
Bab 379 –
“Ting Sin, Rou Rou hanya bercanda kan ? bukankah Dong Hua
Di Jun sudah lama tidak menampakkan diri ?” bocah lelaki itu ragu-ragu. Han
Ting Sin “tapi yeye mengatakan, Dong Hua Di Jun sudah kembali… akan datang pada
perayaan ini… itulah sebabnya mengajakku” bocah lelaki itu bergidik “kenapa kau
tidak mengatakannya dari tadi ? aku tidak mau dihukum ke alam fana !” Han Ting
Sin “apa kau ada menanyakannya padaku cih” kesal dengan bocah itu.
Han Ting Sin “gadis cantik, ayo cepat, ikutlah denganku !”
menatap Huo Feng “ehm… wangzi, anda ingin mengajakku kemana ?” Huo Feng menahan
tawanya, berbicara sopan pada kedua bocah “benar xian nu, ikutlah dengan kami…
nanti kita akan menentukan, siapa diantara kami yang akan mendapatkanmu !” Huo
Feng berooo ria “apa aku boleh memilih ?” kedua bocah tegang saling melirik dan
menggeleng “tidak boleh !” keduanya menjawab bersamaan.
Huo Feng memberengut menampakkan wajah menggemaskannya
“kenapa tidak boleh ?” Han Ting Sin “nanti kalau kau tidak memilihku bagaimana
? aku tidak mau mengambil resiko itu. Pokoknya aku sudah menyukaimu, jadi kau
harus bersamaku !” Huo Feng “tapi kan anda masih kecil” mengeluarkan tampang
lugunya “yeye mengatakan aku harus memilih dari kecil jadi pilihan yang baik
tidak akan diambil yang lain !” Huo Feng berooo ria.
Huo Feng kembali menggoda “lihat anda berdua wangzi
memintaku ikut, aku harus ikut yang mana ?” keduanya saling melihat dan
bersama-sama “ikut aku !” “xian nu, kau ikut denganku, aku akan membagikan
semua mainanku padamu !” “cih hanya berdasarkan mainanmu itu… gadis cantik,
ikut denganku, kau hanya perlu menikmati hidup” Huo Feng cekikikan “Fu Jun,
menurutmu, aku harus mengikuti yang mana ?” dengan nada manja pada Dong Hua.
Kedua bocah terbelalak “Fu Jun… xian nu ? dia Fu Jun-mu…”
Huo Feng mengangguk “Ting Sin ! Lan Ding !” sebuah suara memanggil mereka
“memberi hormat pada Dong Hua Di Jun – Di Hou !” Dong Hua mengangguk tanda
menerima sapaan dari seorang dewa. “Dong… Dong Hua Di Jun…” kedua bocah
terbata-bata “yeye… kau bilang dia Dong Hua Di Jun ?” Han Ting Sin bertanya
sambil menunjuk Dong Hua.
Dewa itu “Ting Sin, di depan Di Jun, jangan berulah ! cepat
minta maaf” Han Ting Sin menunjuk Huo Feng “yeye, gadis cantik ini Di Hou ?”
dewa itu mengangguk. Han Ting Sin berkaca-kaca dan menangis “tapi aku
__ADS_1
menyukainya… yeye, aku menyukai gadis ini !” dewa itu kebingungan, menggendong
Han Ting Sin, takut Dong Hua marah “Di Jun – Di Hou, maaf cucu hamba mengganggu
ketenangan kalian !” segera berlalu, membawa kedua bocah.
Begitu kedua bocah pergi, pecahlah tawa semua anggota
keluarga itu. Huo Feng menopang wajahnya dengan satu lengan, berbalik menatap
Dong Hua “hmm…” “kenapa melihatku seperti itu ?” Dong Hua tidak nyaman dengan
tatapan Huo Feng. Huo Feng menggeleng “tidak ada… tidak ada apapun !” Dong Hua
menarik Huo Feng ke pelukannya “katakan !” Huo Feng bermanja-manja di pelukan
Dong Hua “ingin aku mengatakan apa ? bukankah Dong Hua Di Jun sudah melihat
semuanya !”
Dong
Hua menggelengkan kepala dengan senyuman “aku betul-betul takluk padamu !” Huo
Feng mengangkat kepala dengan mata sinis “kenapa ? tidak rela ?” Dong Hua
tersenyum “rela, sangat rela !” menarik kembali Huo Feng ke pelukannya “tidak
saja rela, aku bahkan tidak dapat dan tidak ingin menolak untuk takluk padamu,
kekasih hatiku !” Huo Feng cekikikan bergelajut manja di pelukan Dong Hua.
