
qiran sedang melihat anaknya yang sedang bermain begitu aktif dengan suaminya yang kebetulan sedang tidak sibuk dan ada di rumah. hatinya begitu bahagia meliwat dua pria yang begitu ia cintai sedang bercanda gurau dan tertawa keras
Bagi qiran, momen berkumpul keluarga yang sangat langka itu adalah momen yang begitu berharga dan sangat membahagiakan "sayang makan buah yuk" ajak qiran yang membawa piring berisi buah potong
Jay dan lucas kompak menoleh ke arah qiran "mommy sudah bawain buah, yuk ke sana" ajak Jay menggendong tubuh mungil lucas dengan begitu mudahnya
"nih sayang" qiran menusuk buah itu menggunakan garpu dan menyerahkannya pada lucas agar lucas memegang sendiri
sedangkan untuk suaminya, qiran menyuapi buah dengan tangannya "ini untuk daddy" ucap qiran dengan senyuman
"terima kasih mommy" balas Jay menerima suapan dari tangan istrinya
"oh ya sayang, sudah dengar belum kalau adrian mau nikahin Mika" tanya jay
qiran mengangguk "sudah, kak adrian sudah ngabarin aku dan juga mommy tentang rencananya yang ingin menikahi Mika" balas Qiran
"terus keluarga besar mommy kamu gimana reaksinya" tanya Jay penasaran
sedikit banyak jay tahu tentang masalah adrian dengan keluarga besar qiran yang tak di anggap sama sekali makanya sampai bisa di angkat anak oleh daddy el sejak kecil padahal keluarga mendiang ibu adrian bukanlah orang miskin, walaupun tak sekaya kakek dan nenek qiran tapi setidaknya sebagai bagian dari keluarga prabaswara tentu harta mereka tidaklah sedikit
mungkin sedikit aneh alasan adrian di abaikan dulu, ibunya pernah berpacaran dengan seseorang dan sampai hamil, tapi ayah kandung adrian tak mau bertanggung jawab. Sempat dulu ibu kandung adrian ingin menggugurkan kandungannya dan itu di dukung kedua orang tua kandung ibu adrian yang itu artinya adalah kaek dan nenek adrian tapi kakek qiran Bramantyo prabaswara kakek dari Qiran selaku om dari ibu kandung adrian tidak mengizinkannya karena hadirnya anak bukan kesalahan anak itu tapi kesalahan dari orang tua mereka
Bramantyo prabaswara membantu keluarga adiknya agar tidak merasa malu dengan menikahkan ibu kandung adrian dengan salah satu anak buahnya dan beruntung anak buah kakek qiran itu setuju tanpa banyak syarat karena memang ternyata pria itu menaruh hati pada ibu kandung adrian
saat itu keluarga besar prabaswara cukup bersyukur karena suami dari iu kandung adrian mau menerima adrian dengan baik dan tidak mempermasalahkan anak siapa padahal ibu kandung adrian membenci adrian karena membuat kekasihnya meninggalkan dirinya setelah tahu bahwa ibu kandung adrian sedang hamil adrian
tapi naas bagi nasib adrian, saat adrian sedang di play group, ibu kandung adrian dan ayah sambungnya mengalami kecelakaan dan meregang nyawa menjadikan adrian tak mempunyai orang tua dalam waktu singkat
orang tua kandung ibu adrian tentu sedih dengan meninggalnya putri satusatunya yang ia miliki dan itu menimbulkan kebecian pada adrian. kakek dan nenek adrian tidak mau mengurusnya saat itu dan mengabaikan adrian bahkan berniat membuang adrian ke panti asuhan
tapi tentu saja kakek qiran sebagai kepala keluarga prabaswara tidak terima dengan ide adiknya yang ingin membuang darah satu-satunya yang tersisa. saat itu kakek qiran ingin mengadopsi adrian sebagai anak dan mommy tasmirah tidak keberatan tapi sebelum hal itu terjadi, daddy el yang kebetulan berhubungan baik dengan keluarga prabaswara melihat adrian, dan timbul rasa iba dan mengingatkan dirinya akan kondisi anak kandungnya sendiri yang berakhir tragis, jadi daddy el meminta pada keluarga prabaswara agar adrian di izinkan jadi anak angkatnya
__ADS_1
qiran berdecak kesal setiap mengingat keluarga mommy nya yang tersisa itu, seorang wanita dan pria yang sudah berusia senja itu tapi masih belum bisa menghilangkan sifat piciknya padahal mereka hanya hidup berdua "mereka masih belum bisa menerima keberadaan kak adrian, dan mereka tentu gak peduli dengan kak adrian yang akan menikah" balas qiran
"ayah kandung adrian masih belum muncul juga" tanya jay lagi
