
Sebulan kemudian, mereka
keluar dari Feng Huo Cang Ling, kembali ke tempat masing-masing. Melalui
latihan kali ini, mereka sudah tahu tingkat kekuatan masing-masing. Hingga saat
terakhir, mereka tidak menemukan permata pelangi, Feng Jiu pun menutup mulut
rapat-rapat. Mengingat Feng Jiu yang masih belum pulih, 200 tahun pertama ini,
Gun Gun berlatih ke gunung Kun Lun. Di Tai Chen gong, sering terdengar suara
pedang berbenturan, tanda Dong Hua sedang berlatih bersama Feng Jiu. Dong Yue
Ling pun semakin besar, diusianya yang 100 tahun, sudah mulai belajar sihir
sederhana. Disaat menjenguk Gun Gun di gunung Kun Lun, Gun Gun juga mengajari
Ling Ling. Dong Hua dan Feng Jiu selalu memberi petunjuk Gun Gun untuk
meningkatkan ilmunya.
Sesuai dengan perkataan Lian Song, berhasil menikahi Cheng
Yu setelah beberapa bulan keluar dari Feng Huo Cang Ling. Dalam usia pernikahan
tidak sampai 100 tahun, anak naga putih mereka lahir dan diberi nama Lian Jin
Cheng. Dari awal lahir, Lian Song sudah mendekatkan Jin Cheng dengan Ling Ling,
membuatnya tidak kurang mendapat kejahilan Dong Hua. Feng Jiu “Dong Hua, kau
kurangilah menjahili san dianxia. Lihat Jin Cheng begitu lucu, Ling Ling juga
tidak keberatan dengannya…” Dong Hua cemberut “ada yang mau mengambil kesayanganku…”
Feng Jiu tertawa terbahak-bahak “kau masih tertawa ! apa yang perlu
ditertawakan !” Dong Hua kesal mendengar tawa Feng Jiu. Feng Jiu “jika tidak,
apa kau mau mengurung Ling Ling selamanya disisimu, selamanya tidak memiliki
pasangan ?” Dong Hua “ling Ling masih begitu kecil…” Feng Jiu “bukankah kalau
mereka berjodoh juga hal yang baik, setidaknya kita tahu latar belakang Jin
Cheng, tidak akan mencelakai Ling Ling kesayanganmu” Dong Hua “tidak peduli…
jauhkan naga jelek itu dari kesayanganku…” Feng Jiu cekikikan “baik… baik… nah
kau peluklah kesayanganmu dengan erat… itu naga kecil sudah datang…” menyerahkan
Ling Ling ke pelukan Dong Hua dan melirik ke Lian Song yang berjalan masuk
bersama Lian Jin Cheng.
Feng Jiu menggelengkan kepala melihat Dong Hua yang memeluk
erat Ling Ling dan melirik sinis Lian Song “kalian kedua Fu Qin bermain
caturlah… aku tidak mengganggu perseteruan kalian…” meninggalkan Dong Hua dan
Lian Song bersama kedua anak. Feng Jiu keluar dari Tai Chen gong ke Feng Tou Li
Zi “keluarlah…” seorang dewa yang selalu mencari kesempatan bertemu Feng Jiu
selama ini keluar dari pepohonan. Feng Jiu tersenyum “Qing Ti, sudah lama tidak
bertemu… semenjak kembali dari alam fana, kau selalu mengamatiku… apa ada
masalah ?” semenjak Feng Jiu kembali, Dong Hua mengutus Ye Qing Ti berada di
__ADS_1
bawah penanganan Sie Ming, mengurus kultivasi “Feng Jiu dianxia… aku…” Ye Qing
Ti salah tingkah, bingung membuka kata. Feng Jiu tersenyum “Qing Ti, duduklah…
kita adalah teman dialam fana. Ada apa, katakan saja ! kau seperti ini, malah
tidak mirip dirimu” menuangkan teh untuk Ye Qing Ti.
Ye Qing Ti meminum tehnya “Xiao Jiu, aku tahu kau dan Di
Jun sudah bersama… tapi… tapi ada beberapa yang aku tidak mengerti…” Feng Jiu
“apa yang tidak kau mengerti ?” Ye Qing Ti “jika kau mencintai Di Jun, di alam
fana ? kenapa Di Jun sangat mirip dengan Raja Song Xuan Ren ? dan perasaanmu
padaku di alam fana ?” Feng Jiu tersenyum, berdiri membelakangi Ye Qing Ti
“Qing Ti, sejak aku mengenal cinta, dihatiku hanya ada Di Jun seorang. Song
Xuan Ren adalah wujud kultivasi Di Jun dialam fana. Dari kecil, aku sudah
mengagumi kepahlawan Dong Hua Di Jun. 4.000 tahun lalu, Di Jun menyelamatkan
nyawaku. Aku dengan alasan membalas budi, bekerja sebagai pelayan di Tai Chen
gong selama 400 tahun. Dikarenakan sesuatu, aku berubah menjadi seekor rubah
kecil, menemaninya di Tai Chen gong. Mengetahui Di Jun yang kultivasi, akupun
turun menemani dan membantunya menyelesaikan kultivasi. Saat membantu Di Jun
kultivasi, karena ketidaktegasanku yang terus menunda waktu, menyebabkanmu
mengorbankan nyawa. Sebenarnya aku bisa segera membantunya menyelesaikan
kultivasi, tapi aku terlena oleh kasih sayang raja dialam fana. Qing Ti, dari
awal, aku menganggapmu sebagai seorang teman, tidak ada maksud lain. Kau mengorbankan
membagi sebagian energiku membantumu naik menjadi dewa.”
