Return Of God Emperor

Return Of God Emperor
Bab 39 - Kultivasi


__ADS_3

6 bulan setelahnya, ada


fenomena aurora merah keemasan di langit istana Tai Chen. Semua datang ke


istana Tai Chen melihat aurora itu, salah satu pengawal Ye Hua datang menghadap


“Tian Jun, dewa Chang Yi meminta untuk bertemu…” Ye Hua mengangguk, keluar


mengikuti pengawal, tapi tidak lama kembali lagi bersama dewa Chang Yi.


Sementara Ye Hua pergi, Mo Yuan berdiskusi dengan lainnya ‘Dong Hua, aurora ini


hanya ada di langit ke-13, harusnya berhubungan denganmu. Menurutmu penanda apa


ini ?” Dong Hua mengamati bersama Feng Jiu yang tersenyum disampingnya,


menggendong Ling Ling yang sedang bermain bersama Gun Gun, Long Nu, Asiang, dan


Ali. Dong Hua menatap Feng Jiu, mencurigai sesuatu “Xiao Bai…” Feng Jiu


mendongak “ada apa ?” Dong Hua tersenyum lembut “Xiao Bai, apa kau tahu penanda


ini ?” semua melihat ke Feng Jiu.


Feng


Jiu tersenyum penuh arti “belum pastikan” Sou Wan “Xiao Jiu, kau tahu ? selama


ini kau tahu tapi tidak mengatakannya ?” Feng Jiu memandang anak-anak yang


sedang bermain “tunggu sesaat lagi…” Dong Hua memeluknya “Xiao Bai…” Feng Jiu


tersenyum menatapnya, melirik ke Cheng Yu, Dong Hua pun mengikuti lirikan Feng


Jiu sesaat sebelum kembali bertatapan. Tidak lama Ye Hua membawa dewa Chang Yi


ke hadapan mereka “Di Jun, sesuatu terjadi di alam fana !” dewa Chang Yi


memberi hormat pada semua dan terpana melihat Feng Jiu. Dong Hua pun mengetahui


tatapan dewa Chang Yi, dengan dingin mematahkannya “ada apa ?” dewa Chang Yi


segera tersadar “Di Jun, di alam fana juga ada aurora beberapa hari ini,


auroranya merah keemasan membawa warna kuning.” Ada sebuah senyum tipis yang


muncul di bibir Feng Jiu, yang tidak memperhatikan lainnya. Dong Hua melihatnya


“sudah tahu, kau pergilah” dewa Chang Yi pun tidak banyak bertanya, segera


pamit.


Sepeninggal


dewa Chang Yi, Dong Hua segera memeluk erat Feng Jiu “Xiao Bai, apa yang kau


tutupi dariku ?” Feng Jiu berbalik melihat Dong Hua “Mu Yun, Chong Lin bawa


Ling Ling dan anak-anak bermain di taman” keduanya pun mengambil anak-anak dan


pergi. Semenjak Mu Yun datang ke istana Tai Chen, segera mendapat kepercayaan


Feng Jiu dan menjadi pelayan pribadinya, tentu saja Dong Hua pun menyetujui


setelah mendengar cerita Feng Jiu. Bai Qian pun mendesak “Xiao Jiu, ada apa


lagi ini ?” Feng Jiu tersenyum “Dong Hua, sudah saatnya aku kultivasi !” Dong


Hua “kultivasi ? untuk apa ? Xiao Bai, kau sakitkah ?” Feng Jiu tersenyum “Dong


Hua, kultivasiku kali ini mempunyai 2 tujuan. Pertama, menyempurnakan tubuhku,


kedua…” melirik Cheng Yu. Cheng Yu menunjuk dirinya “Feng Jiu, kenapa melihatku


seperti itu ?”.


Feng


Jiu menggelengkan kepala “haih… masalah yang kalian buat, aku lagi yang


membereskannya… menjadi dewi baik sungguh tak gampang…” melihat Dong Hua dan


Lian Song. Lian Song penasaran “Feng Jiu, masalah apa ? apa hubungannya dengan


Cheng Yu ?” Feng Jiu melihat Dong Hua yang melamun “Cheng Yu akan kultivasi


bersamaku” semua terbengong “Xiao Bai, sejak kapan kau mengetahuinya ?” Feng


Jiu melihat aurora diatas “semenjak aurora itu muncul, awalnya akupun bingung…


apa kalian tidak menyadari sesuatu yang tidak biasa semenjak aurora ini muncul


?” banyak yang menggeleng, Dong Hua melihat Cheng Yu “cahaya kuning, aurora


kuning, kuning…” menatap Feng Jiu yang mengangguk padanya.

