You Are My Regret

You Are My Regret
Tak Menyangka


__ADS_3

Ara menatap tak percaya ke arah Nidya yang menyampaikan bahwa Lucas tak seperti yang ia pikirkan selama ini bahkan Lucas lebih berbahaya dari ini "kakak gak lagi bohongin Ara kan" tanya Ara dengan suara lirih


"seperti yang kakak bilang, terserah kamu percaya atau tidak" balas Nidya masih mengusap kepala Lucas yang tertidur di pangkuannya


Nidya menoleh ke arah Ara " lebih baik kamu menjauh dari Lucas, bukan karena kakak cemburu semata tapi karena kakak masih peduli padamu. Kakak tahu betul bagaimana Lucas, dia sangat mencintai kakak, tipikal sifatnya sama dengan Daddy dan mommy yang sekalinya jatuh cinta ya hanya dengan itu saja dan paling mendominasi sifat mommy menurun pada Lucas, kau bisa mati jika terus mengusik rumah tangga kami" ucap Nidya mengingatkan Ara tentang bagaimana sifat asli Lucas


Nidya pernah beberapa kali melihat sifat asli Lucas, untuk itu ia paham betul bagaimana perangai suaminya saat berada di luar kendali bahkan Nidya lah yang selalu menemani Lucas bertemu psikiater untuk mengatasi sifat ganasnya


dan dengan bantuan Nidya lah, sifat itu tertutup sempurna sebab Lucas begitu mencintai Nidya dan tak ingin kehilangan Nidya dan hal itu membuatnya begitu patuh pada istrinya


"kalau seperti itu harusnya kakak tinggalin kak Lucas, kenapa malah bertahan dengannya " tanya Ara heran dengan cara berpikir Nidya yang masih mau bersama Lucas setelah tahu sifat asli Lucas begitu mengerikan


"karena aku mencintainya, aku mencintai apapun yang ada pada dirinya jadi, jadi kakak gak akan pernah meninggalkan dia jika bukan dia yang memintanya" jelas Nidya akan perasaannya pada Lucas


Terkadang memang cinta meruntuhkan segala akal sehat yang kita punya, seperti Nidya yang masih mencintai Lucas dengan begitu besarnya walau Lucas mempunyai sisi mengerikan


air mata Ara jatuh begitu saja, saat mendengar penjelasan Nidya "maafkan aku sudah mengusik pernikahan kakak" sesal Ara sebab pernah terbesit di benaknya untuk merebut Lucas dari Nidya


Ara beranjak dari duduknya "aku akan mengurus pengunduran diriku dan segera kembali ke Inggris" ucap Ara menyampaikan rencananya


"sebaiknya urungkan niatmu kembali ke Inggris" tukas Nidya yang masih mengusap kepala Lucas agar tidak bangun


"kenapa" heran Ara


"sebab Olvin sudah tahu hal ini, dan jika kamu kembali sekarang kamu pasti tahu apa yang akan terjadi padamu, bahkan kakakmu tidak akan bisa melindungi mu" Nidya menoleh ke arah Ara dengan tatapan lurus


"kalian memang lahir dari satu ibu yang sama tapi kau tidak lupa kan kalau dia paling menyayangiku di antara saudara kita, dia paling menghormati ku jadi apa kau pikir Olvin akan diam saja setelah tahu perbuatanmu padaku" tanya Nidya


"kakak melaporkan ini padanya" tuduh Ara


Nidya berdecak ke arah Ara "aku paling tidak suka permasalahan rumah tangga ku di ketahui orang lain Ara, orang tuaku saja tak ku biarkan tahu kenapa juga aku harus memberitahu Olvin" balas Nidya


"lalu dari mana kamu tahu kalau Olvin sudah tahu tentang hal ini" tanya Ara

__ADS_1


"semalam dia menelpon ku untuk memberi tahu kakak agar menjaga suami kakak dan dia akan memberi pelajaran padamu. menurutmu apa dia belum tahu" tanya Nidya dengan tatapan sinis


"lalu aku harus gimana" Ara menjadi ketakutan sendiri bagaimana nasibnya ke depan sebab ia tahu betul seberapa keras sifat adiknya


Ara memang baru tahu sifat asli Lucas tapi ia tahu betul bagaimana sifat keras adiknya, tak perduli itu saudara atau bukan. Bagi Olvin tidak ya tidak tak perduli itu orang terdekatnya atau bukan


Satu orang yang ia takuti hanyalah Reagen, sebab Reagen lah yang paling ia hormati melebihi rasa hormatnya pada Daddy Thomas sebab sedari kecil Reagen lah yang lebih banyak mengajarkannya akan suatu hal dan selalu ada untuknya


