RUMAH PENGGERGAJIAN

RUMAH PENGGERGAJIAN
176. APAKAH ITU PAK PANGAT


__ADS_3

Dalam keadaan terduduk lemas dan pasrah, aku merasa bahwa aku sudah tidak bisa melakukan apa-apalagi. Aku wis pasrah apabila makhluk dengan penutup kepala dan memakai pakaian jaman kuno itu akan melakukan sesuatu kepadaku.


Tapi perkiraanku salah… ternyata mahluk mengerikan itu berbalik arah dah berjalan menuju ke tempat waktu semula aku datang.


Dia berjalan dengan tenang, tanpa menoleh ke arahku lagi…


Mataku terus melihat makhluk berjenis perempuan itu perlahan lahan menghilang dari hadapanku…


“Ya Allah… sebenarnya aku ini ada dimana… kenapa tempat ini banyak dihuni mahluk mengerikan!”


Beberapa menit aku terduduk di ruangan yang mirip sebuah aula dengan banyak kasur mengerikan dengan mayat keringnya.


Apa aku sekarang ini ada di sebuah rumah sakit yang menampung korban peperangan?


Kucoba untuk berdiri dan berjalan menuju ke arah sisi tempat yang gelap untuk mencari jalan keluar dari sini


Setelah kurasa tubuhku kuat, aku kembali berjalan ….


Berjalan dengan pelan dan pelan….hingga aku sampai di ujung ruangan yang gelap…. Tidak ada cahaya sama sekali disini!


Kutunggu hingga beberapa saat agar mataku bisa menyesuaikan dengan keadaan yang gelap gulita….


“Aku harus keluar dari sini, dan aku harus sadar dari mimpiku…. “


Anehnya kenapa tidak ada bantuan dari mbah leluhurku, kenapa mereka membiarkan aku melalui rumah sakit yang mengerikan ini?


Apakah bagi leluhurku keadaan ini sama sekali tidak mengerikan, sehingga mereka membiarkan aku untuk mencari jalan pulang sendiri?


*****

__ADS_1


MAS AGUS POV


Aku nggak bisa diam begini saja… suara ketukan pintu itu sangat menakutkan, aku harus melakukan sesuatu!


Tapi aku jelas nggak bisa seenaknya meninggalkan raga Tina disini, aku harus menjaga raga ini sampai dia siuman.


Tok…tok…tok….


Suara ketukan pintu belakang terdengar lagi…


Sebenarnya aku sudah biasa dengan suara ketukan itu, sehingga aku seharusnya tidak takut… tapi entah kenapa aku merasa suara ketukan pintu itu penting untukku.


Tok…tok…tok…. “Mas Agus… tolong buka pintunya… “


Sekarang malah ada suaranya, tapi sepertinya aku mengenal suara itu…


“Siapa itu… tolong jangan ganggu saya, saya hanya menjaga raga teman saya disini, saya tidak ingin mengganggu kalian penunggu sini”


“Mas…. ini saya pak Pangat…. Tolong buka pintunya” kata seseorang yang ada di belakang


Aku tidak akan percaya dengan suara yang ada di belakang rumah ini, jelas tidak mungkin untuk masuk lewat belakang, karena semak belukar yang sangat rimbun dan tinggi di halaman belakang rumah ini.


“Sudahlah… jangan ganggu saya… saya tidak ingin mengganggu kalian”


“Kalau kamu Inggrid… tolonglah, kasih saya kesempatan untuk menunggu Tina dulu, biarkan TIna sadar dulu Nggrid”


“Heh mas… saya bukan Inggrid, saya pak Pangat… saya kesini karena ingin membantu kalian berdua” kata suara di luar


Orang atau sesuatu yang ada di belakang ini memaksaku untuk membuka slot grendel pintu rumah…. Dan dia mengaku sebagai pak Pangat yang akan membantu aku dan Tina…

__ADS_1


“Tolonglah siapapun kamu yang ada di halaman belakang, jangan ganggu saya, saya tau kamu sebenarnya baik, tolonglah saya sedang menjaga tubuh Tina”


“Heh mas.. Saya ini Pangat, saya datang jauh-jauh dari pinggiran kota, saya tinggal istri saya di rumah hanya untuk membantu kalian berdua!”


“Tolong buka pintu ini!” kata suara di halaman belakang rumah


“Kalau  kamu benar-benar pak pangat… bagaimana kamu bisa masuk ke halaman belakang rumah  ini, dimana halaman belakang itu penuh dengan semak belukar!”


“Haduuuh… mas Agus… berarti sampeyan belum lihat keadaan halaman belakang ya!.. Asal kamu tau mas, memang di pintu rahasia dekat dengan mas Agus menyembunyikan motor itu ada pintu rahasia”


“Dan di balik pintu rahasia itu  tanaman belukar dan rumput sangat tinggi, tapi itu hanya sedikit saja, dengan tujuan untuk mengelabui orang yang akan masuk ke sini, agar tidak ada yang berani masuk karena tingginya semak belukar itu”


“Saya dan mekanik motor yang kesini selama ini juga  memotong rumput di dalam halaman, selain melihat apa saja yang sedang terjadi disini”


“Tujuan saya memotong rumput itu agar mas Agus bisa sembunyi disini, apabila tidak ingin pergi dari sini ketika keluar dari kuburan Inggrid!”


“Sekarang buka pintunya dulu, agar mas Agus tau keadaan di halaman belakang ini”


\================


Maaf untuk hari ini saya tidak bisa updater terlalu banyak.


Saya sedang sakit demam, san sedikit vertigo, jadi susah untuk menghadap komputer.


Semoga besok saya bisa update dobel untuk membayar hutang hari ini yang hanya bisa update sedikit ini


Salam hormat


Mbak Bashi

__ADS_1


__ADS_2