
Lian
Song “jadi kalian sudah saling mengenal dari kecil… bagaimana kalian bertemu ?”
Hua Zi “Hong Ling menyelamatkanku dari para pengganggu dan merawatku…” Gun Gun
mengangguk “apa yang terjadi ? kenapa kalian sampai terpisah 9.000 tahun ?” Hua
Zi “kami terpisah 14.000 tahun, karena kesalahpahaman !” semua saling melihat.
Ling Ling walaupun mabuk tapi belum tertidur “kesalahpahaman apa menyebabkan
kalian berpisah 14.000 tahun ?” Feng Wei tersenyum “kau belum tertidur ?” Ling
Ling berbinar “aku suka mendengar cerita hihi” Feng Wei menggeleng “dulu kami
masih kecil, akupun belum memikirkan soal cinta, hanya ketertarikan anak kecil
hihi. Seperti kata Shizu, saat itu aku hanya berfikir bermain dan bermain hihihi.
Yu Huang mengatakan tidak suka pengganggu, kukira akupun termasuk pengganggu
dimatanya, jadi setelah 6 bulan, aku pergi” Sou Wan “pergi kemana ?” Feng Wei
“pulang ke tempatku berasal…”
Bai
Qian mendekat “dan setelahnya ? kalian tidak pernah bertemu selama 14.000 tahun
?” keduanya menggeleng “kami sama-sama menempa diri, aku keluar kembali setelah
berhasil naik peringkat, Yu Huang juga sama” Zhe Yan “usia berapa kalian
menjadi Shan Shen ?” Hua Zi “15.000 tahun, Hong Ling 12.000 tahun” semua saling
melihat ‘memang keluarga Dong Hua Di Jun, semuanya lebih awal menjadi Shan
Shen” Ling Ling meracau “wah lebih awal dariku, kukira aku dan gege adalah dewa
dewi Shan Shen termuda, tidak menyangka, kalian bahkan lebih muda lagi… ehm
12.000 tahun, sama seperti saat Niang Qin menjadi Shan Shen” Feng Wei “ooo…”
Ling Ling mengangguk-angguk “aku Shan Shen 21.000 tahun, gege saat 18.000 tahun,
tapi Niang Qin termuda 12.000 tahun, sama denganmu”
Bai Yi “setelah kalian keluar, apa yang terjadi ?” Feng Wei
tersenyum, meminum araknya, Hua Zi “aku mencari Hong Ling ke segala tempat,
baru menemukannya sebulan yang lalu di Qing Qiu” Wen Xin “nah Hong Ling, kau
kemana ?” Feng Wei “kemana-mana, Si Hai Liu He Ba Huang, alam fana, hampir
semua tempat sudah kudatangi, termasuk Qing Qiu, pernah datang beberapa kali”
Bai Chen “kenapa kami tidak pernah tahu keberadaanmu ?” Feng Wei cekikikan
“Shan Shen, aku hanya datang bermain, biasanya hanya berjalan di Mo Gu Jing…”
Ling Ling “apa orang-orang di Mo Gu Jing mengenalmu ?” Feng Wei “ehm… kenal
beberapa” Ling Ling “tapi kenapa aku tidak pernah mendapat laporan, baru kali
ini aku mendengar kabarmu” Feng Wei “ehm… mungkin karena sebelumnya aku
menyembunyikan tanda fengwei hua ini” Gun Gun “kenapa menyembunyikannya ?” Feng
Wei cekikikan “karena sebelumnya aku sangat nakal, jika mereka melihat tanda
ini akan segera mengenaliku hihihi”. Ternyata mereka sangat dekat tapi tidak
pernah menyadari kehadirannya.
Bai Qian “jadi sekarang, kenapa tidak menyembunyikannya ?”
__ADS_1
Feng Wei “diluar Qing Qiu, aku masih menyembunyikannya” Bai Yi “di Qing Qiu…”
Feng Wei “hihihi suatu waktu aku bermain dengan bibi penjual ikan di Mo Gu
Jing, tidak sengaja airnya mengenai wajahku, tanda fengwei hua ini pun
terlihat. Bibi itu mengatakan tanda ini sangat cantik, kemudian memanggil
beberapa penjual. Semua memintaku jangan menyembunyikan tanda ini, katanya
tanda ini mengingatkan pada dewi yang mereka hormati dan sayangi sebelumnya.”
Semua mengangguk “Yu Huang, tanda di keningmu ?” Hua Zi “tanda lahir, sama
dengan bunga di pohon tempatku berasal” Ling Ling “bukankah ini menandakan
kalian sangat berjodoh, sama-sama memiliki tanda lahir dikening” Hua Zi dan
Feng Wei tersenyum.
Bai Ce “jadi kalian mau kemana setelah dari sini ? kapan
kami bertemu kalian lagi ?” Hua Zi “ke tempat asal Hong Ling, kami akan biguang
disana. Ehm… saat kami chuguang akan kesini” Wen Xin “apa kalian mempunyai
keluarga yang menjaga kalian disana ?” Feng Wei meminum araknya, Hua Zi “kami
memiliki satu sama lain, itu sudah cukup… wajahmu memerah, kau mulai mabuk…”
membelai kepala Feng Wei. Feng Wei mengangguk “kepalaku mulai pusing…” Hua Zi
“lelah ? ngantuk ?” Feng Wei mengangguk, Hua Zi tersenyum, membuat Feng Wei
bersandar ke badannya dengan lembut “tidurlah, aku menjagamu…” Feng Wei menyerahkan
araknya pada Hua Zi. Semua melihat gerakan mereka yang lembut dan saling menyayangi
satu sama lain.
