
***
sekitar Jam 8 malam qiran sampai di kediaman mewah miliknya, rumah dengan gaya barat dengan
aksen modern. Rumah qiran terbilang luas karena memang ia adalah keluarga terkaya di negeri ginseng itu
“malam nona” para pelayan rumah qiran memberi hormat pada qiran seperti biasa
“hmmm” qiran berjalan melangkah ke arah kamarnya yang berada di lantai atas
seorang pria berbadan tegap dan berusia di atas 30 tahun mengikuti langkah qiran dari belakang “nyonya dan tuan mungkin akan pulang malam nona, jadi anda di silahkan makan malam
lebih dulu” ucap mark kepala pengurus rumah qiran
qiran tetap melanjutkan langkahnya “iya, aku makan nanti setelah mandi” qiran menaiki anak tangga lalu masuk kamarnya dan menutup pintu kamarnya menuju kamar mandi untuk membersihkan diri
Seusai mandi qiran duduk di meja makan besar seorang diri “ nona” panggil mark
“ya mark” balas qiran sembari menyendokan makanan ke mulutnya
“nyonya dan tuan akan langsung ke bandara untuk terbang ke inggris, mereka akan di sana
sekitar satu minggu” ucap mark memberitahu kabar yang di sampaikan sekertaris tuannya
“ya” balas qiran santai
“nona” panggil mark
“apa lagi?” Tanya qiran
mark yang mengenal nona mudanya sejak kecil tentu hapal dengan raut sedih qiran walaupun qiran sudah berusaha keras menutupinya “nona jangan terlalu membenci tuan dan nyonya, mereka sibuk karena terlalu menyayangi nona dan ingin yang terbaik untuk nona” ucap mark
“aku tahu itu” qiran mengiyakan ucapan mark dengan tatapan datar
Qiran nampak memandang foto besar tak jauh dari tempatnya duduk, di mana ada dia dan kedua orang tuanya.
Sang ayah bernama Attaf Ghazanfer, pria keturunan Pakistan dengan perpaduan campuran korea. Attaf ghazanfer berasal dari keluarga berada secara turun temurun menjadikan dia pria yang penuh wibawa dan seorang
pengusaha sukses yang terkenal di mancanegara.
Sedangkan sang ibu bernama Tasmirah prabaswara, wanita keturunan jawa asli yang memiliki
silsilah darah ningrat kerajaan jawa pada masa dulu. Pernikahan keduanya karena perjodohan yang dilakukan oleh kedua orang tua mereka. Walaupun karena
perjodohan bukan berarti tak ada cinta di antara mereka, daddy attar sangat mencintai istrinya mommy asmirah begitupun sebaliknya. Banyak kesamaan pada
__ADS_1
diri mereka membuat mereka saling jatuh cinta setelah menikah dan memiliki putri tercinta di tengah pernikahan mereka yaitu qiran naditya lavanya
Qiran menatap sinis foto keluarganya “ senyum palsu” gumam qiran
“bik, beresin meja makannya, saya sudah selesai makan” qiran beranjak dari duduknya berjalan ke arah taman belakang rumahnya
“nona baru makan sedikit” ungkap mark yang melihat masih banyak sisa makanan di piring nona mudanya
“saya sudah kenyang” qiran kembali melanjutkan perjalanannya menuju taman belakang
mark menatap sedih nona mudanya, marka tentu tahu apa yang di pendam qiran selama menjadi anak dari seorang attar ghazanfer dan tasmirah prabaswara
Qiran duduk di kursi taman yang ada di halaman belakang rumahnya, ia memandangi langit malam dengan berjuta pikirannya
“nona” panggil mark
“ya” qiran membalas tanpa menoleh
Mark menyampirkan selimut di bahu qiran “jangan sampai kedinginan nona” ungkap mark
“hmm” qiran hanya membalas dengan deheman singkat
“nona beneran mau mengambil dua jurusan saat berkuliah?” Tanya mark
Qiran menoleh ke arah mark “kau sudah memberitahukan pada daddy?” Tanya qiran penuh tatapan selidik
Qiran kembali menatap langit “kalau mau memberitahu mereka tunggu aku berangkat, saat