__ADS_1


Selain


Dong Hua, Mo Yuan, Sou Wan, Zhe Yan, Bai Ce, dan Hu Hou juga menyadari sesuatu


“tapi Xiao Jiu, apa hubungannya hal ini denganmu ?” Feng Jiu menggeleng “akupun


tidak begitu jelas, mungkin saja langit meminjam kultivasiku untuk mengawasi


kultivasinya tidak terganggu lagi…” Lian Song “kenapa Cheng Yu harus kultivasi


?” Sou Wan “karena dia bukanlah Cheng Yu Yan Jun” Cheng Yu kebingungan “Shizu,


apa maksudmu ?” Sou Wan “Xiao Jiu, sepertinya kau memang dikirim langit untuk


mengembalikan dan mengumpulkan kembali kami semua” Feng Jiu melihat Sou Wan,


Dong Hua, Mo Yuan, Cheng Yu, menghela nafas “haih… kasihannya aku rubah muda


ini…” semua tersenyum mendengar gerutuan bercanda Feng Jiu. Dong Hua tersenyum


merangkulnya “Xiao Bai, apa setelah kultivasi, tubuhmu akan sempurna kembali ?”


Feng Jiu menunduk “aku juga tidak tahu, hanya itu satu-satunya yang bisa


kufikirkan”.


Dong


Hua dengan tegas “tidak boleh ada pria dalam kultivasimu…” Feng Jiu cekikikan


“hihihi Dong Hua, aku kultivasi untuk merasakan 8 masalah 6 penderitaan” Dong


Hua cemberut “aku tidak peduli, pokoknya tidak boleh ada pria…” Feng Jiu serius


“Dong Hua, apapun yang terjadi, kau tidak bisa turun dan merubah kultivasiku,


mengerti ?” Dong Hua cemberut “Sie Ming…” Feng Jiu “kultivasi ini untuk


mengembalikan Cheng Yu, aku ragu cerita ini bisa ditentukan Sie Ming” sambil


berfikir. Dong Hua “Xiao Bai, aku akan menemukanmu, aku tidak akan mengijinkan


pria manapun mendekatimu” Sou Wan “haih Qin Jie, Xiao Jiu juga sudah mengatakan


kultivasi ini untuk mengembalikan Cheng Yu, jika kau mengganggu lagi, takutnya


kultivasi ini tidak akan selesai…” Sie Ming melanjutkan “bisa melukai xiao


dianxia…” Dong Hua menatap dingin Sie Ming, Sie Ming segera merasa kedinginan,


kultivasi xiao dianxia untuk menyempurnakan tubuhnya, takutnya ada sedikit


kesalahan, kultivasi ini tidak akan berakhir sempurna” Feng Jiu memeluk Dong


Hua “Fu Jun, kau bisa melihatku tapi tidak boleh melakukan apapun, mengerti ?”


merajuk. Dong Hua cemberut “Xiao Bai, tidak ada dirimu, aku tidak bisa tidur”


semua tersenyum cengingisan mendengar kata-kata Dong Hua.


Setelah


mengatur semuanya, Feng Jiu pun berkultivasi bersama Cheng Yu. Beberapa saat


setelah Feng Jiu memulai kultivasinya, aurora di langit ke-13 pun menghilang.


Dong Hua di istana Tai Chen mengawasi aurora yang menghilang dan langsung turun


kealam fana mencari Feng Jiu. Sebelum Feng Jiu kultivasi, Dong Hua sudah


melakukan sesuatu pada Ban Xin Liu Lie Jie, yang dapat memberitahunya


keberadaan Feng Jiu. Dengan adanya Ban Xin Liu Lie Jie, Dong Hua segera


menemukan Feng Jiu. Feng Jiu masih bayi mungil yang baru berumur 3 bulan ‘Xiao


Bai, tidak menyangka wajah bayimu begitu imut, lebih cantik dari Ling Ling’


tersenyum melihat bayi Feng Jiu. Feng Jiu terlahir di pinggiran kota, walaupun


hidup di daerah terpencil, sebenarnya Feng Jiu adalah seorang putri dari


kerajaan Da Huang bernama Putri Huang Qiang Liu.


Selain


Dong Hua, Lian Song juga turun mencari Cheng Yu. Feng Jiu sebelumnya sudah


memperkirakan dia dan Cheng Yu akan terlahir di satu wilayah yang sama.