mengangguk “sangat mencintainya, dia satu-satunya untukku…” tersenyum. Sou Wan
masih penasaran “bagaimana kau bisa menemukannya ? bahkan mencintainya dari
kecil ?” Hua Zi “dialah yang menemukanmu… dari dia, aku mengenal hidup…” Sou
Wan “bagaimana kau bisa mengatakan bahwa itu cinta ? kau bahkan masih anak-anak
saat itu, sekarangpun masih remaja !” Hua Zi menatap Sou Wan “aku tidak tahu
bagaimana kalian orang dewasa mengartikan cinta. Tapi bagiku, dia satu-satunya
untukku. Dari awal bertemu dengannya, aku sudah tidak bisa tanpanya. Kedatangannya
saat itu bagai matahari yang menyinari hidupku. Hong Ling adalah tujuanku,
harapanku, alasan satu-satunya aku hidup di dunia ini. Dulu aku terlalu lemah,
aku ingin memberikannya yang terbaik. Setelah dia meninggalkanku, aku menempa
diri, dengan harapan dapat bertemu lagi dengannya. Setelah menjadi Shan Shen,
aku mulai mencarinya, banyak yang mengatakan dia hanya halusinasiku, mungkin
saja dia sudah yuhua. Seorang dewi kecil berumur 7.000 tahun yang berkeliaran di
Si Hai Ba Huang. Tapi aku yakin dia masih hidup, tidak peduli berapa lamapun
aku harus menemukannya”.
Bai Qian “jika suatu hari Hong Ling meninggalkanmu ?” Hua
Zi terkejut, kemudian melihat Feng Wei, membelai wajahnya “jika ada hari tu,
itu merupakan hari yuhua-ku” semua saling melihat ‘kata-kata Huo Huang dengan
apa yang sudah dilakukan Dong Hua Di Jun dulu adalah hal yang sama’. Mo Yuan
__ADS_1
“Hong Ling kembali ke rumahnya, bagaimana denganmu ? kau tidak kembali ke
rumahmu ?” Hua Zi “dimanapun Hong Ling berada, itulah rumahku” Hu Hou “nainai
mendoakan kalian selalu selamat dan bahagia selamanya…” Hua Zi tersenyum tulus
“terima kasih…” Bai Ce “Yu Huang, istirahatlah. Selama kalian di Qing Qiu, kami
akan menjaga kalian, anggap saja sebagai rumah dan keluarga sendiri…” Gun Gun
ingin menarik Ling Ling, Hua Zi mencegah “biarkan saja…” Gun Gun melihat Hua Zi
“Hong Ling melindunginya…” semua melihat ke Ling Ling. Benar saja, satu tangan
Feng Wei berada diatas kepala Ling Ling dan satu tangan lainnya memegang erat
tangan Ling Ling.
Semua tersenyum ‘walau Hong Ling tidak mengingat kehidupan
sebelumnya, tetapi secara naluriah mengenal Ling Ling sebagai anaknya’. Hua Zi
bersandar di batu besar di belakangnya, memberi sandaran yang nyaman untuk Feng
Wei, satu tangan memeluk pinggangnya, menutup mata dan terlelap. Semua melihat
ketiganya yang sudah terlelap, Gun Gun menitikkan air mata. Bai Chen memegang
pundak Gun Gun “mereka sangat baik sekarang… kau harus bahagia untuk mereka”
Gun Gun mengangguk, tersenyum. Gun Gun berpindah ke samping Hua Zi,
menyandarkan kepalanya ke bahu Hua Zi dan tertidur. Perlahan kepala Gun Gun
melorot turun hingga ke pangkuan Hua Zi, tanpa sadar Hua Zi memegang bahu Gun
Gun.
Semua tersenyum melihat mereka, Bai Qian “mau terlahir
berapa kalipun, mereka tetap satu keluarga…” memberikan selimut pada
keempatnya. Bai Chen “bisa melihat mereka seperti ini, sungguh sangat baik… Zhe
Yan, bagaimana tadi kau memeriksa mereka ?” Zhe Yan memegang dagunya “didalam
tubuh mereka ada energi yang tersegel, segelnya sudah mulai retak sehingga
berputar-putar di dalam tubuh mereka. Kemampuan mereka sendiri sudah tinggi,
ada pelindung yang kuat didalam tubuh masing-masing. Diusia semuda ini
mempunyai tingkat pencapaian seperti ini sungguh luar biasa. Tidak tahu setelah
chuguang, bagaimana peningkatan mereka !” Bai Yi “bagaimana dengan tubuh mereka
?” Zhe Yan “tidak ada masalah, mereka bertumbuh dengan baik. Mereka sedang
berada di puncak sekarang, dengan kondisi terbaik”.
Sou Wan “apa ingatan mereka bisa kembali ?” Zhe Yan “tidak
tahu… mau bagaimanapun, mereka memang ditakdirkan bersama” Bai Ce “tidak peduli
ingatan mereka kembali atau tidak, Hong Ling dan Yu Huang adalah cucu dan cucu
menantuku” Bai Yi menitikkan air mata “21.000 tahun ini, dia pasti sudah banyak
menderita…” Zhe Yan tersenyum “tapi nama mereka sudah terdengar dimana-mana
sebelumnya, Dewi Hong Ling dan Dewa misterius” Lian Song “haih aku sering
membicarakannya dengan Sie Ming, berniat mencari mereka, dewa dewi berbakat.
Tidak menyangka bisa bertemu mereka disini bahkan kelahiran kembali ini haih…”
menggelengkan kepala.
__ADS_1