Return Of God Emperor

Return Of God Emperor
Bab 117 - Mencari Harapan


__ADS_3

Setelah


selesai semua perayaan, semua berkumpul di Tai Chen gong. Bai Ce “Hong Ling,


kapan berangkat ke Feng Huo Cang Ling ?” Feng Wei “5 hari lagi yeye, ada yang


harus kudiskusikan bersama Jin Shan dan Huo Huang. Hua Zi gege, bisakah aku


meminjam ruang kerjamu selama 3 hari ?” dengan mata berbinar. Hua Zi tersenyum


lembut mengusap hidung Feng Wei “tentu bisa, segala milikku adalah milikmu, kau


bisa menggunakan apapun” Feng Wei tersenyum manis mencium pipi Hua Zi “terima


kasih Hua Zi gege, nanti akan membuatkanmu ikan asam manis” Hua Zi menggeleng “Feng


Wei, aku tidak perlu ikan asam manis, aku hanya perlu dirimu selalu disisiku…”.


      Bai Yi “Hong Ling, apa ada masalah ?” Feng


Wei menggeleng “hanya masalah biasa… oh apa kalian sudah siap ?” Sou Wan “siap…


Hong Ling, berapa lama kali ini kita akan berlatih ?” Feng Wei “200 tahun,


bagaimana ?” Bai Qian “gugu tidak masalah, hanya gufu mu…” Ye Hua “Qian Qian,


tenang saja, aku bisa bergantian dengan Ali” Feng Wei mengangguk “ehm gufu,


anda juga bisa mengikuti rapat sekali-kali, bisa membuka pintu dimensi” Ye Hua


mengangguk.


      Feng Wei “aku juga tidak akan selalu di


Feng Huo Cang Ling” Hua Zi memegang Feng Wei “Feng Wei, kau mau kemana ?” Feng


Wei tersenyum “Hua Zi gege, aku juga perlu kembali ke Yu Zhou Da Lu, sudah


meninggalkan begitu lama, tugasku juga sudah menumpuk… selama kalian berlatih,


Qing Yun akan membawakan laporan-laporan untukku. Sekali-kali, aku juga harus


kembali memimpin rapat” Hua Zi “aku menemanimu…” Feng Wei “tidak perlu selalu


menemaniku… lagipula, aku juga hanya pergi beberapa hari… lebih baik Hua Zi


gege fokus meningkatkan energi, bukankah ingin melampaui tingkat 40 !” Hua Zi


mengangguk “tapi aku tetap akan menemanimu…” Feng Wei tersenyum menggelengkan


kepala.


      Feng Wei “selama 5 hari ini, kalian aturlah


segala sesuatu, agar tidak ada kekacauan selama meninggalkan” semua mengangguk.


2 dewa dewi masuk dari gerbang Tai Chen gong “wah ramai sekali… rupanya kalian


sangat bersemangat menerima pelatihan dari Shen Zhu…” “kuberitahu ya, hati-hati


dengan Shen Zhu ini, jangan melihatnya yang semanis ini, dia adalah malaikat


maut yang sesungguhnya… sangat sedikit yang bisa lolos dari metode


pelatihannya” “apa kalian sudah cukup bergosip ?” Feng Wei memperingati dengan


dingin “hihihi Shen Zhu, jangan begitu galaklah, kau begitu manis pada mereka,


membuat kami cemburu…” Feng Wei mencibir “cemburu ! sepertinya kalian juga


perlu berlatih…” “tidak… tidak… tidak perlu… hehehe… Shen Zhu maaf, lihat kami


sudah membawakanmu semua yang kau minta…” mengangkat satu ikat perkamen. Feng


Wei menghela nafas “ikut denganku…” masuk ke ruang kerja Dong Hua bertiga.


