Return Of God Emperor

Return Of God Emperor
Bab 121 - Peringatan


__ADS_3

Semua


kembali berkumpul di Tai Chen gong, termasuk Yan Ci Wu juga datang “Xiao Jiu,


kau kembali tidak memberitahuku… pergi berlatih juga tidak memberitahuku…” Feng


Wei “Xiao Yan, bukankah karena kau sangat sibuk ! Ling Ling mengatakan kau


pergi mengejar Mo Hao-mu” Yan Ci Wu “haih jangan katakan lagi… Xie Hua Lou


sedang tidur panjang kembali… Xie Gu Cou itu melarangku bersama dengannya” Feng


Wei “Xie Hua Lou ?” Hua Zi “kakak Xie Gu Cou…” mulut Feng Wei berooo ria “tidur


panjang ? apa dia terluka ?” Hua Zi “Xie Hua Lou dan Xie Gu Cou sama-sama


penjaga You Ming He, setiap 50.000 tahun akan mengambil tidur panjang selama


10.000 tahun” Feng Wei tersenyum “Xie Gu Cou pernah mengatakannya padaku… aku


hanya penasaran dengan Xie Hua Lou, belum pernah bertemu sebelumnya”.


       Bai Qian “Hong Ling, Yu Huang, bagaimana


kalian tahu kalau pengkhianatnya San Chi ?” Hua Zi “terlalu lemah sebagai


seorang pangeran” Feng Wei cekikikan “tampaknya sifat Dong Hua Di Jun anda juga


sudah kembali…” Hua Zi nyengir. Bai Qian “Hong Ling…” Feng Wei “gugu, sudah


kukatakan sebelumnya, lihat semua dari sejarahnya… San Chi dulu menerima


perjodohan denganmu dan sempat mengejarmu, walau kau mengabaikannya sudah


membuktikan dia mempunyai ambisi. Saat membantu Yin Ching, tanpa sengaja unsur


iblisnya terlihat. Apa kalian tidak menyadarinya ?” semua menggeleng, Feng Wei


menghela nafas “Ketelitian kalian harus ditingkatkan. Janin itu sempat mendekat


pada San Chi, berarti mengenalinya. Mereka memiliki aura yang sama, menandakan


San Chi bukan tidak tahu apapun. Di aula, saat Ba She yuhua bersama janinnya,


raut wajah San Chi sempat menunjukkan kekejamannya.” Ling Ling “bagaimana Niang


Qin mengetahuinya ? saat itu Niang Qin sedang berbalik, tidak melihat apapun”


Feng Wei “Ling Ling, aku merasakan auranya, aura yang sama dengan yang di Chan


Shen gong. Dia menutupinya dengan sangat baik, tapi saat emosinya melunjak akan


ketahuan.”


       Feng Wei “yang belum kupastikan hanya Lao


Tian Jun, tapi dilihat dari sifat kepengecutannya harusnya tidak terlibat


apapun.” semua mengangguk. Yan Ci Wu “Xiao Jiu, sebelumnya juga terjadi


kehilangan di kaum iblis. Saat adanya panggilan palsu itu, sempat terjadi


kekacauan. Aku sempat mengira Ji Heng atau Nie Chu Ying kembali, tapi tidak ada


tanda-tanda mereka.” Feng Wei “mereka tidak akan kembali. Di pertempuran kalian


kali ini, mereka akan membantu” Mo Yuan “Hong Ling akan menggunakan Suo Hun Yu”


Feng Wei mengangguk “sudah sekian lama, mereka juga sudah waktunya keluar dan


bebas” Bai Yi “mau membebaskan mereka ?” Feng Wei mengangguk “tenang saja,


mereka akan terlahir menjadi mahkluk fana”. Lian Song “Hong Ling, jiwa-jiwa

__ADS_1


yang terserap itu ?” Hua Zi “sudah bersatu dengan inangnya, sama seperti Miao


Luo saat itu” Feng Wei “kalian fokus saja peperangan… Suo Hun Yu akan membantu


membersihkan hawa iblis dari jiwa-jiwa terserap” semua mengangguk.


       Meng Hao “Zheng Zhu, walau tidak bisa


memastikan kecurigaan kalian, tapi aku bisa memastikan itu adalah naga iblis”


Mu Rong “Di Jun, aku mendengar beberapa memanggilnya yang mulia Fu Mo. Oh ada 1


lagi, ada wanita dengan aura dewi disana.” Hua Zi “dewi ?” Mu Rong mengangguk


“tampaknya dewi itu menjadi informan disana, tapi aku tidak pernah melihatnya


di Jiu Jong Tian” Feng Wei memainkan bibirnya, Sou Wan “Hong Ling, kau tahu


siapa dewi itu ?” Feng Wei “tebaklah…” Hua Zi “Su Jing…” tersenyum melihat Feng


Wei yang tersenyum padanya. Lian Song “Su Jing ? bagaimana dia bisa berada


disisi Fu Mo ?” Mo Yuan “Ro Shui He Phan – Qing Cang”.


       Meng Hao “Di Jun, mereka sudah menyiapkan


pasukan dan kebanyakan adalah Long Ling Zhu” Hua Zi “sudah waktunya Long Ling


Zhu musnah” Feng Wei “Meng Hao shushu, apa semua pasukan bayangan ada disana ?”


