
Hari
berikutnya, Dong Hua Di Jun gelisah seharian di istana Tai Chen. Lian Song
datang mengajaknya bermain catur. Dong Hua Di Jun tidak fokus bermain catur,
terus melihat ke gerbang istana Tai Chen. Lian Song yang melihat tingkahnya,
jiwa penggosipnya muncul “Dong Hua, dengar-dengar kemarin kau sepanjang sore
bercanda tawa sepanjang jalan bersama Qing Qiu Nu Jun hingga istana Tai Chen.
Bagaimana ? apakah sekarang kau sudah berfikiran terbuka dan memutuskan
bersamanya ? tapi dia juga tampak akrab dengan Wen Chang Di Jun. Dengar-dengar
banyak pemuda yang tertarik padanya, ingin mengirimkan ikatan perjodohan ke
Qing Qiu. Tapi melihat keakrabannya bersama Wen Chang Di Jun, mengurungkan niat
mereka. Setelah itu malah melihat keakrabanmu bersama Feng Jiu, membuat mereka
memberanikan diri lagi. Setelah 700 tahun ini, Bai Feng Jiu semakin cantik,
bahkan banyak yang mengatakan dia lebih cantik dari Bai Qian, bagaimana
menurutmu ?” Dong Hua Di Jun tanpa sadar tersenyum lembut “Jiu er memang sangat
cantik, semakin dewasa akan semakin cantik” Lian Song senyum-senyum penuh arti.
Lian Song “kalau begitu apa yang akan
kau lakukan ? jangan sampai saatnya, Feng Jiu sudah ada yang punya, kau malah
menyesal” Dong Hua Di Jun menatap Lian Song dengan tatapan rumit ‘benar Jiu er,
begitu sempurna, begitu cantik, pasti banyak yang menyukainya. Sekarang Jiu er
sudah menemukan Wen Chang Di Jun, apa dia akan melupakanku ? Jiu er, katakan
padaku, apa yang harus kulakukan ? Jiu er, kau mungkin akan melupakanku,
melupakan orang tua di istana Tai Chen ini, tapi aku akan selalu mengingatmu,
matahari satu-satunya bagiku’ menertawakan diri sendiri dan menggeleng “Lian
Song, apa yang bisa kulakukan ? takdir sudah mengatakan kami tidak berjodoh”
Lian Song simpatik “Dong Hua, bukan kalian tidak berjodoh, tapi kau yang
menjauhkan jodoh kalian dengan terus mendorongnya menjauh. Dong Hua, apa kau
sudah melihat Bai Feng Jiu yang sekarang, dia sudah berbeda dengan gadis kecil
yang dulu mengikuti di belakangmu terus. Dia sekarang sudah jauh berkembang
bahkan bisa menghadapi apapun. Dia sekarang sudah tidak membutuhkan orang lain
untuk melindunginya bahkan dia bisa melindungi yang lain. Dong Hua, apa artinya
satu batu ? apa kau pernah bertanya pada Bai Feng Jiu apa yang diiinginkannya,
selama ini kau selalu memutuskan untuk dirinya. Sekarang kau lihat, tanpa
bantuanmu, dia bisa membuktikan dirinya sendiri. Dong Hua sebagai teman, aku
mau menasihatimu, sangat susah kau menemukan gadis seperti dia lagi. Jika kau
melewatkan, kau akan menyesal sepanjang hidupmu. Aku yang hanya melihat kalian
__ADS_1
saja, sangat yakin hanya dia yang pantas berada disampingmu, mendampingimu.
Sudah, tampaknya kau juga tidak ada niat main catur. Fikirkanlah kata-kataku,
aku pamit dulu”.
Sisa hari Dong Hua Di Jun duduk melamunkan,
memikirkan kata-kata Lian Song. Dong Hua Di Jun tersenyum sedih ‘betul, akulah
yang selama ini mendorongnya. Apa aku masih bisa mengharapkannya ? Jiu er,
apakah aku masih memiliki kesempatan itu ? kau bertanya padaku apa pernah
menyalahkan takdir, aku tidak pernah menyalahkan takdir. Aku menyalahkan diriku
sendiri karena menghapus nama dari batu tiga kehidupan itu. Jiu er, aku
mencintaimu bahkan melebihi diriku sendiri, sebelumnya aku sudah menyakitimu
sedalam itu, terus mendorongmu, apa kau bisa memaafkanku ? Lian Song benar,
saat kau berada disampingku, aku terus mendorongmu menjauh. Sekarang saat kau
jauh dariku, aku ingin mencarimu kembali. Jiu er, besok, apa kau akan datang ?
ya kau pasti datang, selama ini kau selalu melakukan apa yang kau katakan. Jiu
er, seperti yang kau katakan aku ini orang tua kecil. Dihadapanmu, aku bisa
jadi anak kecil, bersandar pada kehangatanmu’ Dong Hua Di Jun menertawakan
dirinya sendiri.
