
Bab 369 –
Zuo Zun mengecup kening dan bibir Xin Xin lembut “terima
kasih… aku berjanji padamu, akan selalu mendampingi dan menemanimu… aku tidak
akan menghalangimu menghadapi ujian dan rintanganmu. Aku akan melindungimu
dengan caraku sendiri tanpa mengurangi semua yang harus kau hadapi. Apa begini
sudah bisa ?” Xin Xin tersenyum manis mengangguk “terima kasih shushu !”
Zuo Zun memeluk erat Xin Xin “Xin Xin, menikahlah denganku
!” Xin Xin “shushu, aku berjanji menikah denganmu !” Zuo Zun tersenyum, sekali
lagi mengecup bibir Xin Xin “kalau begitu, bisakah meminta satu hal darimu !”
Xin Xin mengangguk “jangan memanggilku shushu !” Xin Xin mengerutkan kening
“jadi aku harus memanggil apa ?” Zuo Zun “Long ge, aku akan memanggilmu Xin er…
hanya panggilan untuk kita berdua.” Xin Xin “baiklah shushu…” “hmm…” Zuo Zun
memperingati, Xin Xin segera sadar “Long ge, sudah bisakan !” Zuo Zun tersenyum
lembut “Xin er-ku, Fu Ren…” mencium Xin Xin dengan sangat lembut.
Sekali lagi mereka muncul, hubungan keduanya sudah berubah.
Setelah mendapat persetujuan Xin Xin, Zuo Zun langsung menemui Huo Feng dan
Dong Hua, melamar Xin Xin. Dong Hua memasang tampang dinginnya, tapi Huo Feng
tidak menentang, Dong Hua juga tidak banyak berkata-kata “Jin Shan, karena Xin
Xin sudah menyetujuimu, aku juga tidak akan mengatakan apapun… baik-baik
menjaganya… ada hal yang boleh dan tidak boleh campur tangan di dalamnya !” Zuo
Zun “Huo Feng, Dong Hua, tenanglah, aku tahu apa yang harus kulakukan ! Xin Xin
akan tetap menjadi dirinya sendiri, tidak akan ada yang berubah selain ada aku
yang melindungi, mendampingi, dan menemaninya !”
Huo Feng memegang tangan Dong Hua “Hua Zi gege, aku sudah
lama mengenal Jin Shan… Xin Xin bersamanya, aku sangat tenang…” Dong Hua
menatap Huo Feng dan menghela nafas “kau sudah mengatakan seperti itu, apa yang
bisa kukatakan lagi ! Jin Shan, Xin Xin masih kecil, belum mengerti apa-apa…
walau selama ini pertumbuhannya tidak termasuk mudah, tapi terhadap perasaan
ini, dia masih sangat muda… aku tidak berharap mereka memiliki pengalaman
seperti kami ! kau beruntung karena dari awal sudah mengenali dan menjaganya !
baik-baik menjaganya, dia adalah anak kesayanganku !”
Mereka sudah sama-sama dewa tua, bisa duduk dan
bercengkrama dengan tenang. Zuo Zun mengangguk “aku tahu… dia juga dari awal
sudah menjadi kesayanganku… Dong Hua – Huo Feng, karena kalian sudah
menyetujuinya, aku akan segera mengatur pernikahan !” Huo Feng mengejek “sudah
tidak bisa menunggu !” Zuo Zun nyengir “lihat suamimu itu, dia dulu bahkan
__ADS_1
lebih gelisah dari padaku sekarang.”
Huo
Feng menatap Dong Hua dan tertawa terbahak-bahak, Dong Hua mengecup keningnya
dan tersenyum manis. Huo Feng “entah bagaimana Huo Huang dan Xiong Xiong !”
Dong Hua cemberut “kau bukan mau menikahkan keduanya sekaligus kan ?” Huo Feng
cekikikan “Hua Zi gege, mereka kembar, kalau bisa menikah pada hari yang sama
bukankah sengat baik hihihi” dengan tampang nakalnya.
Zuo Zun
mengangguk “hanya Huo Huang sana, sepertinya belum ada perkembangan !” Dong Hua
serius “Xiong Xiong sama seperti bayanganku dulu… harusnya dia sudah mengerti
dan tidak berbuat kesalahan yang sama !” Huo Feng “sudah, mereka memiliki jalan
mereka sendiri. Jadi kapan kau berencana menikah ?” Zuo Zun “Huo Feng, Dong
Hua, apa kalian keberatan kalau pernikahan ini tidak semegah pernikahan kalian
?” Huo Feng tersenyum “kenapa harus keberatan ! Jin Shan, aku tahu pemikiranmu,
kau tidak ingin Xin Xin tertekan, bisa di mengerti. Kau atur saja, masalah
lainnya tidak perlu difikirkan. Saat mereka siap, tinggal mengadakan perayaan
lagi.”
