Return Of God Emperor

Return Of God Emperor
Bab 242- Pengertian


__ADS_3

          Xiao Shen Zhu cekikikan melihat wajah Dong Hua “dengar !


yang mulia tidak pernah melakukan sesuatu yang tidak pasti… jadi selama belum


bisa memastikannya, kalian tidak perlu mengetahuinya !” Dong Hua “tapi kau


harus baik-baik saja !” Xiao Shen Zhu keluar dari pelukan Dong Hua, melanjutkan


bermain air “aku akan baik-baik saja, bukankah ada Hua Zi gege yang merawatku


hihihi…” Dong Hua cemberut sedih “aku tidak mau hanya merawatmu…” terdengar ada


nada penyesalan didalam kata-katanya. Xiao Shen Zhu usil “jadi apa yang mau kau


lakukan muridku ?” Dong Hua memajukan bibirnya “mau berjuang bersamamu,


melindungimu…” Xiao Shen Zhu cekikikan “Dong Hua Di Jun, apa kau tahu arti


kata-katamu ? ingin berjuang bersama yang mulia bukan hal yang mudah… yang yang


mulia hadapi jauh dari bayanganmu…” Dong Hua “aku tidak peduli, selama bisa


bersamamu, walaupun harus yuhua berulang kali, aku tidak akan mundur…”.


Xiao


Shen Zhu tersenyum lembut, merangkul leher Dong Hua dengan kedua tangan


kecilnya “mana tega aku melihatmu yuhua untuk urusanku… Hua Zi gege, walau


sekarang ragaku masih kecil, aku menyimpan semua cinta untukmu… tidak akan


terjadi apapun padamu, semua ada aku ! kau hanya perlu berlatih dengan baik


hingga saatnya bisa menghadapi rintanganmu yang lebih besar dari Si Hai Ba


Huang !” Dong Hua menggeleng “kau sudah berjanji memberiku kesempatan itu !”


Xiao Shen Zhu cekikikan “kau sudah mencari informasi dari lainnya ! hmm… kalian


memang sangat nakal !” dengan wajah kekanakan. Dong Hua tersenyum “tidak dapat


mengalahkanmu…” Xiao Shen Zhu “tampaknya kau mempunyai banyak pendukung untuk


berisik di hadapan yang mulia hihihi” Dong Hua “tidak berisik… hanya ingin


selalu berada disisimu dan menjagamu…” Xiao Shen Zhu menghela nafas “haih entah


bagaimana aku harus menghadapi kalian !” Dong Hua “dengan membiarkan kami masuk


ke kehidupanmu, mengijinkan kami bersama denganmu dalam menghadapi apapun !”.


Xiao


Shen Zhu memainkan bibirnya “jika dulu aku mendengar ini, aku sudah menghilang


darimu dan kehidupanmu, mungkin akan menghapus semua ingatanmu…” Dong Hua


memegang tangan Xiao Shen Zhu “Feng Wei, sebelum bertemu denganmu, aku juga


seperti itu… saat pertama melihatmu tanpa ingatan kita… aku masih bingung


bagaimana bersikap, bahkan beberapa kali terkejut sendiri dengan hal yang


kulakukan secara spontan. Melalui hari-hari ini, aku menyadari tidak dapat


terpisah darimu… aku ingin membawamu melakukan segalanya, bahkan saat aku harus


bertempur maupun yuhua, aku ingin membawamu bersamaku… aku sering berfikir, kau


masih sangat kecil, jalanmu masih panjang… jika aku menemui suatu masalah yang


mengharuskanku yuhua, tidak tega membawamu… tapi akulah yang tidak dapat

__ADS_1


berpisah darimu, tidak dapat melihatmu walau sesaat, aku tidak dapat


konsentrasi, ketakutan dan kegelisahan menghampiriku. Jadi Shen Zhu, apapun


yang terjadi aku akan selalu bersamamu, baik itu perjuanganmu ataupun


perjuanganku, kita akan menghadapinya bersama. Dengan janji yang telah kau


berikan padaku, kau tidak boleh mengingkarinya.” Xiao Shen Zhu tersenyum manis


“haih… sudah kukatakan, ingin berdampingan dengan yang mulia, harus melihat


kemampuanmu sendiri !”.


Dong


Hua tersenyum “aku akan berusaha keras… setelah biguang, aku akan rajin


berlatih untukmu…” Xiao Shen Zhu cekikikan “haih… Dong Hua Di Jun… jika ingin


maka lakukanlah… bukan untukku tapi untuk dirimu sendiri… aku berjanji untuk


memberikanmu kesempatan berdiri berdampingan denganku, tapi semua tergantung


dirimu sendiri…ingin mendapat kepercayaanku, kau harus membuktikan anda layak


untuk itu… hanya berdasar pada cinta dan kasih sayangku padamu, tidak akan


membantumu…” Dong Hua tersenyum manis mengangguk.