aku di sana om akhtar akan membantuku, saat om akhtar turun tangan daddy tak akan berkutik” balas qiran
“iya nona” mark undur diri dan bergegas meninggalkan qiran seorang diri
Akhtar ghazanfer adalah adik kandung daddy attar, sekaligus saudara satu-satunya yang
ia miliki. Daddy attar memang kaya, tapi kekayaan adiknya akhtar ghazanfer melebihi kakaknya karena dia mewarisi usaha keluarga besar mereka tidak sepertidaddy attar yang hanya mendapat 10 % dari harta kekayaan keluarga besar ghazanfer
“aku muak di lingkungan keluarga penuh ambisi ini” gumam qiran memandangi langit
Ponsel qiran bergetar, qiran melirik ponselnya “ uncle” gumam qiran saat membaca nama
yang tertera di ponselnya
“hallo uncle” sapa qiran
“hai keponakan tercinta uncle” balas uncle akhtar
__ADS_1
“uncle sudah dapat kabar rencana kuliahmu” seru uncle akhtar yang terdengar begitu bahagia keponakannya akan berkuliah di inggris, di mana ia tinggal
qiran tersenyum simpul “aku ingin tinggal bersama uncle di sana” balas qiran
“kau tidak akan tinggal di asrama?” Tanya uncle akhtar
“apa uncle tak menginginkanku tinggal di sana?” Tanya qiran
“tentu bukan begitu maksud uncle, uncle pasti akan senang sekali kau tinggal bersama uncle, uncle kan jadi ada teman” balas uncle akhtar
“makanya menikah uncle, uncle kan sudah di usia cukup menikah” sahut qiran
“malas ah nikah, nanti saja deh uncle nikahnya. Usia uncle juga masih 25 tahun” balas uncle akhtar
qiran terkekeh mendengar penuturan uncle akhtar “kok bisa sih uncle jarak usia daddy dan uncle jauh sekali. 17 tahun loh” jarak usia daddy attar dan adiknya uncle akhtar adalah 17 tahun karena usia daddy attar saat ini adalah 42 tahun
“itu karena nenek kamu gak ada rencana memiliki uncle, tapi mereka kelabasan jadi mereka
memiliki uncle di usia nenek kamu sudah menginjak 44 tahun” balas uncle akhtar
qiran tersenyum simpul “iya uncle, uncle sudah berkali-kali cerita ke qiran” kekeh qiran
“kapan rencana kamu ke Pakistan nemuin nenek kamu, nenek kamu sendirian di sana loh. Jenguk dia jangan hanya pulang ke kakek dan nenekmu yang ada di indonesia" seru uncle akhtar
“uncle kan tahu alasanya, daddy tak suka aku menemui nenek alaya” hubungan keluarga
daddy attar dengan keluarga besarnya memang kurang baik karena nenek qiran yang bernama alaya ghazanfer memberikan harta lebih banyak untuk anak bungsunya akhtar ketimbang untuk dirinya yang jelas adalah anak sulung
“iya uncle tahu itu, daddy mu masih kesal saja karena nenek kasih perusahaan keluarga ke uncle dan memberikan sedikit untuk daddy kamu” balas uncle akhtar
“itu mah daddy saja yang terlalu ambisius. Daddy kan sudah punya banyak uang. Perusahaan keluarga mommy semua di atas kendali daddy karena mommy anak
tunggal. Kurang apa coba? Udah bener lah kalau nenek kasih harta itu ke uncle” sahut qiran yang paham akan keputusan nenek alaya
“andai daddy kamu berpikiran seperti itu. Hubungan uncle dan daddy kamu tak akan
serenggang ini” ucap Akhtar penuh rasa sesal dengan hubungan dengan kakak kandungnya
“biarin saja uncle, yang penting keponakan uncle yang cantik ini masih sayang uncle dan
menganggap uncle keluarga dekat qiran” balas qiran
“iya keponakan uncle yang cantik. Ya sudah uncle tutup dulu, jangan lupa kabari uncle saat sudah akan ke inggris” ucap uncle akhtar
“iya uncle” qiran menyimpan kembali ponselnya dan memilih masuk ke dalam kamarnya
__ADS_1
karena cuaca makin dingin dan dia sudah cukup mengantuk