
6 bulan setelahnya, ada
fenomena aurora merah keemasan di langit istana Tai Chen. Semua datang ke
istana Tai Chen melihat aurora itu, salah satu pengawal Ye Hua datang menghadap
“Tian Jun, dewa Chang Yi meminta untuk bertemu…” Ye Hua mengangguk, keluar
mengikuti pengawal, tapi tidak lama kembali lagi bersama dewa Chang Yi.
Sementara Ye Hua pergi, Mo Yuan berdiskusi dengan lainnya ‘Dong Hua, aurora ini
hanya ada di langit ke-13, harusnya berhubungan denganmu. Menurutmu penanda apa
ini ?” Dong Hua mengamati bersama Feng Jiu yang tersenyum disampingnya,
menggendong Ling Ling yang sedang bermain bersama Gun Gun, Long Nu, Asiang, dan
Ali. Dong Hua menatap Feng Jiu, mencurigai sesuatu “Xiao Bai…” Feng Jiu
mendongak “ada apa ?” Dong Hua tersenyum lembut “Xiao Bai, apa kau tahu penanda
ini ?” semua melihat ke Feng Jiu.
Feng
Jiu tersenyum penuh arti “belum pastikan” Sou Wan “Xiao Jiu, kau tahu ? selama
ini kau tahu tapi tidak mengatakannya ?” Feng Jiu memandang anak-anak yang
sedang bermain “tunggu sesaat lagi…” Dong Hua memeluknya “Xiao Bai…” Feng Jiu
tersenyum menatapnya, melirik ke Cheng Yu, Dong Hua pun mengikuti lirikan Feng
Jiu sesaat sebelum kembali bertatapan. Tidak lama Ye Hua membawa dewa Chang Yi
ke hadapan mereka “Di Jun, sesuatu terjadi di alam fana !” dewa Chang Yi
memberi hormat pada semua dan terpana melihat Feng Jiu. Dong Hua pun mengetahui
tatapan dewa Chang Yi, dengan dingin mematahkannya “ada apa ?” dewa Chang Yi
segera tersadar “Di Jun, di alam fana juga ada aurora beberapa hari ini,
auroranya merah keemasan membawa warna kuning.” Ada sebuah senyum tipis yang
muncul di bibir Feng Jiu, yang tidak memperhatikan lainnya. Dong Hua melihatnya
“sudah tahu, kau pergilah” dewa Chang Yi pun tidak banyak bertanya, segera
pamit.
Sepeninggal
dewa Chang Yi, Dong Hua segera memeluk erat Feng Jiu “Xiao Bai, apa yang kau
tutupi dariku ?” Feng Jiu berbalik melihat Dong Hua “Mu Yun, Chong Lin bawa
Ling Ling dan anak-anak bermain di taman” keduanya pun mengambil anak-anak dan
pergi. Semenjak Mu Yun datang ke istana Tai Chen, segera mendapat kepercayaan
Feng Jiu dan menjadi pelayan pribadinya, tentu saja Dong Hua pun menyetujui
setelah mendengar cerita Feng Jiu. Bai Qian pun mendesak “Xiao Jiu, ada apa
lagi ini ?” Feng Jiu tersenyum “Dong Hua, sudah saatnya aku kultivasi !” Dong
Hua “kultivasi ? untuk apa ? Xiao Bai, kau sakitkah ?” Feng Jiu tersenyum “Dong
Hua, kultivasiku kali ini mempunyai 2 tujuan. Pertama, menyempurnakan tubuhku,
kedua…” melirik Cheng Yu. Cheng Yu menunjuk dirinya “Feng Jiu, kenapa melihatku
seperti itu ?”.
Feng
Jiu menggelengkan kepala “haih… masalah yang kalian buat, aku lagi yang
membereskannya… menjadi dewi baik sungguh tak gampang…” melihat Dong Hua dan
Lian Song. Lian Song penasaran “Feng Jiu, masalah apa ? apa hubungannya dengan
Cheng Yu ?” Feng Jiu melihat Dong Hua yang melamun “Cheng Yu akan kultivasi
bersamaku” semua terbengong “Xiao Bai, sejak kapan kau mengetahuinya ?” Feng
Jiu melihat aurora diatas “semenjak aurora itu muncul, awalnya akupun bingung…
apa kalian tidak menyadari sesuatu yang tidak biasa semenjak aurora ini muncul
?” banyak yang menggeleng, Dong Hua melihat Cheng Yu “cahaya kuning, aurora
kuning, kuning…” menatap Feng Jiu yang mengangguk padanya.
