
Bab 370 –
Xiong Xiong menarik Xin Xin “kau bilang semua mengetahuinya
?” Xin Xin “apa kau belum menyadarinya ?” Xiong Xiong menggeleng, Xin Xin
menepuk keningnya “haih… bagaimana kau bisa memiliki tanda Niang Qin, sementara
kepintarannya tidak kau dapatkan sedikitpun ! dengar, Niang Qin sudah
mengetahuinya dari awal… Niang Qin sudah membuka jalan… kau kira kenapa
pernikahanku kali ini berjalan lancar, tanpa ada yang menentang, bahkan Fu Qin
! semua karena Niang Qin tidak menentangnya, Fu Qin pun tidak mengatakan
apapun. Jika Niang Qin menentangnya, kau kira Fu Qin akan diam seperti ini !”
Xiong Xiong membela diri “tapi itukan karena shushu sudah
menyatakannya padamu !” Xin Xin menyentil kening Xiong Xiong “kubilang kau
bodoh, kau memang bodoh… apa kau tidak merasa selama ini Fu Qin Niang Qin sudah
terus mencerahkanmu agar kau siap menghadapi perasaan mu itu ?” Xiong Xiong
mengingat-ingat “sepertinya memang ada hal seperti itu !”
Xin Xin kembali menepuk jidatnya “diantara kita berempat
sepertinya kaulah yang paling bodoh… dengar saudara kembarku yang bodoh, kami
bertiga semua menghadapi perasaan kami dengan berani… jangan sampai tiba di kau
yang bodoh ini, menjadi hancur semua” Xiong Xiong menunduk, Xin Xin tidak tega
“dengar… pernikahanku kali ini diatur kekeluargaan oleh Long ge, karena tidak
ingin aku tertekan. Niang Qin sudah memberitahuku… suatu saat nanti, ketika
kita siap, Niang Qin akan mengadakan perayaan, kita bisa menunjukkan diri saat
itu… Xiong Xiong, kau dan aku sama, ingin berdiri di atas kaki kita sendiri,
melindungi orang yang kita sayangi dan cintai. Berdiri berdampingan, berjuang
bersama, aku percaya kaupun seperti itu !” Xiong Xiong mengangguk.
Xin Xin “Xiong Xiong, tenanglah… semua yang disini adalah
keluarga kita, orang yang menyayangi dan mencintai kita tampa pamrih… mereka
akan selalu mendukung kita entah kapanpun… kita bebas menjadi diri sendiri… kau
menyukainya maka dapatkan dia… kau lupa perjuangan Bai Feng Jiu dan penyesalan
Dong Hua Di Jun… jangan sampai kau mengulang hal yang sama… hadapi perasaanmu…
aku yakin sebagai keturunan Fu Qin – Niang Qin, hati kita hanya akan memilih 1
orang saja untuk selamanya… kau mengerti maksudku ? aku percaya Long ge dan ayi
juga seperti itu… jika tidak mereka tidak akan menunggu hingga saat ini !”
Xiong Xiong menunduk, ada senyuman di bibirnya “memiliki
saudara kembar sepertimu sungguh sangat baik !” membelai kepala Xin Xin yang
__ADS_1
nyengir padanya. Xin Xin “dengar, gege jiejie menikah pada hari yang sama, aku
juga ingin seperti itu !” Xiong Xiong terbelalak “hei, kita ini kembar…
pokoknya aku mau menikah pada hari yang sama denganmu… jika kau gagal, aku akan
membencimu untuk 10.000 tahun huh…” membuang wajahnya.
Xiong Xiong “haih Xin Xin, jangan bercanda lagi ! aku
bahkan…” Xin Xin kesal “haih aku sudah berbicara begitu banyak padamu, kau
masih saja plin plan… tidak tahu dari mana datangnya sifat plin plan mu ini,
cih ! kau fikirkan saja sendiri, awas saja kalau gagal…” menghentakkan kaki,
meninggalkan Xiong Xiong.
Xiong Xiong cemberut, bingung, berjalan tanpa tujuan. Saat
sadar, Xiong Xiong berada di depan ruang kerja Huo Feng, terkejut sendiri.
Xiong Xiong masuk dan duduk di hadapan Dong Hua dan Huo Feng. Keduanya bingung
melihat Xiong Xiong “Xiong Xiong, apa ada masalah ?” Dong Hua bertanya, Xiong
Xiong cemberut melirik Huo Feng. Huo Feng dan Dong Hua saling menatap “Hua Zi
gege, kau masih perlu menjemput yang dari Si Hai Ba Huang kan ! temuilah Gun
Gun dan Hao Lan” Dong Hua melirik Xiong Xiong, mengangguk “baiklah, jangan lama
!” mengecup kening Huo Feng, membelai kepala Xiong Xiong sebelum keluar.
