
setelah acara makan malam yang terbilang ramai itu kassy dan jonathan pamit pulang "kak, aku pulang ya" pamit kassy
"aunty, boleh tidak menginap di sini dan temani reagen tidur " pinta reagen
"gimana ya" kassy nampak ragu dan sesekali melirik jonathan
terlepas masalah yang terjadi antara jonathan dan dirinya, tetap saja kassy harus menjaga hati sang kekasih
reagen tahu arti tatapan kassy " apa boleh uncle, hanya menemaniku tidur, aku belum biasa di sini, hari ini saja" mohon reagen
jonathan memaksakan senyumnya "baiklah, uncle akan pinjamkan kekasih uncle untukmu sehari saja" jonathan mengusap kepala reagen
kassy pun akhirnya memutuskan menginap dan mengantar kepulangan jonathan "langsung istirahat ya sayang" kassy memeluk jonathan
"iya sayang" joanathan mengecup kening kassy dengan lembut
kassy menatap kepergian jonathan dengan berat hati dan terus mengusap sudut matanya "kau kenapa" sura barithon seseorang menginterupsi kegiatan kassy
kassy buru-buru mengusap sudut matanya "tidak apa-apa hanya kelilipan saja" kassy bergegas meninggalkan thomas dan segera masuk ke dalam kamar yang di pakai reagen selama tinggal di rumah qiran dan jay
"apa yang kamu sembunyikan sebenarnya" gumam thomas
***
thomas, jonathan dan mala berangkat ke kalimantan untuk melakukan survei lokasi yang akan di jadikan proyek kerja mereka. Sesampainya di sana mereka langsung bekerja dengan cukup keras karena medan yang harus mereka tempuh bukanlah tempat yang mudah untuk mereka datangi
"jo, aku langsung ke kamar ya, rasanya capek sekali seharian kita muter-muter kawasan proyek" ungkap thomas
"ya tuan" balas jonathan
thomas berjalan ke arah kamarnya dan langsung menghubungi reagen "halo may son" sapa thomas
"halo daddy" balas reagen melambaikan tangannya ke arah thomas
"apa yang kamu lakukan seharian ini" tanya thomas
"hanya bermain dengan lucas dan nidya" balas reagen
"nidya menginap lagi di rumah aunty qiran" tanya thomas
__ADS_1
"tidak daddy, tapi aku dan lucas yang mendatangi nidya di rumahnya" balas reagen
"daddy tadi reagen lihat aunty muntah-muntah kasihan sekali dia sedang sakit tapi reagen tidak boleh memberitahu orang-orang kalau dia sedang sakit" ucap reagen
"why" tanya thomas
reagen mengedikkan bahunya "entahlah daddy, reagen tawarkan untuk kasih tahuuncle jo malah aunty terlihat marah" jelas reagen
"mungkin dia sedang tidak ingin merepotkan orang-orang sayang, lebih baik kamu jangan terlalu ikut campur ya sayang" pinta thomas
"oke daddy" reagen mengakhiri panggilannya
entah kenapa pembicaraanya barusan tidak bisa membuat thomas tidur "lebih baik jalan-jalan" thomas memilih keluar kamar sekedar mencari angin
betapa kagetnya ia saat keluar kamar ia melihat mala yang sedang mengejar jonathan "mereka kenapa" thomas jadi penasaran dengan keduanya
thomas mengikuti perlahan kedua sejoli itu "cukup mala!" sentak jonathan menangkis tangan mala menjauh
thomas mengambil ponselnya dan merekam perdebatan mala serta jonathan "aku gak mau kamu hindarin aku terus jo" rengek mala
"sudah aku bilang kalau aku gak mau kehilangan kassy jadi tolong jangan mengusikku terus" pinta jonathan dengan nada prustasi
mala menggelengkan kepalanya "aku gak minta kamu ninggalin kassy jo" mala mengusap pinya yang sudah basah "aku bahkan rela jadi simpanan kamu asal jangan tinggalin aku jo" pinta mala
