
Kassy tengah bersiap-siap dengan rencananya yang akan terbang ke korea untuk melaksanakan resepsi pernikahannya yang sempat tertunda bersama sahabat-sahabatnya "sudah beres mom" Thomas memeluk Kassy dari belakang dan menyandarkan dagunya di pundak kassy
kassy mengusap kepala Thomas "sudah semua dad" balas Kassy
thomas mengusap perut buncit Kassy "makin bulat aja nih perut" ucap thomas dengan nada gemas
kassy mencebikkan bibirnya "daddy mau bilang mommy gendut ya" tanya Kassy dengan ketus
thomas terkekeh dan membalik tubuh kassy agar menghadapanya, di kecupnya perut bulat kassy dengan sayang "jangan selalu merasa bulat saat hamil itu jelek mom, bagi daddy itu malah terlihat sangat seksi" thomas mengedipkan sebelah matanya "apalagi saat mommy mendesah di atas tubuh daddy rasanya uuuuuhhhh so hot" ucap thomas membuat pipi kassy benar-benar merona merah
"apaan sih dad" kassy memukul gemas dada thomas
"oh ya tadi Reagen bilang minta ganti rugi besar karena gak di ajak ke Korea" ucap Thomas
kassy memeluk tubuh sang suami "lagian kenapa gak di ajak aja " tanya kassy
"dia sedang ujian kassy, tentu tidak boleh Izin" ucap thomas dengan tegas
"apa mau tunggu reagen libur" kassy mencoba negoisasi kembali pada thomas
"waktunya sangat sulit mom, tentu mommy tahu seberapa sibuk daddy untuk membuat libur satu minggu itu sulit sekali mom" jelas Thomas
"emang Reagen minta apa " tanya Thomas
"dia minta dua adik lagi setelah anak kita yang satu ini lahir" thomas mengusap perut buncit kassy
kassy menatap tajam thomas "tapi kasih jeda loh dad, mommy gak mau makin bulet kaya bola" rengek kassy
"itu mah gampang, yang penting buatnya tetap gak boleh ada jeda" balas thomas dengan seringainya
"daddy" kassy memukul gemas thomas
thomas terkekeh dengan kelakuan manja kassy "tapi kamu suka kan Chagiya" ucap thomas
"of course honey"balas kassy
thomas dan kassy memang kadang-kadang suka memakai babasa dari korea dan inggris hanya sekedar untuk bermanja dan menggombal
__ADS_1
***
Kassy dan Thomas sudah sampai di rumah orang tua kassy yang ada di korea "ayah" kassy langsung memeluk ayah revandra
"jangan terlalu kenceng meluk ayahnya kassy nanti cucu ayah kegencet gara-gara kamu" ucap ayah revandra memperingati Kassy
Kassy mencebikkan bibirnya sebal "jangan selalu ingatin aku yang sedang punya perut besar" kesal Kassy
ayah revandra melirik ke arah Thomas "istri kamu ini kenapa sih" tunjuk ayah revandra melihat sikap manja anaknya yang bekum pernah ia lihat sebelumnya karena setahunya kassy adalah anak yang sangat dewasa
"bawaan hamil aja yah" balas thomas
"salahin suamiku yah, dia suka manjain aku jadi aku nya kebiasaan suka manja-manjaan"kekeh Kassy
"oh ya, uncle attaf sudah nyiapin balroom hotelnya yang tipe 3 soalnya kata kamu cuma undang 30 orang aja" ucap ayah revandra
"iya yah aku cuma undang 30 orang aja soalny cuma teman satu kampus aja yang kassy undang kan kalau teman-teman suami kassy sudah waktu di Inggris jadi ini cuma ajang memperkenalkan suami kassy aja kok yah" jelas kassy
"ya sudah, nanti coba gaunnya dulu takut ukuran kamu nambah lagi jadi biar bajunya ganti lagi aja" ucap ayah revandra
thomas merengkuh pinggang kassy "kamu tetap yang paling cantik di mata daddy" puji thomas agar istrinya tidak terus merajuk dengan bentuk tubuhnya yang bulat itu
***
Kassy melingkarkan tangannya di lengan Thomas "terima kasih sudah datang ke acara resepsi pernikahan yang terbilang telat ini ya" ucap Kassy dengan rasa sesalnya karena baru bisa membuat acara resepsi untuk teman-temannya yang berasala dari korea
"gak masalah kassy, kamu juga tahu kalau suamimu orang yang super sibuk" sahu Jaemin, salah satu sahabat kassy yang kebetulan punya kerjasama bisnis dengan perusahaan thomas jadi ia cukup tahu siapa thomas dan jam terbang thomas
