You Are My Regret

You Are My Regret
bisakah aku ada harapan


__ADS_3

kassy berjalan ke arah keponakannya yang ada dalam gendongan ibu dhira "pagi keponakan tante" sapa kassy mengecup pipi keponakannya itu


"kamu sudah mau berangkat kerja" tanya ibu dhira


kassy membenarkan posisinya "iya tante, sekalian kassy mau pamit sama tante buat beberapa hari ke Inggris, ada kerjaan di sana  " ucap kassy


"iya nak, hati-hati di sana ya" balas ibu dhira


"maaf ya tan kalau kassy gak bisa tante jaga baby girl " ungkap kassy tak enak pada ibu dhira karena tak bisa membantu menaga keponakannya


"gak masalah kassy, di rumah kan masih ada Mika yang sering bantu jaga cucu tante" balas ibu dhira


"ya sudah tan, aku pamit kerja dulu ya" kassy segera masuk ke dalam mobilnya dengan membawa koper miliknya dan bergegas ke bandara


pasca kerja sama nya dengan perusahaan thomas profit hasil kerjasama mereka sangat bagus, sehingga thomas mengundang kassy untuk menghadiri pesta ulang tahun perusahaannya sekaligus membahas kelanjutan kerja sama yang akan mereka lakukan


satu jam perjalanan, kassy sampai di bandara di mana jonathan sudah ada di sana menunggu ke datangan kassy untuk berangkat bersama "pak" sapa kassy menyimpan ponselnya yang terlihat baru selesai bicara dengan seseorang


jonathan menyipitkan matanya "biacara dengan siapa kamu" tanya jonathan dengan ketus


kassy menyipitkan matanya ke arah jonathan "kenapa saya harus kasih tahu bapak" tanya kassy balik


jonathan menghela nafas panjang "ya sudah ayok jalan" ajak jonathan yang membantu membawakan koper kassy menuju gate penerbangan internasional


kassy mulai merapihkan tempat duduknya dan bersiap untuk tidur "kamu mau tidur di jam segini" tanya jonathan merasa aneh kassy yang bersiap tidur padahal masih jam 8.30 pagi


kassy memakai penutup matanya "saya ngantuk sekali pak, soalnya semalam bantu jaga keponakan saya yang gak bisa tidur, kasihan tante kalau di suruh begadang semalam jadi saya ambil alih keponakan saya semalam"  balas kassy yang ingin tidur mumpung dia duduk di kelas bisnis yang tidak banyak penumpangnya


"ya sudah tidur saja sana" balas jonathan


baru beberapa saat kassy tertidur ponsel kassy bergetar "pasti dia lupa pakai mode pesawat" gumam jonathan berniat mengambi ponsel kassy yang berada tidak jauh dari meja duduknya


jonathan mengernyitkan dahinya kala melihat siapa yang menelpon, sedikit ada rasa kesal karena orang itu terus menghubungi kassy padahal sudah balik ke negaranya sejak beberapa minggu lalu di tambah kepergian mereka kali ini untuk bertemu orang yang begitumenyebalkan menurut jonathan


merasa pesawat yang belum akan landing jonathan menggeser ikon berwarna hijau untuk mengangkat panggilannya "kamu sudah masuk pesawat belum kassy" tanya orang dari seberang sana


"kassy nya lagi tidur tuan" balas jonathan


thomas mengernyitkan dahinya "kalian sudah di pesawat kan" tanya thomas


"sudah, cuma saat sudah di kursi kita, kassy langsung saja tertidur" balas jonathan

__ADS_1


"ah, mungkin dia terlalu lelah karena begadang menjaga keponakannya" ujar thomas


"kok anda tahu kalau kassy begadang jaga keponakannya" tanya jonathan


terdengar kekehan di seberang sana "tentu saja saya tahu, semalam kan saya menelponnya dan saya melupakan perbedaan waktu antara indonesia dan inggris tapi ternyata dia masih bangun dan sedang menunggu keponakannya yang masih terbangun" balas thomas


dalam hati jonathan terus mengumpat kasar dan mengeluarkan sumpah serapa karena pria di seberang telponnya menelpon wanitanya di malam hari "maaf tuan sebentar lagi pesawat akan lepas landas jadi saya matikan telponnya ya" ucap jonathan


"oke, nanti akan ada orang yang jemput kamu di bandara jadi langsung ikut mereka saja" ucap thomas


"baik tuan" balas jonathan


dengan cepat jonathan menutup panggilannya dengan thomas, tak lupa jonathan mematikan ponsel kassy agar tidak ada yang menghubunginya lagi


jonathan menoleh ke arah kassy dan memandangi wajah kassy yang tertidur pulas "bagaimana ini" gumam jonathan mulai merasa cemas jika kassy akan tertarik dengan thomas


bagaimana tidak takut, walaupun jarak usia thomas dan kassy terbentang cukup jauh, 10 tahun tapi tetap saja jarak itu tidak terlihat cukup jelas karena thomas masih lah terlihat tampan di usianya yang sudah menginjak 34 tahun karena memang di usia itu pria terlihat makin matang dan makin tampan di tambah thomas memilik beberapa perusahaan besar yang tidak jonathan miliki