__ADS_1
Selain
Dong Hua, Mo Yuan, Sou Wan, Zhe Yan, Bai Ce, dan Hu Hou juga menyadari sesuatu
“tapi Xiao Jiu, apa hubungannya hal ini denganmu ?” Feng Jiu menggeleng “akupun
tidak begitu jelas, mungkin saja langit meminjam kultivasiku untuk mengawasi
kultivasinya tidak terganggu lagi…” Lian Song “kenapa Cheng Yu harus kultivasi
?” Sou Wan “karena dia bukanlah Cheng Yu Yan Jun” Cheng Yu kebingungan “Shizu,
apa maksudmu ?” Sou Wan “Xiao Jiu, sepertinya kau memang dikirim langit untuk
mengembalikan dan mengumpulkan kembali kami semua” Feng Jiu melihat Sou Wan,
Dong Hua, Mo Yuan, Cheng Yu, menghela nafas “haih… kasihannya aku rubah muda
ini…” semua tersenyum mendengar gerutuan bercanda Feng Jiu. Dong Hua tersenyum
merangkulnya “Xiao Bai, apa setelah kultivasi, tubuhmu akan sempurna kembali ?”
Feng Jiu menunduk “aku juga tidak tahu, hanya itu satu-satunya yang bisa
kufikirkan”.
Dong
Hua dengan tegas “tidak boleh ada pria dalam kultivasimu…” Feng Jiu cekikikan
“hihihi Dong Hua, aku kultivasi untuk merasakan 8 masalah 6 penderitaan” Dong
Hua cemberut “aku tidak peduli, pokoknya tidak boleh ada pria…” Feng Jiu serius
“Dong Hua, apapun yang terjadi, kau tidak bisa turun dan merubah kultivasiku,
mengerti ?” Dong Hua cemberut “Sie Ming…” Feng Jiu “kultivasi ini untuk
mengembalikan Cheng Yu, aku ragu cerita ini bisa ditentukan Sie Ming” sambil
berfikir. Dong Hua “Xiao Bai, aku akan menemukanmu, aku tidak akan mengijinkan
pria manapun mendekatimu” Sou Wan “haih Qin Jie, Xiao Jiu juga sudah mengatakan
kultivasi ini untuk mengembalikan Cheng Yu, jika kau mengganggu lagi, takutnya
kultivasi ini tidak akan selesai…” Sie Ming melanjutkan “bisa melukai xiao
dianxia…” Dong Hua menatap dingin Sie Ming, Sie Ming segera merasa kedinginan,
kultivasi xiao dianxia untuk menyempurnakan tubuhnya, takutnya ada sedikit
kesalahan, kultivasi ini tidak akan berakhir sempurna” Feng Jiu memeluk Dong
Hua “Fu Jun, kau bisa melihatku tapi tidak boleh melakukan apapun, mengerti ?”
merajuk. Dong Hua cemberut “Xiao Bai, tidak ada dirimu, aku tidak bisa tidur”
semua tersenyum cengingisan mendengar kata-kata Dong Hua.
Setelah
mengatur semuanya, Feng Jiu pun berkultivasi bersama Cheng Yu. Beberapa saat
setelah Feng Jiu memulai kultivasinya, aurora di langit ke-13 pun menghilang.
Dong Hua di istana Tai Chen mengawasi aurora yang menghilang dan langsung turun
kealam fana mencari Feng Jiu. Sebelum Feng Jiu kultivasi, Dong Hua sudah
melakukan sesuatu pada Ban Xin Liu Lie Jie, yang dapat memberitahunya
keberadaan Feng Jiu. Dengan adanya Ban Xin Liu Lie Jie, Dong Hua segera
menemukan Feng Jiu. Feng Jiu masih bayi mungil yang baru berumur 3 bulan ‘Xiao
Bai, tidak menyangka wajah bayimu begitu imut, lebih cantik dari Ling Ling’
tersenyum melihat bayi Feng Jiu. Feng Jiu terlahir di pinggiran kota, walaupun
hidup di daerah terpencil, sebenarnya Feng Jiu adalah seorang putri dari
kerajaan Da Huang bernama Putri Huang Qiang Liu.
Selain
Dong Hua, Lian Song juga turun mencari Cheng Yu. Feng Jiu sebelumnya sudah
memperkirakan dia dan Cheng Yu akan terlahir di satu wilayah yang sama.
