You Are My Regret

You Are My Regret
Kehilangan


__ADS_3

adrian menatap tidak suka dengan orang yang memanggil nama istrinya "ada apa" tanya adrian dengan ketus


pria yang memanggil mika tadi mencoba menetralisir perasaannya "kalian sedang apa di sini" tanya pria tersebut yang tak lain adalah ditto yang bersanding dengan sosok wanita cantik dan terbilang seksi itu


"kamu gak lihat kalau kita sedang makan" balas adrian


wanita yang ada di sebelah adrian memindai tubuh mika "wah ternyata selera kamu wanita seperti ini" ucap wanita tersebut yang tak lain adalah anggun hartadinata salah mitra bisnis adrian


anggun tahu kabar pernikahan adrian tapi tidak dengan ditto maka pembawaan mereka saat bertemu berbeda


"jangan menilai hidupku anggun" sentak adrian dengan suara lantang


anggun terkekeh "tentu saja keinginanku menilai itu masih menguar karena kau berani menolak wanita yang jauh lebih-lebih baik dari wanita itu dari segi manapun" kesal anggun


adrian menatap lurus anggun "saya tidak butuh istri saya baik di mata orang lain, tapi yang saya butuhkan adalah wanita yang saya cintai dan bisa selalu menjadi rumah untuk saya" balas adrian dengan santainya


Mika tahu betul arti tatapan wanita itu untuk suaminya. tangan Mika melingkar di lengan sang suami dengan begitu menjanya "siapa mas, gak kenalin sama aku" tanya mika


adrian tersenyum ke arah mika "hanya salah satu rekan bisnis dari sekian banyaknya mitra kerja mas yang banyak" balas adrian dengan santai


"ah" adrian teringat sesuatu "dan dia juga istri baru ditto" celetuk adrian ingat bahwa belum lama ini anggun menikah dengan ditto karena alasan hamil yang sudah di dengar oleh para kalangan pembisnis itu


mika hanya menatap tak percaya "bukannya kamu menikah dengan wanita siapa itu ya...." mika lupa siapa namanya "ah itu pokoknya lah" ucap mika yang benar-benar lupa siapa nama istri ditto kemarin


"sekarang istrinya hanya aku, anggun hartadinata" sahut anggun dengan suara lantang


mika mengusap lengan adrian "mas sudah kenyang, masuk kamar lagi yuk" ajak mika

__ADS_1


"ayok" adrian dan mika bergegas pergi dari sana karena tidak ingin mood nya berubah jadi jelek karena bertemu dengan orang yang bisa membuatnya kesal


ditto memandangi punggung adrian dan mika yang makin menjauh dengan tatapan sulit untuk di artikan "mereka sudah menikah" anggun berjalan ke arah kursi yang tidak jauh dari tempat adrian dan mika tadi duduk


ditto mengikuti anggun "sejak kapan" tanya ditto yang memang benar-benar tidak tahu kalau mika sudah menikah


"baru kemarin" balas anggun dengan santainya


"bukannya tuan adrian adalah pengusaha sukses kok acara pernikahannya gak banyak rang yang tahu" tanya ditto penasaran kenapa dia tidak tahu kabar pernikahan itu


anggun menatap tajam ditto "jangan bilang kamu masih peduli dengan wanita itu ditto, ingat aku sedang mengandung anak kamu jadi utamakan anak kita" ucap anggun dengan tajam


"aku tidak lupa dengan itu anggun, maka dari itu aku langsung menceraikan istri pertamaku untuk menikahiku" ditto terkadang kesal dengan sikap anggun yang selalu ingin jadi pengendali hidupnya "jangan kira aku tidak tahu kalau kau tertarik dengan adrian tapi di abaikannya selama bertahun-tahun" balas ditto


"jangan ikut campur dengan hidupku ditto, kau hanya suami dan ayah anakku saja, tapi tidak untuk mengatur hidupku" ucap anggun dengan tegas


kalau di bilang menyesal, tentu ia menyesal, menyesal karena harus menikah dengan wanita yang cukup keras dan seorang wanita pembisnis dan tak mau kalah sehingga kadang harga dirinya terinjak-injak tapi ia tak bisa berbuat banyak karena anggun sudah mengikat kaki dan tangannya dengan perusahaan keluarganya yang dipegang kendalinya secara penuh oleh anggun agar ditto mau menikahinya untuk bertanggung jawab atas anak yang di kandung anggun


***


Jonathan menjemput kassy di rumah tara untuk berangkat kerja bersama " matei untuk presentasi semua sudah beres kan sayang" tanya jonathan


"sudah kok, kita nanti tinggal buat laporan selama pekerjaan kita di inggris " balas kassy


"oh ya jo, bulan depan tuan thomas akan ke sini untuk membahas progres proyek kita" ucap kassy


"hmmm aku sudah tahu, kemarin dia menelponku dan meminta maaf atas ketidak sopanan ibunya" balas jonathan

__ADS_1


"jangan terlalu di pikirin ya sayang" kassy menggenggam tangan jonathan yang bebas dan tidak berada di alat kemudi "yang penting adalah aku mencintaimu" ucap kassy


"iya sayang" balas jonathan


***


rapat hasil kerja kassy dan jonathan selama di Inggris di laporkan pada qiran selaku pemegang kekuasaan tertinggi di perusahaan prabaswara group


"bagus, saya suka hasil pekerjaan kalian. saya harap pengerjaan proyek ini berjalan lancar dan antara perusahaan kita dan para mitra bisnis kita bisa berjalan dengan baik juga" ucap qiran mengakhiri pembicaraannya


"kassy ke ruangan kakak ya, ada yang mau kakak bicarakan" ucap qiran dengan membawa lucas turut serta


kassy menoleh ke arah jonathan "aku ke ruangan kak qiran ya sayang" ucap kassy


mala menoleh ke arah jonathan dengan tatapan tak percaya "sayang" gumam mala begitu kaget mendengar kassy memanggil jonathan sayang


mala menghampiri jonathan yang masih sibuk membereskan laptop serta berkas miliknya "aku gak salah dengar kalau kassy panggil kamu sayang" tanya mala memastika


"iya gak salah, aku dan kassy berpacaran sekarang dan rencananya kami akan menikah secepatnya" balas jonathan


mala benar-benar terkejut dengan pria yang selama ini ada untuknya dan pernah mengatakan cinta untuknya bisa bersama dengan wanita lain "bagaimana bisa kamu menjalin hubungan dengan wanita lain sedangkan kamu bilang mencintaiku" tanya Mala dengan suara meninggi


jonathan mengernyitkan dahinya melihat sikap mala saa tahu hubungannya dengan kassy "loh, emang kenapa kalau aku pacaran sama kassy, bukannya kamu yang bilang kalau aku harus lupain kamu dan menjalani hidup denga baik. kamu kan sudah mau menikah mala" balas jonathan


"pernikahanku batal" ucap mala dengan mata berkaca-kaca


jonathan benar-benar terkejut akan kabar itu karena yang ia tahu bahwa mala sudah mempersiapkan acara perniakhan itu selama satu tahun dan perniakahn itu rencananya akan di gelar dalam waktu dekat, tapi ini malah mala bilang kalau perniakahnnya batal

__ADS_1


jonathan mencoba menetralisisr keterkejutannya "itu sama sekali bukan urusanku mala, karena sekarang aku sudah punya wanita yang aku cintai" jonathan bergegas meninggalkan mala dengan membawa semua barang-barangnya


__ADS_2