You Are My Regret

You Are My Regret
Di jauhi


__ADS_3

Zahira bersiap untuk ke kampus seperti biasa, yang berbeda hanya karena suaminya sedang berada di Inggris meninggalkan dirinya seorang diri "ternyata tidak enak ya jika sendiri" gumam Zahira merasa begitu sepi di tinggal suaminya pergi


"nanti mampir tempat mommy Brianna saja" putus Zahira yang ingin mengurangi rasa sepinya dengan berkunjung ke rumah ibu mertuanya


kini Zahira dan keluarga Mommy Brianna cukuplah akrab, bahkan Zahira benar-benar menyayangi mommy Brianna sebagai pengganti ibunya yang sudah tiada


Zahira masuk ke dalam kelasnya di mana sudah ada beberapa orang di sana


"pagi semua" sapa Zahira yang tak di hiraukan sama sekali oleh teman-temannya


Zahira tak menanggapi itu sebab ia bersikap baik dengan seseorang tidak butuh di anggap baik oleh orang itu


Zahira duduk di kursi yang masih kosong dan membuka buku catatannya agar bisa mencatat poin penting yang di sampaikan oleh dosennya


"Zahira" panggil seorang wanita memakai kacamata tebal yang duduk di sebelahnya


Zahira menoleh ke arah wanita yang memanggil namanya "kamu mau temenan sama aku gak" tanya wanita itu


Zahira tersenyum simpul "tentu" Zahira mengangkat tangannya untuk menjabat tangan teman sekelasnya "namamu siapa" tanya Zahira


wanita tersebut menyambut tangan Zahira "namaku Mila" balas perempuan berkacamata yang ternyata bernama Mila


"kamu cantik kok mereka kaya jauhin kamu sih" tanya Mila penasaran kenapa semua orang menjaga jarak dari Mila


terlihat dari jarak duduk teman sekelasnya yang agak jauh dari dirinya dan juga Zahira


zahira menoleh ke arah teman sekelasnya yang terlihat sekali menjaga jarak darinya


Zahira mengedikkan bahunya "entahlah aku tak tahu tapi setahuku aku tak pernah membuat masalah yang merugikan mereka jadi ya santai saja" balas Zahira dengan cuek


"aku kira kamu tahu, kalau aku di jauhi sih karena menurut mereka aku cupu, kutu buku dan miskin" balas Mila


Zahira terkekeh "miskin" beo Zahira


"kalau miskin mana bisa kamu dapat tas limited edition itu, dan semua outfit yang kamu pakai itu gak murah walau terlihat biasa saja" kekeh Zahira saat melihat penampilan Mila dari ujung kaki sampai ujung kepala adalah barang bermerk


"wah kamu tahu" Mila ikut terkekeh karena ternyata ada yang tahu kalau barang yang ia pakai bukanlah barang murah padahal temannya yang lain tidak ada yang tahu


"mereka belum pernah lihat yang limited edition kali makanya ngira kamu orang miskin" tebak Zahira


"mungkin saja, secara di jurusan ini biasanya yang ngambil tuh orang-orang biasa saja " balas Mila


"iya sih emang iya" balas Zahira membenarkan ucapan Mila


"kamu kenapa milih jurusan ini, secara melihat dari mobilmu tentu kamu keluarga berada" tanya Mila

__ADS_1


"biar lebih punya banyak waktu urus suami aja dan juga karena suka anak-anak lagian gak kerja juga uang masih ngalir ini jadi cari jurusan yang kerjaannya gak makan waktu" balas Zahira apa adanya sesuai apa yang ia rencanakan


"wah ternyata kamu sudah punya suami, ternyata gosip ya emang kebanyakan hoax ya" Mila terkejut bahwa Zahira sudah menikah padahal awalnya ia takut-takut menyampaikan apa yang jadi alasan zahira di jauhi


"loh kamu gak ikut ospek apa, kan aku sudah kasih tau statusku saat pengenalan " tanya Zahira


"enggak, kemarin sempet ada urusan keluarga, ini aja mulai kuliah empat hari ini, padahal kita sudah kuliah semingguan" balas Mila dengan jujur


"emang kamu dengar gosip apa sampai kamu bilang gosip itu hoaks" tanya Zahira jadi penasaran


"ini maaf ya, bukannya aku percaya saat aku gak langsung cerita cuma gak enak aja ngomongnya ke akmu secara kita baru kenal...katanya kamu sugar baby" balas Mila dengan santainya sebab itu bukan kenyataan pastilah Zahira tidak tersinggung


"wah sugar baby" kekeh Zahira "tapi kalau jadi sugar baby aku terlihat cantik dong, senengnya di kira cantik" kekeh Zahira dengan santainya di anggap sugar baby oleh teman-teman satu jurusannya