Berdasar pada prediksi Feng Jiu, Lian Song mencari di kerajaan Da Huang,
menemukan bayi dengan aura yang akrab di dalam istana. Cheng Yu terlahir sebagai
putri permaisuri yang sekarang di istana kerajaan Da Huang bergelar putri Huang
__ADS_1
Hong Yu. Putri Huang Hong Yu dari kecil tumbuh dalam kasih sayang semua
penghuni istana, memiliki sifat lemah lembut, bijaksana, pendiam, dan berani
mengambil keputusan.
Dilain
pihak, Putri Huang Qiang Liu, sejak kecil hanya hidup bersama seorang bibi.
Dari kecil putri Huang Qiang Liu sangat mandiri, pintar, cerdik, ceria, pekerja
keras, membenci ketidakadilan, dan berwibawa. Tanpa mengetahui asal usulnya,
putri Huang Qiang Liu bekerja membantu sang bibi demi hidup sederhana mereka.
Saat usia 10 tahun, sang bibi sudah mulai sakit-sakitan dan meninggalkan Qiang Liu pada usia 12
tahun. Sebelum sang bibi meninggal, memberitahunya kebenaran asal usulnya yang
merupakan seorang putri kerajaan Da Huang. Ibunya adalah permaisuri sebelum
permaisuri yang sekarang yang mendapat pertentangan terus menerus dari ibu
suri. Permaisuri yang sekarang adalah kemanakan dari ibu suri, demi status dan
kehidupan mewah tidak segan-segan membunuh ibu Qiang Liu. Sang bibi adalah
pelayan setia ibu Qiang Liu, membawa putri yang baru lahir melarikan diri pada
saat kediaman mereka dibakar oleh antek-antek ibu suri. Ibunya mengalami
pendarahan karena kekhawatiran dan ketakutan, meninggal setelah meninggalkan
beberapa pesan.
Sang
ibu meninggalkan sebuah tusuk konde, cap kerajaan, dan sebuah surat untuk Qiang
Liu yang dapat mengidentifikasi identitasnya. Berdasar pada informasi yang
didapatnya, Qiang Liu menyamar menjadi pria masuk ke ibukota, berhasil mendapat
penghargaan kaisar karena bakat dan kepintarannya. Keluarga kerajaan sangat
menyukai Qiang Liu yang berteman baik dengan Hong Yu. Melihat hal itu, kaisar
ingin menjodohkan mereka yang mendapat penolakan langsung dari Qiang Liu. Qiang
Liu tidak ada minat sama sekali untuk membeberkan identitasnya apalagi menjadi
anggota kerajaan. Qiang Liu hanya ingin mengetahui hal sebenarnya yang terjadi
pada ibunya dan membalas dendam pada ibu suri yang ternyata sudah tiada.
Setelah berada di dekat kaisar, Qiang Liu merasa kaisar bukanlah seorang yang
tanpa perasaan, tapi sangat penasaran alasan kaisar bisa dengan begitu mudah
mengganti permaisuri.
Qiang
Liu hanya membuka identitasnya sebagai seorang wanita pada Hong Yu. Hong Yu pun
tidak marah, malah persahabatan mereka semakin terjalin erat. Dengan kepintaran
dan kecerdikan Qiang Liu berhasil membongkar konspirasi yang menyebabkan
kematian ibunya bahkan ibu suri. Disaat ibu suri berusaha keras mengganti
permaisuri, ternyata keluarga kaisar yang lain berusaha untuk merebut takhta.
Setelah kehilangan permaisuri pertama, kaisar sangat menjaga permaisuri, putra
mahkota dan putri Huang Hong Yu yang dilahirkan sang permaisuri. Kaisar yang
akhirnya mengetahui hal sebenarnya pun terpana, tapi semua sudah terlambat.
Kekuatan yang berhasil membunuh ibu suri dulunya sudah sangat besar. Demi
persahabatan dan keluarga yang tidak pernah dikenalnya sebelumnya, Qiang Liu
mengorbankan diri demi keselamatan lainnya. Dengan kecerdikan Qiang Liu,
berhasil menghancurkan lawan dan memberikan sebuah kerajaan yang aman pada
kakak putra mahkota yang tidak pernah dikenalnya sebelumnya. Qiang Liu mati
dengan senyuman, bersimbah darah dari pedang dan panah yang bersarang
ditubuhnya, di atas singgasana setelah berhasil mengalahkan seluruh musuh
kerajaan. Seiring dengan kepergian putri Huang Qiang Liu diusia 24 tahun,
__ADS_1
aurora merah keemasan memenuhi langit alam fana selama 7 hari.