Zuo Zun
berbinar “hmmm kalau begitu sudah tidak ada masalah… 5 hari lagi menikah” Huo
Zuo Zun mengejek “hei ibu mertua, paling tidak, aku menghormati Xin Xin, tidak
memilikinya sebelum pernikahan !” mencibir melihat Dong Hua. Huo Feng “kau cari
mati !” kesal. Dong Hua “Fu Ren, kita bawa Xin Xin ke Si Hai Ba Huang, banyak
pemuda yang menyukainya disana !” Zuo Zun “haih hentikan, jurus kalian ini
tidak mempan padaku… sudah, aku jalan, aku sibuk 5 hari ini… persiapkan
pengantinku dengan baik !” Huo Feng dengan satu sihir, menghantam Zuo Zun
sampai tersungkur di pintu, kemudian langsung menutup pintu sampai terkena
kening Zuo Zun.
Berita
pernikahan Zuo Zun segera tersebar, semua terkejut dan tergesa-gesa menyiapkan
pernikahan. Tidak adanya pertentangan dari Huo Feng, melancarkan semua jalan
Zuo Zun. Zuo Zun tersenyum sepanjang waktu “salut padamu, begitu cepat sudah
mendapatkan Xin Xin !” You Zun memberi selamat pada Zuo Zun “kau juga bisa !”
You Zun menggeleng “anak itu belum siap, fikirannya lebih ruwet dari Xin Xin !”
Zuo Zun mendukungnya “Xiong Xiong seorang pria, walau terkesan dingin tapi
sangat menyayangi keluarganya. Mereka kembar, pemikiran dan keraguan mereka
cenderung sama. Berusahalah, jika perlu kita menikah bersamaan hihihi…” You Zun
__ADS_1
tersenyum “aku tidak mau mengambil panggungmu !” Zuo Zun “apa yang mengambil
panggung ! mereka kembar, jika menikah bersamaan bukankah sangat baik… eh ini
bukan hanya pemikiranku, Huo Feng juga berfikiran seperti itu !”
You Zun
menghela nafas “entah kapan baru bisa tidak menjadi kecemasan Huo Feng. Eh kau
ada merasa tidak, kita di hadapan Huo Feng menjadi seperti anak-anak ?” Zuo Zun
mengangguk “bukankah kita memang anak-anak buatnya… apalagi sekarang dia adalah
ibu mertua, memang sudah menjadi anaknya !” You Zun mencibir “cih, omongan
seperti ini kau juga bisa mengeluarkannya !” Zuo Zun “hei, yang kukatakan
adalah hal sebenarnya !” You Zun malas berdebat “iya… iya… calon pengantin…
baik-baiklah menjadi menantu kalau seperti itu !”
Dilain
tempat, Xin Xin juga sedang berbincang-bincang bersama Xiong Xiong “tidak
kusangka kau akan menikah secepat ini !” “aku juga tidak menyangka ! cepat atau
lambat juga menikah… Long ge sudah menunggu selama itu, aku tidak tega
memintanya menunggu lagi !” Xin Xin berterus terang. Xiong Xiong mencibir “cih,
Long ge, belum menikah sudah menjadi Long ge” Xin Xin nyengir “dia juga
mempunyai sifat kekanakan ! ah sudah tidak usah membicarakan persoalanku, semua
sudah selesai. Melainkan dirimu, bagaimana denganmu ?”
Xiong
Xiong mengerutkan kening “ada apa denganku ?” Xin Xin menyipitkan matanya
“jangan berpura-pura tidak tahu… aku melihat matamu saat memandang ayi, apalagi
yang membuatmu ragu ?” Xiong Xiong “haih… entah kenapa aku memiliki saudara
kembar yang menyebalkan seperti kau ini !” Xin Xin “hei… aku ini bukannya
mengkhawatirkanmu !” Xiong Xiong membungkam mulut Xin Xin “jangan keras-keras,
nanti ada yang mendengarnya” Xin Xin menggigit tangan Xiong Xiong “ough… ough…
apa kau rubah !” Xiong Xiong kesal.
Xin Xin
kesal, menopang kedua pinggangnya “hei anak bodoh… kau ingin membohongi siapa ?
aku saja bisa melihatnya, apa kau kira yang lain tidak menyadarinya ?” Xiong
Xiong terbelalak “jangan lupa, Fu Qin juga sudah pernah mencerahkanmu… Niang
Qin sudah mengetahuinya dari awal… semua mendukungmu, hanya menunggu dirimu
yang bodoh ini mengambil langkah !” Xiong Xiong menganga “apa yang kau lakukan
dengan wajah bodohmu itu ha ? kau ini masih seorang pria kah ? apa kau mau ayi
duluan yang datang padamu ? cih dasar bodoh !” menyilangkan tangan di depan
dadanya sambil melirik sinis Xiong Xiong.
__ADS_1