Return Of God Emperor

Return Of God Emperor
Bab 200 - Tujuh hewan mistis kecil


__ADS_3

Zhe Yan memeriksa “Xiao Feng, tubuhmu masih lemah,


jangan memaksakan diri…” Huo Feng kecil mengangguk “lagipula sudah tidak ada


apapun… ah aku ingin bermain… tidak tahu mereka bagaimana !” tertunduk. Gun Gun


memberi ide “Niang Qin, beberapa hari lagi adalah 1.000 tahunnya Niang Qin.


Bagaimana kalau kita merayakannya ?” Ling Ling, Xiong Xiong, dan Xin Xin


langsung menyahut “setuju…” Dong Hua memeluk Huo Feng kecil “Feng Wei,


bagaimana kamu ingin merayakan ulang tahunmu yang ke 1.000 ?” Huo Feng kecil


dengan wajah polos “merayakan ulang tahun ?” bertanya dan melihat lainnya yang


mengangguk padanya “aku tidak pernah merayakan ulang tahun… ulang tahun…”


berfikir tanpa melihat semua yang menatapnya dengan senyum sedih.


            Huo


Feng kecil bernostalgia “ulang tahun… aku selalu berkeliling bersama ketujuhnya


sebelum kami berevolusi… selesai berevolusi, kami akan terbang bersama… apa itu


termasuk perayaan ?” melihat Dong Hua yang tersenyum sedih melihatnya. Semua


yang mendengarpun ikut sedih ‘ya Shen Zhu ini tidak mempunyai siapapun,


hidupnya selama ini untuk membantu yang lain, tidak pernah memikirkan dirinya


sendiri. Selama ini bertahan hidup dalam penderitaan dan perjuangannya seorang


diri tanpa berbagi pada lainnya. Penderitaan yang dialaminya jauh diluar


pemikiran semuanya. Saat berada di posisi terataspun, hanya tanggung jawab yang


menemaninya. Tidak tahu semenjak kapan mengenal Zuo Zun dan You Zun, itupun dia


tidak bisa membagikan tugasnya pada mereka. Disaat ini, dia hanya teringat pada


ketujuh hewan mistisnya, menandakan posisi para hewan mistis yang begitu


penting baginya’.


            Dong


Hua sakit hati, memegang tangan kecil Cai Hong Huo Feng “Feng Wei, sekarang


kamu ada diriku, sudah tidak sendiri lagi… kita akan merayakan ulang tahunmu


bersama…” Gun Gun, Ling Ling, Xiong Xiong, dan Xin Xin bersahutan “masih ada kami,


kami akan menemani Niang Qin selalu” Huo Feng kecil tersenyum lembut “terima


kasih…” Wen Xin memegang tangan Huo Feng kecil “Xiao Feng, sekarang kamu tidak


sendiri. Kamu sudah mempunyai keluarga dan sahabat yang mencintaimu. Ketujuh


hewan mistis itu, akan selalu menjadi sahabat-sahabatmu. Kitapun akan selalu


ada untukmu, kau tidak perlu selalu berjuang sendiri” Huo Feng kecil


berkaca-kaca “terima kasih Niang Qin…”. Semua tersenyum lembut menatapnya ‘yah


Cai Hong Huo Feng ini, semenjak mereka mengenalnya, selalu melindungi dan


membagikan kasih sayang, kehangatan, kebahagiaan, dan keceriaan. Gadis kecil


yang tanpa pamrih, selalu mengajar, membantu, melindungi, dan memenuhi


keinginan mereka, tanpa meminta balasan apapun.’


            Semua


saling melihat, entah bagaimana menghibur Huo Feng kecil. Xin Xin memegang


tangan Huo Feng kecil dengan mata berbinar “Niang Qin… apa kami bisa melihat

__ADS_1


ketujuh hewan mistis itu ? diantara ketujuhnya, Niang Qin paling akrab dengan


yang mana ?” Huo Feng kecil berfikir “akrab, semua sangat akrab… yang paling


sering bersama adalah Shanguang dan Bai Yin…” Xiong Xiong “Hei Ye, bagaimana


Hei Ye ?” Huo Feng “Hei Ye adalah nama yang diberikan karena terlahir dari giok


hitam… Hei Ye yang sebenarnya adalah Qin Lin dengan nama Gang Laba”.


            Ling


Ling “Niang Qin, ketujuh hewan mistis itu…” Cai Hong Huo Feng “kalian sudah


melihat ketujuhnya kan ! Tian Xing (bintang langit) - Jin Long (naga) jiwa


langit, Gang Laba (Tanduk baja) – Qin Lin (kirin) jiwa api, Shanguang (kilat) –


Du Jiao Shou (unicorn) jiwa angin, Huisheng (gema) – Xiong Zi (beruang) jiwa


tanah, Man Dong (langkah lambat) - Wu Gui (penyu) jiwa air, Bai Yin (awan


putih) – Xue Shi (singa salju) jiwa salju, dan Huo Fei (api terbang) - Feng


Huang (phoenix) jiwa alam.”


