
Semua
kembali berkumpul di Tai Chen gong, termasuk Yan Ci Wu juga datang “Xiao Jiu,
kau kembali tidak memberitahuku… pergi berlatih juga tidak memberitahuku…” Feng
Wei “Xiao Yan, bukankah karena kau sangat sibuk ! Ling Ling mengatakan kau
pergi mengejar Mo Hao-mu” Yan Ci Wu “haih jangan katakan lagi… Xie Hua Lou
sedang tidur panjang kembali… Xie Gu Cou itu melarangku bersama dengannya” Feng
Wei “Xie Hua Lou ?” Hua Zi “kakak Xie Gu Cou…” mulut Feng Wei berooo ria “tidur
panjang ? apa dia terluka ?” Hua Zi “Xie Hua Lou dan Xie Gu Cou sama-sama
penjaga You Ming He, setiap 50.000 tahun akan mengambil tidur panjang selama
10.000 tahun” Feng Wei tersenyum “Xie Gu Cou pernah mengatakannya padaku… aku
hanya penasaran dengan Xie Hua Lou, belum pernah bertemu sebelumnya”.
Bai Qian “Hong Ling, Yu Huang, bagaimana
kalian tahu kalau pengkhianatnya San Chi ?” Hua Zi “terlalu lemah sebagai
seorang pangeran” Feng Wei cekikikan “tampaknya sifat Dong Hua Di Jun anda juga
sudah kembali…” Hua Zi nyengir. Bai Qian “Hong Ling…” Feng Wei “gugu, sudah
kukatakan sebelumnya, lihat semua dari sejarahnya… San Chi dulu menerima
perjodohan denganmu dan sempat mengejarmu, walau kau mengabaikannya sudah
membuktikan dia mempunyai ambisi. Saat membantu Yin Ching, tanpa sengaja unsur
iblisnya terlihat. Apa kalian tidak menyadarinya ?” semua menggeleng, Feng Wei
menghela nafas “Ketelitian kalian harus ditingkatkan. Janin itu sempat mendekat
pada San Chi, berarti mengenalinya. Mereka memiliki aura yang sama, menandakan
San Chi bukan tidak tahu apapun. Di aula, saat Ba She yuhua bersama janinnya,
raut wajah San Chi sempat menunjukkan kekejamannya.” Ling Ling “bagaimana Niang
Qin mengetahuinya ? saat itu Niang Qin sedang berbalik, tidak melihat apapun”
Feng Wei “Ling Ling, aku merasakan auranya, aura yang sama dengan yang di Chan
Shen gong. Dia menutupinya dengan sangat baik, tapi saat emosinya melunjak akan
ketahuan.”
Feng Wei “yang belum kupastikan hanya Lao
Tian Jun, tapi dilihat dari sifat kepengecutannya harusnya tidak terlibat
apapun.” semua mengangguk. Yan Ci Wu “Xiao Jiu, sebelumnya juga terjadi
kehilangan di kaum iblis. Saat adanya panggilan palsu itu, sempat terjadi
kekacauan. Aku sempat mengira Ji Heng atau Nie Chu Ying kembali, tapi tidak ada
tanda-tanda mereka.” Feng Wei “mereka tidak akan kembali. Di pertempuran kalian
kali ini, mereka akan membantu” Mo Yuan “Hong Ling akan menggunakan Suo Hun Yu”
Feng Wei mengangguk “sudah sekian lama, mereka juga sudah waktunya keluar dan
bebas” Bai Yi “mau membebaskan mereka ?” Feng Wei mengangguk “tenang saja,
mereka akan terlahir menjadi mahkluk fana”. Lian Song “Hong Ling, jiwa-jiwa
__ADS_1
yang terserap itu ?” Hua Zi “sudah bersatu dengan inangnya, sama seperti Miao
Luo saat itu” Feng Wei “kalian fokus saja peperangan… Suo Hun Yu akan membantu
membersihkan hawa iblis dari jiwa-jiwa terserap” semua mengangguk.
Meng Hao “Zheng Zhu, walau tidak bisa
memastikan kecurigaan kalian, tapi aku bisa memastikan itu adalah naga iblis”
Mu Rong “Di Jun, aku mendengar beberapa memanggilnya yang mulia Fu Mo. Oh ada 1
lagi, ada wanita dengan aura dewi disana.” Hua Zi “dewi ?” Mu Rong mengangguk
“tampaknya dewi itu menjadi informan disana, tapi aku tidak pernah melihatnya
di Jiu Jong Tian” Feng Wei memainkan bibirnya, Sou Wan “Hong Ling, kau tahu
siapa dewi itu ?” Feng Wei “tebaklah…” Hua Zi “Su Jing…” tersenyum melihat Feng
Wei yang tersenyum padanya. Lian Song “Su Jing ? bagaimana dia bisa berada
disisi Fu Mo ?” Mo Yuan “Ro Shui He Phan – Qing Cang”.
Meng Hao “Di Jun, mereka sudah menyiapkan
pasukan dan kebanyakan adalah Long Ling Zhu” Hua Zi “sudah waktunya Long Ling
Zhu musnah” Feng Wei “Meng Hao shushu, apa semua pasukan bayangan ada disana ?”
