
Semua pun bergabung duduk,
menunggu Shen Zhu keluar dari dapurnya. Begitu pintu dapur terbuka, semua
menampilkan senyum cerianya “duduk !” Huo Feng berkata dingin. Semua segera
kembali duduk dengan wajah cemberut, melirik Huo Feng dan piring yang
dibawanya. 2 piring besar penuh kue disajikan di hadapan mereka. Semua
melihatnya dengan mata berbinar, air liur sudah hampir tumpah “jangan berebutan
!” semua mengangguk, mengambil satu persatu kue diatas piring tanpa bersuara.
Begitu memasukkan kue ke mulut mereka, raut wajahnya segera berbinar dan
tersenyum manis “hmm… Niang Qin… enak sekali…” “Huo Feng, kue buatanmu tiada
banding…”.
Setelah 3 bulan, semua luka Dong Hua sudah sembuh. Cai
Hong Huo Feng membawa Dong Hua ke Bing Huo Dao bersama tujuh kesayangannya
“Feng Wei, kau akan biguang dimana ?” “Hua Zi gege, biguanglah disini !”
memberikan tempat biguangnya terdahulu “aku akan ke puncak… tenanglah, ada
mereka menemani… tidak akan terjadi apapun !” Dong Hua “baik… aku menunggumu
disini… Jaga Feng Wei…” melihat ke ketujuhnya yang mengangguk dengan senyum
lembut mereka.
300 tahun kemudian, Dong Hua sudah menyelesaikan
pemulihannya. Tidak berhasil menunggu Huo Feng dan ketujuhnya kembali, Dong Hua
mencoba menelusuri Bing Huo Dao. Keluar dari zona amannya, Dong Hua berulang
kali dikejutkan akan mencekamnya medan Bing Huo Dao. Disamping banyaknya gempa
yang terjadi dan tidak stabilnya tempat itu. Cuaca ekstrim yang berubah secara
terus menerus “Feng Wei, menempa diri 5.000 tahun disini ! apa saja yang sudah
dialaminya ? pantas saja Feng Wei mengatakan ‘mempunyai ketahanan tubuh dewi
200.000 – 250.000 tahun’. Tidak ada makhluk fana yang bisa bertahan dengan
medan seperti ini !’
Sambil menunggu, Dong Hua mencoba merasakan yang
dirasakan Huo Feng dalam penempaan. Dong Hua menempa dirinya sendiri dengan
tubuh fana, menyegel semua kemampuannya. Agar tidak mengganggu ketentraman
pemulihan Huo Feng, Dong Hua tidak memaksakan dirinya. Setiap mengalami luka
yang cukup, Dong Hua akan kembali ke zona aman untuk memulihkan dirinya. Dong
Hua berulang kali menempa dirinya di Bing Huo Dao.
__ADS_1
Huo Feng yang chuguang, terkejut melihat Dong Hua. 1
kibasan, tubuh Dong Hua tertarik ke sampingnya “apa yang kau lakukan ?” Dong
Hua melihat Huo Feng, langsung tersenyum “Fu Ren, akhirnya kau chuguang… aku
sangat merindukanmu…” memeluk istri kecilnya. Huo Feng tidak berani
menyentuhnya, tubuh Dong Hua penuh luka “kenapa melakukan hal ini ?” bertanya
dengan kesal dan kecemasan. Dong Hua cemberut “Fu Ren, jangan marah… sakit sekali…”
menutup mata dan jatuh tidak sadarkan diri “Hua Zi gege… Hua Zi gege…” Huo Feng
cemas dan langsung menghilang ke gubuk di zona aman.
Sakit hati melihat semua luka Dong Hua, Huo Feng
meneteskan 3 tetes darah pelangi ke mulut Dong Hua. Dibanding kecemasan Huo
Feng, ketujuh pemuda pemudi malah tersenyum ceria “kenapa ekspresi kalian
seperti itu ?” ketujuhnya menggeleng “haih… kau tidak berhenti membuatku
khawatir…” Huo Feng menggerutu sambil mengobati luka-luka Dong Hua. “Zhu Ren…”
“kalian kembalilah, aku akan merawat Hua Zi gege disini !” ketujuhnya
mengangguk “kami akan menemui anda kemudian…” berpamitan dan meninggalkan 2
sejoli itu.