"kamu gak marah nih di anggap sugar baby" tanya Mila


"enggak lah, toh itu bukan kenyataannya. Mau di laporin pihak kampus dan di keluarin? kan enggak bisa juga secara aku benar-benar seorang istri. Yang ada kalau mereka ngeluarin aku karena gosip gak benar, suamiku bakal marah dan minta mecat semua pegawai di sini" kekeh Zahira


"suami kamu pemilik kampus ini" tanya Mila penasaran


Zahira menggelengkan kepalanya "bukan, tapi yang punya kampus ini sahabat baik suamiku dan dia juga sangat menghormati suamiku, ketemu aku yang jauh lebih darinya saja dia begitu hormat karena aku istri dari seorang Reagen" balas Zahira menceritakan sosok suaminya


"wah suami kamu hebat dong" puji Mila


"tentu saja" balas Zahira membanggakan suaminya


***


"nih mba, di bungkus yang rapih ya" Zahira menyerahkan buah yang sudah ia pilih dan menyerahkan pada penjual agar di kemas dengan rapih


"iya mba" Penjual buah tersebut langsung mengemas sesuai pesanan Zahira


Zahira memilih menunggu di kursi yang sudah di sediakan di sana


"Zahira" panggil seseorang


Zahira mendongakkan kepalanya "siapa ya" tanya Zahira pada seorang yang memanggilnya


"ah kamu mungkin lupa, aku anak sambung mommy Brianna" ucap seorang pria yang tak lain adalah Kevin


"ah, kak kevin rupanya" Zahira tersenyum ramah pada Kevin


"kamu ngapain di sini, bukannya tempat tinggal kamu bukan di sekitar sini" tanya Kevin


"emang bukan, ini mau mampir ke rumah mommy Brianna" balas Zahira

__ADS_1


"kebetulan aku juga mau ke sana, mau bareng" tanya Kevin


Zahira tersenyum ke arah Kevin sambil menunjuk mobil mewah yang ada tepat bersebelahan dengannya "aku bawa mobil sendiri" tunjuk Zahira


Kevin menoleh ke belakang "oh ya sudah, aku duluan ke sana ya" pamit Kevin


"iya kak, setelah pesanan kusen selesai aku akan menyusul ke sana" balas Zahira


tanpa Zahira sadari ada sepasang mata yang menatap sinis ke arah Zahira "katanya sudah punya suami tapi sok kecakepan sama semua cowok" sinis wanita tersebut saat melihat Zahira dan Kevin berbincang


padahal obrolan Kevin dan Zahira hanya obrolan biasa saja dan tak terlalu istimewa hanya sekedar saling sapa karena mereka saling terkait karena mommy Brianna tapi namanya orang sirik ya selalu memandang buruk apapun


***


"assalamu'alaikum " salam Zahira saat menyambangi kediaman mertuanya


mommy Brianna segera keluar menghampiri Zahira "wah anak mommy datang" mommy Brianna tersenyum hangat menyambut kedatangan menantunya


Zahira menyerahkan parsel buah yang ia bawa pada mommy Brianna "ini Zahira bawain buah" ucap Zahira


"wah jadi repot-repot, ayo duduk Zahira" mommy Brianna mengajak Zahira duduk di ruang tengah rumahnya


"Hai kak Kevin" sapa Zahira saat melihat Kevin ada di sana


"Hai juga Zahira" balas Kevin yang tengah duduk di sofa ruang tengah milik Mommy Brianna


"ini Kevin mau minta temenin cinta ke pesta pernikahan temannya, secara Kevin masih jomblo jadi hanya bisa minta tolong adiknya buat jadi tameng agar tidak. di ledek temennya" ucap Mommy Brianna


"iya nih jomblo terus, kalau ada ten bisa lah di kenalin ke kakak" sahut Kevin


"aku gak terlalu banyak teman kak,. Cinta kayanya jauh lebih banyak tan deh ketimbang aku" balas Zahira


"sudah di kenalin ke banyak orang itu tapi dianya aja yang terlalu pemilih" celetuk Cinta yang baru saja keluar kamarnya


"ya belum ketemu aja yang cocok dek" timpal Kevin


"gak harus buru-buru kak, mas Reagen aja usia 32 baru menikah" sahut Zahira


"kakak mah santai aja, yang rempong mah mereka-mereka ini" kekeh Kevin


"ya sudah yuk kak, nanti kemalaman" ajak Cinta


"ayuk" Kevin segera berdiri dan pamit pada Zahira serta mommy Brianna


Zahira melirik punggung Kevin "mas Reagen gak pernah cerita kalau Kevin sudah menerima mommy" ucap Zahira

__ADS_1


"ceritanya panjang, intinya sekarang Kevin sudah bisa menerima kalau ayahnya punya istri dua dan dia sudah menerima kedua adiknya, toh ayah mereka bisa bagi waktu antara di sini bahkan sekarang Kevin yang minta om Randy untuk bagi nafkah secara adil buat mommy dan tante Riska " balas Mommy Brianna


__ADS_2