Return Of God Emperor

Return Of God Emperor
Bab 31 – Perang


__ADS_3

Mo Yuan membawa 15 muridnya


dan 20.000 prajurit, Bai Ce membawa 30.000 prajurit wu huang, Ye Hua membawa


20.000 prajurit, Dong Hua membawa 5 jenderalnya, beserta Lian Song, Bai Yi, Zhe


Yan, dan Bai Chen. Che Lan juga membawa 10.000 prajurit klan siluman sayap


timur. Di pihak lain, Lian Cheng membawa 2 panglima dan 200.000 prajurit


memakai topeng ke medan perang. Lian Cheng “Dong Hua Di Jun, hari ini yang


mulia menantang Qing Qiu Nu Jun – Bai Feng Jiu, tidak bermaksud menyinggung


anda orang tua.” Dong Hua dengan dingin “Di Hou… yang mulia belum lupa, anda


masih harus menghormati Bai Feng Jiu sebagai Yao Wang…” Lian Cheng “Di Jun


bercanda, seekor rubah kecil mana mempunyai kemampuan menjadi Yao Wang. Miao


Luo Yao Jun pasti saat itu tidak mempunyai pilihan lain hingga meminta Bai Feng


Jiu yang tak berkemampuan menjadi Yao Wang.” Dong Hua geram “ooo… Lian Cheng


Wangzi tidak percaya pada pilihan Yao Jun, sekarang menantang untuk


memperlihatkan kemampuan !” Lian Cheng mengeluarkan Yao Chu Xin “Bai Feng Jiu


bahkan tidak bisa memberikan jiejue yang kuat untuk melindungi Yao Chu Xin.


Yang mulia bahkan tidak mengeluarkan kekuatan apapun, sudah mendapatkan Yao Chu


Xin. Saudara-saudaraku, yang tidak berkemampuan seperti itu, bagaimana bisa


memimpin kita !” semua prajurit berteriak ‘ganti Yao Wang, ganti Yao Wang, Lian


Cheng Yao Wang, Lian Cheng Yao Wang’.


Lian Song mencibir “Lian Cheng Wangzi, bahkan Miao Luo


pun tunduk pada Di Hou, kau yang siluman bukan iblis bukan, berani menantang Di


Hou, bukankah sedang membuat sebuah lelucon” Lian Cheng tertawa sinis “Lian san


dianxia, aku tidak pernah menutupi jati diriku, semua juga tahu aku setengah


iblis setengah siluman. Hanya keberuntungan membuat ayah Miao Luo Yao Jun


menjadi Yao Wang saat itu. Hanya karena ibuku seorang wanita, membuatnya kalah


dipandang kakek saat itu. Sekarang aku hanya ingin mengambil kembali apa yang


menjadi milikku, apa yang salah dengan itu !” Lian Song tersenyum mencibir


“pantas Di Hou mengatakan ‘kalian sama saja’. Aku semakin kagum pada Di Hou,


dengan mudah menebak segalanya” Lian Cheng geram “apa maksudmu ? siapa yang


sama ?” Lian Song “oh yang yang mulia maksud adalah adik anda. Awalnya masih


bingung, seorang wanita, darimana mempunyai obsesi sebesar itu, ternyata sudah


mendarah daging. Obsesi anda sekeluarga benar-benar tidak biasa. Lian Cheng


wangzi, yang mulia hanya menyarankan, sebaiknya anda bertobat. Apa anda tidak


pernah mendengar ‘sesuatu yang adalah milikmu, tidak akan pernah lari,


sebaliknya yang bukan milikmu, tidak akan kau miliki walau menggunakan cara


apapun’” Lian Cheng tertawa sinis “adik ? hahaha san dianxia bercanda, ibuku


hanya melahirkanku seorang, darimana ada adik !” Lian Song “oh Lian Cheng


wangzi masih belum mengetahuinya ! memang ibu anda hanya melahirkan anda


seorang, tapi ayah anda mempunyai anak yang lain selain anda”


