanjang sejarah Cheng Yu
guo, hanya pernah ada 1 yang memegang plakat emas sebelumnya dan itu adalah
leluhur keluarga Bai yang menyelamatkan leluhur raja terdahulu. Plakat emas
tidak bisa diturunkan, akan kembali ke tangan Wang Jun yang menjabat saat
pemilik sebelumnya meninggal. Wang Jun pun tidak memberikan ke Bai Liu Dong
karena Bai Liu Dong tidak menetap di ibukota.
Setelah
mendapat plakat emas dan plakat perak, Bai Xiao Jiu menjadi pemegang kekuasaan
tertinggi di Cheng Yu guo. Song Xuan Ren mendukung semua yang dilakukan
ayahandanya, karena tahu kemampuan Xiao Jiu sebelumnya. Selama beberapa bulan
pertemuan kembali mereka, Song Xuan Ren membicarakan segalanya dengan Xiao Jiu
dan menemukan Xiao Jiu yang jenius menyelesaikan semua masalah. Memiliki
kemampuan tidak menjadikan Xiao Jiu sombong, disaat tidak ada masalah, dia
adalah gadis manja kekanakan yang suka makanan-makanan unik dan
__ADS_1
pertunjukan-pertunjukan sederhana.