      Zhe Yan “Yu Huang, kenapa kau setegang itu


? apa terjadi sesuatu ?” Hua Zi menggeleng “aku merasa Feng Wei akan


meninggalkanku…” Lian Song “bukankah masih ada 8.000 tahun ! lihat dia sekarang

__ADS_1


baik-baik saja, hanya mengurus masalah sepele” Hua Zi “tidak, perasaan ini sama


seperti dulu saat Xiao Bai meninggalkanku ke Fan Yin Gu” Mo Yuan “Yu Huang, kau


juga jangan terlalu khawatir. Hong Ling mengatakan akan melatih kita 200 tahun,


jadi dalam 200 tahun ini harusnya tidak akan ada masalah…” Hua Zi terdiam dan


menunduk.


      Sou Wan tidak tahan “aiya Yu Huang, kau


jangan seperti ini… kita akan berlatih dengan baik selama 8.000 tahun ini… yang


mulia tidak mau selalu berada di belakang gadis kecil itu… sangat memalukan…”


Bai Ce “Yu Huang, jangan pesimis, Hong Ling begitu pintar, pasti menemukan


jalan keluar”. Ling Ling “Fu Qin, kita tidak akan membiarkan Niang Qin berjuang


sendirian…” Hua Zi menghela nafas “sifat kerasnya… tidak ada yang bisa menahan


apalagi mengaturnya… yang sudah dia putuskan pasti dilakukan… diapun tidak mau


memberikan janjinya… berlatih, hanya untuk menguatkan kita sendiri…”


Gun


Gun “bagaimana kalau bermain ?” semua melihat Gun Gun “begini kita akan


mengajak Niang Qin bermain dan pemenangnya bisa meminta sesuatu dari yang


kalah. Jika Niang Qin kalah, maka kita bisa meminta janjinya” Meng Hao “xiao


dianxia, apa kau kira dengan kepintaran dan kehebatan Zheng Zhu, kita bisa


mengalahkannya ?” Mu Rong “kita bisa mencoba… mengajaknya bermain, bukanlah


suatu hal yang sulit… hanya mengalahkannya ini yang perlu usaha keras…”. Bai


Qian menggeleng “aku tidak tahu apa yang kalian fikirkan, tapi kuyakinkan cara


ini tidak akan berguna untuknya” Bai Chen “sebenarnya bukan tidak mungkin…”


kita berhasil memenuhi kriterianya, mungkin saja kita memiliki kesempatan


meminta satu janji darinya” Hua Zi “hanya itu jalan satu-satunya…”.


Hua


Zi “Ye Hua, bagian Lao Tian Jun sana, kau juga harus mengaturnya… jangan sampai


saat dia kembali, membuat masalah lagi… Selain itu, harus menyuruh orang


memperhatikan San Chi…” Ye Hua mengangguk “Di Jun, aku sudah mengatur semuanya,


sementara Ali akan menggantikanku. Jika ada masalah, aku akan mengikuti rapat


dengan membuka pintu dimensi” Hua Zi mengangguk. Bai Ce “di Qing Qiu, ada Bai


Yi yang menjaga… kurasa untuk awal ini, baik kita semua dewa dewi prasejarah


untuk ikut… aku juga ingin membantu cucuku itu… sudah terlalu banyak berhutang


padanya…”.


Hua


Zi tersenyum mendengar kata-kata Bai Ce “yah, kita semua berhutang padanya…


sangat lucu, sebelumnya Feng Wei menanyakan hutang apa yang dia miliki pada


kita semua, di kehidupannya ini datang untuk membayar hutang. Tapi dia sendiri


tidak sadar, bukan dia berhutang tapi terus menanam budi pada kita. Hutang


kepadanya sudah tidak terhitung, bahkan jika aku yuhua 7 kali lagipun, tidak


akan bisa mengimbanginya” Mo Yuan “bukan kita saja, bahkan seluruh alam semesta


ini berhutang padanya… yang diusahakannya adalah meninggalkan semesta yang

__ADS_1


damai untuk kita… sampai saat terakhirnya pun masih memikirkan segala sesuatunya


untuk kita” Meng Hao “itulah Zheng Zhu hihihi… baginya kita semua hanyalah anak


kecil… apapun cara yang dipakainya hanya untuk melindungi semua tetap aman…” Mu


Rong “Meng Hao, aku sungguh berharap bisa mengenal Zheng Zhu kecil sepertimu…”.