Berdasar pada prediksi Feng Jiu, Lian Song mencari di kerajaan Da Huang,


menemukan bayi dengan aura yang akrab di dalam istana. Cheng Yu terlahir sebagai


putri permaisuri yang sekarang di istana kerajaan Da Huang bergelar putri Huang

__ADS_1


Hong Yu. Putri Huang Hong Yu dari kecil tumbuh dalam kasih sayang semua


penghuni istana, memiliki sifat lemah lembut, bijaksana, pendiam, dan berani


mengambil keputusan.


Dilain


pihak, Putri Huang Qiang Liu, sejak kecil hanya hidup bersama seorang bibi.


Dari kecil putri Huang Qiang Liu sangat mandiri, pintar, cerdik, ceria, pekerja


keras, membenci ketidakadilan, dan berwibawa. Tanpa mengetahui asal usulnya,


putri Huang Qiang Liu bekerja membantu sang bibi demi hidup sederhana mereka.


Saat usia 10 tahun, sang bibi sudah mulai sakit-sakitan  dan meninggalkan Qiang Liu pada usia 12


tahun. Sebelum sang bibi meninggal, memberitahunya kebenaran asal usulnya yang


merupakan seorang putri kerajaan Da Huang. Ibunya adalah permaisuri sebelum


permaisuri yang sekarang yang mendapat pertentangan terus menerus dari ibu


suri. Permaisuri yang sekarang adalah kemanakan dari ibu suri, demi status dan


kehidupan mewah tidak segan-segan membunuh ibu Qiang Liu. Sang bibi adalah


pelayan setia ibu Qiang Liu, membawa putri yang baru lahir melarikan diri pada


saat kediaman mereka dibakar oleh antek-antek ibu suri. Ibunya mengalami


pendarahan karena kekhawatiran dan ketakutan, meninggal setelah meninggalkan


beberapa pesan.


Sang


ibu meninggalkan sebuah tusuk konde, cap kerajaan, dan sebuah surat untuk Qiang


Liu yang dapat mengidentifikasi identitasnya. Berdasar pada informasi yang


didapatnya, Qiang Liu menyamar menjadi pria masuk ke ibukota, berhasil mendapat


penghargaan kaisar karena bakat dan kepintarannya. Keluarga kerajaan sangat


menyukai Qiang Liu yang berteman baik dengan Hong Yu. Melihat hal itu, kaisar


ingin menjodohkan mereka yang mendapat penolakan langsung dari Qiang Liu. Qiang


Liu tidak ada minat sama sekali untuk membeberkan identitasnya apalagi menjadi


anggota kerajaan. Qiang Liu hanya ingin mengetahui hal sebenarnya yang terjadi


pada ibunya dan membalas dendam pada ibu suri yang ternyata sudah tiada.


Setelah berada di dekat kaisar, Qiang Liu merasa kaisar bukanlah seorang yang


tanpa perasaan, tapi sangat penasaran alasan kaisar bisa dengan begitu mudah


mengganti permaisuri.


Qiang


Liu hanya membuka identitasnya sebagai seorang wanita pada Hong Yu. Hong Yu pun


tidak marah, malah persahabatan mereka semakin terjalin erat. Dengan kepintaran


dan kecerdikan Qiang Liu berhasil membongkar konspirasi yang menyebabkan


kematian ibunya bahkan ibu suri. Disaat ibu suri berusaha keras mengganti


permaisuri, ternyata keluarga kaisar yang lain berusaha untuk merebut takhta.


Setelah kehilangan permaisuri pertama, kaisar sangat menjaga permaisuri, putra


mahkota dan putri Huang Hong Yu yang dilahirkan sang permaisuri. Kaisar yang


akhirnya mengetahui hal sebenarnya pun terpana, tapi semua sudah terlambat.


Kekuatan yang berhasil membunuh ibu suri dulunya sudah sangat besar. Demi


persahabatan dan keluarga yang tidak pernah dikenalnya sebelumnya, Qiang Liu


mengorbankan diri demi keselamatan lainnya. Dengan kecerdikan Qiang Liu,


berhasil menghancurkan lawan dan memberikan sebuah kerajaan yang aman pada


kakak putra mahkota yang tidak pernah dikenalnya sebelumnya. Qiang Liu mati


dengan senyuman, bersimbah darah dari pedang dan panah yang bersarang


ditubuhnya, di atas singgasana setelah berhasil mengalahkan seluruh musuh


kerajaan. Seiring dengan kepergian putri Huang Qiang Liu diusia 24 tahun,

__ADS_1


aurora merah keemasan memenuhi langit alam fana selama 7 hari.


__ADS_2