Sesuai perkataan, Bai Feng Jiu pagi
sekali sudah berdiri di luar istana Tai Chen. Dong Hua Di Jun yang keluar
membawa sebuah kipas “ini ?” Bai Feng Jiu tersenyum “pagi Di Jun” melihat Dong
Hua Di Jun yang terus melihat penampilannya, Bai Feng Jiu pun mengikuti arah
matanya “Di Jun, ada apa ? apa ada yang salah dengan pakaianku ?” Dong Hua Di
Jun kembali masuk istana Tai Chen “kau tunggu sebentar, jangan kemana-mana” Bai
Feng Jiu yang tidak mengerti hanya tetap menunggu. Tidak lama Dong Hua Di Jun
keluar memakai pakaian putih yang menampilkan wibawanya. Mereka berdua berdiri
berdampingan, sinar kemuliaan dan ketampanan bersinar terang. Dong Hua Di Jun
berdiri di hadapan Bai Feng Jiu “masih tunggu apa, ayo berangkat” Bai Feng Jiu
tersenyum “silahkan Di Jun…”.
Mereka mengelilingi area Wu Huang,
Dong Hua Di Jun pun hanya melihat tidak mencampuri apa yang dilakukan Bai Feng
Jiu. Dong Hua Di Jun dengan mata sendiri melihat semua yang dilakukan Bai Feng
Jiu. Diapun mengakui kemampuan Bai Feng Jiu, kesannya yang kekanakan sudah
hilang sama sekali. Bai Feng Jiu yang sekarang tidak ada yang tidak bisa
dilakukannya. Semua tindakannya sudah difikirkan terlebih dahulu, bisa
mengantisipasi yang terjadi setelahnya.
__ADS_1
Setelah puas dengan semua jiejue yang dipasangnya,
Bai Feng Jiu mengajak Dong Hua Di Jun kealam fana. Dengan pengaruh keceriaan
Bai Feng Jiu, Dong Hua Di Jun pun menikmati perjalanan mereka dialam fana.
Sifat ceria dan ramah Bai Feng Jiu, membuatnya segera mendapat banyak teman.
Saat berpakaian pria, tidak sedikit wanita yang mendekatinya. Saat berpakaian
wanita pun tidak sedikit pria yang mendekatinya. Dong Hua Di Jun dibuat pusing
olehnya, menggandeng tangan Bai Feng Jiu menghalau para pria itu. Bai Feng Jiu
canggung tapi Dong Hua Di Jun dengan berbagai alasan meyakinkannya. Bai Feng
Jiu membawanya berkeliling bermain di berbagai tempat menarik. Wajah Dong Hua
Di Jun dipenuhi senyuman semenjak sampai dialam fana. 2 tahun penuh mereka
berkeliling di alam fana.
Bai Feng Jiu tersenyum menyerahkan teh
pada Dong Hua Di Jun “Di Jun, kita sudah 2 tahun dialam fana, sudah waktunya
kembali”. Dong Hua Di Jun tercengang “secepat ini !” Bai Feng Jiu cekikikan
“hihihi Di Jun, 2 tahun sudah tidak termasuk cepat. Di Jun, besok aku akan
kembali ke Qing Qiu, tidak mengantar Di Jun ke Jiu Jong Tian. Di Jun, jika
dalam 2 tahun ini Feng Jiu ada berbuat sesuatu yang salah atau menyinggung Di
Jun, Feng Jiu minta maaf. Feng Jiu berharap Di Jun bisa selalu bahagia seperti
2 tahun ini. Di Jun, hari sudah malam, Feng Jiu tidak mengganggu istirahat Di
Jun. Feng Jiu pamit” tanpa menunggu jawaban, Feng Jiu sudah masuk ke kamarnya
meninggalkan Dong Hua Di Jun yang tercengang melihatnya.
Keesokan paginya, Dong Hua Di Jun
tidak menemukan Bai Feng Jiu. Seorang pelayan datang membawa sarapan “Tuan,
nona disebelah kamar anda, memesan ini untuk diantarkan saat anda bangun dan
meninggalkan ini untuk anda” Dong Hua Di Jun menerima sebuah kotak dan sebuah
surat yang ditinggalkan Bai Feng Jiu. Setelah pelayan pergi, Dong Hua Di Jun membuka
kotak dan menemukan sebuah suling kecil yang sempat mereka lihat dalam
perjalanan. Dong Hua Di Jun membuka surat Bai Feng Jiu ‘Di Jun, maaf tidak
menunggu Di Jun bangun. Feng Jiu sudah kembali ke Qing Qiu. Di Jun, dulu demi
diri Feng Jiu, Di Jun kultivasi kealam fana. Selama 2 tahun itu, Feng Jiu
sangat bahagia tapi ternyata kebahagiaan itu menyebabkan Di Jun kehilangan 9
tingkat kekuatan. Sekarang Feng Jiu mengembalikan 2 tahun itu, semoga Di Jun
bahagia 2 tahun ini. Dengan begini, kita sudah impas. Feng Jiu sangat berharap
Di Jun bisa selalu bahagia seperti 2 tahun ini. Di Jun, terima kasih untuk
semua yang Di Jun lakukan untuk Feng Jiu. Di Jun, jaga diri, sampai ketemu
__ADS_1
lagi’.