            Lian


Song antusias “wuah xiao Di Hou, keren sekali…” Huo Feng melihat tatapan


semuanya yang terkagum-kagum, tersenyum “apa kalian ingin bertemu mereka ?” Xin


Xin antusias “bolehkah ?” Huo Feng nyengir “kenapa tidak boleh ! Chong Lin,


tolong berikan gula batu padaku.” Chong Lin segera ke dapur mengambil gula


batu. Xiong Xiong yang penasaran, bertanya “Niang Qin, kenapa meminta gula batu


?” Huo Feng kecil berdiri, menerima gula batu dari Chong Lin sambil menjawab


Xiong Xiong tanpa melihatnya “dulu kami tidak mempunyai makanan, hanya ada


mengumpulkannya dan membentuk gula batu semanis madu hutan. Terima kasih Chong


Lin !” berlalu ke taman bunga. Semua terkejut dengan penjelasannya, mengingat


kata-kata Bai Jin, gadis kecil dengan tubuh penuh luka, berlarian mencari


makanan untuk semuanya tanpa mengenal lelah, sakit, dan takut. Semua saling


melihat dan kembali melihat Huo Feng kecil yang berjalan menjauh, menggelengkan


kepala. Gadis kecil ini sanggup melakukan berbagai hal menakjubkan dengan tubuh


kecilnya, diusianya yang seharusnya bermain tanpa beban.


            Gadis


cilik dengan bahu kecilnya, menyihir busur dan panah, menembak keatas langit.


Segera panah berubah menjadi cahaya pelangi, melesat menembus langit. Gadis


kecil itu, berdiri di tengah taman bunga dan memandang ke langit. Tidak lama


terdengar suara anak-anak hewan menggelegar, 7 anak hewan saling


bersahut-sahutan melesat turun dengan cepat. Ada senyuman manis di wajah gadis


kecil itu, membuka tangannya. Ketujuh anak hewan melesat turun, menabrak, dan


menjatuhkan gadis kecil. Gadis cilik dengan tawa cerianya, berguling-guling


diatas taman bunga bersama ketujuh anak hewan.


            Dari


langit muncul cahaya emas dan merah, turun di Tai Chen gong. Zuo Zun dan You


Zun datang. Mo Yuan segera menyapa “Zuo Zun, You Zun, bagaimana kalian datang

__ADS_1


?” Zuo Zun melihat keceriaan gadis kecil di taman bunga, sambil menjawab “kami


melihat sinyal Huo Feng menembus langit dunia ilusi. Kapan dia sadar ?” Bai Yi


menjawab “beberapa saat yang lalu” Zuo Zun dan You Zun mengangguk “belum


beristirahat, sudah mencari ketujuh kesayangannya ckckckck…” dengan senyuman.


Semua tersenyum melihat keceriaan gadis kecil yang tidak berhenti tertawa. You


Zun “itulah keluarganya. Tidak pernah membayangkan bisa melihat Huo Feng yang


seperti ini”. Zuo Zun menggoda “jika saja dulu, aku bertemu Huo Feng seperti


ini. Di Jun, kamu tidak akan memiliki kesempatan hahaha…” Dong Hua dengan


bangga “Feng Wei hanya akan menjadi milikku”. Semua melirik, sudah tahu dengan


kenarcisan Dong Hua Di Jun.


            Di


taman bunga, gadis kecil yang baru saja sadar itu, bermain dengan 7 anak hewan


mistisnya dengan gembira. Setelah lelah, xiao Shen Zhu membawa mereka ke bawah


pohon bunga foling. Semua menghampiri xiao Shen Zhu yang sedang bersenda gurau


dan membagikan gula baru. Mencium bau lain berdatangan, ketujuhnya berdiri di


depan xiao Shen Zhu, seakan melindunginya. Mereka memasang tampang garang


dengan gigi-gigi tajam yang di tonjolkan. Semua berhenti melangkah, melihat


ketujuh anak hewan yang lucu. Xiao Huo Feng dari belakang, tertawa


terbahak-bahak “hahaha… mereka adalah keluarga dan teman-temanku… bukankah kalian


sudah pernah bertemu mereka ! ayo, kemarilah, mereka tidak akan melukaiku…”.


            Ketujuh


hewan melihat xiao Huo Feng, kemudian melihat kearah rombongan orang, kemudian


berbalik dan duduk disamping gadis cilik mereka. Mereka menaruh kepala mereka


di tubuh xiao Huo Feng, haus akan kasih sayangnya. Xiao Huo Feng membelai


ketujuhnya, sambil membagikan gula batu ke mulut masing-masing hewan mistis


kesayangannya. Xiao Huo Feng melihat ke rombongan, tersenyum “kemarilah, mereka


tidak akan melukai kalian”. Dong Hua duduk di belakang xiao Huo Feng,


menyandarkan punggung kecil gadis cilik ke tubuhnya. Anak-anak sudah


mengelilingi mereka, melihat ketujuh hewan mistis dengan mata berbinar. Xiao


Huo Feng melihat ketertarikan mereka “belai saja…” anak-anak mulai membelai


ketujuh hewan mistis yang acuh tak acuh. Xiao Huo Feng yang melihat reaksi


ketujuh kesayangannya, cekikikan “hihihi… kalian ini… jangan ditahan…”


menyentil kepala tiap hewan. Semuanya mengeluarkan suara kecil, menikmati


belaian semuanya. Segera ketujuh hewan mistis tertidur di kaki Xiao Huo Feng.


            Dong


Hua memeluk Xiao Huo Feng “Feng Wei, istirahatlah… sudah lelahkan !” Xiao Huo


Feng mengangguk, menyerahkan gula batu pada Dong Hua dan membiarkan Dong Hua


mengaturkan posisi ternyaman baginya, segera menutup mata dan ikut terlelap


bersama ketujuh kesayangannya. Dong Hua tersenyum lembut, mengecup kening xiao


Huo Feng.

__ADS_1


__ADS_2