Lian Cheng melihat Lian Song dengan sorot tajam “san


dianxia, anda hanya berbicara omong kosong… keluarga tidak ada hubungannya

__ADS_1


dengan perang hari ini, aku hanya seorang yatim piatu sekarang, tanpa sanak


saudara, san dianxia sudah salah mencari alasan” Lian Song “oh memang anda


adalah yatim piatu, tapi anda masih memiliki saudara yaitu adik anda” salah


satu panglima Lian Cheng pun memperhatikan Lian Song. Lian Cheng “anda dari


tadi terus mengungkit adik yang mulia, jika benar adik yang anda katakan itu


ada, tunjukkanlah dihadapanku saat ini !” Lian Song santai memainkan kipasnya


“sayangnya, adik anda tidak berada disini saat ini.” Lian Cheng “hahaha… san


dianxia, orang mati tidak bisa berbicara…” Lian Song “siapa yang mengatakan


adik anda mati ? oh tapi harusnya dia tidak ada bedanya dengan orang mati !”


Lian Cheng dengan mata menyeramkan “mana dia ?” Lian Song “bukankah anda tadi


tidak mau mengakuinya ?” Lian Cheng menenangkan diri “Lian san dianxia, anda


hanya omong kosong. Tunggu selesai pertmpuran ini, yang mulia akan pelan-pelan


berbicara dengan anda. Jadi Di Jun, dimana Bai Fei Jiu – Qing Qiu Nu Jun ?”


Dong Hua “menghadapi satu siluman kecil sepertimu, tidak


perlu Di Hou turun tangan, cukup pedang ini saja” mengeluarkan Cang He. Lian


Cheng tertawa “hahaha… Di Jun, hari ini yang mulia hanya menantang Qing Qiu Nu


Jun – Bai Feng Jiu, ada pihak Qing Qiu yang keluar, yang mulia akan meladeni.


Anda adalah Di Jun klan langit, yang mulia pun tidak ada maksud untuk memusuhi


klan langit” Dong Hua dengan dingin “Bai Feng Jiu adalah yang mulia Di Hou,


siapapun yang menentangnya sama dengan menentang yang mulia.” Cang He keluar


menyerang Lian Cheng.


Di Bi Hai Cang Ling, gua tempat Feng Jiu biguang mengeluarkan


Qian, Wen Xin, Cheng Yu, Ali, Asiang, Long Nu, Sie Ming dan Chong Lin. Mereka


tertahan cahaya di mulut gua, masuk ketika cahaya menghilang dan tidak


menemukan Feng Jiu didalam gua. Gun Gun “Niang Qin, mana Niang Qin ?” sudah


berkaca-kaca. Bai Qian “Xiao Jiu ! Xiao Jiu ! apa Xiao Jiu yuhua ? Xiao Jiu…”


meneteskan air mata, Wen Xin sudah pingsan, tidak dapat menahan kesedihan. Chong


Lin “Taizi fei, ini… ini bagaimana baiknya ? jika Di Jun mengetahui hal ini…”


Sie Ming “Di Jun sedang berperang demi xiao dianxia, bagaimana ini !” Sou Wan


“aku akan ke medan perang, anak-anak kuserahkan padamu…” langsung menghilang.


Sie Ming “Shizu… Shizu… haih… ini bagaimana baiknya ? Shizu terlalu emosian,


jika memberitahu Di Jun… dengan kasih sayang Di Jun pada xiao dianxia, bisa


saja Di Jun tidak dapat berfikiran terbuka… bagaimana ini ?” Chong Lin “Sie


Ming Xing Jun, jangan bicara sembarangan…” Bai Qian “Chong Lin, anak-anak


kuserahkan padamu, aku akan menyusul shiniang… Gun Gun, jaga waipo dengan baik,


gu po akan membawa Fu Qin-mu kembali dengan selamat…” Gun Gun mengangguk.


