You Are My Regret

You Are My Regret
Cemburu dengan anak


__ADS_3

Qiran di bawa ke ruang rawat VVIP yang di khususkan untuk anggota keluarga ghazanfer


“cucu kita tampan sekali ya dad”  mommy asmirah begitu  bangga akan cucunya yang begitu terlihat tampan walaupun anak itu baru lahir


“iya dong, dia kan cucu daddy” balas daddy attaf dengan bangga akan cucunya yang memang terlihat sangat tampan itu


Lensi memutar bola matanya malas mendengar daddy attaf yang membanggakan cucunya karena bagi daddy attaf anak qiran bisa tampan, itu turun darinya “anak mereka tampan karena ayahnya  tampan dan mamanya cantik om” sahut lensi mencoba meluruskan kenapa anak qiran dan jay bisa tampan


Daddy attaf menatap tajam lensi “syirik aja” sahut daddy attaf


Ucapan daddy attaf memang cukup ketus karena ledekan dari lensi padahal qiran yang anak kandungnya, tak pernah meledek dirinya sampai seperti itu, tapi sungguh daddy attaf tak pernah menyimpan ketus ataupun ledekan lensi di dalam hatinya karena bagi daddy attaf maupun mommy asmira, lensi sama seperti qiran yang mereka anggap sebagai anak


Mommy asmira melirik ke arah lensi “suami kamu gak ke sini” Tanya mommy asmirah


“kesini kok tante, katanya sih masih di jalan tadi mungkin bentar lagi sampai” balas lensi


Daddy attaf mengambil anak qiran di dalam boks dan menimangnya “cucu kakek” daddy attaf teringat


sesuatu lalu menoleh ke arah qiran dan Jay “anak kalian mau di panggil apa, masa manggil cucu kakek terus? Kan gak lucu nanti” Tanya daddy attaf


“aku sudah siapin nama panggilan untuknya dad, lucas panggilannya, dan nama lengkapnya Lucas Matthew handerson” jay mengungkapkan nama yang sudah ia siapkan untuk nama anaknya dan qiran


“bagus namanya” mommy asmira suka dengan nama cucunya yang sudah di siapkan oleh jay


daddy attaf memicingkan matanya ke arah jay “kamu gak nyelipin nama  keluarga ayah kamu di belakang


nama anak kamu?” daddy attaf sudah tahu kalau daddy el sudah tahu perihal jay, bahkan daddy el selalu berusaha untuk menemui jay tapi selalu berakhir di tolak oleh jay yang masih belum mau menerima daddy el

__ADS_1


“buat apa?” Tanya jay


“ya kali aja, secara kamu kan sekarang pewaris harta kekayaannya loh” ungkap daddy attaf yang tahu kalu daddy el sudah memberikan seluruh asetnya untuk jay sebagai pewaris satu-satunya. Bahkan adrian yang sudah menjadi anak angkat daddy el selama beberapa tahun itu hanya di berikan satu anak perusahaan dan 1 apartemen saja, dan tentu itu tidak akan sebanding dengan apa yang di berikan daddy el untuk jay


“itu mah terserah dia mau kasih ke siapa, jay mah malas nerimanya” balas jay dengan cuek akan harta pemberian daddy el


“mau gak mau kamu nanti kamu akan terlibat dengan keluarga itu” ucap daddy attaf mengingatkan jay tentang keluarga daddy attaf yang selalu berebut harta


“kenapa aku harus terlibat, aku gak suka terlibat dengan keluarga yang selama ini aku tak tahu siapa” ungkap jay


tentang ketidaksukaannya pada daddy el besera keluarganya itu


“mama tiri ayah kamu itu sangat gila harta, pasti setelah dia tahu kabar kamu masih hidup, dia pasti akan nyari cara buat nyingkirin kamu lagi seperti dia nyingkirin mama kamu dulu” ucap daddy attaf yang tahu pembunuhan ibu jay adalah ulah ibu tiri daddy el


Jay menatap tajam ke arah daddy attaf dan daddy attaf hanya menanggapi dengan datar “daddy sebenernya malas mengurus orang itu, tapi wanita ular itu pasti akan menargetkan kamu setelah ini, dan daddy mau kamu harus jaga anak daddy baik-baik kalau sampai kamu kecolongan, awas saja” ancam daddy attaf tak main-main


Jay jadi termenung dengan ucapan daddy attaf “aku bener-bener gak suka dengan pria tua Bangka itu” gumam jay yang masih bisa di tangkap indera pendengaran qiran


“tenang sayang” qiran mengusap lembut punggung tangan jay untuk menenangkan suaminya


***


Jay dan qiran sudah pulang ke rumah bersama anak mereka, lucas setelah dokter menyatakan kondisi qiran dan lucas baik-baik saja


“mom, Dad kita masuk dulu ya” qiran izin ke kamar pada orang tuanya


“iya, daddy sama mommy juga mau istirahat” daddy attaf berjalan ke arah kamar yang sudah di sediakan jay untuk orang tua qiran selama tinggal di rumah mereka

__ADS_1


Qiran meletakkan lucas di boks bayinya “tidur yang nyenyak ya anak mommy” qiran mengecup kening puteranya dan berjalan ke arah jay yang sudah naik ke atas ranjang


“sini sayang “jay menepuk sisi sebelahnya untuk qiran duduk


Qiran duduk di samping jay dan memeluk suaminya dengan erat  “kangen sama kamu” ucap qiran dengan nada manja


Jay mengernyitkan dahinya “kita kan ketemu tiap hari sayang, kok kangen” Tanya jay heran karena qiran yang bilang kangen padahal selama hampir satu minggu ini, jay menemani qiran dan tak pernah pergi jauh dari qiran


“yakan selama di rumah sakit gak bisa peluk kamu kaya gini” qiran makin mengeratkan pelukannya dan mencium aroma tubuh jay yang begitu menenangkan untuk qiran


Jay balas memeluk qiran “aku juga kangen sama kamu sayang, apalagi sekarang sudah ada pesaing kuat yang bakal nyita waktu kamu buat aku” jay melirik puteranya yang sedang tertidur


melihat arah mata jay, Qiran terkekeh “jangan cembuu dengan anak sendiri jay” ucap qiran


“gimana gak cemburu, sekarang sebentar-sebentar lucas, lagi manja-manjaan sama kamu, dia ikutan nangis pengen di manja sama kamu juga” jay mengerucutkan bibirnya yang terlihat begitu lucu di mata qiran


Qiran mendongak ke arah jay “lucu banget sih suamiku “ qiran mengecup kilas bibir jay


Jay menatap mesum ke arah qiran “mumpung dia lagi tidur, aku pengen tidur berduaan dengan kamu”ajak jay


"jangan aneh-aneh jay, ingat kamu masih masa libur. aku kan baru lima hari yang lalu melahirkan" tukas qiraan mengingtkan jay akan dirinya yang tidak bisa di sentuh untuk sementara waktu


"hanya tidur sambil berpelukan saja sayang" jay mengecup kilas bibir qiran "aku tidak setega itu memaksamu melakukan itu di saat kamu baru saja melahirkan " jelas jay


"ya sudah ayo tidur" qiran membaringkan tubuhnya dan menjadikan dada jay sebagai bantalnya dan pelukan jay sebagai selimut penghangat untuk jay


"I Love you my haesbich" ucap jay mengecup kening qiran cukup dalam

__ADS_1


"love you more my husband" balas qiran


__ADS_2