Dong Hua sengaja menutup pintu ruang kerja Huo Feng dan
meninggalkan ibu dan anak itu berdua. Huo Feng tersenyum lembut melihat Xiong
melihat Huo Feng, tidak tahu bagaimana mengatakannya “Niang Qin…” Huo Feng
berbicara lembut “masih memiliki banyak keraguan ? Xiong Xiong, keraguan hanya
akan menghalangimu… tidak ada salah atau benar jika tidak berani melangkah…”
Xiong Xiong “Niang Qin, kapan kau menyadarinya ?” Huo Feng tersenyum “Xiong
Xiong, tidak penting Niang Qin menyadarinya atau tidak… yang penting adalah
dirimu sendiri !”.
Huo Feng menopang dagunya “hmm… Niang Qin juga sangat
penasaran denganmu… di semua bidang, kau bisa tidak memikirkan apapun langsung
menerjang keluar, kenapa di sisi ini kau begitu banyak pertimbangan ?” Xiong
Xiong cemberut “Niang Qin, kau jangan menertawakanku lagi !” Huo Feng jadi
tertarik “ayo katakan pada Niang Qin, apa yang kau fikirkan ?” Xiong Xiong
menatap Huo Feng yang berbinar menatapnya, menghela nafas.
Xiong Xiong mengatur duduknya, menghadap Huo Feng “Niang
Qin, sebenarnya aku tidak pernah memikirkannya… aku dari awal sudah bertekad
berjuang bersama-sama niang Qin, tidak pernah memikirkan hal seperti ini ! aku
__ADS_1
tidak pernah berfikir akan membuat kesalahan seperti bayangan Fu Qin, sungguh
tidak pernah” berbicara dengan lancar, seperti berbicara bersama teman.
Huo Feng “terus…” Xiong Xiong melanjutkan “awalnya aku juga
hanya mengagumi, tapi saat melihat air matanya, aku sangat sedih !” Huo Feng
mengangkat alis “air mata ?” Xiong Xiong mengangguk “saat Niang Qin jatuh dan
Zhe Yan yeye mengatakan Niang Qin mati, ayi menangis. Saat itu aku juga sangat
sedih dengan keadaan Niang Qin, tapi aku jauh lebih sedih melihat ayi menangis.
Saat melihatnya tersenyum, hatiku juga ikut merasa bahagia”.
Huo Feng “jadi apa yang kau khawatirkan ?” Xiong Xiong “aku
takut menjadi beban untuknya !” Huo Feng membuka matanya lebar-lebar “apa
selama ini kau mengikutinya, pernah menjadi beban untuknya ?” Xiong Xiong
menggeleng “apa dia pernah mengatakan kau adalah bebannya ?” Xiong Xiong
menggeleng lagi “ayi sangat baik, dia mengajariku segala yang aku ingin
pelajari !” Huo Feng mengangguk “hmm… jadi ini hanya masalahmu sendiri !” Xiong
Xiong cemberut menunduk.
Huo Feng “hmm… Xiong Xiong, Niang Qin tidak berharap kau
menjadikan Fu Qin Niang Qin sebagai contoh. Hidup setiap insan berbeda. Xiong
Xiong, kau adalah anak yang baik, anak yang tangguh. Niang Qin tidak pernah meragukan
hal itu, sama seperti Fu Qin, Huo Huang, Jin Shan dan semuanya. Kalian bisa
berdiri di atas kaki kalian sendiri, yang kalian butuhkan hanya pengalaman dan pelajaran
yang tidak putus. Tidak peduli pasangan sekuat apa, selama pendirianmu kuat,
tidak akan ada yang bisa menghentikanmu.”
Huo Feng menepuk pundak Xiong Xiong “kau ini bukan
merasakan keraguan… kau hanya tidak siap di tolak kan ! hihihi…” cekikikan. Huo
Feng memegang dagunya “hmm… dalam hal ini kau harus belajar pada ayahmu itu,
bagaimana menjadi tidak tahu malu hihihi…” Xiong Xiong mengangkat kepala
“kenapa ucapan Niang Qin sama seperti Fu Qin !” Huo Feng “ooo…” Xiong Xiong
mengangguk “saat Niang Qin menghadapi rintangan, Fu Qin juga pernah mengatakan
hal itu padaku !” Huo Feng cekikikan “dia memang tidak tahu malu hihihi…”
Huo Feng kembali ke mode keibuannya “Xiong Xiong, hidup
sudah lama, sudah mengerti arti hidup sesungguhnya… Xiong Xiong, tidak perlu
memikirkan orang lain, fokus pada dirimu sendiri… semua orang memiliki pendapat
berbeda mengenai dirimu, untuk apa kau mendengarkannya. Xiong Xiong jadi orang,
disini, disini, dan disini harus sama” menunjuk kening, mulut dan dada Xiong
__ADS_1
Xiong “selama yang kau lakukan, ketiganya sejalan maka lakukan saja. Yang
menjalani kehidupan adalah kau sendiri bukan orang lain !”