Dong


Hua memeluk erat tubuh mungil Xiao Shen Zhu “uh… aku ingin memasukkanmu ke


dalam diriku…” Xiao Shen Zhu meronta “hei, aku masih kecil…” Dong Hua


cekikikan, melerai pelukan, melihat Xiao Shen Zhu dengan kasih sayang, mengecup


singkat bibirnya “aku akan menunggumu…” ‘Feng Wei, beberapa bulan ini, kau


kekanakan “tentu saja kau mencintaiku… siapa yang tidak mencintaiku hahaha…”


Dong Hua cemberut menggelitiki Xiao Shen Zhu “tidak peduli berapa banyak yang


mencintaimu… kau hanya boleh mencintaiku seorang… kau hanya boleh menjadi


milikku…” Xiao Shen Zhu tertawa terbahak-bahak “hahaha… hahaha… geli… sudah…


hentikan…” sampai matanya berair. Dong Hua memeluk erat tubuh kecil gadis


ciliknya “Feng Wei, kau adalah milikku…”.


“hachu…


hachu…” Xiao Shen Zhu bersin. Dong Hua segera mengangkatnya “ayo, terlalu lama


di permandian… nanti kesayanganku ini akan masuk angin…” Xiao Shen Zhu cemberut


“hachu…” Dong Hua segera memakaikannya pakaian dan menghangatkannya “aku


membawamu berjalan-jalan !” Dong Hua menawarkan dan diangguki Xiao Shen Zhu


dengan antusias. Dong Hua meninggalkan semua, membawa Xiao Shen Zhu


berjalan-jalan berdua di sekitaran Jiu Jong Tian. Dong Hua berhenti dan


bersantai di depan air terjun cermin Miao Hua, memeluk Xiao Shen Zhu yang


tertidur. Dong Hua dengan sabar menunggu Xiao Shen Zhu, melihat wajah damainya


yang terlelap, merasakan kehangatan di dadanya. Gadis ciliknya sangat suka


berjalan-jalan, jadi Dong Hua selalu membawanya berkeliling.

__ADS_1


Suatu


hari Zuo Zun dan You Zun datang membawa seekor unicorn kecil “Juan Feng…” Gadis


cilik segera bersorak menyambutnya. “Huo Feng, di kepalanya muncul sebuah giok,


apa kau yang membuatnya ?” Zuo Zun bertanya. Xiao Shen Zhu menggeleng “batu


permata kekuatannya ! ah kau imut sekali…” bermain bersama unicorn kecil yang


mengejarnya untuk mendapatkan gula batu. “Di Jun, bagaimana denganmu ? apa


sudah mengingat ?” Dong Hua menggeleng. Kedua Zun Wang saling menatap sesaat,


kembali melihat Dong Hua “Di Jun, kami sudah menghitung dan berdiskusi…” Dong


Hua mendengarkan dengan seksama “disaat anda memperoleh ingatan itu kembali


adalah saat dimana anda akan menerima rintangan Shan Xian -Yu Zhou Da Lu…


kemungkinan sekitar 3.000 – 5.000 tahun kemudian.” Dong Hua mengangguk “aku


akan menantikannya !” You Zun “Di Jun, satu hal… jangan biarkan Huo Feng


menerima rintangan anda… kami yakin, anda juga tidak menginginkan hal itu !”


Dong Hua mengangguk.


Dong


Hua “apa kalian tahu tujuannya berlatih ? sihir baru apa yang mau diciptakannya


?” keduanya saling melihat, menggeleng “kami tidak tahu… tapi kemungkinan


berhubungan dengan ketujuh hewan mistis kesayangannya… jangan menghalanginya,


tidak akan berhasil… kalian hanya bisa mendukungnya… hal yang diinginkannya


pasti didapatkan… jika dia sudah memutuskan sesuatu bahkan harus mengorbankan


nyawanya, dia akan melakukannya.” Dong Hua mengangguk “aku tahu…” You Zun


“kapan kalian akan mulai biguang ?” Dong Hua “tubuhnya sudah pulih, dalam


beberapa hari kedepan !” keduanya mengangguk “aku penasaran sampai mana


peningkatannya dengan semua petir dan bola api yang diterima sebelumnya !”


“hihihi… dia pasti akan membuat kejutan lagi…” “ah aku mau berjuang bersamanya…


lihat mereka semua kembali dengan binar kebahagiaan, aku juga ingin kulivasi


bersamanya…” “kau kira hanya kau saja yang ingin, tidak usah banyak bermimpi !”


kedua Zun Wang saling meledek.


You Zun


“hei jangan pesimis, mungkin saja bisa… jika bisa, aku yang lebih dulu


mengajukan diri kultivasi bersamanya !” Zuo Zun mencibir “Huo Feng sudah 8 kali


kultivasi… kultivasi lagi, dia akan terlahir di alam dewa... dia tidak mungkin


mau pergi selama itu… apa kau lupa janjinya pada Di Jun !” You Zun kesal “


haih… menjengkelkan !” Zuo Zun “apa Huo Feng ada mengatakan perkiraan waktu


biguang ?” Dong Hua menggeleng “tapi harusnya lebih lama dariku… Feng Wei


menyuruhku chuguang lebih dulu…” You Zun “sebenarnya sihir seperti apa yang mau


diciptakannya !” Zuo Zun “mengingat identitasnya sekarang, pastinya bukan sihir

__ADS_1


biasa !” Dong Hua “aku akan menemaninya biguang…” You Zun mengangguk “anda


sudah berusaha…”.


__ADS_2