You Are My Regret

You Are My Regret
Liburan bersama keluarga suami


__ADS_3

Reagen datang ke rumah ayah Arman sekitar jam lima sore untuk menjemput istrinya


"Zahira" panggil Reagen


Zahira berlari ke arah suaminya dan langsung memeluk Reagen "kangen mas" ucap Zahira dengan manjanya


"mas juga kangen kamu" Reagen mencium kening Zahira sekilas


"sudah pamitan belum sama ayah dan nenek kalau lusa kamu mau ikut mas ke Inggris" tanya Reagen


Zahira langsung menepuk. keningnya "ya ampun mas, ampe lupa gara-gara tadi dapat kabar kalau ayah dekat sama Mila" balas Zahira


Reagen menautkan kedua alisnya "dekat" gumam Reagen


"iya mas, ayah bahkan sudah lamar Mila ke orang tuanya dan mereka sudah setuju walaupun menikahnya tetap nunggu kita lulus kuliah dulu sih" jelas Zahira


"ada cerita seperti itu toh" Reagen mengiyakan saja, dia tidak akan ikut campur urusan keluarga istrinya terlalu jauh, cukup bertindak jika di minta saja jika tidak di minta cukup diam saja


"nanti kita pamit setelah ayah pulang, dan besok kita ke rumah mommy Brianna buat ngabarin kalau Zahira mau ikut mas Reagen ke Inggris selama liburan " ucap Zahira


"iya sayang" balas Reagen


***


Zahira menyiapkan beberapa bingkisan untuk di bawa ke rumah mertuanya sebagai buah tangan "yuk mas" ajak Zahira saat semua bingkisan yang sudah ia siapkan di masukan ke dalam bagasi oleh pelayanan di rumah ayahnya


"ayok" Reagen segera membukakan pintu untuk Zahira dan bergegas masuk ke kursi kemudian setelah memastikan Zahira duduk dengan nyaman


"kamu bawa banyak amat sayang" tanya Reagen


"di suruh nenek, Zahira nurut saja deh" balas Zahira


"oh begitu" Reagen mengiyakan saja dan tak mempermasalahkan apapun yang dipilihkan istrinya untuk keluarganya


menempuh perjalanan selama 45 menit, mereka sampai juga di rumah mommy Brianna


"kok rame mas, ada apaan ya" tanya Zahira saat ada 4 mobil di rumah mommy Brianna padahal Zahira ingat betul bawah di rumah ini hanya memiliki dua mobil saja yaitu mobil cinta dan dika, jadi mobil siapa yang lainnya


"entah, kita masuk aja yuk" ajak Reagen menggandeng tangan Zahira memasuki rumah mommy Brianna


Saat semakin mendekat ke arah pintu terdengar teriakan seseorang dan membuat Zahira dan Reagen saling pandang

__ADS_1


"ayah gak setuju ya" tegas Randy dengan tatapan tajamnya


"kenapa? Ayah gak setuju? masalahnya apa? " tanya Kevin dengan tatapan tak kalah tajam


"kamu sudah gila apa vin cinta itu adik kamu bagaimana kamu bisa menikahinya " tegas Randy dengan tatapan nyalang ke arah Kevin


"tenang mas" mommy Brianna terus mengusap lengan suaminya agar tidak makin emosi


"ada apa ini" Reagen yang tidak paham apa yang terjadi menyela perdebatan antara ayah dan anak itu


" kakak" Cinta berlarian ke arah Reagen dan memeluk Reagen dengan erat


"ada apa ini cinta" tanya Reagen yang hanya fi tanggapi dengan tangisan saja oleh cinta


"sebenarnya ada apa ini? kenapa tadi aku dengar ada kata menikah" tanya Reagen penuh penuntutan


"itu kak Reagen, kak Kevin mau minta kak cinta dari istrinya" sahut Dika adik bungsunya


"apa? " reagen menatap tajam ke arah Kevin


"kamu gila apa vin, Cinta itu adik kamu, kalian satu ayah jadi bagaimana bisa kamu menikahi cinta" bentak Reagen tak percaya akan ucapan adiknya perihal Kevin yang melamar cinta


"apa lagi ini" reagen begitu terkejut akan hal itu


reagen duduk di kursi yang masih kosong dan menatap nyalang Kevin "tolong jelasin ini vin, jangan bikin aku bingung" punya Reagen


"aku bukan anak kandung ayah, dan ayah juga tahu itu bahkan yang melakukan tes DNA juga ayah, jadi aku berhak dong menikahi cinta karena kita gak terikat darah apapun" jelas Kevin