"dia gak akan tersakiti selama dia gak tahu, dan aku janji gak akan ngasih tahu dia apapun, aku mohon jo jangan tinggalkan aku" mala memeluk jonathan dan jonathan kini tak menolaknya
thomas mengepalkan tangannya kuat "dasar bajingan" gumam thomas meninggalkan jonathan dan mala di sana
setidaknya sekarang ia punya bukti kuat kalau jonathan bukanlah pria setia, dan dia bisa memperingatkan kassy untuk menjauh
seminggu di kalimantan thomas dan jonathan sunggu bekerja secara profesional, tak ada pembahasan apapun mengenai apa yang di lihat oleh thomas pada jonathan
menurutnya itu bukan ranahnya untuk ikut campur, nanti ia hanya ingin memberikan video itu pada kassy dan biar kassy yang memutuskan
pulang ke rumah qiran, thomas mencari keberadaan reagen "qiran, reagen mana" tanya thomas
"tadi reagen di ajak makan di luar sama kassy, telpon saja kak, biar sekalian di susul soalnya tadi mereka pergi pakai taksi" bals qiran
"ya sudah kakak susul mereka ya" thomas yang baru saja sampai dari bandara langsung mengendarai mobilnya untuk menghampiri kassy dan reagen
__ADS_1
thomas mencoba menghubungi kassy "di mana kassy" tanya thomas
"ah, tuan sudah sampai ya, saya ada di jalan xxx sedang makan dengan reagen" balas kassy
"sherlock, biar saya susul" balas thomas
"iya tuan" kassy mematikan ponselnya dan mengirim lokasinya berada pada thomas
30 menit perjalanan, thomas sampai di sebuah kedai makan di pinggir jalan dan terkesan sederhana, dengan cepat thomas menghampiri kassy "kau makan di sini" tanya thomas memindai tempat makan kassy
"maaf tuan kalau saya ajak reagen ke sini, saya gak tahu mau minta temani siapa jadi saya minta temani reagen" ucap kassy merasa tidak enak pada thomas
"jangan salahkan aunty dad, reagen yang mau nemenin aunty kok" ucap reagen
thomas mengusap kepala reagen "daddy gak marah sayang" ucap thomas
thomas melirik jam tangannya "ini jam tidur siang kamu kan, tidur dulu dalam mobil ya, daddy mau bicara dengan aunty" pinta thomas
"oke daddy" reagen berlari kecil ke arah mobil thomas yang memang tidak di kunci
"aku mau kasih lihat sesuatu" thomas memperlihatkan video yang sempat ia rekam sewaktu di kalimantan
kassy melihat dengan seksama video itu, kassy tersenyum miris dengan video itu dan hanya bisa diam "maaf kassy kalau kesannya aku tidak sopan, tapi aku merasa tidak baik jika aku tidak memberitahumu hal ini, dia sudah tidak setia denganmu kassy" ucap thomas
kassy hanya diam saja "aku menunjukkan ini bukan ingin kamu putus hubungan dengan jo tapi aku hanya ingin kamu tahu pria seperti apa dia jadi tidak akan ada kata penyesalan nantinya setelah menikah" jelas thomas
"aku sudah tahu" kassy mengembalikan ponsel thomas "aku pernah melihat lebih dari ini" ungkap kassy
thomas membelalakan matanya lebar "lalu kenapa kamu diam saja" tanya thomas tak percaya akan kassy yang hanya diam
"aku terlalu takut tuan" cicit kassy
"takut kenapa" thomas mengguncang tubuh kassy
kassy menatap sendu thomas "itu kare...." belum sempat kassy menyelesaikan ucapannya kassy jatuh pingsan
"kassy" teriak thomas begitu panik melihat kassy yang tiba-tiba pingsan, beruntung thomas masih dalam keadaan memegang tubuh kassy dengan kuat
dengan cepat thomas membopong tubuh kassy masuk dalam mobil "aunty kenapa" tanya reagen ikut panik
__ADS_1
"jaga aunty kita ke rumah sakit sekarang" pinta thomas
"iya daddy" reagen memegangi tubuh kassy agar tidak terjatuh selama perjalanan ke rumah sakit