Gun Gun
“Fu Qin, lihat-lihat juga tempat !” mengejek. Ling Ling meneruskan “benar Fu
Qin, ini perayaan terbuka e, lihat, begitu banyak yang datang !” Dong Hua acuh
Sou Wan “haih Ling Ling a, wajah ayahmu ini adalah yang paling tebal… dia
bahkan ingin memperlihatkan pada semua, mana mungkin mengurangi !”
Xin Xin
“tapi ada apa dengan anak-anak itu ? sebelumnya, tidak pernah melihat begitu
banyak yang membawa anak kecil ke perayaan Jiu Jong Tian” Sie Ming menjelaskan
“xiao dian xia, ingat dulu saat Di Hou membuat permainan pada perayaan bunga !”
Xiong Xiong “mereka tidak mungkin, ingin meminta Niang Qin membuka langit untuk
lapangan bermain anak-anak itu kan ?”
Sie
Ming menggeleng “semenjak aksi Di Hou pada perayaan buah persik dan permainan
di lautan itu. Semua berbondong-bondong ingin mendapat pengajaran Di Hou.
Mengetahui niat bermain Di Hou jadi membawa para bocah kecil itu.” Lian Song
menyambung “selain itu berita pernikahan kalian sudah menggemparkan Si Hai Ba
Huang. Kalian tidak tahu ada berapa banyak yang kecewa dan menyesal tidak lebih
cepat menampakkan diri” Ling Ling “jadi bocah-bocah ini ?” Zu Zhe “demi tidak
__ADS_1
mengulangi penyesalan lagi, mereka ingin para bocah itu dari kecil sudah
mendapat pasangan yang baik !”
You Zun
“hmm… entah apa yang ada di dalam fikiran dewa dewi sekarang ! kehidupan dewa
dewi begitu panjang, fikiran mereka tidak ada bedanya dengan makhluk fana” Zuo
Zun “jangan bingung… mereka seperti itu, karena kehidupannya terlalu senggang
!” Xin Xin “begitu banyak masalah, tapi mereka menutup mata !” Zuo Zun membelai
kepala Xin Xin “setiap orang mempunyai takdir mereka sendiri. Mereka memiliki keberuntungan
ini juga merupakan suatu hal yang baik untuk mereka” Xiong Xiong “tapi…” You
Zun memegang tangan Xiong Xiong “Xiong Xiong, mereka memilih berfikiran sempit
adalah urusan mereka” tersenyum lembut.
Zuo Zun
membelai kepala Xin Xin “hei kuberitahu, jika di Yu Zhou Da Lu, pemikiran
seperti ini jangan sampai di kemukakan di hadapan Shen Zhu ini !” Sou Wan “ooo…
apa yang akan terjadi ?” You Zun cekikikan “apa kalian lupa yang pernah terjadi
saat pertama kali ke Yu Zhou Da Lu ? ehm… ehm… lelucon ! telinga yang mulia
bukan untuk mendengarkan lelucon basi !” menirukan kata-kata Huo Feng. Huo Feng
acuh tak acuh, sementara lainnya cekikikan.
Sou Wan
“sudah lama aku ingin menanyakannya. Apa di Yu Zhou Da Lu, tidak ada perayaan ?
selama ini hanya pernikahan kalian saja !” You Zun “sangat banyak ! kalian
tidak pernah menghadirinya karena Shen Zhu kita ini yang paling malas
menghadiri perayaan !” Bai Qian “wah ini berbeda dengan sifat Xiao Jiu !” Huo
Feng hanya melirik dingin. You Zun “eh sebut seperti itu juga tidak benar !” Xiong
Xiong “apa yang tidak benar ?” You Zun “Shen Zhu ini bukan tidak suka perayaan,
yang tidak disukainya…” melirik usil pada Huo Feng “kau suka, hadirilah semua
perayaan itu !” dibalas Huo Feng dengan ketus yang membuat You Zun cekikikan.
Xin Xin
“ada apa ?” Zuo Zun mengecup kening Xin Xin “sama seperti kejadian tadi, Yu
Zhou Da Lu juga mengalaminya… setiap perayaan, sangat banyak yang mencoba
mencari muka di hadapan kami. Awalnya bisa acuh tak acuh tapi semakin lama
semakin menjijikkan !” Xin Xin mengangguk “apa tidak ada yang menghalangi
mereka ?” Zuo Zun menjawab “ada… hanya mereka sangat kreatif untuk hal semacam
itu ! jadilah Shen Zhu kita ini bahkan merasa malas hanya untuk meliriknya
__ADS_1
sepintas. Semenjak itu, tidak pernah mau menghadiri perayaan apapun. Segalanya
dikirim melalui Qing Yun untuk sampai pada Shen Zhu agung ini.”