Dong Hua terbangun, mendapat wajah kesal Huo Feng “Fu
!” merengek “kau juga tahu sakit ? siapa yang menyuruhmu melakukannya ?” Dong
Hua tersenyum lembut, mengambil kedua tangan Huo Feng “Feng Wei… kau menempa
diri seperti ini selama 5.000 tahun. Apalah artinya lukaku ini ! Feng Wei, aku
tahu kau bisa merasakan saat tubuhku terluka, jadi aku tidak pernah membiarkan
diriku terluka parah. Aku mencintaimu, aku ingin masuk ke dalam kehidupanmu.
Aku ingin menemani di setiap langkahmu. Jika ini saja, tidak bisa kuatasi,
bagaimana aku bisa berdiri berdampingan denganmu !” Huo Feng berkaca-kaca.
Dong Hua menghapus air matanya dengan senyum lembut “aku
baik-baik saja…” merasa ada sesuatu yang amis di mulutnya. Dong Hua kembali
melihat Huo Feng “kau memberikan darahmu lagi !” menghela nafas “Feng Wei…”
“jika tidak mau, jangan membuatku khawatir, jangan terluka !” Huo Feng
berbicara ketus. Dong Hua cemberut “Fu Ren, aku sakit…” Huo Feng sakit hati dan
tidak tega terus kesal pada Dong Hua, menghela nafas kasar, memapahnya “ini
minumlah…” Dong Hua merengek “Fu Ren suapi…” Huo Feng mengikuti permintaan Dong
Hua “istirahatlah…” “Fu Ren, peluk…” Dong Hua membuka tangannya, merajuk dengan
__ADS_1
manjanya. Cai Hong Huo Feng hanya bisa pasrah dengan kemanjaan suaminya,
berbaring dan memeluknya “tidurlah…” Dong Hua tersenyum mengangguk.
Mereka menghabiskan beberapa bulan, merawat luka Dong
Hua. Luka yang diterima di Bing Huo Dao, sama seperti menerima luka rintangan
yang tidak bisa disembuhkan dengan sihir. Cai Hong Huo Feng merawat Dong Hua
dengan sabar, menghadapi kemanjaan suaminya. “sudah berapa lama berlatih ?” Huo
Feng bertanya sambil membelai kepala Dong Hua “200 tahun…” Cai Hong Huo Feng
“jangan lakukan lagi… akan ada saatnya !” Dong Hua “kalau begitu, Fu Ren
menemaniku menempa diri !” Huo Feng menggeleng “tidak untuk saat ini !” Dong
Hua cemberut.
Dong Hua “bagaimana dengan tubuhmu ?” Huo Feng “sudah
pulih…” Dong Hua “baru saja chuguang, kau masih butuh istirahat… jantungmu ?”
memegang dada Huo Feng “tidak akan sakit jika kau tidak berulah !” Dong Hua
cemberut dan mengangguk “sudah baik-baik saja, tidak perlu khawatir… penyatuan
sudah sempurna, semua sudah kembali baik-baik saja” Dong Hua “Feng Wei, kita
kembali ke Tai Chen gong !” Huo Feng mengangguk “baiklah…” langsung membawa
mereka ke Tai Chen gong.
Chong Lin segera menyapa “Di Jun – Di Hou…” Dong Hua
“Chong Lin, jangan memberitahu siapapun kami kembali…” Chong Lin memberi hormat
“baik Di Jun…” Dong Hua “minta Mu Yun buatkan air buah dengan jamur salju…”
Chong Lin segera pergi “ayo… kita beristirahat…” merangkul Huo Feng. Huo Feng
“Qing Yun dan lainnya akan segera datang !” Dong Hua menggeleng “jangan dulu,
kau perlu beristirahat !” Huo Feng tersenyum “baiklah…”.
Dong Hua membelai kepala istri cantiknya, tersenyum
lembut ‘bodoh… bagaimanapun aku juga sudah pernah menghadapi berbagai
pertempuran besar… ada perlindunganmu, apa yang bisa terjadi padaku ! Feng
Wei-ku sangat baik… jangan terluka lagi… jangan bersedih untuk apapun… aku akan
selalu bersamamu…’ mengecup tanda fengwei hua ‘tinggal rintangan terakhir…
kuharap Zhe Yan sudah menemukan caranya ! rintangan 1.000 hari, bagaimana Feng
Wei bisa menghadapinya dengan tubuh ini ! Feng Wei, aku tahu kau akan bertahan
selama aku baik-baik saja… tapi saat melihatmu terluka, hatiku sangat sakit…
aku akan bertahan 1.000 hari itu, kau juga harus baik-baik saja !’ menghela
__ADS_1
nafas, memeluk erat Huo Feng.