Meng Hao “Zheng Zhu, tidak bisa memastikan tapi aku mengenali beberapa
diantaranya” Bai Ce “Hong Ling, apa Fu Mo inilah sebenarnya pemimpin dari
pertempuranmu dulu melawan Ji Heng dan Nie Chu Ying ?” Feng Wei mengangguk
“tidak berhubungan secara langsung… Fu Mo mengambil keuntungan dari ambisi Ji
bayangan dan menyerap jiwa-jiwa yang memberontak” Bai Yi “Hong Ling, sejak
kapan kau mengetahui hal ini ?” Feng Wei tersenyum “die, tidak susah
menebaknya, tinggal sambungkan saja jalan ceritanya”.
Hua Zi “Ye Hua, hal ini sudah harus mempunyai
akhir” Feng Wei tiba-tiba tersentak “Feng Wei ada apa ?” Hua Zi merasa
pergerakan Feng Wei. Feng Wei menggeleng “Jin Shan memanggil… tidak apa, dia
akan datang sesaat lagi…” tersenyum. Hua Zi mengkerutkan keningnya “bukankah
ini saatmu beristirahat !” cemberut. Feng Wei tersenyum nakal “bukankah mereka
sama manjanya dengan kalian disini !” Hua Zi segera tersenyum dan mengangguk
“Huo Feng…” Long Jin Shan dan Feng Huo Huang datang.
Feng Wei mengecup kening Hua Zi “kalian
lanjutkan, aku bersama mereka sebentar” Hua Zi tersenyum mengangguk. Feng Wei
ke ruang kerja bersama Long Jin Shan dan Feng Huo Huang, menutup pintu dan
memasang jiejue tanpa diketahui yang diluar. Long Jin Shan “Huo Feng, Tian Ling
Dong…” Feng Wei mengangkat tangannya, memegang dada, muntah darah merah emas
perak “Huo Feng…” wajah Feng Wei memucat “jangan sampai mereka mengetahuinya”
Feng Huo Huang “Huo Feng, sudah sampai ditahap ini, kau masih mau
menyembunyikannya…” Feng Wei “aku harus menemani mereka di pertempuran ini…”
__ADS_1
keduanya menghela nafas.
Long Jin Shan “baiklah, kami akan
membantumu menunda waktu… Qing Yun, Mei Shang, dan Hao Lun sementara mengatur
Yu Zhou Da Lu…” Feng Wei “terima kasih…” Feng Huo Huang memegang tangan Feng
Wei “jaga dirimu… manfaatkan waktu yang ada…” Feng Wei mengangguk “setelah
pertempuran mereka, aku akan ke Tian Ling Dong” keduanya mengangguk “kami
permisi…” bertiga jalan keluar dari ruang kerja. Long Jin Shan “Di Jun,
sebisanya minta Shen Zhu ini beristirahat, dia terlalu lincah hihihi” dengan
suara kekanakan. Feng Wei melirik sinis. Feng Huo Huang “kalau perlu beri dia
sihir tidur untuk tidur sebulan hihihi…” Feng Wei “kalian cari mati…” keduanya
memeletkan lidah “kami pamit hahaha…” keduanya menghilang.
Hua Zi “Feng Wei, ada masalah ?” khawatir
melihat wajah Feng Wei yang agak pucat. Feng Wei menggeleng “keusilan mereka
hampir membuatku muntah darah… sudah tidak membahas mereka, bagaimana kalian
disini ?” Hua Zi “Mo Yuan dan Ye Hua akan memastikan semua… kau harus
menemaniku ke medan perang…” Feng Wei nyengir “sudah tahu Di Jun ku…” Hua Zi
tersenyum manis. Feng Wei “hmm… aku tiba-tiba ingin makan permen madu hihihi…
apa Di Jun-ku menginginkan permen madu ?” Hua Zi mengangguk “xiao hu li…” Feng
Wei tersenyum “baik, aku akan membuatkanmu…”.
Mo Yuan dan Ye Hua mempersiapkan segala
sesuatu untuk keperluan perang. Dari pihak Fu Mo pun sudah menyerang Tian Zhu
secara terang-terangan. Hua Zi pun memutuskan mengibarkan bendera perang dua
minggu kemudian. Hua Zi “Feng Wei, setelah perang ini, kita kembali berlatih
lagi di Feng Huo Cang Ling ?” memeluk Feng Wei menikmati langit berbintang Qing
Qiu. Feng Wei “apa kau tidak lelah ?” Hua Zi menggeleng “ada dirimu, aku tidak
akan lelah…” Feng Wei cekikikan “setelah pertempuran, energimu pasti terkuras, kau
harus beristirahat dengan baik, memulihkan energimu terlebih dahulu… latihan
tidak terburu-buru” Hua Zi tersenyum “mendengar perkataan Fu Ren…” mengecup
keningnya.
Hua Zi “Feng Wei, sudah lama tidak
melihat langit berbintang… ciptaanmu ini sangat cantik…” Feng Wei “benarkah,
bukankah kau mengatakan aku cantik…” Hua Zi mengangguk “Feng Wei-ku dan
ciptaanmu sangat cantik… saat melihatnya, aku akan terbayang wajahmu…” Feng Wei
tersenyum usil “berarti lain kali jika mau melihatku, Hua Zi gege lihat langit
berbintang saja…” Hua Zi menggeleng “aku lebih suka melihat wajahmu langsung…
Feng Wei, aku mencintaimu…” mencium bibir Feng Wei. Feng Wei “Hua Zi gege, aku
juga mencintaimu…”.
__ADS_1