Di medan perang, Dong Hua hanya duduk diatas kuda


mengawasi pertempuran. Che Lan sedang melawan Lian Cheng, Bai Ce dan Bai Yi


melawan 2 panglima Lian Cheng. Prajurit Qing Qiu, prajurit Mo Yuan, prajurit


klan siluman sayap timur beserta 15 murid Mo Yuan sudah turun. Che Lan bukanlah


tandingan Lian Cheng, segera Mo Yuan membantunya melawan Lian Cheng. Lian Cheng

__ADS_1


mengetahui kelemahan Mo Yuan, walaupun kekuatannya sudah kembali sebagian tapi


jiwanya masih lemah. Lian Cheng menggunakan Yao Chu Xin berusaha mempengaruhi


Mo Yuan. Dong Hua yang melihat segera turun tangan, mendorong Mo Yuan mundur


dan memulihkan diri. Bertarung secara adil, Lian Cheng bukanlah tandingan Dong


Hua, tapi Lian Cheng menggunakan cara Ji Heng yang menjadikan jiwa-jiwa yang


diserapnya sebagai pelindung. Panglima yang dilawan Bai Ce menggunakan cara


yang sama dengan Lian Cheng sehingga tetap aman dalam lindungan. Sementara


panglima yang dilawan Bai Yi, langkahnya tidak stabil, lebih banyak menghindari


serangan daripada bertarung.


Sou Wan sudah tiba di medan perang, melihat Mo Yuan yang


terluka segera menghampiri “Ayuan… Ayuan, ada apa denganmu ?” “Wan Wan, apa


yang kau lakukan disini ? Xiao Jiu ?” “Xiao Jiu menghilang” tanpa berfikir langsung


berkata “Ayuan, katakan padaku siapa yang melukaimu ? aku akan memusnahkannya


!” Zhe Yan segera menghampiri “Sou Wan, apa yang terjadi ? bagaimana Xiao Jiu


?” Sou Wan “Xiao Jiu menghilang dari gua. Zhe Yan cepat periksa Ayuan…” disaat


Sou Wan tiba, Dong Hua sudah merasakan auranya, terkejut dengan kedatangannya,


segera mundur menghampiri Sou Wan. Mu Rong dan Meng Hao segera menggantikan


Dong Hua melawan Lian Cheng. Dong Hua segera menarik Sou Wan “apa yang kau


katakan ? Xiao Bai kenapa ?” Bai Qian pun datang “Di Jun, jangan panik dulu.


Aku sudah memikirkannya, harusnya Xiao Jiu hanya pergi ke suatu tempat, tidak


ada fenomena jatuhnya sembilan alam langit. Xiao Jiu adalah Shan Shen, harusnya


tidak yuhua” Dong Hua muntah darah “Xiao Bai… yuhua…” Lian Song segera memapah


“Dong Hua, tenanglah…” Bai Chen “Qian Qian, apa yang sebenarnya terjadi ?” Bai


Qian “gua tempat Xiao Jiu biguang tiba-tiba mengeluarkan cahaya keemasan. Kami


tertahan cahaya tidak bisa masuk, saat masuk Xiao Jiu sudah tidak ada” Dong Hua


berkaca-kaca, terjatuh memegang dadanya “Xiao Bai… Xiao Bai…”.


Bai Ce dan Bai Yi pun muntah darah dan segera kembali


meminta penjelasan, kelima jenderal Dong Hua melawan Lian Cheng dan kedua


panglimanya. Mata Dong Hua memerah menatap tajam medan perang “Xiao Bai,


pengorbananmu… aku akan membuat seluruh Si Hai Ba Huang membayarnya…” tubuhnya


mengeluarkan aura pekat berwarna merah, semua yang disekitarnya terdorong


mundur. Zhe Yan “tidak baik, Dong Hua tersesat… Dong Hua… Dong Hua…” semua


berusaha memanggil tapi Dong Hua seperti tidak mendengar mereka, rambutnya


menghitam, aura membunuh keluar dari tubuhnya yang memancarkan cahaya kemerahan.


Semua yang di medan perang bisa merasakan aura kemarahan Dong Hua dan was was,


kelima jenderal kembali dan berusaha memanggil Dong Hua. Disaat Dong Hua


mengangkat pedang Cang He yang sudah teraliri kekuatan maha dasyat yang berasal


darinya, sebuah jiejue mengurung Dong Hua. medan perang bagai teraliri listrik


berwarna merah keemasan, memisahkan semua yang sedang bertarung. Semua kembali


mengatur posisi di kubu masing-masing, terkejut dengan kekuatan sebelumnya.


Semua fokus ke Dong Hua yang sekarang berada dalam bola jiejue berwarna merah

__ADS_1


keemasan, mengira semua ini adalah perbuatannya.


__ADS_2