"pindah ke kantor cabang seperti dulu, dan aku akan mengurusnya tapi kali ini bukan kantor cabang yang ada di jakarta" balas Nidya


"di mana" tanya Ara


"di semarang" balas Nidya


"aku tidak pernah di sana kak, aku gak mau ke tempat asing yang jauh mana aku tinggal sendiri dan tidak ada yang aku kenal" protes Ara


"jangan coba berbohong Ara, kamu pikir aku tidak tahu dengan pria itu" bentak Nidya


"deg" jantung Ara makin memompa dengan begitu kuatnya "siapa kak" gugup Ara dan terlihat dahi Ara mulai berkeringat


"baiklah aku akan pindah ke Semarang" putus Ara pada akhirnya sebab Nidya sudah lebih banyak tahu dari apa yang ia perkirakan tadi


"kakak sudah siapin semua, nanti orang suruhan kakak akan datang ke rumah kamu untuk mengantarmu ke Semarang, semuanya sudah kakak urus, pekerjaan serta tempat tinggal beres" balas Nidya


Ara menautkan kedua alisnya "ah ini tujuan kakak mengirim ayahku berbulan madu" tanya Ara mulai menyadari kenapa Nidya mengusulkan jonathan dan edeline untuk berbulan madu


Nidya tersenyum devil "menurutmu" balas Nidya dengan pertanyaan kembali


Ara keluar ruangan Lucas dengan langkah kesal tapi ia tak bisa berbuat apapun sebab ia kali ini kalah telak dengan Nidya


Nidya bukanlah sosok lemah yang selama ini ia kira, Nidya bisa menutupinya dengan sempurna. Nidya adalah wanita kuat terbalut selimut lemah lembutnya


Nidya terus mengusap kening Lucas "ada Nidya di sini mas, Nidya akan selalu ada untuk mas Lucas" gumam Nidya

__ADS_1


***


Lucas mulai mengerjapkan matanya dan saat ia membuka mata ia bisa melihat wajah cantik istrinya "sayang" Lucas mulai mengumpulkan kepingan kenangan sebelum ia tertidur


"ini gak seperti yang kamu bayangin sayang" Lucas kembali panik saat ia ingat kejadian sebelum dirinya tertidur


Lucas beranjak bangun dari tidurnya dan meraih tangan Nidya "kamu tahu kan kalau mas hanya cinta sama kamu, dan itu hanya kamu Nidya. Saat itu Ara memasukan obat perangsang ke minuman mas, makanya mas kehilangan kendali tapi sumpah di saat mas akan melakukannya lebih jauh, mas teringat wajah kamu dan mas mati-matian menahannya agar tidak mengkhianatimu" jelas Lucas


"aku percaya sama mas kok" Nidya mengusap pipi Lucas dengan lembut


"benarkah" tanya Lucas


"iya, Nidya percaya sama mas Lucas" balas Nidya dengan senyum menenangkannya


"Terima kasih sudah percaya sama mas, dan gak marah sama mas...." ungkap Lucas begitu bahagia Nidya tidak marah dengannya


"aku memang percaya tapi bukan tidak marah" potong Nidya dengan cepat


Lucas mengerutkan keningnya "kamu marah sama mas" tanya Lucas begitu ketakutan


"tentu saja aku marah, enam bulan mas berbohong padaku padahal kita sudah berjanji akan saling jujur apapun itu. Dan Nidya sudah berkali-kali memberi kode pada mas Lucas perihal ini tapi mas lebih memilih membohongi Nidya" jelas Nidya akan kemarahannya sebab telah dibohongi sekian lama oleh Lucas


Lucas menciumi tangan Nidya "maafin Mas Lucas, sayang...mas terlalu takut kehilangan kamu" balas Lucas menyampaikan ketakutannya sehingga memilih berbohong


"tetap saja intinya mas membohongiku dan aku kecewa sama mas Lucas" balas Nidya


Lucas kembali terisak, ia akan jadi lelaki lemah jika di hadapan Nidya "mas harus apa agar kamu mau maafin mas" tanya Lucas dengan suara lirihnya


"aku akan maafin mas kalau selama satu bulan ini mas tidak menyentuh ku" balas Nidya memberikan pilihan hukuman bagi Lucas


"apa! " kaget Lucas akan permintaan Nidya


"itu namanya kamu mau bunuh mas" protes Lucas

__ADS_1


"tinggal pilih saja, mau Nidya maafin atau mau Nidya bersikap dingin sama mas untuk seterusnya karena sudah buat Nidya kecewa" tanya Nidya


Lucas nampak berpikir keras akan hukuman yang di berikan Nidya "baiklah, mas akan Terima hukuman dari kamu" putus Lucas yang akan menerima hukuman dari Nidya sebab memang dirinya lah yang bersalah


__ADS_2