"tapi kita masih di satu KK yang sama Kevin, di KK kita cinta itu adik kamu" balas Randy dengan suara lantang


"ya tinggal keluar dari KK ayah kan selesai" balas Kevin


"tunggu tunggu" Reagen mengangkat satu tangannya ke arah Kevin ingin memperjelas sesuatu dulu "jadi kamu bukan anak kandung om Randy? sejak kapan kamu tahu" tanya Reagen


"aku baru tahu sekitar setengah tahun lalu" balas Kevin


"terus apa yang membuatmu ingin menikahi cinta " tanya Reagen


"ya aku nyaman saja dengannya dan aku merasa dia begitu berarti di hidupku awalnya aku menyangkal hal itu sebelum aku tahu kalau aku bukan anak kandung ayah tapi setelah aku tahu perasaan itu makin kuat dan ingin cinta jadi milikku, aku ingin menikahinya" jelas Kevin


Reagen melirik ke arah Cinta "kamu mau menikah dengan Kevin " tanya Reagen

__ADS_1


"iya kak" cinta mengangguk pelan


reagen menoleh ke arah Randy "terus apa masalahnya om" tanay Reagen


"mereka itu kakak adik sejak kecil, apa kata keluarga besar om kalau sampai mereka menikah, om kan gak mungkin menceraikan mamanya Kevin. bagaimana mereka bisa menikah kalau ibu dari Kevin saja masih jadi istri sah om" balas Randy


reagen memicingkan matanya ke arah Randy "apa alasan om gak bisa menceraikan tante Riska" tanya Reagen


"om terikat janji saat menikah dengan mamanya Kevin kalau om gak akan menceraikan mamanya Kevin apapun yang terjadi " balas Randy


"tante Riska ada janji kaya gitu juga gak waktu kalian nikah" tanya Reagen


Randy mengerutkan keningnya "enggak, dulu hanya om yang berjanji karena kami dulu menikah atas kehendak orang tua om, jadi om yang di paksa untuk mengucap janji itu saat menikah" balas Randy sembari menerka-nerka maksud ucapan Reagen


"nah kamu dengar kan Kevin" reagen menatap lurus ke arah Kevin "kalau mau menikah dengan adikku yakinkan mamamu untuk bercerai dari om Randy kalau gak bisa jangan coba-coba meminta adikku untuk kau nikahi" ucap Reagen dengan tatapan tajamnya


Kevin langsung tersenyum lebar "Terima kasih sudah membantuku Reagen" ucap Kevin dengan tulus


"aku tidak membantumu, aku hanya tidak ingin adikku bersedih. Lagian aku lihat kau sudah jauh lebih baik belakangan ini dan kamu juga sudah bekerja dengan jauh lebih baik sehingga perusahaanmu tidak terkena pailit lagi , itu artinya kamu sudah bisa jadi suami bertanggung jawab jika kalian menikah " balas Reagen


"Terima kasih kak" ucap Cinta begitu bahagia dengan jalan yang di berikan kakaknya


"tapi Riska tidak mungkin akan mau bercerai, kemarin saja ayah sudah menawarkan perceraian saat dia bilang ke ayah kalau kamu sudah tahu kalau kamu bukan anak kandung ayah" ucap Randy dengan berjuta keraguan di hatinya


"itu akan jadi urusan Kevin yah, yang penting ayah setuju aku menikah dengan Cinta" balas Kevin begitu tegas


Randy menoleh ke arah mommy Brianna "mamah setuju mereka menikah" Randy ingin meminta pendapat istrinya perihal pernikahan putri mereka


"kalau anak kita mau, mama gak akan melarang yah" balas mommy Brianna


cinta memeluk kakaknya begitu erat "Terima kasih kak, tadi aku sempat ketakutan ayah akan tetap menolak kak Kevin" ungkap Cinta


"kamu sesenang itu di lamar Kevin" tanya Reagen


"iya kak" cinta mengangguk lemah dalam pelukan reagen


"oke kalau gitu Kevin, bicara dengan mamah kamu dulu baru kembali lagi untuk bicara pada kami, aku tahu betul seberapa benci mamah muda dengan mommy ku jadi aku akan lihat bagaimana usaha kamu membuat mamah kamu membiarkan kalian menikah " ucap Reagen


"iya reagen, akan secepatnya aku bicara dengan mamahku" balas Kevin


Setelah kepergian Kevin, reagen dan Zahira berpamitan kepada mommy Brianna untuk pergi ke Inggris dan meminta mommy Brianna untuk mengabari kelanjutan hubungan cinta dan Kevin nantinya

__ADS_1


__ADS_2