Meng Hao “Zheng Zhu, tidak bisa memastikan tapi aku mengenali beberapa


diantaranya” Bai Ce “Hong Ling, apa Fu Mo inilah sebenarnya pemimpin dari


pertempuranmu dulu melawan Ji Heng dan Nie Chu Ying ?” Feng Wei mengangguk


“tidak berhubungan secara langsung… Fu Mo mengambil keuntungan dari ambisi Ji


bayangan dan menyerap jiwa-jiwa yang memberontak” Bai Yi “Hong Ling, sejak


kapan kau mengetahui hal ini ?” Feng Wei tersenyum “die, tidak susah


menebaknya, tinggal sambungkan saja jalan ceritanya”.


       Hua Zi “Ye Hua, hal ini sudah harus mempunyai


akhir” Feng Wei tiba-tiba tersentak “Feng Wei ada apa ?” Hua Zi merasa


pergerakan Feng Wei. Feng Wei menggeleng “Jin Shan memanggil… tidak apa, dia


akan datang sesaat lagi…” tersenyum. Hua Zi mengkerutkan keningnya “bukankah


ini saatmu beristirahat !” cemberut. Feng Wei tersenyum nakal “bukankah mereka


sama manjanya dengan kalian disini !” Hua Zi segera tersenyum dan mengangguk


“Huo Feng…” Long Jin Shan dan Feng Huo Huang datang.


       Feng Wei mengecup kening Hua Zi “kalian


lanjutkan, aku bersama mereka sebentar” Hua Zi tersenyum mengangguk. Feng Wei


ke ruang kerja bersama Long Jin Shan dan Feng Huo Huang, menutup pintu dan


memasang jiejue tanpa diketahui yang diluar. Long Jin Shan “Huo Feng, Tian Ling


Dong…” Feng Wei mengangkat tangannya, memegang dada, muntah darah merah emas


perak “Huo Feng…” wajah Feng Wei memucat “jangan sampai mereka mengetahuinya”


Feng Huo Huang “Huo Feng, sudah sampai ditahap ini, kau masih mau


menyembunyikannya…” Feng Wei “aku harus menemani mereka di pertempuran ini…”

__ADS_1


keduanya menghela nafas.


       Long Jin Shan “baiklah, kami akan


membantumu menunda waktu… Qing Yun, Mei Shang, dan Hao Lun sementara mengatur


Yu Zhou Da Lu…” Feng Wei “terima kasih…” Feng Huo Huang memegang tangan Feng


Wei “jaga dirimu… manfaatkan waktu yang ada…” Feng Wei mengangguk “setelah


pertempuran mereka, aku akan ke Tian Ling Dong” keduanya mengangguk “kami


permisi…” bertiga jalan keluar dari ruang kerja. Long Jin Shan “Di Jun,


sebisanya minta Shen Zhu ini beristirahat, dia terlalu lincah hihihi” dengan


suara kekanakan. Feng Wei melirik sinis. Feng Huo Huang “kalau perlu beri dia


sihir tidur untuk tidur sebulan hihihi…” Feng Wei “kalian cari mati…” keduanya


memeletkan lidah “kami pamit hahaha…” keduanya menghilang.


       Hua Zi “Feng Wei, ada masalah ?” khawatir


melihat wajah Feng Wei yang agak pucat. Feng Wei menggeleng “keusilan mereka


hampir membuatku muntah darah… sudah tidak membahas mereka, bagaimana kalian


disini ?” Hua Zi “Mo Yuan dan Ye Hua akan memastikan semua… kau harus


menemaniku ke medan perang…” Feng Wei nyengir “sudah tahu Di Jun ku…” Hua Zi


tersenyum manis. Feng Wei “hmm… aku tiba-tiba ingin makan permen madu hihihi…


apa Di Jun-ku menginginkan permen madu ?” Hua Zi mengangguk “xiao hu li…” Feng


Wei tersenyum “baik, aku akan membuatkanmu…”.


       Mo Yuan dan Ye Hua mempersiapkan segala


sesuatu untuk keperluan perang. Dari pihak Fu Mo pun sudah menyerang Tian Zhu


secara terang-terangan. Hua Zi pun memutuskan mengibarkan bendera perang dua


minggu kemudian. Hua Zi “Feng Wei, setelah perang ini, kita kembali berlatih


lagi di Feng Huo Cang Ling ?” memeluk Feng Wei menikmati langit berbintang Qing


Qiu. Feng Wei “apa kau tidak lelah ?” Hua Zi menggeleng “ada dirimu, aku tidak


akan lelah…” Feng Wei cekikikan “setelah pertempuran, energimu pasti terkuras, kau


harus beristirahat dengan baik, memulihkan energimu terlebih dahulu… latihan


tidak terburu-buru” Hua Zi tersenyum “mendengar perkataan Fu Ren…” mengecup


keningnya.


       Hua Zi “Feng Wei, sudah lama tidak


melihat langit berbintang… ciptaanmu ini sangat cantik…” Feng Wei “benarkah,


bukankah kau mengatakan aku cantik…” Hua Zi mengangguk “Feng Wei-ku dan


ciptaanmu sangat cantik… saat melihatnya, aku akan terbayang wajahmu…” Feng Wei


tersenyum usil “berarti lain kali jika mau melihatku, Hua Zi gege lihat langit


berbintang saja…” Hua Zi menggeleng “aku lebih suka melihat wajahmu langsung…


Feng Wei, aku mencintaimu…” mencium bibir Feng Wei. Feng Wei “Hua Zi gege, aku


juga mencintaimu…”.

__ADS_1


__ADS_2