"belum, biarlah kalau mereka gak perduli. masih ada kita keluarganya" balas qiran
"iya sayang" balas jay
semenjak hubungan jay dan daddy el berangsur membaik, ia juga berhubungan baik dengan adrian yang notabenenya adalah sepupu qiran, jadi bagi jay adrian juga keluarganya dan ia perduli pada adrian
***
Di lain tempat ada seseorang yang sedang menahan amarah begitu besar saat melihat seorang pria tengah mendekati pujaan hatinya "apa anda tidak bisa memilih sendiri untuk hadiah anda" ucap jonthan dengan ketus
thomas yang jadi tersangka kekesalan jonathan pun hanya tersenyum tipis "saya kan hanya meminta bantuan dia memilih, kenapa kamu sekesal itu" balas thomas dengan santainya
"karena dia kekasih saya" balas jonathan dengan tegas
kassy yang di hadapkan dengan situasi seperti ini tentu bingung, yang satu adalah kekasihnya dan yang satu lagi adalah klien perushaan tempat ia bekerja dan sekaligus teman kakaknya
"tolong jaga batasan anda tuan" ucap jonathan dengan tegas
kassy menghampiri jonathan dan terus mengusap lengan kekasihnya itu "sabar sayang, tuan thomas hanya meminta bantuan untuk memilih hadiah ulang tahun reagen" ucap kassy menenangkan jonathan
jonathan menoleh ke arah kassy "tapi dia itu daddy nya sayang, harusnya dia lebih ttahu selera anaknya, kenapa malah minta bantuan kamu" balas jonathan yang sudah sangat kesal dengan tingkah thomas yang selalu saja memakai reagen sebagai alasan untuk berada di dekat kassy
thomas tersenyum miris "aku memang daddy nya tapi sungguh aku tidak tahu apa yang dia mau, waktunya lebih banyak di habiskan dengan pengasuhnya ketimbang denganku" balas thomas
"kalau gitu luangkan waktu anda untuk anak anda jangan terus mengusik kekasih saya" balas jonatahn dengan tegas
"kasihan reagen sayang, kalau kamu takut aku berduaan dengan thomas biar kita saja yang memilih hadiahnya dan jangan mengajak tuan thomas" ucap kassy menawarkan jalan terbaik menurutnya
__ADS_1
"baiklah" jonathan akhirnya pasrah dengan kassy yang tetap ingin membantu thomas
kassy menoleh ke arah thomas dan menengadahkan tangannya "kasih saya uang untuk mengurus pesta ulang tahun reagen" ucap kassy
thomas mengambil kartu dalam dompetnya dan memberikannya pada kassy "mohon bantuannya" ucap thomas
"akan saya kabari jika sudah selesai" balas kassy
kassy mengajak jonathan untuk berbelanja persiapan ulang tahun reagen esok hari. kassy melihat wajah jonathan yang terus manyun sepanjang jalan "kamu masih marah" tanya kassy
"tentu" balas jonathan
kassy melepaskan tangannya yang melingkar ke lengan jonathan "ya sudah, aku bisa belanja sendiri" kassy berjalan mendahului jonathan
jonathan jadi gelagapan sendiri "tunggu sayang" jonathan menahan tangan kassy
"kenapajadi kamu yang marah" tanya jonathan
kassy menghela nafas kasar "aku hanya ingin membantu tuan thomas karena kasihan dengan reagen yang tidak pernah merayakan hari ulang tahun bersama dengan kedua orang tuanya, di sini aku hanya ingin membantu reagen, dan tidak berhubungan sama sekali dengan tuan thomas. kau kan lihat sendiri bagaiamna aku menunjukan kamu sebagai kekasihku di depannya bahkan aku juga sudah memberi tahu ayah dan mama tapi kau masih saja tetap begini" jelas kassy
jonathan meraih kedua tangan kassy dan menggenggamnya erat "maaf sayang, aku hanya terlalu cemburu" ucap jonathan menundukan kepalanya
"aku gaka da rasa apapun dengannya jo jadi jangan terlalu cemburu" pinta kassy
"maaf kassy, mungkin aku yang seperti ini karena merasa aku begitu buruk dan dia jauh di atasku, dari segi finansial tentu dia lebih unggul dariku, dari segi pendidikan dia juga jauh dariku, dari segi keluarga dia tentu lebih unggul karena dia berada di keluarga kaya sedangkan aku, orang tua saja tidak punya" balas jonathan
kassy membelai pipi jonathan "jangan memandang orang lain di atasmu sayang, bagiku kau adalah lelaki terbaik karena aku mencintaimu" ucap kakssy dengan bersungguh-sungguh
muka jonathan langsung bersemu merah "benarkah" tanya jonathan
kassy langsung memeluk jonathan "tentu saja" balas kassy
__ADS_1