Return Of God Emperor

Return Of God Emperor
Bab 214 - Pengembalian masa kultivasi alam fana


__ADS_3

Hari


berikutnya, Dong Hua Di Jun gelisah seharian di istana Tai Chen. Lian Song


datang mengajaknya bermain catur. Dong Hua Di Jun tidak fokus bermain catur,


terus melihat ke gerbang istana Tai Chen. Lian Song yang melihat tingkahnya,


jiwa penggosipnya muncul “Dong Hua, dengar-dengar kemarin kau sepanjang sore


bercanda tawa sepanjang jalan bersama Qing Qiu Nu Jun hingga istana Tai Chen.


Bagaimana ? apakah sekarang kau sudah berfikiran terbuka dan memutuskan


bersamanya ? tapi dia juga tampak akrab dengan Wen Chang Di Jun. Dengar-dengar


banyak pemuda yang tertarik padanya, ingin mengirimkan ikatan perjodohan ke


Qing Qiu. Tapi melihat keakrabannya bersama Wen Chang Di Jun, mengurungkan niat


mereka. Setelah itu malah melihat keakrabanmu bersama Feng Jiu, membuat mereka


memberanikan diri lagi. Setelah 700 tahun ini, Bai Feng Jiu semakin cantik,


bahkan banyak yang mengatakan dia lebih cantik dari Bai Qian, bagaimana


menurutmu ?” Dong Hua Di Jun tanpa sadar tersenyum lembut “Jiu er memang sangat


cantik, semakin dewasa akan semakin cantik” Lian Song senyum-senyum penuh arti.


          Lian Song “kalau begitu apa yang akan


kau lakukan ? jangan sampai saatnya, Feng Jiu sudah ada yang punya, kau malah


menyesal” Dong Hua Di Jun menatap Lian Song dengan tatapan rumit ‘benar Jiu er,


begitu sempurna, begitu cantik, pasti banyak yang menyukainya. Sekarang Jiu er


sudah menemukan Wen Chang Di Jun, apa dia akan melupakanku ? Jiu er, katakan


padaku, apa yang harus kulakukan ? Jiu er, kau mungkin akan melupakanku,


melupakan orang tua di istana Tai Chen ini, tapi aku akan selalu mengingatmu,


matahari satu-satunya bagiku’ menertawakan diri sendiri dan menggeleng “Lian


Song, apa yang bisa kulakukan ? takdir sudah mengatakan kami tidak berjodoh”


Lian Song simpatik “Dong Hua, bukan kalian tidak berjodoh, tapi kau yang


menjauhkan jodoh kalian dengan terus mendorongnya menjauh. Dong Hua, apa kau


sudah melihat Bai Feng Jiu yang sekarang, dia sudah berbeda dengan gadis kecil


yang dulu mengikuti di belakangmu terus. Dia sekarang sudah jauh berkembang


bahkan bisa menghadapi apapun. Dia sekarang sudah tidak membutuhkan orang lain


untuk melindunginya bahkan dia bisa melindungi yang lain. Dong Hua, apa artinya


satu batu ? apa kau pernah bertanya pada Bai Feng Jiu apa yang diiinginkannya,


selama ini kau selalu memutuskan untuk dirinya. Sekarang kau lihat, tanpa


bantuanmu, dia bisa membuktikan dirinya sendiri. Dong Hua sebagai teman, aku


mau menasihatimu, sangat susah kau menemukan gadis seperti dia lagi. Jika kau


melewatkan, kau akan menyesal sepanjang hidupmu. Aku yang hanya melihat kalian

__ADS_1


saja, sangat yakin hanya dia yang pantas berada disampingmu, mendampingimu.


Sudah, tampaknya kau juga tidak ada niat main catur. Fikirkanlah kata-kataku,


aku pamit dulu”.


          Sisa hari Dong Hua Di Jun duduk melamunkan,


memikirkan kata-kata Lian Song. Dong Hua Di Jun tersenyum sedih ‘betul, akulah


yang selama ini mendorongnya. Apa aku masih bisa mengharapkannya ? Jiu er,


apakah aku masih memiliki kesempatan itu ? kau bertanya padaku apa pernah


menyalahkan takdir, aku tidak pernah menyalahkan takdir. Aku menyalahkan diriku


sendiri karena menghapus nama dari batu tiga kehidupan itu. Jiu er, aku


mencintaimu bahkan melebihi diriku sendiri, sebelumnya aku sudah menyakitimu


sedalam itu, terus mendorongmu, apa kau bisa memaafkanku ? Lian Song benar,


saat kau berada disampingku, aku terus mendorongmu menjauh. Sekarang saat kau


jauh dariku, aku ingin mencarimu kembali. Jiu er, besok, apa kau akan datang ?


ya kau pasti datang, selama ini kau selalu melakukan apa yang kau katakan. Jiu


er, seperti yang kau katakan aku ini orang tua kecil. Dihadapanmu, aku bisa


jadi anak kecil, bersandar pada kehangatanmu’ Dong Hua Di Jun menertawakan


dirinya sendiri.