Ye Qing Ti bersedih “tapi kau menerima gelang pemberianku.
Gelang itu adalah gelang keluarga yang dipakai menantu keluargaku secara turun
menurun. Kudengar, kau selalu memakainya setelah kembali dari alam fana.” Feng
Jiu “gelang itu… yang pertama, aku tidak mengetahui arti gelang itu. Yang
kedua, aku memakai gelang itu dialam fana untuk membuat Song Xuan Ren salah
paham kepadaku dan memutuskan cintanya. Yang ketiga, aku menggunakan gelang itu
untuk mengingatkanku, aku masih berhutang sebuah nyawa padamu. Aku percaya,
gelang itu sudah kembali padamu saat ini. Setelah memurnikan jiwamu saat itu,
budi diantara kita sudah impas. Aku menitipkannya pada Xie Gu Cou untuk
dikembalikan padamu, setelah aku kembali ke You Ming He saat itu” Ye Qing Ti
“jadi dari awal sampai akhir, hanya perasaanku saja !” Feng Jiu “Qing Ti, tidak
perlu seperti itu. Tanpa bertanya padaku hari ini, kau juga sudah mengetahui
jawabannya. Bukankah kau sudah memberitahu Song Xuan Ren ‘aku yang tidak
mencintaimu’ di alam fana !” Ye Qing Ti tercengang dan akhirnya menunduk.
Feng Jiu tersenyum menatap Ye Qing Ti “Qing Ti, kita adalah
__ADS_1
teman di alam fana. Sekarang kitapun sesama dewa, terlepas dari semua status,
kita masih bisa menjadi teman. Apa kau sudah mengerti ? masih ada yang ingin
kau tanyakan ?” Ye Qing Ti “Xing Guang Jiejue ! jika saat itu, Di Jun yuhua dan
kau selamat, apa ?” Feng Jiu menggeleng “Qing Ti, Di Jun tidak memahamiku
seperti aku memahaminya. Sebagai rubah ekor sembilan, sekali mencintai adalah
untuk selamanya. Jika saat di Xing Guang Jiejue, Di Jun yuhua, akupun tidak
akan hidup sampai saat ini, aku akan pergi mengikutinya. Walaupun saat itu, aku
tidak mengetahui kebenarannya pun tidak akan merubah hal itu” Ye Qing Ti “tapi
bukankah kau mempunyai Gun Gun xiao dianxia” Feng Jiu berbalik “Qing Ti, banyak
yang mengatakan aku keras kepala. Sebenarnya itu bukan keras kepala, hanya
tekad, keyakinan dan prinsip setiap orang berbeda. Berdasar pada tekad,
keyakinan dan prinsip itulah, aku bisa sampai ketahap ini. Qing Ti, yang
menjadi prioritasku tidak akan berubah, yang menjadi tanggung jawabku pun tidak
akan ingkar. Gun Gun adalah anakku dan Di Jun, dari awal aku sudah mengajarinya
mandiri. Aku yakin walaupun tanpaku Gun Gun bisa bertahan, apalagi ada
keluargaku yang akan membantuku merawatnya.”
Ye Qing Ti tertawa sedih “aku sudah tahu… sejak mengenalmu,
melihat apa yang kau lakukan demi raja, aku sudah tahu kau seperti apa. Tekad
dan keras kepalamu itulah yang membuatku jatuh cinta padamu tanpa bisa kembali
lagi. Kau adalah wanita pertama yang kutemui yang berani berbuat dan berani
bertanggung jawab tanpa mempedulikan apapun. Xiao Jiu, aku sudah mengerti. Kau
tenang saja, kita akan tetap berteman. Selama kau membutuhkanku, aku akan
selalu ada untukmu sebagai teman. Aku mendoakan kebahagiaanmu bersama Di Jun”
Feng Jiu tersenyum ceria “terima kasih dewa Qing Ti…” “Di Hou…” mereka tertawa
bersama.
Tidak jauh dari mereka, Dong Hua dan Lian Song mendengar
semua pembicaraan mereka. Lian Song yang melihat semua perubahan raut wajah
Dong Hua, tidak berani bersuara. Semenjak keluar dari Feng Huo Cang Ling, semua
aktifitas Feng Jiu terpantau oleh Dong Hua. Dong Hua tidak mau lengah, apalagi
belum jelas hal yang akan dilakukan Feng Jiu. Dong Hua menyimpan ketakutan akan
kehilangan Feng Jiu. Apapun yang dilakukannya, bagi Dong Hua, Feng Jiu tetap
yang terpenting untuknya. Melihat Feng Jiu yang keluar dari Tai Chen gong, Dong
Hua tidak mempedulikan Lian Song, segera mengikuti Feng Jiu.
Dengan kemampuan Feng Jiu, dari awal sudah mengetahui
keberadaan Dong Hua dan Lian Song. Kata-kata yang dikeluarkannya, walau
kelihatannya ditujukan untuk menjelaskan pada Ye Qing Ti, beberapa juga memang
__ADS_1
dikatakannya untuk diketahui Dong Hua. Setelah menjelaskan, hanya obrolan
ringan yang terjadi antara Feng Jiu dan Ye Qing Ti.