Ling


Ling “hmm aku juga ingin melihat kecilnya Niang Qin, dia pasti sangat imut…”


Hua Zi “sangat cantik…” semua melihat ke Hua Zi “Feng Wei ketika kecil, sangat


cantik, sangat lincah, sangat ceria. Saat bertemu dengannya, tidak akan ada


yang bisa memalingkan wajah darinya. Bahkan para iblis pengganggu itu


mengeluarkan air liur hanya sekilas melihat Feng Wei” tersenyum lembut. Bai


Chen “iya Xiao Jiu sangat imut… Ling Ling, berbeda dengan kalian berempat. Saat


Xiao Jiu lahir, dia sangat tenang, hanya menangis sekejab langsung tertidur.


Xiao Jiu sangat lincah tapi tidak mau membuka suara, sepanjang hari berulah,


membuat semua mencarinya dengan susah payah. Dari tempat persembunyiannya


melihat semua dan tertawa terbahak-bahak. Jika kalian menunggu masalah datang,


maka dia pergi menjemput masalah hahaha… itulah erge selalu mencambuknya,


mengira dia berulah. Tapi karena itu juga, Qing Qiu selalu aman, dia tidak


pernah membiarkan masalah datang mengetuk pintu Qing Qiu”


Bai


Qian “erge berhati-hatilah, jika hutang budi harus dibayar maka di kehidupan


selanjutnya, kau akan terkena cambuk Xiao Jiu hahaha…” Zu Zhe “sungguh berharap


bisa seperti itu !” Lian Song “mungkin saja bisa…” semua melihat Lian Song


“dihari terakhir kita di Cai Hong gong, aku tidak sengaja mendengar sedikit percakapan


Hong Ling dengan kelima dewa dewi. Sepertinya ada 1 harapan, Hong Ling bisa


kembali… apa yang dikatakannya emperor… ehm… emperor… oh Supreme Emperor…” Ling


Ling “siapa Supreme Emperor ? dimana kita mencarinya ?” Lian Song menggeleng


“Hong Ling mengatakan itu hanya mitos yang entah diciptakan siapa !” Hua Zi


“selama ada harapan, walau harus mengorbankan nyawa, aku juga akan melaluinya…”


Gun Gun “tapi bagaimana kita tahu siapa Supreme Emperor ?” Sou Wan “tanyakan


saja pada Hong Ling” Hua Zi menggeleng “tidak… Feng Wei tidak akan menjawabnya…


dia tidak akan pernah melakukan sesuatu yang tidak pasti… jika itu hanya sebuah


mitos, maka walaupun kemungkinannya kecil, Feng Wei tidak akan memberi harapan


kosong”. Sou Wan “haih kenapa begitu susah menghadapi gadis kecil ini… ini


tidak bisa itu tidak bisa…”


Selama


3 hari, Feng Wei sibuk didalam ruang kerja Dong Hua bersama Long Jin Shan dan


Feng Huo Huang. Hua Zi dan lainnya juga tidak mengganggu mereka, menyiapkan


segala sesuatu untuk ketidak hadiran mereka selama 200 tahun. Selain masalah


Long Ling Zhu yang mulai membentuk pemberontakan, tidak ada hal lainnya. Mo


Yuan sudah memerintah murid-muridnya untuk berjaga-jaga. Dong Hua juga


mengerahkan 3 jenderal untuk mengawasi. Ye Hua sudah mendiskusikan dengan Ali, Asiang,

__ADS_1


dan Mo Han (putra Mo Yuan – Sou Wan) segala persiapan, termasuk mengawasi Lao


Tian Jun dan San Chi.


__ADS_2