          Sesuai perkataan, Bai Feng Jiu pagi


sekali sudah berdiri di luar istana Tai Chen. Dong Hua Di Jun yang keluar


membawa sebuah kipas “ini ?” Bai Feng Jiu tersenyum “pagi Di Jun” melihat Dong


Hua Di Jun yang terus melihat penampilannya, Bai Feng Jiu pun mengikuti arah


matanya “Di Jun, ada apa ? apa ada yang salah dengan pakaianku ?” Dong Hua Di


Jun kembali masuk istana Tai Chen “kau tunggu sebentar, jangan kemana-mana” Bai


Feng Jiu yang tidak mengerti hanya tetap menunggu. Tidak lama Dong Hua Di Jun


keluar memakai pakaian putih yang menampilkan wibawanya. Mereka berdua berdiri


berdampingan, sinar kemuliaan dan ketampanan bersinar terang. Dong Hua Di Jun


berdiri di hadapan Bai Feng Jiu “masih tunggu apa, ayo berangkat” Bai Feng Jiu


tersenyum “silahkan Di Jun…”.


          Mereka mengelilingi area Wu Huang,


Dong Hua Di Jun pun hanya melihat tidak mencampuri apa yang dilakukan Bai Feng


Jiu. Dong Hua Di Jun dengan mata sendiri melihat semua yang dilakukan Bai Feng


Jiu. Diapun mengakui kemampuan Bai Feng Jiu, kesannya yang kekanakan sudah


hilang sama sekali. Bai Feng Jiu yang sekarang tidak ada yang tidak bisa


dilakukannya. Semua tindakannya sudah difikirkan terlebih dahulu, bisa


mengantisipasi yang terjadi setelahnya.

__ADS_1


          Setelah puas dengan semua jiejue yang dipasangnya,


Bai Feng Jiu mengajak Dong Hua Di Jun kealam fana. Dengan pengaruh keceriaan


Bai Feng Jiu, Dong Hua Di Jun pun menikmati perjalanan mereka dialam fana.


Sifat ceria dan ramah Bai Feng Jiu, membuatnya segera mendapat banyak teman.


Saat berpakaian pria, tidak sedikit wanita yang mendekatinya. Saat berpakaian


wanita pun tidak sedikit pria yang mendekatinya. Dong Hua Di Jun dibuat pusing


olehnya, menggandeng tangan Bai Feng Jiu menghalau para pria itu. Bai Feng Jiu


canggung tapi Dong Hua Di Jun dengan berbagai alasan meyakinkannya. Bai Feng


Jiu membawanya berkeliling bermain di berbagai tempat menarik. Wajah Dong Hua


Di Jun dipenuhi senyuman semenjak sampai dialam fana. 2 tahun penuh mereka


berkeliling di alam fana.


          Bai Feng Jiu tersenyum menyerahkan teh


pada Dong Hua Di Jun “Di Jun, kita sudah 2 tahun dialam fana, sudah waktunya


kembali”. Dong Hua Di Jun tercengang “secepat ini !” Bai Feng Jiu cekikikan


“hihihi Di Jun, 2 tahun sudah tidak termasuk cepat. Di Jun, besok aku akan


kembali ke Qing Qiu, tidak mengantar Di Jun ke Jiu Jong Tian. Di Jun, jika


dalam 2 tahun ini Feng Jiu ada berbuat sesuatu yang salah atau menyinggung Di


Jun, Feng Jiu minta maaf. Feng Jiu berharap Di Jun bisa selalu bahagia seperti


2 tahun ini. Di Jun, hari sudah malam, Feng Jiu tidak mengganggu istirahat Di


Jun. Feng Jiu pamit” tanpa menunggu jawaban, Feng Jiu sudah masuk ke kamarnya


meninggalkan Dong Hua Di Jun yang tercengang melihatnya.


          Keesokan paginya, Dong Hua Di Jun


tidak menemukan Bai Feng Jiu. Seorang pelayan datang membawa sarapan “Tuan,


nona disebelah kamar anda, memesan ini untuk diantarkan saat anda bangun dan


meninggalkan ini untuk anda” Dong Hua Di Jun menerima sebuah kotak dan sebuah


surat yang ditinggalkan Bai Feng Jiu. Setelah pelayan pergi, Dong Hua Di Jun membuka


kotak dan menemukan sebuah suling kecil yang sempat mereka lihat dalam


perjalanan. Dong Hua Di Jun membuka surat Bai Feng Jiu ‘Di Jun, maaf tidak


menunggu Di Jun bangun. Feng Jiu sudah kembali ke Qing Qiu. Di Jun, dulu demi


diri Feng Jiu, Di Jun kultivasi kealam fana. Selama 2 tahun itu, Feng Jiu


sangat bahagia tapi ternyata kebahagiaan itu menyebabkan Di Jun kehilangan 9


tingkat kekuatan. Sekarang Feng Jiu mengembalikan 2 tahun itu, semoga Di Jun


bahagia 2 tahun ini. Dengan begini, kita sudah impas. Feng Jiu sangat berharap


Di Jun bisa selalu bahagia seperti 2 tahun ini. Di Jun, terima kasih untuk


semua yang Di Jun lakukan untuk Feng Jiu. Di Jun, jaga diri, sampai ketemu

__ADS_1


lagi’.


__ADS_2