"bagaimana jika kassy kepincut dengannya" gumam jonathan yang ketakutan kalau kassy akan tertarik dengan thomas padahal dia saja belum mencoba apapun tadi thomas terlihat gencar sekali mendekati kassy


walaupun thomas adalah seorang duda bukankah itu bukanlah suatu halangan "aahhh" jonathan berteriak prustasi saking takutnya dia di kalahkan seorang duda tampan dan juga kaya


kassy membuka penutup matanya saat mendengar jonathan berteriak "ada apa pak, apa ada masalah" tanya kassy mendengar suara teriakan jonathan


terlihat wajah cemas kassy "terus gimana pak, ini sudah landing kayanya, terus nasib kucing bapak gimana" tanya kassy yang malah mengkhawatirkan kucing yang jelas hanya karang jonathan


melihat wajah cemas kassy pada kucing tipuan jonathan, membuat jonathan jadi tak tega "tapi tadi saya sudah mendekatkan wadah makannya, jadi kalau kelamaan dia masih bisa mencakar wadah makannya, setlah sampai saya akan langsung menghubunginya" balas jonathan kembali membohongi kassy


"syukurlah" kassy mengucap rasa syukur akan kondisi kucing yang tak nyata itu


"tadi saat kamu tertidur, tuan thomas menelpon dan saya mengangkatnya" ucap jonathan


"untuk apa tuan thomas menelpon" tanya kassy


"menanyakan apa kita sudah lepas landas" balas jonathan


"oh" kassy membenarkan posisinya dan mencoba duduk dengan benar


"kassy" panggil jonathan


"ya" balas kassy

__ADS_1


"apa kamu menyukai tuan thomas" tanya jonathan


"haaa" kassy mengernyitkan dahinya mendengar pertanyaan jonathan


untukapa juga bertanya masalah pribadinya itu kan sama sekali tidak ada hubungannya dengan pekerjaan "apa tidak boleh saya bertanya itu" tanya jonathan lagi


"itu urusan pribadi saya pak, jadi gak ada keharusan untuk saya menjawabnya karena ini di luar konteks pekerjaan" balas kassy dengan tegas


"apa tidak ada harapan buat saya" tanya jonathan


entah kenapa jonathan tiba-tiba berani bertanya hal itu padahal selama ini dia hanya mengagumi kassy dalam dia tanpa berusaha apapun ataupun mendekati kassy di luar konteks pekerjaan


jonathan menatap kassy dengan tatapan sayunya "apa tidak ada harapan saya untuk bisa dekat dengan kamu kassy" tanya jonathan


kassy menatap wajah jonathan lekat meresapi setiap ucapan jonathan " bukankah kita sudah sangat dekat pak, liat jarak kita" kassy melirik jarak tempat duduknya dan juga jonathan yang tepat bersebelahan


jonathan jadi kesal sendiri mendapat balasan seperti itu dari kassy " bukan itu yang saya maksud kassy" kesal jonathan "yang saya mau kamu jadi kekasih saya kalau bisa jadi istri saya malah" balas joantahan yang tanpa terasa mengucapkan apa yang ia inginkan dengan lancar tidak penuh keraguan seperti biasanya


"cup" benda kenyal itu saling bertemu


tapi bukan jonathan yang memulainya "kassy" jonathan memegang bibirnya yang barus saja bertemu bibir manis milik wanita di sebelahnya


"katanya bapak nembak saya ya sudah itu jawabannya" balas kassy dengan senyumannya


jonathan memutar tubuhnya untuk menetralisir perasaannya, otaknya serasa langsung loading di tempat mendengar ucapan kassy yang benar-benar membuat jantungnya serasa mau lepas begitu saja


"tunggu dulu kassy" jonathan kembali memutar tubuhnya dan menghadapa kassy "kamu gak lagi bercandain saya kan" tanya jonathan dengan wajah tak percaya


kassy terkekeh melihat reaksi jonathan yang tidak percaya dengan ucapannya "bapk lucu banget sih" kekeh kassy


"saya serius kassy" sahut jonathan


"saya juga serius" kassy merubah wajahnya ke mode serius "sebenarnya saya suka sama bapk sejak awal kita ketemu tapi bapak yang begitu dingin dan seolah sulit di jangkau membuat saya mengurungkan niat saya, saya tentu gak mau di tolak pak" jelas kassy yang membuat jonathan diam tak percaya dengan pendengarannya


"perasaan itu masih ada sampai sekarang buat bapak tapi saya gak sanggup melangkah lebih karena begitu penakut, jadi saat bapak bilang ingin jadiin saya pacar atau istri tentu saya harus secepatnya menangkap bapak agar tidak pergi dan kabur dari saya" tambah kassy


sudut bibir jonathan langsung tertarik menampilkan senyum bahagia yang tak bisa di ungkapkan dengan kata-kata "rasanya saya ingin teriak" jonathan langsung menarik tengkuk kassy dan ******* bibir kassy dengan gerakan lembut. kassy pun membalasnya dengan tak kalah lembut


jonathan menyudahi ciuman itu saat melihat kassy kesulitan bernafas "bernapaslah kassy, kau bisa mati" ucap jonathan


"maaf pak, kan gak biasa" balas kassy dengan polosnya

__ADS_1


jonathan terkekeh "kamu sekarang calon istri saya" ucap jonathan dengan yakinnya


__ADS_2