"perut kamu sudah ngembung aja kassy seingat aku kamu nikahnya 4 bulan lalu deh, berarti sudah nyicil duluan ya" celetuk Jeny dengan kekehan
kassy sudah menyiapkan mentalnya saat akan bertemu dengan sahabatnya yang pasti tidak akan jauh dari pembahasan ini sebab perut kassy sudahlah sangat besar dan mungkin orang mengira kassy sudah hamil 8 bulan karena saking bulatnya padahal kassy masih hamil 6 bulan
"tentu kami nyicil dong, biar langsung jadi" kekeh kassy dan thomas hanya tersenyum tipis ke arah sahabat kassy
thomas memang mengakui anak kassy sebagai anaknya tapi ia tidak ingin terlalu jauh berbohong dengan kehidupannya bersama kassy karena dia paling tidak suka berbohong namun tentu ia tak ingin mempermalukan sang istri
Thomas mencoba berbaur sebisa mungkin dengan teman-teman Kassy yang jujur saja agak terlalu sulit untuknya karena mungkin perbedaan usia, tempat dan juga lingkup kerjanya yang terbilang jarang bertemu dengannya, di antara sahabat kassy mungkin hanya Chris saja yang bisa ia ajak bicara karena mereke sudah pernah bertemu sebelumnya
__ADS_1
"terima kasih atas kedatangannya ya teman-teman" ucap kassy dengan tulus
"sama-sama kassy, sayang kita gak bisa ngobrol terlalu lama karena kondisi kamu yang sedang hamil besar mana usia kandungannya sudah besar gitu" sahut salah satu teman kassy
"maaf ya, tapi aku juga harus memikirkan kondisi anaku juga" balas kassy tak enak dengan temannya karena jam sepuluh acara sudah berakhir
kondisi hari yang sudah cukup larut thomas memutuskan untuk menginap di hotel saja karena kasihan jika memaksan pulang ke rumah dengan kondisi kassy yang hamil 6 bulan itu
"gak papa kan sayang kalau kita nginep semalam di sini" tanya Thomas
"gak papa kok da" balas Kassy
Thomas mengajak kassy duduk di tepi ranjang dan menaikan kaki kassy ke atas pangkuannya dan memijit kaki istrinya yang terlihat bengkak "jangan seperti ini dad, daddy juga pasti lelah nanggepin teman-teman aku yang aneh itu" tolak Kassy mencoba menurunkan kakinya tapi langsung di cegah oleh Thomas
"kaki kamu bengkak sayang jadi harus di pjat dulu biar tidurnya nyaman" Thomas dengan sukarela memijit kaki kassy
tanpa terasa cairan bening itu turun dari sudut mata kassy "kenapa daddy selalu seperti ini?" tanya kassy
thomas mendongak dan melihat pipi istrinya yang sudah basah
"jangan menangis" thomas menghapus jejak air mata itu dengan ibu jarinya
"kenapa daddy selalu baik sama mommy" tanya kassy untuk kesekian kalinya
thomas tersenyum ke arah kassy "karena mommy istri daddy dan daddy sayang sama istri daddy yang gemesin ini" Thomas mencubit gemas pipi Kassy
" I Love you Thomas Javerson" ungkap Kassy untuk pertama kalinya selama pernikahan mereka yang sudah berjalan empat bulan itu
Thomas menoleh ke arah Kassy dengan tatapan tak percaya akan ucapan istrinya. Thomas akui kassy melakukan semua tugas seorang istri dengan baik dan selalu berusaha bersikap baik pada thomas tapi Thomas tahu mana mungkin cinta bisa hilang begitu saja dalam sekejap dan thomas tentu juga tahu bagaimana rasa cinta kassy untuk jonathan
"apa kamu bilang tadi" Thomas ingin kembali mendengar kassy mengucapkan kata cinta untuknya
"aku memang tidak bisa bilang benar-benar mengusir namanya di hatiku tapi sunggguh aku sangat bahagia menjadi istri kamu, walaupun mungkin belum begitu besar tapi aku yakin lama kelamaan cinta itu akan makin besar karena kamu yang paling bisa mengerti aku, memberi kenyamanan, melindungiku dan selalu memberikan cinta yang besar untukku" ungkap kassy
thomas langsung memeluk kassy dengan hati-hati "andai perutmu gak sebesar ini pasti akan aku peluk kamu sekuat mungkin tapi aku harus memikirkan anak kita kali ini" kekeh thomas dengan linangan air mata
"I love you my wife, dan aku akan terus membuatmu jatuh cinta lagi dan lagi pada suamimu ini" ungkap thomas dengan yakinnya
__ADS_1